Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Masa Bakti Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) pada 26 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi mahasiswa.



Kegiatan yang diketuai oleh Aril Saputra Sitorus ini mengusung tema “Membentuk Legislatif Berkarakter Melalui Sinkronisasi Kolektif dalam Berpikir dan Totalitas dalam Mengabdi sebagai Pondasi Utama Menuju FEBI UIN SU yang Unggul dan Berkelanjutan”. Tema tersebut menegaskan komitmen SEMA FEBI dalam membangun organisasi legislatif mahasiswa yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada keberlanjutan kelembagaan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya pengurus, kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri kompeten di bidangnya. Dimas Rafly Muharsyah menyampaikan materi tentang Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, Khairul Fahmi membawakan materi Pembinaan Karakteristik dalam Organisasi, serta Ahmad Al-Hafiz Lubis, SE mengisi sesi Administrasi dan Kesekretariatan. Ketiga materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal strategis bagi pengurus dalam menjalankan fungsi legislatif mahasiswa secara optimal.

Melalui kegiatan upgrading dan raker ini, seluruh pengurus SEMA FEBI UIN Sumatera Utara Medan yang dinakhodai oleh M. Royhan Safdan Muzaki Harahap diharapkan memiliki pemahaman yang utuh terhadap peran dan tanggung jawab organisasi, meningkatkan kemampuan manajerial, serta mampu merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan dapat diimplementasikan secara efektif.


Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Medan yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Marliyah, M.Ag. Dalam amanahnya, beliau menyampaikan harapan agar Rapat Kerja SEMA FEBI mampu menghasilkan program-program strategis yang mendukung kemajuan serta pengembangan FEBI UIN Sumatera Utara Medan ke arah yang lebih baik.
