Medan, 06 Januari 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa di Ruang Dekan FEBI, Kampus I UIN Sumatera Utara saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar silaturrahim bersama mahasiswa. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka yang mempertemukan gagasan, harapan, serta berbagai aspirasi mahasiswa demi kemajuan bersama.
Silaturrahim tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang didampingi oleh Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Staf Ahli Dekan FEBI, Imam El Islamy, M.Sos. Kehadiran pimpinan fakultas dalam forum ini menjadi simbol nyata bahwa FEBI tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun peradaban kampus yang inklusif dan berdaya saing.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan, ide, serta masukan konstruktif terkait penguatan layanan akademik, pengembangan potensi diri, hingga ekosistem organisasi kemahasiswaan. Seluruh aspirasi disambut dengan sikap terbuka dan penuh perhatian, mencerminkan budaya kepemimpinan yang humanis dan responsif.
Dekan FEBI, Prof. Syukri Albani, menegaskan bahwa mahasiswa adalah denyut nadi fakultas sekaligus calon pemimpin masa depan.
“FEBI harus menjadi rumah yang nyaman bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh. Jangan pernah ragu menyampaikan gagasan, karena dari keberanian berpikir dan berdialog itulah lahir perubahan besar. Kami ingin berjalan bersama mahasiswa, mendengar mereka, dan menghadirkan solusi terbaik,” tuturnya dengan penuh keteduhan.
Senada dengan itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa silaturrahim seperti ini merupakan energi positif bagi kemajuan fakultas.
“Mahasiswa adalah kekuatan inspiratif. Ketika komunikasi terjalin erat, maka kepercayaan akan tumbuh, dan dari sanalah prestasi-prestasi besar akan lahir. Teruslah menjadi generasi yang berani, beretika, dan membawa manfaat,” ungkapnya.
Sementara itu, Staf Ahli Dekan, Imam El Islamy, M.Sos., menambahkan bahwa ruang dialog harus terus dijaga agar kampus tetap adaptif terhadap dinamika zaman.
“Kampus hebat adalah kampus yang mau mendengar. Hari ini kita tidak hanya berdiskusi, tetapi sedang menanam fondasi masa depan—masa depan mahasiswa dan masa depan FEBI itu sendiri,” ujarnya penuh semangat.
Para mahasiswa pun menyambut pertemuan ini dengan rasa bahagia dan apresiasi mendalam. Mereka menilai forum tersebut sebagai bukti bahwa pimpinan fakultas hadir bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai pendengar yang tulus.
Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada sistemnya, tetapi pada hubungan yang terbangun di dalamnya—hubungan yang dilandasi kepercayaan, kepedulian, dan visi yang sama untuk melangkah lebih jauh.
Melalui silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan jati dirinya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga merawat nilai kebersamaan, membuka ruang partisipasi, serta menumbuhkan generasi yang siap memberi dampak bagi umat dan bangsa.
Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.



