Prestasi Gemilang! 17 Jurnal UIN Sumatera Utara Meraih Akreditasi dan Peningkatan Peringkat

Medan, 22 Maret 2025 – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) kembali mencatat prestasi akademik membanggakan dengan 17 jurnal ilmiah berhasil meraih akreditasi dan peningkatan peringkat. Capaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen UIN Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah serta kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Peningkatan akreditasi jurnal di UIN Sumatera Utara bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kerja keras, dedikasi, dan kontribusi akademik para pengelola jurnal, penulis, serta seluruh sivitas akademika. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus menghasilkan penelitian berkualitas dan bereputasi,” ujarnya.

Jurnal dengan Peningkatan Peringkat Akreditasi

  1. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health – Naik dari Sinta 3 ke Sinta 2
  2. Zero: Jurnal Sains, Matematika, dan Terapan – Naik dari Sinta 4 ke Sinta 2
  3. JIPI: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi – Naik dari Sinta 4 ke Sinta 3
  4. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling – Naik dari Sinta 5 ke Sinta 4
  5. Hijri – Tetap mempertahankan akreditasi di Sinta 5

Jurnal dengan Akreditasi Baru

  1. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan)Sinta 3
  2. Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamSinta 3
  3. Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ArabSinta 4
  4. Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum IslamSinta 4
  5. Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-AgamaSinta 5
  6. AL-HIKMAH: Jurnal Theosofi dan Peradaban IslamSinta 5
  7. NizhamiyahSinta 5
  8. Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan MasyarakatSinta 5
  9. Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan BudayaSinta 5
  10. Islamijah: Journal of Islamic Social SciencesSinta 5
  11. ALGORITMA: Jurnal Ilmu Komputer dan InformatikaSinta 5
  12. Jurnal Pema TarbiyahSinta 6

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., turut menyampaikan harapannya atas pencapaian ini. “Jurnal yang terakreditasi adalah indikator kemajuan akademik suatu institusi. Dengan meningkatnya akreditasi jurnal di UIN Sumatera Utara, ini menunjukkan bahwa kualitas penelitian dan publikasi kita semakin diakui. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi para dosen dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas,” ungkapnya.

Komitmen UIN Sumatera Utara dalam Meningkatkan Kualitas Publikasi

Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan upaya berkelanjutan dari tim pengelola jurnal, dosen, serta mahasiswa yang terus berkontribusi dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan capaian ini. “Akreditasi ini adalah awal dari tantangan yang lebih besar, yaitu mempertahankan dan meningkatkan kualitas jurnal agar dapat menuju indeksasi internasional,” katanya.

Ke depan, UIN Sumatera Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan standar publikasi ilmiah dengan mendukung pengelolaan jurnal secara profesional, memperbanyak kolaborasi penelitian, serta mendorong keterlibatan akademisi dalam publikasi internasional.

Dengan capaian ini, UIN Sumatera Utara semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat keilmuan yang unggul dan berdaya saing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.

Selamat dan sukses atas prestasi luar biasa ini! Semoga jurnal-jurnal di UIN Sumatera Utara terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat. 🚀🎉

FEBI UIN Sumatera Utara Berbagi: Menebar Kebaikan dan Kepedulian di Bulan Ramadhan!

Medan, 15 Maret 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk FEBI UIN Sumatera Utara Berbagi!, yang berlangsung selama bulan Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta mahasiswa dalam upaya menebarkan manfaat dan keberkahan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rektor UIN Sumatera Utara: Ramadhan sebagai Momentum Berbagi

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kepedulian sosial. “Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang mengajarkan kita arti berbagi dan peduli terhadap sesama. Saya mengapresiasi inisiatif FEBI UIN Sumatera Utara yang terus berperan aktif dalam membantu masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan ladang amal bagi semua yang terlibat,” ujarnya.

Dekan FEBI: Pendidikan dan Pengabdian Harus Berjalan Beriringan

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen FEBI dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. “FEBI tidak hanya mencetak lulusan yang unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Pendidikan dan pengabdian harus berjalan beriringan, sehingga keberadaan FEBI benar-benar memberi manfaat,” tuturnya.

Wakil Dekan I: Mahasiswa Harus Memiliki Kepekaan Sosial

Wakil Dekan I FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., yang membidangi akademik dan kelembagaan, menyampaikan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam aksi sosial. “Ilmu yang kita miliki akan lebih bermakna jika bisa membawa manfaat bagi orang lain. Mahasiswa FEBI harus memiliki kepekaan sosial dan menjadikan kegiatan berbagi ini sebagai bagian dari pembelajaran kehidupan,” jelasnya.

Wakil Dekan II: Keberkahan Ramadhan dengan Memberi

Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., yang membidangi administrasi umum, keuangan, dan perencanaan, menekankan bahwa berbagi adalah bagian dari investasi keberkahan. “Apa yang kita berikan hari ini, insyaAllah akan kembali kepada kita dalam bentuk keberkahan dan kemudahan hidup. Semoga FEBI terus menjadi pelopor dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Dekan III: Semangat Kolaborasi dalam Kebaikan

Wakil Dekan III FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Marliyah, M.Ag., yang membidangi kemahasiswaan dan kerja sama, menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menebar kebaikan. “Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang kepada sesama. Mahasiswa, alumni, dan seluruh civitas akademika FEBI telah menunjukkan bahwa kebersamaan dalam kebaikan adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ungkapnya.

Menjangkau Berbagai Kalangan yang Membutuhkan

Kegiatan FEBI UIN Sumatera Utara Berbagi! ini menyasar berbagai kelompok yang membutuhkan, termasuk fakir miskin, dhuafa, dan mualaf yang tersebar di berbagai wilayah di Medan dan Deli Serdang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada anak-anak yatim melalui Ayah Yatim Indonesia, sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Tidak hanya masyarakat luar, FEBI UIN Sumatera Utara juga memperhatikan kesejahteraan para satuan pengamanan (satpam) dan petugas kebersihan (cleaning service) di lingkungan FEBI, dengan memberikan paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada FEBI UIN Sumatera Utara. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di bulan Ramadhan. Semoga FEBI semakin maju dan berkah bagi banyak orang,” ujarnya dengan haru.

Dengan adanya program ini, FEBI UIN Sumatera Utara terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi institusi akademik yang unggul, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas. Semoga semangat berbagi ini terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi di setiap kesempatan.


Resmi Jadi Bagian UIN Sumatera Utara! Penyerahan SK Dosen Tetap Non-PNS 2025, Awal Perjalanan Akademik yang Bermakna

Medan, 5 Maret 2025 – Hari ini, Rabu, 5 Maret 2025, menjadi tonggak sejarah baru bagi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan. Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Kampus IV UIN SU menjadi saksi penyerahan Surat Keputusan (SK) Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (Non-PNS) kepada 46 akademisi yang telah berjuang dan mengabdi dalam dunia pendidikan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Dr. Abrar M. Dawud Faza, S.Fil, M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, M.A., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., Kepala Biro AUPK, Drs. Ibnu Sa’dan, M.Pd., serta Kepala Biro AAKK, Dr. Tohar Bayoangin, M.Ag. Turut hadir pula Dekan dan Wakil Dekan dari berbagai fakultas, Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas, serta para dosen tetap yang menerima SK.

Semangat Pengabdian untuk Pendidikan Berkualitas

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sumatera Utara menyampaikan pesan penuh inspirasi dan motivasi.

“Menjadi seorang dosen bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga sebuah jalan pengabdian. Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun bangsa, dan di tangan para dosen inilah masa depan generasi mendatang akan dibentuk. SK ini bukan hanya lembaran kertas, tetapi amanah yang menuntut dedikasi, keikhlasan, dan profesionalisme. Kita harus terus belajar, mengembangkan diri, dan selalu berinovasi dalam metode pembelajaran agar mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia,” ujar Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag.

Beliau juga menekankan pentingnya peran dosen dalam membimbing mahasiswa, bukan hanya sebagai tenaga pengajar, tetapi juga sebagai inspirator yang mampu membentuk generasi unggul dengan wawasan keislaman yang kuat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Dr. Abrar M. Dawud Faza, S.Fil, M.A., menambahkan bahwa penerimaan SK ini merupakan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban oleh para dosen.

“Ini adalah langkah awal Bapak Ibu untuk melaksanakan tugas sebagai dosen di UIN Sumatera Utara Medan. Karena sudah 100%, maka segala kewajiban sebagai dosen harus dilaksanakan sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai dosen BLU di UIN Sumatera Utara, kita tidak ada bedanya. Kita semua adalah keluarga besar UIN Sumatera Utara, maka diharapkan kita saling mendukung,” ujarnya.

Dukungan Fakultas dalam Mewujudkan Akademisi Berkualitas

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., meskipun tidak secara langsung menyampaikan sambutan, turut memberikan pesan moral kepada para dosen yang baru saja menerima SK. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa seorang dosen harus mampu menjadi lebih dari sekadar pengajar di kelas.

“Dosen adalah role model bagi mahasiswa. Bukan hanya transfer ilmu yang mereka butuhkan, tetapi juga inspirasi, etos kerja, dan motivasi untuk terus berkembang. Dosen yang baik adalah yang mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswanya, tetapi juga bagi masyarakat luas,” demikian pesan yang selalu beliau gaungkan dalam lingkup fakultas.

FEBI dan fakultas lainnya di UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk mendukung para dosen dalam meningkatkan kualitas akademik, memperluas jaringan riset, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri.

Harapan dan Optimisme Menuju Masa Depan yang Lebih Gemilang

Para dosen yang menerima SK hari ini menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan semangat. Bagi mereka, ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga awal dari tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Salah satu dosen yang menerima SK, menyatakan kebahagiaannya.

“Ini adalah sebuah anugerah dan tanggung jawab besar bagi kami. Kami siap mengabdikan ilmu dan pengalaman kami untuk kemajuan mahasiswa serta universitas. Kami juga berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian di UIN Sumatera Utara,” ujarnya.

Dengan adanya penyerahan SK ini, UIN Sumatera Utara semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul, menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kokoh.

Semangat kebersamaan, dedikasi, dan profesionalisme yang ditanamkan dalam momen ini akan menjadi energi baru bagi para dosen untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Hari ini adalah awal dari perjalanan yang lebih besar—sebuah perjalanan akademik yang akan membawa manfaat bagi banyak generasi mendatang.

Dengan semangat dan optimisme, UIN Sumatera Utara terus melangkah maju, membangun peradaban melalui pendidikan yang berkualitas, dan menjadi mercusuar ilmu bagi umat.

UIN Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumut Perkuat Sinergi, Teken MoU untuk Penguatan Hukum dan Pendidikan

Medan, 05 Maret 2025 – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Kesepakatan ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang hukum, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan profesional.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Idianto, S.H., M.H. Turut hadir jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro, serta Tim Kerja Sama dan Humas dari kedua institusi. Dari pihak Kejatisu, hadir pula para pejabat struktural yang siap mendukung implementasi kerja sama ini.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sumatera Utara menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah maju dalam memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, khususnya di bidang hukum. “Kami tidak hanya ingin membekali mahasiswa dengan teori yang kuat, tetapi juga memastikan mereka memiliki pemahaman mendalam tentang praktik hukum yang sesungguhnya. Program magang dan praktik kerja lapangan (PKL) di Kejaksaan akan membuka wawasan mereka, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dan profesionalisme,” ujar Prof. Dr. Hj. Nurhayati.

Kajatisu Idianto, S.H., M.H. dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sinergi antara kejaksaan dan perguruan tinggi merupakan upaya membangun sistem hukum yang lebih baik. “Mahasiswa sebagai calon penegak hukum harus memahami proses hukum dari berbagai sisi—bukan hanya dari bangku kuliah, tetapi juga dari realitas lapangan. Kejaksaan siap mendampingi, membimbing, dan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa agar mereka siap menjadi bagian dari sistem hukum yang lebih berkeadilan,” ungkapnya.

MoU ini tidak hanya berfokus pada pendidikan dan magang, tetapi juga mencakup penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Fakultas-fakultas di UIN Sumatera Utara, termasuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), turut mengambil peran dalam memberikan kontribusi. Dekan FEBI, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana hukum dan ekonomi Islam dapat berjalan beriringan.

Keberhasilan dalam dunia akademik bukan hanya tentang penguasaan ilmu, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu mengaplikasikannya untuk kemaslahatan umat. Sinergi ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa ilmu yang mereka pelajari hari ini akan menjadi fondasi untuk membangun sistem yang lebih adil dan berintegritas di masa depan,” ujar Prof. Syukri Albani.

Lebih dari sekadar kerja sama administratif, MoU ini membuka peluang luas bagi berbagai program inovatif, termasuk kuliah tamu dari para praktisi kejaksaan, penyuluhan hukum kepada masyarakat, serta penelitian kolaboratif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi sistem peradilan di Indonesia.

Acara ini ditutup dengan diskusi antara kedua belah pihak untuk membahas langkah konkret dalam merealisasikan kerja sama ini, termasuk agenda pelatihan hukum bagi mahasiswa dan penguatan peran akademisi dalam mendukung sistem hukum yang lebih baik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan lahir generasi intelektual yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan praktis dan moralitas tinggi, siap mengabdi untuk keadilan dan kebaikan umat.

Kolaborasi FEBI UIN Sumatera Utara dan Kompas TV: Hadirkan Program Ramadan Inspiratif, Sajikan Ragam Perspektif untuk Hati yang Lebih Positif!

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara bekerja sama dengan Kompas TV menghadirkan serangkaian tayangan inspiratif bertajuk “Refleksi Ramadan: Menyemai Spirit Islami di Era Modern”. Program ini akan tayang eksklusif setiap pagi pukul 04.30 – 05.00 WIB, menghadirkan narasumber-narasumber kompeten dari berbagai bidang keilmuan yang akan membahas beragam dimensi Ramadan secara mendalam, reflektif, dan relevan dengan kehidupan masa kini.

Rangkaian acara dimulai pada 05 Maret 2025, dengan topik “Tradisi Ramadan yang Perlu Ditinjau Ulang” yang akan dikupas secara kritis oleh Ahmad Muhaisin, M.Ag.. Diskusi ini mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali berbagai tradisi Ramadan yang berkembang, dan bagaimana menyelaraskannya dengan nilai-nilai substansial dalam ajaran Islam.

Selanjutnya, 07 Maret 2025, hadir Imam El Islamy, M.Sos. dengan tema “Ramadan dan Kekhusyukan”. Melalui pembahasan ini, pemirsa diajak untuk menemukan kembali makna kekhusyukan ibadah di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat.

Pada 10 Maret 2025Dr. Rahmi Syahriza, M.A. akan membahas “Memahami Makna Ramadan”, mengajak pemirsa menyelami hakikat Ramadan sebagai bulan pendidikan spiritual yang penuh rahmat dan ampunan.

Tak hanya itu, 27 Maret 2025H. Ahmad Perdana Indra, Lc., M.A. akan mengupas “Kebahagiaan Menyambut Bulan Suci Ramadan”, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kegembiraan rohani dalam menyambut datangnya bulan penuh berkah ini.

Sebagai puncak penutup rangkaian, 28 Maret 2025Dr. Kamilah, S.E., Ak., M.Si., CA. akan mengangkat tema “Menata Ekonomi dan Keuangan di Bulan Ramadan”, menghadirkan perspektif praktis dan Islami dalam mengelola keuangan secara bijak selama bulan Ramadan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. memberi pesan inspiratif:

“Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum membangun peradaban yang lebih baik, mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat. Melalui kerja sama dengan Kompas TV ini, FEBI ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Ramadan sebagai titik balik menuju pribadi yang bertakwa, sekaligus mampu berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Semoga program ini menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi semua lapisan masyarakat.”

Kolaborasi FEBI dan Kompas TV ini diharapkan tidak hanya memperkaya pemahaman masyarakat tentang Ramadan, tetapi juga menghidupkan kembali semangat keislaman yang autentik, mencerahkan, dan membumi.

Jangan lewatkan tayangan spesial Ramadan ini, hanya di Kompas TV, setiap pukul 04.30 – 05.00 WIB!

Bergabunglah dalam Tadarus Ilmiah: Mengungkap Dampak Puasa pada Perilaku Konsumsi di Negara Muslim!

Dalam rangka memperkaya wawasan dan memperdalam pemahaman tentang perilaku konsumen di negara-negara Muslim selama bulan Ramadan, Komunitas Pecinta Ilmu Pengetahuan dan Intelektual akan menyelenggarakan Tadarus Ilmiah yang mengusung tema “Fasting and Consumer Behavior in Muslim Countries”. Acara ini akan digelar pada Rabu, 05 Maret 2025, pukul 09.00 – 12.00 WIB, bertempat di Coffee Shop Koperasi UIN Sumatera Utara Medan.

Acara ini menghadirkan pembicara-pembicara yang sangat berkompeten dan inspiratif dalam bidangnya, antara lain:

  • Dr. Usiono, M.A., Presiden Komunitas Pecinta Ilmu Pengetahuan dan Intelektual, yang akan membuka wawasan kita mengenai hubungan antara ibadah puasa dan perilaku konsumen.
  • Syis Samsul Bahri, Ph.D., Dosen di International Islamic University Malaysia, yang akan membahas dampak sosial dan ekonomi dari perubahan perilaku konsumen selama bulan Ramadan.
  • Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, yang akan memberikan perspektif akademik mengenai dinamika ekonomi yang terjadi di masyarakat Muslim selama Ramadan.

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis untuk semua. Tadarus Ilmiah ini akan menjadi ruang diskusi yang sangat berarti bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang dampak spiritual dan sosial dari bulan Ramadan terhadap perilaku konsumen, serta bagaimana kita sebagai individu dan masyarakat dapat mengelola konsumsi secara lebih bijak dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Dr. Usiono, M.A. menyampaikan bahwa “Tadarus Ilmiah ini bertujuan untuk membuka cakrawala berpikir masyarakat mengenai hubungan antara ibadah puasa dan kebiasaan konsumsi di masyarakat Muslim, serta dampak positif yang bisa ditarik dari praktik berpuasa dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap acara ini dapat menjadi media bagi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat sekaligus memperdalam rasa religiusitas dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam perilaku konsumsi.

Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, juga mengungkapkan bahwa, “Ramadan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menjadi momen refleksi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perilaku konsumen. Dengan adanya diskusi ilmiah ini, kita berharap bisa mendorong masyarakat untuk lebih memahami bagaimana Ramadan dapat membentuk kebiasaan konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.

Acara ini juga diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam menghadapi tantangan perilaku konsumsi selama Ramadan. Dengan berbagai perspektif yang akan disajikan, acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai dinamika sosial-ekonomi yang terjadi selama bulan suci ini.

Jangan lewatkan kesempatan berharga ini! Bergabunglah dalam Tadarus Ilmiah dan jadilah bagian dari diskusi yang tidak hanya ilmiah, tetapi juga penuh makna dan inspirasi.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi 0813-6240-6676.

Mari bersama-sama memperdalam ilmu, memperkaya pemahaman, dan mewujudkan perilaku konsumsi yang lebih bijak selama bulan Ramadan.

Mengenal Lebih Dekat Manajemen Risiko Syariah: FEBI UIN Sumatera Utara Gelar Kuliah Eksklusif Bersama Guest Lecturer Berpengalaman!

Medan, Februari – Mei 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas bagi para mahasiswa, khususnya dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan akademik dan profesionalisme mahasiswa, FEBI UIN Sumatera Utara menghadirkan Dr. Rini Indahwati, S.E., Ak., M.Si., CA., CBV., CERA. dari Politeknik Negeri Medan sebagai Guest Lecturer dalam kuliah Manajemen Risiko Syariah yang akan berlangsung selama empat bulan, mulai Februari hingga Mei 2025.

Meningkatkan Kompetensi Akademik dan Profesionalisme Mahasiswa

Kehadiran Dr. Rini Indahwati dalam perkuliahan ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa Program Magister Akuntansi Syariah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep dan penerapan manajemen risiko dalam sistem keuangan syariah. Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pengelolaan risiko menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas keuangan, terutama dalam sistem keuangan berbasis syariah yang mengutamakan prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. menyampaikan apresiasi atas inisiatif akademik ini dan menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi. “Kehadiran Dr. Rini Indahwati dalam perkuliahan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga. Tidak hanya akan memperkaya wawasan mahasiswa tentang manajemen risiko dalam perspektif syariah, tetapi juga akan memberikan bekal praktis bagi mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berpikir kritis dan inovatif dalam menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam dunia bisnis dan keuangan,” ujarnya.

Manajemen Risiko Syariah: Kunci Stabilitas dan Keberlanjutan Keuangan

Sebagai seorang akademisi dan praktisi yang berpengalaman, Dr. Rini Indahwati menyoroti peran penting manajemen risiko dalam sistem keuangan syariah. Dalam kuliah ini, mahasiswa akan diperkenalkan pada berbagai metode dan strategi dalam mengidentifikasi, menilai, serta mengelola risiko sesuai dengan prinsip syariah. “Dalam sistem keuangan syariah, pendekatan terhadap risiko harus memperhatikan aspek moral dan etika, selain aspek teknisnya. Dengan memahami manajemen risiko yang baik, para mahasiswa akan mampu membantu lembaga keuangan syariah dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kuliah ini juga akan membahas bagaimana pengelolaan risiko syariah dapat diterapkan dalam berbagai sektor keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, hingga investasi berbasis syariah. Mahasiswa akan diberikan pemahaman tentang bagaimana konsep-konsep seperti Takaful (asuransi syariah), Mudharabah (bagi hasil), dan Murabahah (jual beli berbasis syariah) dapat digunakan untuk memitigasi risiko dalam bisnis dan keuangan.

Membuka Peluang Kolaborasi dan Pengembangan Karier

Ketua Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA., CAPF., CIBA., CERA., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk menjalin jejaring akademik dan profesional dengan para praktisi di bidangnya. “Kami ingin mahasiswa mendapatkan wawasan yang tidak hanya sebatas teori, tetapi juga dari pengalaman langsung para ahli. Ini adalah kesempatan langka bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertanya, dan mengembangkan keterampilan mereka dalam memahami manajemen risiko secara mendalam,” tuturnya.

Selain memperkaya wawasan akademik, kuliah ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi mahasiswa yang ingin berkarier di sektor keuangan syariah. Dengan meningkatnya permintaan terhadap tenaga profesional yang memahami manajemen risiko dalam perspektif syariah, lulusan yang memiliki pemahaman mendalam dalam bidang ini akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja.

Komitmen FEBI UIN Sumatera Utara dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi FEBI UIN Sumatera Utara dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Dengan mengundang pakar dan praktisi sebagai Guest Lecturer, FEBI terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kaya dan relevan dengan kebutuhan industri.

Kuliah Manajemen Risiko Syariah yang berlangsung dari Februari hingga Mei 2025 ini menjadi bukti nyata komitmen FEBI dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan adanya sinergi antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa, FEBI UIN Sumatera Utara semakin menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan tinggi yang berorientasi pada keunggulan akademik serta profesionalisme berbasis nilai-nilai Islam.

Dengan adanya kuliah ini, diharapkan para mahasiswa dapat memahami pentingnya manajemen risiko syariah dalam dunia ekonomi dan bisnis, serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik nyata, baik di dunia kerja maupun dalam penelitian akademik. Semoga ilmu yang diperoleh dari kuliah ini menjadi berkah dan memberikan manfaat yang luas bagi mahasiswa, institusi, serta masyarakat secara keseluruhan.

Langkah Awal Menuju Keunggulan: Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Akreditasi Baik Sekali!

Medan, 21 Februari 2025 – Alhamdulillah, wa syukrulillah! Program Studi Magister Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) telah meraih prestasi luar biasa dengan memperoleh Sertifikat Akreditasi Peringkat Baik Sekali berdasarkan Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) No. 2057/DE/A.5/AR.10/II/2025. Sertifikat akreditasi ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 21 Februari 2025 hingga 21 Februari 2030.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan komitmen luar biasa yang telah diberikan oleh seluruh civitas akademika FEBI, khususnya tim Program Studi Magister Akuntansi Syariah. Ini adalah akreditasi pertama yang diraih oleh program studi tersebut, dan prestasi ini tentu membawa kebanggaan dan harapan besar bagi masa depan pendidikan di bidang akuntansi syariah. Melalui pencapaian ini, FEBI UIN Sumatera Utara semakin memperkuat posisi sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkompeten di tingkat nasional.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan, “Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Program Studi Magister Akuntansi Syariah FEBI. Ini bukan hanya hasil dari upaya tim program studi, tetapi juga merupakan buah dari dukungan seluruh civitas akademika UIN Sumatera Utara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kita memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi pusat keunggulan di bidang ekonomi dan akuntansi syariah. Semoga pencapaian ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh program studi di UIN Sumatera Utara untuk terus berprestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.”

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., turut mengungkapkan rasa syukurnya dan memberikan pesan inspiratif. “Keberhasilan ini merupakan cerminan dari dedikasi luar biasa seluruh tim Program Studi Magister Akuntansi Syariah yang bekerja tanpa kenal lelah, serta dukungan penuh dari pimpinan UIN Sumatera Utara. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk terus memperkuat kualitas pendidikan yang kami tawarkan. Kami berharap akreditasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya dan menghasilkan karya-karya yang membawa manfaat bagi masyarakat dan dunia industri,” ujarnya penuh semangat.

Ketua Program Studi Magister Akuntansi Syariah, Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA., CAPF., CIBA., CERA., juga menyampaikan rasa syukurnya. “Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran program studi, dosen, dan mahasiswa. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk pimpinan UIN Sumatera Utara yang terus memberikan perhatian besar terhadap pengembangan program studi ini. Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjadikan Program Studi Magister Akuntansi Syariah ini sebagai pusat unggulan di bidang ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, prestasi yang gemilang bisa tercapai. Program Studi Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara kini semakin dipercaya untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang akuntansi syariah, tetapi juga memiliki integritas tinggi, yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia bisnis yang berbasis pada nilai-nilai Islam.

“Bersama, kita wujudkan pendidikan yang unggul, berkualitas, dan bermanfaat untuk umat.”

Spesial Webinar HUT PAB Sumatera Utara Ke-69: Dekan FEBI Hadirkan Solusi Inspiratif Hadapi Tantangan Dekadensi Moral Generasi Bangsa!

Medan, Sumatera Utara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Amal Bakti (PAB) Sumatera Utara yang ke-69, digelar webinar bertajuk “Penguatan Akhlak Pelajar dalam Mengantisipasi Dekadensi Moral” pada Senin, 06 Januari 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menghadirkan dua narasumber utama: Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara dan Guru Besar UIN Sumatera Utara) serta Kombes Pol. Gideon Arif Setiawan, S.IK., M.Hum. (Kapolrestabes Medan). Acara ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 11.45 WIB dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari guru, siswa, hingga praktisi pendidikan.

Pembukaan oleh Pimpinan Umum PAB Sumatera Utara

Pada sesi pembukaan, Drs. Adiwiharto, S.E., M.M., Pimpinan Umum PAB Sumatera Utara, menyampaikan pentingnya membangun generasi yang berakhlak mulia di tengah derasnya arus globalisasi. “Dekadensi moral yang kita hadapi hari ini harus menjadi perhatian serius. Webinar ini diharapkan mampu memberikan pencerahan dan solusi konkret untuk memperkuat akhlak generasi muda kita,” ungkapnya.

Sorotan Prof. Syukri: Tantangan Moral di Era Digital

Dalam sesi pertama, Prof. Dr. Syukri Albani menyampaikan materi dengan gaya yang penuh wawasan dan reflektif. Ia mengangkat isu terkini terkait perubahan perilaku generasi muda akibat kemajuan teknologi. “Kalau dulu orang tua resah karena anaknya terlalu lama di luar rumah, sekarang resah karena anaknya tidak keluar-keluar dari kamar. Hal ini erat kaitannya dengan cyber crime, judi online, dan aktivitas negatif lainnya di dunia maya,” ujarnya.

Saat menjawab pertanyaan Satria Wiraprana, S.Pd., M.Pd., Kepala MTs I PAB Helvetia, tentang langkah-langkah untuk mencegah dekadensi moral, Prof. Syukri menekankan pentingnya pendekatan spiritual. “Bagi saya, tidak ada usaha yang sempurna tanpa memohon pertolongan kepada Allah melalui doa. Selain itu, kita harus beralih dari sikap menggurui menjadi mengayomi. Hidupkan sikap inklusifisme, di mana anak merasa didukung, bukan dihakimi,” jelasnya.

Pesan untuk Guru: Peran Keteladanan dan Sikap Inklusif

Hasanuddin Munthe, salah satu peserta, bertanya tentang pesan bagi para guru untuk memperbaiki moral siswa tanpa hanya fokus pada aspek kognitif. Prof. Syukri menjawab dengan analogi inspiratif dari kisah Nabi Musa. “Belajarlah dari doa Nabi Musa saat menghadapi Fir’aun. Keteladanan guru menjadi kunci utama. Sikap kita, mulai dari cara berpakaian hingga perilaku sehari-hari, harus menjadi contoh yang baik bagi murid. Jangan hanya fokus pada prestasi numerik seperti ranking. Sebaliknya, bangun kepercayaan diri setiap anak agar mereka merasa dihargai dan mampu berkembang,” ungkapnya.

Prof. Syukri juga mengingatkan bahwa pendidikan karakter tidak cukup dengan teori, tetapi harus dimulai dari hal-hal sederhana. “Misalnya, saat menghadiri orang yang berduka, jangan banyak bertanya. Datanglah untuk menghibur. Ini adalah contoh kecil adab yang harus diajarkan kepada anak-anak kita,” katanya.

Strategi Mengatasi Perundungan di Sekolah

Menanggapi pertanyaan Drs. Adiwiharto tentang cara menghindari perundungan di sekolah, Prof. Syukri menjelaskan pentingnya mengajarkan adab sejak dini. “Ajarkan anak-anak untuk menghormati perbedaan dan memahami empati. Nasihat yang sederhana namun tulus dari hati akan membekas lebih dalam daripada sekadar aturan formal. Guru juga harus berperan aktif menciptakan lingkungan inklusif yang bebas dari diskriminasi,” terangnya.

Pentingnya Muhasabah Diri

Dalam sesi tanya jawab terakhir, moderator Drs. Harmein Sarbaini, M.Pd., menanyakan pentingnya muhasabah diri untuk generasi muda. Prof. Syukri menjawab dengan tegas bahwa muhasabah adalah fondasi utama dalam membangun karakter. “Muhasabah bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk kita sebagai guru. Kuatkan peran kita sebagai teladan. Jadilah pribadi yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga nilai-nilai kehidupan,” pesannya.

Penutup yang Inspiratif

Webinar ini diakhiri dengan antusiasme para peserta yang merasa mendapat banyak pencerahan. Kombes Pol. Gideon Arif Setiawan juga menambahkan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pihak kepolisian dalam menjaga moral generasi muda. “Kami di kepolisian siap mendukung setiap program yang bertujuan untuk memperkuat karakter anak bangsa. Kolaborasi lintas sektor adalah jalan terbaik untuk menghadapi tantangan moral di era modern ini,” tuturnya.

Sebagai penutup, Drs. Adiwiharto menyampaikan rasa syukurnya atas kesuksesan acara ini dan berharap webinar ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang lebih berakhlak mulia. “Semoga momentum ini menjadi awal kebangkitan moral di tengah tantangan zaman,” tuturnya. Dengan semangat kebersamaan, webinar ini menjadi bukti nyata dedikasi PAB Sumatera Utara selama 69 tahun dalam mencetak generasi unggul yang berbudi pekerti luhur.

FEBI UIN Sumatera Utara: Membingkai 2024 dengan Prestasi, Menghadapi 2025 dengan Langkah Visioner!

Medan, 30 Desember 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menutup tahun 2024 dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT atas capaian dan prestasi luar biasa yang berhasil diraih sepanjang tahun. FEBI terus berkomitmen menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengedepankan semangat kerja kolektif, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Sejak Januari hingga Desember 2024, FEBI telah melewati tiga asesmen lapangan dengan hasil yang membanggakan. Program Studi S1 Perbankan Syariah berhasil meraih akreditasi Unggul, disusul Program Studi S3 Ekonomi Syariah yang juga memperoleh akreditasi Unggul. Selain itu, Program Studi S1 Manajemen diharapkan segera menyusul dengan akreditasi Unggul. Sebelumnya, di penghujung 2023, Program Studi S1 Asuransi Syariah telah memperoleh akreditasi Baik Sekali, meskipun tantangan mindset aktuaria dalam proses asesmen menjadi perhatian karena Prodi tersebut dinilai oleh lembaga akreditasi LAMSAMA yang berfokus pada aktuaria.

FEBI juga mencatatkan beragam prestasi di bidang akademik dan non-akademik, baik oleh mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. Publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, dan citasi penelitian terus menunjukkan peningkatan signifikan, mencerminkan komitmen FEBI untuk memberikan dampak positif tidak hanya bagi UIN Sumatera Utara tetapi juga masyarakat luas.

Dekan FEBI, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan, “Capaian ini merupakan hasil kerja sinergis seluruh civitas akademika FEBI, mulai dari tenaga pendidik, dosen, mahasiswa, hingga tim teknis dan cleaning service yang memiliki visi dan misi bersama untuk mewujudkan FEBI yang berkah dan luar biasa.”

Keberhasilan FEBI tidak lepas dari kontribusi individu-individu hebat yang juga menjadi asesor LAMEMBA, BAN-PT, serta reviewer jurnal nasional dan internasional. Namun, Prof. Syukri menekankan, “Prestasi ini bukanlah puncak dari perjalanan kami, tetapi menjadi dorongan untuk terus berikhtiar sebagai bentuk syukur kami kepada Allah SWT.”

Pada 2025, FEBI akan menghadapi tantangan baru dengan agenda asesmen lapangan untuk tiga program studi lainnya, yakni:

  1. S2 Akuntansi Syariah (sebagai program studi baru yang akan menjalani proses akreditasi untuk pertama kalinya).
  2. S1 Ekonomi Islam.
  3. S2 Ekonomi Syariah.

FEBI juga akan fokus meningkatkan profesionalisme pelayanan melalui sertifikasi ISO internasional, memperluas jejaring internasional hingga ke Asia dan Eropa, serta memperkuat kompetisi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, FEBI terus berupaya mengembangkan Program Studi baru, seperti S2 Manajemen, dan mendorong dosen muda untuk menyelesaikan studi doktoral serta memotivasi mereka untuk meraih gelar guru besar.

FEBI juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., serta seluruh jajaran Wakil Rektor, terutama Wakil Rektor 1, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada LPM UIN Sumatera Utara, Kepala Biro dan seluruh stakeholder yang terus mendukung kemajuan FEBI.

FEBI UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk menjadi institusi yang tidak hanya unggul dalam pencapaian akademik tetapi juga berkontribusi besar bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan bangsa,” tutup Prof. Syukri.