Medan, 02 September 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menyambut 796 mahasiswa baru Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2026/2027 melalui rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Momentum ini menjadi gerbang awal bagi ratusan generasi muda untuk memasuki lingkungan akademik sekaligus memulai perjalanan panjang dalam menemukan potensi, membangun karakter, mengasah kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
PBAK FEBI UIN Sumatera Utara tidak ditempatkan sekadar sebagai kegiatan pengenalan kampus. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang untuk menanamkan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwa perjalanan perguruan tinggi merupakan fase penting dalam membentuk cara berpikir, sikap, karakter, dan kesiapan mereka menghadapi dunia yang terus berubah.
Sebanyak 796 mahasiswa baru tersebut tersebar pada empat Program Studi Sarjana FEBI UIN Sumatera Utara, yakni 284 mahasiswa Program Studi Manajemen, 163 mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, 188 mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, dan 161 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.
Ratusan mahasiswa tersebut datang dengan latar belakang, cerita, dan cita-cita yang berbeda. Namun, mulai hari ini mereka memiliki satu rumah akademik yang sama: FEBI UIN Sumatera Utara.
Dekan FEBI: Datang untuk Belajar, Tumbuh untuk Memberi Manfaat
Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyambut kehadiran mahasiswa baru sebagai sebuah amanah sekaligus harapan besar bagi masa depan fakultas.
Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan sekadar proses untuk memperoleh gelar akademik, melainkan perjalanan panjang untuk membentuk manusia yang memiliki ilmu, karakter, kompetensi, dan kebermanfaatan.
“Selamat datang di FEBI UIN Sumatera Utara. Hari ini bukan sekadar hari pertama kalian menjadi mahasiswa, tetapi merupakan awal dari perjalanan untuk menemukan potensi terbaik dalam diri kalian. Jadikan kampus sebagai tempat untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.”
Prof. Syukri mengajak mahasiswa baru untuk berani memiliki cita-cita besar sekaligus bersedia menjalani proses panjang untuk mencapainya.
“Jangan datang ke kampus hanya dengan keinginan untuk lulus. Datanglah dengan tekad untuk menjadi lebih baik, berprestasi, memiliki kompetensi, dan meninggalkan jejak kebaikan. Karena keberhasilan seorang mahasiswa bukan hanya ketika ia mendapatkan ijazah, tetapi ketika ilmu yang diperolehnya mampu memberi manfaat bagi orang lain.”
Pesan tersebut menjadi fondasi penting bagi perjalanan 796 mahasiswa baru FEBI. Sebab, dunia membutuhkan bukan hanya orang-orang yang berilmu, tetapi juga manusia yang mampu menggunakan ilmunya untuk menyelesaikan persoalan dan menghadirkan kemaslahatan.
Wakil Dekan I: Jadikan Ilmu sebagai Bekal untuk Menaklukkan Masa Depan
Wakil Dekan I FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. menekankan bahwa kehidupan akademik harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun tradisi berpikir, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan intelektual.
Mahasiswa baru didorong untuk tidak hanya menjadi peserta dalam proses pembelajaran, tetapi menjadi pribadi yang aktif bertanya, berani berdiskusi, kritis terhadap persoalan, dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
“Jangan pernah merasa cukup hanya dengan apa yang disampaikan di ruang kelas. Kampus adalah tempat untuk memperluas cara berpikir. Bacalah lebih banyak, bertanyalah lebih banyak, berdiskusilah lebih banyak, dan jangan takut memiliki gagasan yang besar.”
Menurutnya, tantangan mahasiswa hari ini jauh berbeda dengan masa sebelumnya. Perubahan teknologi, perkembangan ekonomi, transformasi industri, dan kompetisi global menuntut mahasiswa memiliki kemampuan untuk terus belajar.
“Ilmu yang kalian pelajari hari ini mungkin akan terus berkembang dan berubah. Karena itu, bekal terpenting yang harus kalian bangun adalah kemauan untuk terus belajar. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya siap menghadapi ujian di kampus, tetapi juga siap menghadapi ujian kehidupan.”
Dengan semangat tersebut, PBAK diharapkan menjadi titik awal lahirnya budaya akademik yang kuat di kalangan mahasiswa baru FEBI.
Wakil Dekan II: Bangun Kompetensi, Integritas, dan Kesiapan Profesional
Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. memberikan penekanan pada pentingnya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Menurutnya, mahasiswa FEBI tidak boleh hanya mengandalkan ijazah. Mereka harus membangun kemampuan sejak dini melalui pengalaman organisasi, kompetisi, pelatihan, sertifikasi, kewirausahaan, maupun berbagai aktivitas pengembangan diri.
“Ijazah akan menjadi bukti bahwa kalian pernah menempuh pendidikan, tetapi kompetensi dan integritaslah yang akan menentukan bagaimana kalian dipercaya di dunia profesional. Karena itu, bangunlah keduanya sejak hari pertama menjadi mahasiswa.”
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak dibangun dalam satu malam.
“Jangan menunggu semester akhir untuk mulai memikirkan masa depan. Bangun kompetensi sejak sekarang. Kenali potensi diri, temukan bidang yang kalian cintai, dan terus latih kemampuan tersebut. Setiap pengalaman yang kalian kumpulkan hari ini adalah investasi untuk masa depan.”
Pesan tersebut semakin relevan dengan hadirnya narasumber dari dunia industri dalam PBAK, Amelia Besty Gaeity, Pemimpin Cabang Pegadaian Krakatau, yang memberikan perspektif profesional kepada mahasiswa mengenai dinamika dunia kerja dan industri.
Kehadiran praktisi menjadi jembatan penting agar mahasiswa memahami bahwa kompetensi yang dibangun di perguruan tinggi pada akhirnya harus mampu diterjemahkan menjadi kinerja dan kontribusi nyata.
Wakil Dekan III: Jangan Hanya Menjadi Mahasiswa, Jadilah Bagian dari Perubahan
Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Marliyah, M.Ag. mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan kehidupan kampus sebagai ruang seluas-luasnya untuk bertumbuh, membangun jejaring, berorganisasi, berprestasi, sekaligus mengembangkan kepedulian sosial.
Menurutnya, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk membentuk dirinya sebelum benar-benar memasuki kehidupan profesional.
“Gunakan masa mahasiswa sebaik-baiknya. Jangan hanya hadir di kelas dan kemudian pulang. Bangun pengalaman, berorganisasi, ikuti kompetisi, berjejaring, berkarya, dan temukan sebanyak mungkin pengalaman yang membuat kalian bertumbuh.”
Ia juga menanamkan keberanian kepada mahasiswa agar tidak takut mencoba sesuatu yang baru.
“Kalian tidak harus langsung menjadi hebat. Tetapi kalian harus berani memulai. Jangan takut gagal ketika mencoba, karena kegagalan yang kalian hadapi hari ini dapat menjadi guru yang membentuk keberhasilan kalian di masa depan.”
Lebih jauh, mahasiswa FEBI diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta peluang dan pemberi manfaat.
“Jadilah generasi yang ketika lulus tidak hanya bertanya, ‘Di mana saya akan bekerja?’, tetapi juga mampu bertanya, ‘Apa yang bisa saya ciptakan dan manfaat apa yang bisa saya berikan?’”
Dunia Industri Hadir, Membuka Wawasan Profesional Mahasiswa
Semakin bermaknanya PBAK FEBI UIN Sumatera Utara turut diperkuat dengan hadirnya narasumber dari dunia industri, Amelia Besty Gaeity, Pemimpin Cabang Pegadaian Krakatau.
Kehadiran praktisi industri tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk melihat dunia kerja dan dunia profesional dari perspektif yang lebih dekat dengan realitas. Mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada kehidupan akademik, tetapi juga diajak memahami bahwa ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah pada akhirnya harus mampu diterjemahkan menjadi kompetensi dan kontribusi nyata.
Dalam konteks tersebut, dunia industri menjadi salah satu ruang pembelajaran yang penting. Perguruan tinggi membekali mahasiswa dengan fondasi keilmuan, sementara pengalaman dan dinamika industri memberikan gambaran tentang bagaimana ilmu tersebut diterapkan dalam kehidupan profesional.
Pesan penting yang dapat dibawa mahasiswa dari perjumpaan ini adalah bahwa karier tidak dibangun secara instan. Karier tumbuh dari proses panjang: belajar, berlatih, berani mencoba, membangun karakter, menjaga integritas, dan terus meningkatkan kompetensi.
796 Mahasiswa, 796 Harapan, 796 Masa Depan
Kehadiran 796 mahasiswa baru FEBI UIN Sumatera Utara sesungguhnya menghadirkan angka yang jauh lebih besar daripada sekadar jumlah peserta PBAK.
Di balik angka tersebut terdapat 796 harapan keluarga, 796 cita-cita, 796 perjalanan kehidupan, dan 796 peluang untuk melahirkan prestasi baru.
Ada yang kelak menjadi manajer.
Ada yang menjadi akuntan.
Ada yang menjadi banker.
Ada yang menjadi ekonom.
Ada yang menjadi entrepreneur.
Ada yang menjadi akademisi.
Ada pula yang mungkin menjadi pemimpin yang hari ini belum pernah mereka bayangkan.
FEBI ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk menemukan jalan terbaiknya.
Karena itu, PBAK menjadi titik awal untuk menanamkan satu kesadaran: masa depan tidak datang begitu saja. Masa depan harus dipersiapkan, diperjuangkan, dan dibangun sejak hari ini.
Dari PBAK Menuju Perjalanan Besar
PBAK FEBI UIN Sumatera Utara akhirnya bukan hanya tentang memperkenalkan gedung, program studi, dosen, organisasi, maupun berbagai fasilitas akademik.
PBAK adalah tentang memperkenalkan sebuah perjalanan.
Perjalanan dari ketidaktahuan menuju pengetahuan.
Dari keraguan menuju keberanian.
Dari potensi menuju prestasi.
Dari mahasiswa baru menuju insan yang siap memberikan kontribusi.
Kepada seluruh mahasiswa baru FEBI UIN Sumatera Utara Tahun Akademik 2026/2027, selamat datang di rumah akademik yang baru.
Jangan takut bermimpi besar. Jangan lelah belajar. Jangan berhenti mencoba. Jangan kehilangan integritas. Dan jangan pernah lupa bahwa ilmu yang kalian peroleh pada akhirnya harus menemukan jalannya untuk memberi manfaat.
Hari ini kalian mungkin baru mengenakan identitas sebagai mahasiswa.
Namun suatu hari nanti, semoga nama kalian menjadi bagian dari cerita besar FEBI UIN Sumatera Utara—sebagai akademisi, profesional, pengusaha, pemimpin, inovator, dan insan yang membawa kemanfaatan bagi masyarakat.
Karena perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil.
Dan bagi 796 mahasiswa baru FEBI UIN Sumatera Utara, langkah itu dimulai hari ini.
Selamat datang, generasi baru FEBI UIN Sumatera Utara.
Belajar dengan ilmu.
Bertumbuh dengan karakter.
Berprestasi dengan integritas.
Berkarya untuk negeri.
Dan melangkah menuju masa depan dengan membawa keberkahan.
FEBI UIN Sumatera Utara — Berkah Luar Biasa.
Ditulis oleh:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.






