Tegaskan Standar Pendidikan, S1 Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Aula FEBI UIN Sumatera Utara pada 16 Desember 2025 tidak sekadar menjadi ruang pertemuan formal. Hari itu, atmosfernya dipenuhi semangat perbaikan, keterbukaan, dan komitmen terhadap kualitas. Program Studi Ekonomi Islam menyambut kehadiran Tim Auditor Mutu Internal UIN Sumatera Utara Medan dalam sebuah momentum penting yang menegaskan keseriusan institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) bukan hanya proses penilaian administratif, melainkan cermin kedewasaan akademik — bagaimana sebuah program studi berani melihat dirinya secara jujur, memperkuat yang telah baik, dan menyempurnakan yang masih perlu ditingkatkan. Bagi Prodi Ekonomi Islam, audit adalah ruang bertumbuh, bukan sekadar diuji.

Kehadiran para auditor membawa energi profesionalisme sekaligus perspektif konstruktif. Rizki Muhammad Haris, M.Ag., selaku Auditor 1, menekankan bahwa audit sejatinya adalah upaya bersama untuk memastikan setiap standar pendidikan berjalan optimal dan berdampak nyata bagi mahasiswa. Pendekatan objektif dan dialogis yang dibangun selama proses berlangsung mencerminkan audit sebagai kemitraan strategis menuju keunggulan.

Sementara itu, Dr. Fatimah, S.Ag., M.A., Auditor 2, menghadirkan ketajaman akademik yang berpadu dengan kebijaksanaan. Setiap telaah yang diberikan tidak hanya berorientasi pada evaluasi, tetapi juga pada penguatan sistem agar semakin adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi. Kehadirannya mempertegas bahwa mutu terbaik lahir dari proses yang terukur dan berintegritas.

Dari internal program studi, kesiapan menyambut audit terlihat jelas melalui kepemimpinan Dr. Imsar, M.Si., Ketua Prodi Ekonomi Islam, yang memandang AMI sebagai momentum strategis untuk melangkah lebih maju. Baginya, institusi yang besar adalah institusi yang tidak pernah merasa selesai. Komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kualitas prodi.

Dukungan struktural juga mengalir kuat melalui M. Ikhsan Harahap, M.E.I., Sekretaris Jurusan Ekonomi Islam, yang memastikan setiap aspek berjalan selaras dan sistematis. Sinergi yang terbangun menunjukkan bahwa mutu bukan pekerjaan individu, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan harmoni.

Menguatkan seluruh proses tersebut, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan bahwa audit harus dimaknai sebagai instrumen kemajuan, bukan sekadar kewajiban. Menurut beliau, keterbukaan terhadap evaluasi adalah ciri institusi yang percaya diri terhadap masa depannya. Dengan nada optimis, ia menekankan bahwa FEBI harus terus bergerak melampaui standar dan berani menetapkan tolok ukur baru dalam pendidikan ekonomi Islam.

Pelaksanaan AMI ini pada akhirnya mengirimkan pesan kuat: bahwa kualitas tidak dibangun dalam satu malam, tetapi melalui konsistensi, kolaborasi, dan visi yang sama. Prodi Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara menunjukkan bahwa keberanian untuk diaudit adalah tanda kesiapan untuk menjadi lebih unggul.

Lebih dari sekadar agenda akademik, hari itu adalah peneguhan arah — bahwa FEBI tidak hanya ingin menjadi baik, tetapi ingin menjadi rujukan. Dengan semangat evaluasi yang konstruktif dan kepemimpinan yang visioner, Prodi Ekonomi Islam terus melangkah pasti, menyiapkan generasi yang bukan hanya memahami ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam setiap denyut pembangunan.

Sebab pada akhirnya, institusi hebat bukanlah yang tidak pernah dinilai, melainkan yang selalu siap dinilai — dan setelah itu, tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Capaian Membanggakan! Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat Unggul dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Prestasi besar selalu diawali oleh keyakinan besar. Di penghujung tahun 2025, Program Studi Magister Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menghadirkan kabar membanggakan: melalui kegiatan Asesmen Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025, program studi ini resmi meraih predikat Unggul — sebuah capaian prestisius yang menegaskan bahwa kualitas bukan sekadar target, melainkan tradisi yang terus dihidupkan.

Keberhasilan ini menjadi refleksi dari perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, ketekunan, serta komitmen kolektif dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai syariah yang adaptif terhadap tantangan zaman. Lebih dari sekadar pengakuan institusional, predikat unggul merupakan simbol kepercayaan — bahwa Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi, berintegritas, dan siap memberi kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah.

Momentum AMI tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga panggung yang memperlihatkan kekuatan kolaborasi. Di balik capaian gemilang ini, berdiri sosok-sosok inspiratif yang mendedikasikan pemikiran dan pengabdiannya demi satu tujuan: menjadikan mutu sebagai identitas.

Sebagai figur kepemimpinan yang visioner, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, M.A menegaskan bahwa predikat unggul adalah hasil dari kesungguhan seluruh tim dalam menanamkan budaya kualitas. Menurutnya, keberhasilan ini harus dimaknai sebagai energi baru untuk terus berinovasi dan memperluas kontribusi akademik. “Keunggulan adalah amanah. Ia menuntut kita untuk tidak cepat puas, tetapi terus bergerak maju, memastikan setiap proses akademik memberi dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.

Dedikasi terhadap standar akademik juga tercermin dari peran Dr. Sholihatul Hamidah Daulay, M.Hum, yang menilai bahwa capaian ini lahir dari keseriusan dalam menjaga setiap detail mutu. Ia menekankan bahwa kualitas sejati dibangun melalui proses yang disiplin dan berkelanjutan. “AMI mengajarkan kita bahwa institusi besar adalah institusi yang tidak lelah memperbaiki diri. Predikat unggul ini adalah buah dari komitmen bersama untuk selalu memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Nirwanda Anas, M.Pd melihat keberhasilan ini sebagai bukti bahwa keberanian untuk bertransformasi adalah kunci kemajuan. Baginya, institusi pendidikan harus mampu membaca masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental. “Unggul bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh. Tantangan ke depan menuntut kita semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman,” jelasnya.

Kontribusi luar biasa juga datang dari Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA selaku Ketua Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara yang menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan. Ia percaya bahwa reputasi akademik dibangun dari integritas yang dijaga setiap hari. “Capaian ini adalah tanggung jawab moral untuk mempertahankan standar, bahkan meningkatkannya. Ketika kualitas dijaga dengan hati, maka kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Di sisi lain, Hendra Hermain, S.E., M.Pd selaku Sekretaris Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, menyoroti kekuatan sinergi sebagai fondasi utama keberhasilan. Menurutnya, tidak ada prestasi yang diraih sendirian. “Predikat unggul ini adalah kemenangan bersama. Ia lahir dari kolaborasi, saling percaya, dan semangat untuk berjalan dalam satu arah menuju visi besar institusi,” katanya.

Predikat unggul yang diraih hari ini sejatinya bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju tanggung jawab yang lebih besar. Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara kini memikul harapan untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat kualitas riset, serta mencetak pemimpin masa depan yang mampu memadukan kecerdasan profesional dengan kedalaman spiritual.

Capaian ini juga mempertegas posisi FEBI UIN Sumatera Utara sebagai Fakultas yang terus bertumbuh dan semakin diperhitungkan. Sebuah pesan kuat pun tersampaikan — bahwa ketika visi besar dipadukan dengan kerja kolektif dan doa yang tak pernah putus, maka lahirlah keunggulan yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi.

Hari ini, Magister Akuntansi Syariah tidak sekadar meraih unggul. Ia sedang meneguhkan arah, menyalakan harapan, dan menapaki masa depan dengan keyakinan — bahwa mutu adalah cahaya yang akan selalu menuntun setiap langkah menuju peradaban yang lebih baik.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Melampaui Ekspektasi, Mengokohkan Reputasi: S1 Asuransi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 — Atmosfer kebanggaan menyelimuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara setelah Program Studi Asuransi Syariah sukses melaksanakan kegiatan Assessment Audit Mutu Internal (AMI) dengan hasil yang sangat membanggakan: predikat UNGGUL. Capaian ini bukan sekadar hasil evaluasi administratif, melainkan cerminan dari komitmen kuat seluruh sivitas akademika dalam menjaga kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berakhlak.

Assessment ini menghadirkan dua auditor berpengalaman, Dr. Rubino, M.A. dan Dr. Khatibah, S.Ag., M.A., yang melakukan peninjauan komprehensif terhadap berbagai aspek strategis—mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, kinerja dosen, layanan akademik, hingga budaya mutu yang terus tumbuh di lingkungan program studi. Dengan ketelitian dan objektivitas tinggi, keduanya menegaskan bahwa Prodi Asuransi Syariah telah menunjukkan standar akademik yang kokoh sekaligus kesiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

Dalam pesannya, Dr. Rubino, M.A. menyampaikan bahwa predikat unggul lahir dari konsistensi. “Mutu tidak dibangun dalam satu malam. Ia adalah hasil dari disiplin panjang, kerja kolektif, dan kesungguhan menjaga standar. Apa yang kami lihat hari ini menunjukkan bahwa Prodi Asuransi Syariah berada di jalur yang sangat tepat untuk terus bertumbuh.”

Senada dengan itu, Dr. Khatibah, S.Ag., M.A. menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi. “Keunggulan sejati bukan hanya tentang memenuhi indikator, tetapi tentang kemampuan beradaptasi dan terus berinovasi. Prodi ini memiliki energi besar untuk melangkah lebih jauh dan menjadi rujukan dalam pendidikan asuransi syariah.”

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kepemimpinan visioner Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. Dalam arahannya, beliau mengungkapkan rasa syukur sekaligus harapan besar agar capaian ini menjadi pemantik semangat baru.

“Predikat unggul adalah amanah. Ia bukan garis akhir, tetapi titik tolak untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berdampak. Kita ingin setiap langkah akademik di FEBI menjadi cahaya yang menerangi masa depan mahasiswa dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Dari level program studi, Ketua Prodi Asuransi Syariah, Dr. Tri Inda Fadhila Rahma, S.E.I., M.E.I., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi dan ketulusan kerja tim. “Kami percaya bahwa kualitas lahir dari budaya saling menguatkan. Predikat ini adalah milik bersama—para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh pihak yang terus menjaga semangat perbaikan berkelanjutan.”

Sementara itu, Sekretaris Prodi, Dr. Aqwa Naser Daulay, S.E.I., M.Si., menegaskan bahwa capaian unggul akan dijadikan fondasi untuk lompatan berikutnya. “Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Justru setelah ini, tanggung jawab kami semakin besar untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang.”

Kegiatan AMI ini bukan hanya proses penilaian, tetapi juga ruang refleksi—menguatkan bahwa budaya mutu telah hidup dan mengakar di FEBI UIN Sumatera Utara. Predikat unggul yang diraih menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi yang harmonis mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan.

Dengan capaian ini, Program Studi Asuransi Syariah semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar akademik yang siap mencetak generasi profesional, berintegritas, dan visioner. Lebih dari sekadar prestasi institusional, keberhasilan ini adalah pesan optimisme—bahwa masa depan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah tengah dibangun dengan standar terbaik, hari ini.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Standar Tinggi, Komitmen Tanpa Henti: S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 — Langit prestasi kembali menaungi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Program Studi S1 Akuntansi Syariah resmi meraih predikat “UNGGUL”, sebuah pengakuan tertinggi yang tidak hanya menandai keberhasilan administratif, tetapi juga menegaskan hadirnya tradisi akademik yang kokoh, budaya mutu yang hidup, serta kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan.

Capaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempuh dengan kesungguhan, kesabaran, dan semangat kolektif seluruh sivitas akademika. Setiap proses diperbaiki, setiap standar diperkuat, dan setiap tantangan dijawab dengan kerja nyata. Momentum Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025 menjadi saksi bagaimana kualitas tidak sekadar diklaim, tetapi diuji dengan integritas.

Hadir sebagai auditor, Muslih Fathurrahman, M.A. dan Franidya Purwaningtyas, M.A. melakukan telaah komprehensif terhadap berbagai aspek strategis — mulai dari tata pamong, kualitas pembelajaran, produktivitas riset, hingga daya saing lulusan. Dalam prosesnya, para auditor tidak hanya menilai, tetapi juga menangkap denyut optimisme dan kesiapan besar yang dimiliki Prodi Akuntansi Syariah untuk melangkah lebih jauh.

Muslih Fathurrahman, M.A. menyampaikan bahwa predikat unggul adalah refleksi dari konsistensi yang jarang ditemukan tanpa kepemimpinan dan kerja tim yang solid.

Keunggulan lahir dari kebiasaan menjaga standar, bukan dari upaya sesaat. Apa yang kami lihat di Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara adalah bukti bahwa kualitas telah menjadi budaya. Pertahankan ritme ini, karena institusi besar adalah institusi yang tidak cepat puas.

Senada dengan itu, Franidya Purwaningtyas, M.A. menegaskan bahwa capaian ini harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih luas.

Predikat UNGGUL bukan sekadar status, melainkan janji kepada masa depan. Ketika mutu sudah diakui, maka tantangan berikutnya adalah menjaga relevansi — memastikan lulusan tetap adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Saya melihat fondasi itu telah kuat di sini.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari arah kepemimpinan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, S.HI., M.A., yang secara konsisten mendorong transformasi akademik berbasis kualitas dan integritas. Baginya, predikat unggul adalah amanah besar yang harus dijaga dengan kerendahan hati dan kerja berkelanjutan.

Predikat UNGGUL bukan garis akhir perjalanan, melainkan titik berangkat untuk lompatan yang lebih tinggi. Kita ingin melahirkan lulusan yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman nilai, keluasan perspektif, dan keberanian memberi manfaat bagi umat,” ungkap beliau.

Di balik capaian monumental ini, terdapat kepemimpinan akademik yang tekun merawat kualitas dari hari ke hari. Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Dr. Hj. Yenni Samri Juliati Nasution, M.A., menyampaikan refleksi penuh makna bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kebersamaan.

Predikat ini adalah milik kita semua — dosen yang mengajar dengan hati, tenaga kependidikan yang bekerja dalam ketelitian, mahasiswa yang belajar dengan kesungguhan, serta para alumni yang membawa nama baik program studi di ruang-ruang profesional. Keunggulan sejati adalah ketika kita terus bertumbuh tanpa kehilangan nilai. Karena itu, setelah hari ini, tugas kita bukan sekadar mempertahankan, tetapi melampaui.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi, Laylan Syafina, M.Si., melihat capaian ini sebagai energi baru untuk melahirkan inovasi yang lebih progresif.

Keunggulan adalah hasil dari keberanian untuk berbenah dan keterbukaan terhadap evaluasi. AMI mengajarkan kita bahwa setiap detail memiliki arti. InsyaAllah, kami akan terus memperkuat kolaborasi, mempercepat inovasi pembelajaran, dan memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik terbaik — agar mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi siap memimpin.

Predikat UNGGUL sejatinya bukan hanya kemenangan institusi, melainkan juga pesan kuat kepada masyarakat bahwa FEBI UIN Sumatera Utara hadir sebagai pusat pendidikan ekonomi dan bisnis Islam yang terpercaya. Sebuah rumah intelektual tempat kompetensi dibangun, karakter ditempa, dan mimpi-mimpi besar dipersiapkan.

Lebih jauh, capaian ini mempertegas bahwa kualitas tidak pernah berdiri sendiri — ia tumbuh dari visi yang jelas, kepemimpinan yang inspiratif, serta budaya kerja yang saling menguatkan. Dari ruang kelas hingga forum ilmiah, dari penelitian hingga pengabdian, seluruh elemen bergerak dalam satu tarikan napas: menghadirkan pendidikan yang berdampak.

Hari ini adalah hari untuk bersyukur, namun esok adalah panggilan untuk melangkah lebih jauh. Sebab institusi yang hebat bukan hanya yang mampu meraih pengakuan, tetapi yang terus menciptakan standar baru bagi masa depan pendidikan.

Dengan raihan ini, Program Studi S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara tidak hanya meneguhkan posisinya sebagai program studi berkualitas tinggi, tetapi juga menyalakan harapan — bahwa dari kampus ini akan lahir generasi profesional ekonomi syariah yang berintegritas, berdaya saing global, dan berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan bagi bangsa.

Selamat atas predikat UNGGUL. Semoga capaian ini menjadi cahaya yang terus menuntun langkah menuju masa depan yang lebih gemilang — karena keunggulan sejati adalah keberanian untuk terus bertumbuh.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Prestasi Kolektif yang Membanggakan: FEBI UIN Sumatera Utara Bersinar di LPM Award 2025

Ada kerja yang tidak selalu terlihat, tetapi hasilnya terasa. Ada proses panjang yang tidak selalu terdengar, tetapi dampaknya menggema. LPM Award 2025 menjadi ruang di mana dedikasi itu akhirnya mendapatkan pengakuan terbuka. Diselenggarakan oleh UIN Sumatera Utara melalui Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sumatera Utara, ajang ini menjadi momentum refleksi sekaligus apresiasi terhadap fakultas dan program studi yang konsisten menjaga standar mutu akademik.

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tampil dengan capaian yang menunjukkan kekuatan sistem, soliditas tim, serta budaya akademik yang terus berkembang secara terarah dan berkelanjutan.


📊 Capaian pada Audit Mutu Internal (AMI)

Dalam kategori Program Studi dengan Hasil Audit Mutu Internal Terbaik, FEBI menempatkan tiga program studi dalam jajaran unggulan.

  • Peringkat 1: Program Studi Manajemen
  • Peringkat 2: Program Studi Asuransi Syariah
  • Peringkat 3: Program Studi Ekonomi Islam

Hasil ini menunjukkan bahwa mekanisme penjaminan mutu di lingkungan FEBI berjalan secara disiplin dan terstruktur. Audit tidak diposisikan sekadar sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai instrumen evaluasi yang mendorong perbaikan berkelanjutan. Setiap standar ditinjau, setiap temuan ditindaklanjuti, dan setiap proses diarahkan pada peningkatan kualitas layanan akademik.


📚 Produktivitas Publikasi dan Rekognisi Dosen

Komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan juga tercermin dari capaian di bidang publikasi dan rekognisi akademik.

Pada kategori Jumlah Publikasi Terbanyak:

  • Peringkat 1: Program Studi Manajemen
  • Peringkat 2: Program Studi Ekonomi Islam

Sementara pada kategori Dosen dengan Rekognisi Terbanyak:

  • Peringkat 1: Program Studi Ekonomi Islam
  • Peringkat 3: Program Studi Manajemen

Capaian ini memperlihatkan bahwa budaya riset dan kontribusi ilmiah di FEBI terus tumbuh. Publikasi bukan hanya kewajiban akademik, melainkan wujud komitmen untuk menghadirkan gagasan yang berdampak. Rekognisi dosen menunjukkan bahwa karya dan kompetensi akademik yang dimiliki diakui secara lebih luas, memperkuat posisi fakultas dalam peta keilmuan.


🌍 Kontribusi terhadap World University Rankings (WUR)

Program Studi Manajemen juga meraih peringkat pertama dalam kategori kontribusi terhadap indikator World University Rankings (WUR).

Capaian ini menegaskan bahwa aktivitas akademik di tingkat program studi memiliki pengaruh langsung terhadap reputasi universitas secara global. Kontribusi pada indikator pemeringkatan internasional menunjukkan bahwa tata kelola dan produktivitas akademik FEBI berjalan selaras dengan standar yang lebih luas.


🏛 Tata Kelola Fakultas yang Solid

Dalam kategori Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dengan presentasi program studi terbanyak, FEBI meraih peringkat kedua.

Hasil ini menunjukkan kekuatan manajerial dan koordinasi internal yang terbangun dengan baik. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan mutu secara kolektif.


🎙 Pesan Inspiratif Rektor

Rektor UIN Sumatera Utara menyampaikan apresiasi secara langsung dalam sambutannya.

Beliau mengatakan,

Prestasi ini bukan sekadar angka dan peringkat. Ini adalah bukti kerja nyata dan konsistensi. Saya bangga melihat FEBI mampu menunjukkan bahwa mutu dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan hanya didokumentasikan.

Beliau juga menegaskan,

Kita tidak boleh berhenti di sini. Standar harus terus ditingkatkan. Ketika satu fakultas bergerak maju, seluruh universitas akan ikut terangkat. Pertahankan semangat ini dan jadikan mutu sebagai budaya, bukan sekadar target.


🎙 Pesan Ketua LPM

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sumatera Utara turut memberikan refleksi yang menguatkan.

Beliau menyampaikan,

“LPM Award bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten menjaga kualitas. FEBI menunjukkan sistem yang berjalan dengan rapi dan terukur.”

Ia menambahkan,

“Audit, publikasi, dan rekognisi bukan berdiri sendiri. Ketiganya saling menguatkan. Dan ketika semua berjalan baik, hasilnya akan terlihat seperti hari ini.”


🎙 Pesan Dekan FEBI

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.

Beliau menyatakan,

Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja bersama. Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu orang saja. Ini adalah kerja kolektif seluruh keluarga besar FEBI.

Lebih lanjut beliau menegaskan,

Penghargaan ini bukan garis akhir. Justru ini pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar. Kita harus menjaga konsistensi, memperkuat riset, dan terus meningkatkan kualitas layanan akademik.


Menjaga Konsistensi, Melangkah Lebih Jauh

LPM Award 2025 menjadi penanda penting bahwa FEBI bergerak dalam arah yang tepat. Dari audit mutu, produktivitas publikasi, rekognisi dosen, hingga kontribusi global, seluruh capaian tersebut menyatu dalam satu pesan kuat: kualitas yang dijaga dengan disiplin akan menghasilkan pengakuan yang bermakna.

FEBI tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam merawat mutu secara berkelanjutan. Dan dari momentum inilah, langkah berikutnya akan dimulai—dengan standar yang lebih tinggi dan semangat yang semakin kuat.

Diseminasi Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara: Menjawab Tantangan Global dengan Spirit Keilmuan dan Kebermanfaatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang berpihak pada kemaslahatan umat melalui kegiatan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempresentasikan hasil pengabdian mahasiswa yang telah bersentuhan langsung dengan realitas sosial, ekonomi, dan tantangan global ekonomi syariah.

Mengusung tema besar “Studi Pembangunan Ekonomi Syariah: Peluang dan Tantangan Global”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang akademik, tetapi juga wujud nyata integrasi antara ilmu, nilai, dan aksi. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara tampil sebagai agen perubahan—membawa gagasan, solusi, dan praktik ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan FEBI UIN Sumatera Utara. Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., dalam pesannya menegaskan bahwa pengabdian masyarakat adalah jantung dari keilmuan yang hidup.

“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas dan jurnal. Ia harus hadir di tengah masyarakat, memberi dampak, dan menumbuhkan harapan. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah harus menjadi duta nilai—berpikir global, bertindak solutif, dan berakhlak islami,” ujarnya penuh makna.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan pentingnya diseminasi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.

“Apa yang diteliti dan diabdikan harus disampaikan, dibagikan, dan menginspirasi. Di sinilah mahasiswa belajar menjadi ilmuwan sekaligus pelayan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

“Pengabdian adalah latihan empati. Dari sinilah lahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.

Diseminasi ini dibimbing langsung oleh para dosen Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, salah satunya Dr. M. Arfan Harahap, M.E.I., yang mengapresiasi kesungguhan mahasiswa dalam menerjemahkan teori ekonomi syariah ke dalam praktik nyata di masyarakat. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti bahwa Ekonomi Syariah memiliki daya jawab terhadap dinamika pembangunan, baik di level lokal maupun global.

Para mahasiswa peserta diseminasi tampil percaya diri menyampaikan gagasan, pengalaman lapangan, serta rekomendasi kebijakan berbasis nilai-nilai syariah. Ragam tema pengabdian yang diangkat mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu riil masyarakat—mulai dari penguatan UMKM syariah, literasi ekonomi Islam, hingga pengembangan model pemberdayaan berbasis keadilan dan keberlanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak, berdaya saing, dan berkeadaban.

Dengan semangat kolaborasi, keberkahan ilmu, dan pengabdian tanpa henti, Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi pesan kuat bahwa FEBI UIN Sumatera Utara terus melangkah maju—menghubungkan kampus dengan masyarakat, serta menjawab tantangan global melalui cahaya Ekonomi Syariah.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Bukan Sekadar Silaturrahim: Sinergi FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat Siapkan Program Beasiswa dan Magang Mahasiswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masa depan mahasiswa melalui kolaborasi strategis. Kali ini, FEBI menerima kunjungan dan silaturrahim dari Baitulmaal Muamalat (BMM) Bank Muamalat, sebuah lembaga filantropi nasional yang konsisten bergerak dalam pemberdayaan pendidikan dan kemanusiaan.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog penuh makna tentang bagaimana pendidikan, kepedulian sosial, dan dunia profesional dapat saling terhubung untuk melahirkan mahasiswa yang tangguh dan berdaya saing.

Rombongan BMM Bank Muamalat diterima langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., didampingi Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Dosen FEBI UIN Sumatera Utara, Imam El Islamy, M.Sos. Suasana pertemuan terasa cair, penuh senyum, diskusi ringan namun sarat gagasan besar.

Fokus utama silaturrahim ini adalah penjajakan dan penguatan kerja sama di bidang beasiswa dan program magang mahasiswa FEBI. Dua hal yang dinilai sangat krusial di tengah tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Prof. Syukri Albani menyampaikan bahwa FEBI UIN Sumatera Utara selalu membuka pintu kolaborasi dengan mitra strategis yang memiliki visi kebermanfaatan.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya pintar di ruang kelas. Mereka harus dibekali pengalaman, kepekaan sosial, dan nilai-nilai etika. Beasiswa dan magang adalah jalan sunyi tapi berdampak besar untuk membentuk karakter itu,” ungkapnya dengan nada reflektif.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama dengan BMM Bank Muamalat sejalan dengan ruh FEBI sebagai fakultas yang mengintegrasikan ilmu, iman, dan amal sosial.
“Ketika filantropi bertemu akademik, yang lahir bukan hanya bantuan, tetapi harapan. Bukan hanya program, tetapi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Marliyah, M.Ag., selaku Wakil Dekan III FEBI, menyoroti pentingnya program magang sebagai ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Menurutnya, dunia kerja tidak bisa hanya dikenalkan lewat teori.
“Mahasiswa perlu merasakan langsung ritme dunia profesional. Magang bukan soal bekerja semata, tetapi belajar disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan empati. Di sinilah mahasiswa ditempa menjadi pribadi yang matang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga berharap agar program beasiswa yang dirancang nantinya mampu menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk tetap berprestasi dan berkontribusi.

Dari sisi akademisi, Imam El Islamy, M.Sos., melihat kerja sama ini sebagai wujud konkret implementasi nilai ekonomi Islam.
“Ekonomi Islam bukan hanya tentang angka dan akad, tetapi tentang keberpihakan. Ketika lembaga seperti BMM hadir bersama kampus, kita sedang membangun ekosistem pendidikan yang adil, inklusif, dan memberdayakan,” tuturnya.

Pihak BMM Bank Muamalat sendiri menyambut baik antusiasme FEBI UIN Sumatera Utara. Mereka menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling strategis. Mahasiswa dipandang bukan sekadar penerima manfaat, melainkan calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini.

Silaturrahim ini menjadi penanda bahwa kerja sama antara FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat tidak berhenti pada wacana. Ke depan, diharapkan akan lahir program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa—mulai dari dukungan finansial, penguatan kapasitas, hingga pengalaman magang yang relevan dengan dunia industri keuangan syariah.

Di akhir pertemuan, suasana terasa penuh optimisme. Ada keyakinan bersama bahwa dari kolaborasi yang tulus dan visi yang sejalan, akan lahir generasi mahasiswa FEBI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial dan kuat secara moral.

Dari ruang silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya: bukan hanya mencetak lulusan, tetapi menyiapkan insan yang siap memberi arti bagi umat dan bangsa.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

AMI S1 Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara: Ikhtiar Kolektif Menjaga yang Sudah Baik, Menguatkan yang Sudah Unggul

Sebagai bagian dari perguruan tinggi Islam negeri yang telah berstatus unggul dan berdaya saing, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara terus menunjukkan konsistensinya dalam menjaga standar akademik terbaik. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula FEBI UIN Sumatera Utara.

Bagi FEBI dan khususnya Program Studi S1 Manajemen, kegiatan AMI ini bukanlah upaya untuk mengejar kualitas, melainkan ikhtiar akademik untuk merawat dan memperkuat keunggulan yang telah dibangun secara konsisten selama ini. AMI menjadi ruang refleksi strategis guna memastikan seluruh praktik akademik tetap berada pada jalur terbaik, relevan dengan perkembangan zaman, serta selaras dengan visi universitas unggul.

Audit dilaksanakan oleh auditor profesional, Dr. Amal Hayati, M.Hum. dan Zaid Alfauza Marpaung, M.H., yang melakukan penelaahan komprehensif terhadap sistem akademik, tata kelola, serta keberlanjutan mutu Program Studi S1 Manajemen.

Dalam arahannya, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa budaya mutu di FEBI telah menjadi napas institusi, bukan sekadar agenda formal.

“FEBI dan Prodi Manajemen berada pada posisi unggul. Karena itu, Audit Mutu Internal bukan untuk mencari siapa yang kurang, tetapi untuk memastikan keunggulan ini tetap terjaga, terarah, dan terus meningkat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Ketua Program Studi S1 Manajemen, Dr. Nurbaiti, M.Kom., menyampaikan bahwa Prodi Manajemen telah memiliki fondasi akademik yang kuat dan AMI hadir sebagai sarana penguatan.

“Kami tidak memulai dari nol. Kami sudah berada pada level yang baik dan mapan. AMI menjadi alat kendali mutu agar keunggulan ini tetap konsisten dan siap melompat ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Prodi Manajemen, Dr. Atika, M.A., yang menegaskan kesiapan prodi dalam menjaga kualitas layanan akademik.

“AMI adalah proses pematangan. Kami memastikan bahwa seluruh sistem yang sudah berjalan baik, tetap terjaga, terdokumentasi, dan terus disempurnakan,” jelasnya.

Kegiatan ini turut mendapat penguatan dari jajaran pimpinan FEBI UIN Sumatera Utara, yakni Wakil Dekan I Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., dan Wakil Dekan III Dr. Marliyah, M.Ag., yang secara kompak menegaskan bahwa keunggulan institusi harus dijaga melalui disiplin mutu dan kolaborasi.

Wakil Dekan I menekankan bahwa keunggulan akademik harus terus dijaga melalui kurikulum adaptif dan pembelajaran berkualitas.

“Keunggulan bukan sesuatu yang statis. Ia harus dirawat dengan keseriusan dan komitmen akademik yang berkelanjutan,” tegasnya.

Wakil Dekan II menambahkan bahwa tata kelola yang rapi dan efisien adalah ciri institusi unggul.

“FEBI telah berada pada jalur yang benar. AMI memastikan kita tetap konsisten, profesional, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III menegaskan bahwa mutu sejati juga tercermin dari karakter sivitas akademika.

“Keunggulan akademik harus berjalan seiring dengan etika, adab, dan nilai keislaman,” tuturnya penuh makna.

Kehadiran Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., semakin mengukuhkan bahwa Program Studi S1 Manajemen FEBI merupakan bagian penting dari ekosistem universitas unggul. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa AMI adalah mekanisme strategis untuk menjaga reputasi institusi.

“UIN Sumatera Utara telah berada pada posisi yang baik. Tugas kita adalah menjaga keunggulan itu agar tetap berkelanjutan dan memberi dampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Program Studi S1 Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara menegaskan jati dirinya sebagai program studi unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi pada kualitas substansi, keberlanjutan mutu, dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

AMI bukan sekadar evaluasi, melainkan komitmen kolektif untuk tetap unggul dan melangkah lebih jauh.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara 2025: Menyemai Ilmu, Menguatkan Tradisi Akademik, Menebar Manfaat untuk Umat

Medan, 06 Desember 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang tumbuh ilmu pengetahuan yang hidup dan berdampak melalui Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi panggung akademik yang bermakna—tempat gagasan, temuan ilmiah, dan ikhtiar keilmuan para dosen dipertemukan untuk saling menguatkan dan memberi arah bagi pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di masa depan.

Seminar ini bukan sekadar agenda rutin akademik, melainkan perayaan intelektual yang menegaskan bahwa riset adalah denyut nadi perguruan tinggi. Di ruang inilah hasil penelitian dipresentasikan, didiskusikan, dan dipertajam agar tidak berhenti sebagai laporan, tetapi menjelma menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan pesan yang sarat makna dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa seminar hasil penelitian merupakan bagian penting dari ikhtiar kolektif FEBI dalam menjaga marwah akademik.
“Riset adalah jalan sunyi yang melahirkan terang. Melalui forum seperti ini, kita tidak hanya mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga meneguhkan tanggung jawab moral keilmuan agar ilmu yang lahir benar-benar membawa maslahat,” ungkapnya dengan nada syahdu. Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menulis, meneliti, dan berbagi, karena dari sanalah reputasi akademik dibangun dengan keberkahan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan pentingnya kualitas akademik dan penguatan budaya riset.
“Seminar hasil penelitian adalah ruang belajar bersama. Di sinilah dosen saling menguatkan, saling menginspirasi, dan memastikan bahwa riset yang dilakukan relevan dengan kebutuhan zaman serta bernilai strategis bagi pengembangan keilmuan,” tuturnya. Ia mengajak para dosen untuk menjadikan riset sebagai napas utama pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dari sisi tata kelola dan keberlanjutan akademik, Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menyampaikan bahwa penelitian yang kuat akan berdampak langsung pada penguatan institusi.
“Riset yang baik akan melahirkan publikasi yang baik, reputasi yang baik, dan pada akhirnya memperkuat daya saing FEBI UIN Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh dosen untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan profesionalisme dalam setiap proses akademik.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Marliyah, M.Ag., menyoroti dimensi inspiratif dari seminar ini, khususnya bagi generasi muda akademisi.
“Kegiatan ini adalah teladan nyata bagi mahasiswa bahwa dosen bukan hanya pengajar di kelas, tetapi juga peneliti yang terus belajar dan berkarya. Dari sinilah ekosistem akademik yang sehat dan inspiratif dapat tumbuh,” ungkapnya. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan seminar ini sebagai momentum menumbuhkan kecintaan pada dunia riset.

Melalui Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara Tahun 2025, FEBI kembali menegaskan diri sebagai fakultas yang hidup dengan ilmu, bergerak dengan riset, dan berkhidmat untuk umat. Forum ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka, teori, dan data, terdapat niat luhur untuk menghadirkan ilmu yang membumi dan berdaya guna.

Yuk, terus hidupkan budaya riset!
Karena dari ruang-ruang akademik yang jujur dan penuh semangat inilah, masa depan ekonomi dan bisnis Islam yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat dirajut bersama.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menguatkan Dakwah, Memberdayakan Umat: Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah Sumatera Utara 2025 Sukses Digelar!

Medan, 08 Desember 2025 – Sebuah ikhtiar besar kembali ditorehkan di Sumatera Utara. Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah (EKSYAR) Sumatera Utara 2025 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik tolak lahirnya para penggerak dakwah ekonomi syariah yang tercerahkan, membumi, dan berdampak nyata bagi umat.

Diselenggarakan pada Senin, 8 Desember 2025 di Medan, kegiatan kolaboratif antara Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara ini menghadirkan semangat baru: bahwa dakwah dan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berpadu sebagai jalan keberkahan dan kemajuan peradaban.

Kegiatan Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah Sumatera Utara 2025 berlangsung semakin hidup dan bermakna melalui dua sesi diskusi utama yang dirancang secara sistematis dan inspiratif. Sesi pertama dipandu oleh Dr. Wulan Dayu, M.E., menghadirkan dua tokoh sentral, yakni Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. selaku Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, serta Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag. selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan. Diskusi pada sesi ini menekankan pentingnya dakwah ekonomi syariah yang berpijak pada integritas keilmuan, nilai keulamaan, serta komitmen moral dalam membangun peradaban ekonomi umat yang adil dan berkeadaban.

Memasuki sesi kedua, atmosfer diskusi semakin dinamis dan aplikatif. Sesi ini dipandu dengan lugas dan inspiratif oleh Imam El Islamy, M.Sos., menghadirkan Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. selaku Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, serta Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. selaku Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara sekaligus pengusaha. Pada sesi ini, para narasumber menyoroti peran strategis da’i dan da’iyah sebagai agen transformasi sosial-ekonomi, yang tidak hanya menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata, inovatif, dan berkelanjutan di tengah tantangan zaman.

Kedua sesi tersebut berpadu secara harmonis, menghadirkan ruang dialog yang kaya akan gagasan, refleksi, dan motivasi. Para peserta tidak hanya dibekali wawasan konseptual, tetapi juga dipantik kesadarannya untuk menjadikan dakwah ekonomi syariah sebagai gerakan nyata—yang menumbuhkan kemandirian, memperkuat solidaritas umat, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat luas.

Bank Indonesia: Dakwah Adalah Pilar Literasi Ekonomi Umat

Mengawali rangkaian kegiatan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Bapak Iman Gunandi, menyampaikan pesan yang menggetarkan kesadaran kolektif peserta.

“Ekonomi syariah tidak akan tumbuh kuat hanya dengan kebijakan dan angka. Ia hidup melalui pemahaman, kepercayaan, dan keteladanan. Di sinilah peran da’i dan da’iyah menjadi sangat mulia—menjadi jembatan antara nilai Ilahiah dan praktik ekonomi umat. Bank Indonesia memandang dakwah ekonomi syariah sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan bangsa,” tegasnya penuh optimisme.

Pesan ini menjadi penegasan bahwa dakwah adalah kekuatan strategis pembangunan ekonomi nasional, bukan pelengkap, tetapi penggerak.

FEBI UIN Sumatera Utara: Dakwah yang Menyentuh Hati dan Menggerakkan Kehidupan

Dengan penuh keteduhan dan visi besar, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan arah dakwah ekonomi syariah masa depan.

“Dakwah ekonomi syariah harus hadir sebagai solusi—menenangkan hati, menguatkan usaha, dan membimbing umat menuju kemandirian. Dai hari ini bukan hanya penyampai dalil, tetapi pembawa harapan dan penggerak perubahan. Yuk, kita hidupkan dakwah yang berdampak, yang membuat umat bangkit dengan bermartabat,” ucapnya penuh semangat dan makna.

Pesan tersebut disambut antusias, meneguhkan FEBI sebagai rumah lahirnya dai intelektual ekonomi syariah.

Ulama, Akademisi, dan Praktisi Bersatu untuk Umat

Nuansa keilmuan dan spiritual semakin menguat ketika Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., Ketua Umum MUI Kota Medan, mengingatkan bahwa dakwah ekonomi syariah adalah amanah akhlak.

“Ekonomi syariah adalah jalan ibadah. Jika dakwah disampaikan dengan kejujuran dan keteladanan, maka ia akan menghidupkan keberkahan dalam setiap transaksi dan usaha umat,” pesannya dengan penuh kebijaksanaan.

Dari perspektif strategis universitas, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, menegaskan pentingnya sinergi ilmu dan pengabdian.

“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang akademik. Dakwah ekonomi syariah adalah wujud pengabdian intelektual kepada masyarakat. Dari sinilah peradaban dibangun—dari ilmu yang diamalkan,” tuturnya menginspirasi.

Sementara itu, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara sekaligus pengusaha, memberikan dorongan aplikatif yang membumi.

“Umat membutuhkan dakwah yang solutif. Dai ekonomi syariah harus paham realitas usaha, tantangan ekonomi, dan peluang kemandirian. Yuk, kita bawa dakwah yang bukan hanya menasihati, tetapi memberdayakan,” ajaknya penuh energi.

Menyiapkan Dai Ekonomi Syariah, Menanam Masa Depan Umat

Training of Trainer ini menjadi ruang lahirnya harapan baru—para dai dan da’iyah yang siap menyebarkan literasi ekonomi syariah dengan bahasa yang ramah, pesan yang kuat, dan dampak yang nyata.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini adalah ikrar bersama: bahwa dakwah ekonomi syariah akan terus diperjuangkan sebagai jalan menuju keadilan ekonomi, kemandirian umat, dan keberkahan bangsa.

Yuk, kita rawat semangat ini. Yuk, kita kuatkan dakwah ekonomi syariah. Dari Sumatera Utara, untuk Indonesia yang beradab dan sejahtera.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.