Medan, 11 Maret 2026 – Semangat berbagi yang dilandasi nilai keikhlasan dan kepedulian kembali tumbuh subur di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Melalui kegiatan bertajuk “FEBI UIN Sumatera Utara Berbagi”, sivitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa bersatu dalam gerakan sosial yang penuh makna dengan menyalurkan 195 paket sembako senilai lebih dari Rp29 juta, Rabu (11/3).
Kegiatan ini menjadi refleksi nyata dari semangat Ramadan yang tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan. Bantuan disalurkan kepada para pensiunan, petugas keamanan, serta petugas kebersihan di lingkungan kampus FEBI, baik di Jalan IAIN/Jalan Sutomo Medan maupun di kawasan Tuntungan, Deli Serdang.
Menghadirkan Nilai melalui Aksi Nyata
Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan nilai-nilai keislaman ke dalam tindakan nyata.
“Ramadan adalah ruang terbaik untuk menguatkan makna kepedulian. Apa yang dilakukan FEBI hari ini bukan sekadar berbagi, tetapi menghadirkan nilai—bahwa ilmu harus melahirkan empati, dan keberhasilan harus diiringi dengan kebermanfaatan bagi sesama.”
Beliau juga menekankan bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada capaian akademik, tetapi juga pada kemampuannya memberi dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.
Kolaborasi yang Menguatkan Kebersamaan
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kekuatan kolektif sivitas akademika mampu menghadirkan dampak yang luas. Partisipasi aktif dari dosen, pegawai, mahasiswa, hingga para donatur menciptakan harmoni kolaborasi yang tidak hanya produktif, tetapi juga bermakna.
Wakil Dekan I FEBI Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menegaskan pentingnya menghadirkan keseimbangan antara capaian intelektual dan kepedulian sosial.
“Pendidikan yang berkualitas bukan hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga menumbuhkan kepekaan. Kegiatan ini adalah bagian dari proses pembelajaran nilai, yang justru menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang utuh.”
Mengelola Amanah dengan Integritas
Wakil Dekan II FEBI Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga mencerminkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
“Setiap kontribusi yang diberikan adalah amanah. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab, sehingga kepercayaan yang telah dibangun dapat terus terjaga.”
Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan program ini menjadi bukti komitmen FEBI dalam menjaga tradisi kebaikan yang berdampak nyata.
Membangun Karakter melalui Kepedulian
Wakil Dekan III FEBI Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Marliyah, M.Ag., menyoroti peran penting mahasiswa dalam kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar menjadi manusia yang peka terhadap lingkungan. Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini adalah investasi karakter yang akan membentuk kepemimpinan masa depan.”
Laporan dan Transparansi Bantuan
Ketua Bantuan Sosial FEBI, Dr. Tuti Anggraini, M.A., melaporkan bahwa total donasi yang terkumpul mencapai Rp29.250.000, yang kemudian dikonversi menjadi 195 paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, dan mi instan.
“Seluruh bantuan ini berasal dari kontribusi sivitas akademika dan para donatur. Kami memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para penerima.”
Ramadan sebagai Ruang Kebermanfaatan
FEBI Berbagi bukan sekadar kegiatan rutin tahunan—yang kini memasuki tahun keenam—melainkan representasi nilai yang terus hidup dan berkembang di lingkungan FEBI UIN Sumatera Utara. Ia menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada ilmu, tetapi juga pada pengabdian dan kemanusiaan.
Di tengah kesibukan akademik dan dinamika kehidupan modern, kegiatan ini hadir sebagai pengingat bahwa keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu berbagi dan memberi makna bagi orang lain.
Ramadan pun menjadi lebih dari sekadar momentum ibadah, tetapi menjadi ruang transformasi—di mana ilmu, empati, dan keikhlasan bertemu dalam satu tindakan nyata yang membawa keberkahan bagi semua.
Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.






















