Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-02-13 | Waktu : 12:52:26
Penandatanganan MoU antara BAZNAS dengan FEBI UIN SU

Medan, 29 Desember 2016. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) untuk bekerja sama mengembangkan pengelolaan zakat. Naskah kesepakatan kerja sama ditandatangani Ketua Baznas Sumut Drs H Amansyah Nasution MSP, Dekan FEBI UINSU Dr Andri Soemitra MA, di Aula Baznas Sumut, Jalan Rumah Sakit Haji, Medan.

Penandatanganan disaksikan unsur Pengurus Baznas Sumut di antaranya Drs H Syu’aibun MHum dan Drs H Musaddad Lubis MAg, para wakil dekan, ketua jurusan serta mahasiswa dua fakultas tersebut. Ketua Baznas Sumut Amansyah Nasution mengatakan, ruang lingkup pengembangan program pengelolaan zakat meliputi sosialisasi zakat, pengkajian aspek-aspek kesyariatan zakat, pendidikan dan penguatan sumber daya manusia (SDM), serta manajemen pemberdayaan zakat. “Nota kesepahaman berlaku lima tahun dan dapat diperpanjang untuk periode berikutnya,” kata Amansyah.

Menurutnya, dana zakat yang dikelola oleh Baznas masih sangat kecil. Sebab berdasarkan hasil riset Baznas dan IPB, potensi zakat Indonesia mencapai Rp217 triliun per tahun. Tetapi zakat yang terhimpun pada 2015 baru Rp3,7 triliun atau sekira 1,2 persen dari potensi zakat. “Jadi ini tantangan bagi Baznas untuk menggali potensi itu. Karenanya, kerja sama pengembangan pengelolaan zakat dengan FEBI dan FSH UINSU ini sangat strategis,” kata Amansyah.

Dalam kesempatan itu, Dekan FEBI UIN SU Andri Soemitra menyatakan, pihaknya siap membantu sosialisasi pengembangan pengelolaan zakat ke seluruh fakultas yang di lingkungan UIN SU. Apalagi Rektor UIN SU Prof Dr Saidurrahman MAg punya visi menjadikan UIN SU Juara (Maju dan Sejahtera). “Kerja sama dengan Baznas ini merupakan investasi yang sangat berharga. Karena visi-misi FEBI melahirkan lulusan berkarakter wirausahawan islami,” kata Andri.

Doktor ilmu ekonomi Islam ini berharap, kesepakatan kerja sama bukan hanya di atas kertas, tapi diimplementasikan dalam tindakan konkret. “Kami siap membantu Baznas mulai dari dosen hingga mahasiswa,” tegasnya.