Bukan Sekadar Seminar! Ini Pengabdian Internasional, Sakinah Finansial, Ta’awun Sosial: untuk Umat, Tanpa Sekat!

IAEB Gandeng Kampus, Komunitas Disabilitas, dan Lembaga Keuangan Syariah dalam Aksi Nyata Pengabdian Internasional

Medan, 26 April 2025 — Dalam semangat ta’awun dan inklusi, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEB) berkolaborasi dengan berbagai institusi lintas sektor menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat Internasional bertema “Literasi Keuangan Syariah dan Ta’awun Disabilitas: Inklusi Keuangan dan SDGs”. Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat Salim, Kampus A Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, dan melibatkan kolaborasi strategis antara IAEB Indonesia, UIN Sumatera Utara, UMN Al Washliyah, Universitas Medan Area, Sakinah Finance, PPDI Medan, dan SMPS IT Al Hijrah.

Bertujuan untuk mendorong pemahaman literasi keuangan berbasis syariah yang dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, kegiatan ini menjadi titik temu antara akademisi, praktisi, komunitas pendidikan, dan masyarakat rentan.

Sambutan dari Dekan FEBI UIN Sumatera Utara: “Inklusi adalah Amanah”

Dalam sambutannya yang kuat dan penuh empati, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara, menyampaikan pesan penting:

Kita tidak bisa berbicara ekonomi Islam jika masih ada yang tertinggal. Literasi keuangan syariah adalah amanah untuk merangkul semua, termasuk saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas. Dengan ta’awun, kita hadir untuk menyatukan hati dan langkah demi keadilan ekonomi.

Narasumber Hebat, Pesan-pesan Dahsyat

Acara ini menghadirkan para narasumber dari berbagai kampus dan institusi, dengan pesan-pesan yang menggugah dan menyentuh:

  • Prof. Dr. Murniati Mukhlish, M.Acc., CFP. (Pendiri Sakinah Finance) “Keuangan syariah itu bukan sekadar produk, tapi cara hidup. Mari kita bantu semua orang—termasuk yang disabilitas—untuk mengelola uang dengan bijak, tenang, dan berkah. Karena sakinah bukan hak segelintir orang, tapi semua.”
  • Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA., CIBA., CERA. (Dosen UIN Sumatera Utara & Bendahara IAEB) “Inklusi keuangan bukan wacana, tapi tanggung jawab. Kita harus pastikan tidak ada satu pun yang tertinggal dalam sistem keuangan syariah, apalagi mereka yang berjuang dalam keterbatasan.”
  • Hendra Harmain (Sekretaris IAEB & Dosen UIN Sumatera Utara)Ta’awun adalah kerja bareng, bukan kerja sendiri. Saat akademisi, praktisi, dan masyarakat jalan bersama, kita ciptakan solusi, bukan hanya diskusi.”
  • Dr. Kamila, S.E., Ak., M.Si., CA. (Dosen UIN Sumatera Utara) “Literasi keuangan harus mengedepankan nilai. Kalau tidak membawa nilai kemanusiaan dan rahmat, maka itu belum Islami. Kita perlu mendidik hati, bukan cuma otak.”
  • Dr. Alistraja Dison Silalahi, M.Si. (Sekretaris IAEB Indonesia & Dosen UMN Al Washliyah) “Disabilitas bukan kekurangan, tapi bagian dari keberagaman. Mari hadirkan solusi berbasis empati dan realitas. Akademisi jangan hanya bicara, tapi bergerak.”
  • Mohd Idris Dalimunthe, S.E., M.Si., M.M. (Ketua PR IAEB & Dosen Universitas Medan Area) “Gerakan inklusi ekonomi harus sampai ke tingkat mikro: bantu UMKM disabilitas, berikan pelatihan, fasilitasi pembiayaan syariah. Ini bukan tugas satu pihak, tapi semua.”

Kolaborasi yang Menyatukan: Dari Akademik ke Aksi

Kegiatan ini tak hanya diisi dengan diskusi dan paparan, tetapi juga menjadi ajang jejaring antara komunitas disabilitas (PPDI Medan), pelajar (SMPS IT Al Hijrah), serta penggerak keuangan syariah. Para peserta yang hadir—dari mahasiswa, guru, penyandang disabilitas, hingga dosen dan aktivis sosial—turut berdialog, berbagi pengalaman, dan menyuarakan harapan.

Inklusif, Inspiratif, dan Aksi Nyata

Dengan penuh semangat kolaboratif, IAEB dan seluruh mitra berkomitmen untuk menjadikan literasi keuangan syariah sebagai gerakan yang menyentuh hati dan kehidupan nyata. Tidak hanya menjadi wacana akademik, tetapi juga alat untuk memberdayakan, memanusiakan, dan menguatkan.

Ini baru awal,” ujar salah satu peserta. “Kami butuh lebih banyak ruang seperti ini—tempat kami didengar, dipahami, dan diberdayakan.

Bye-bye Pinjol, Hello Sakinah Finance! FEBI UIN Sumatera Utara Mantapkan Kurikulum Magister Akuntansi Syariah Lewat Workshop Internasional


Medan, 23 April 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pionir pendidikan tinggi Islam yang progresif di Indonesia. Melalui Workshop Internasional Curriculum Review Program Magister Akuntansi Syariah, FEBI menggandeng dua tokoh besar dunia akuntansi syariah, yaitu:

  • Prof. Dr. Noraini Mhd Ariffin (Guru Besar Akuntansi dari International Islamic University Malaysia), dan
  • Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. (Guru Besar Akuntansi Syariah dari Tazkia Islamic University College)

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula FEBI UIN Sumatera Utara Kampus 1, Jalan IAIN No. 1 Medan, ini dihadiri oleh para dosen Magister Akuntansi Syariah, mahasiswa pascasarjana, serta perwakilan akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Workshop ini menjadi momentum penting dalam proses penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap tantangan global namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariah.

Dalam pembukaannya, Ketua Program Studi Magister Akuntansi Syariah, Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA., CAPF., CIBA., CERA., menekankan bahwa evaluasi kurikulum bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi merupakan tanggung jawab ilmiah dan spiritual.

Kami ingin menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen transformasi di masyarakat, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang amanah, adil, dan berbasis syariah,” tegasnya.

Kritik Gaya Hidup Konsumtif: Dari “Pinjol” ke “Sakinah Finance”

Salah satu sesi yang paling menyita perhatian adalah pemaparan Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, pakar perencanaan keuangan syariah sekaligus pendiri Sakinah Finance. Ia mengangkat isu tren konsumtif yang marak di tengah masyarakat, termasuk fenomena “benjol, judol, dan pinjol” yang menjadi jebakan baru bagi kaum muda.

Gaji besar tidak menjamin hidup berkecukupan, apalagi berkah, jika tidak diimbangi dengan perencanaan keuangan yang baik. Maka dari itu, penting bagi kita memperkuat literasi keuangan syariah sejak di bangku kuliah,” ujar Prof. Murniati. Ia juga membahas pentingnya pengajaran waris Islam yang seringkali keliru di masyarakat, terutama dalam praktik wasiat dan pembagian harta.

Integrasi Ilmu & Etika: Pilar Utama Kurikulum Akuntansi Syariah

Sementara itu, Prof. Dr. Noraini Mhd Ariffin memaparkan pentingnya kurikulum yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, namun juga memperhatikan aspek etika dan spiritualitas.

Kurikulum kita harus menjawab pertanyaan besar: bagaimana seorang akuntan Muslim bertindak dalam dilema etis? Bagaimana dia menilai laporan keuangan dengan pandangan maqasid syariah? Inilah tantangan kita semua,” katanya dalam Bahasa Malaysia

Prof. Noraini juga menyoroti bahwa akuntansi syariah bukan hanya untuk umat Islam, tetapi dapat menjadi solusi keuangan etis global yang lebih humanis dan berkeadilan.

Pesan Rektor UIN Sumatera Utara: Pendidikan Ekonomi Syariah Harus Menyentuh Hati

Meski tidak hadir secara langsung, Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., melalui pesan tertulisnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan internasional ini.

FEBI UIN Sumatera Utara telah memberi napas baru pada pengembangan keilmuan ekonomi Islam. Ini bukan hanya soal akademik, tapi juga soal dakwah dan peradaban. Kita ingin kurikulum yang menyentuh akal dan menyentuh hati,” pesannya.

Dekan FEBI: Kurikulum adalah Cermin Visi Besar Kita

Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan fakultas dalam membangun kualitas lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kurikulum itu bukan hanya daftar mata kuliah, tetapi cermin nilai yang kita yakini dan perjuangkan. Kita ingin mencetak lulusan yang bukan hanya pintar, tetapi punya integritas dan kesadaran ilahiyah dalam setiap keputusan finansialnya,” tegasnya dengan semangat.


Kegiatan ini menandai babak baru bagi FEBI UIN Sumatera Utara untuk menjadi rujukan nasional dalam pendidikan akuntansi syariah dan keuangan Islam. Sinergi antara keilmuan, nilai spiritual, dan kebutuhan masyarakat menjadi fondasi utama menuju generasi profesional Muslim yang unggul, amanah, dan berdampak.

UIN Sumatera Utara — Mengakar pada nilai, Menjulang dalam Kontribusi.

Baca berita ini di platform lainnya!
https://rakyatmadani.com/uin-sumatera-utara-bahas-kurikulum-akuntansi-syariah/
https://gebernews.com/uin-sumatera-utara-bahas-kurikulum-akuntansi-syariah/
https://nusantarajayanews.id/2025/04/uin-sumatera-utara-bahas-kurikulum-akuntansi-syariah/
https://nusantarajayanews.id/2025/04/uin-sumatera-utara-bahas-kurikulum-akuntansi-syariah/

Rektor UIN Sumatera Utara Jalin Audiensi Strategis dengan Wali Kota Medan: Dorong Penyelesaian Status Lahan Kampus Sutomo


Medan, 23 April 2025 — Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara), Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi penting dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bertempat di Kantor Wali Kota Medan. Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas kejelasan status hukum atas lahan Kampus 1 UIN Sumatera Utara di Jalan Sutomo, Medan.

Dalam dialog hangat tersebut, Prof. Nurhayati menekankan bahwa lahan yang saat ini menjadi pusat aktivitas akademik UIN Sumatera Utara—yang telah dimanfaatkan sejak tahun 1973—masih tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kota Medan. Oleh karena itu, pihak kampus berharap agar lahan tersebut dapat dihibahkan secara resmi kepada Kementerian Agama RI sebagai lembaga naungan UIN Sumatera Utara.

“Di atas lahan Kampus Sutomo berdiri berbagai fasilitas vital bagi UIN Sumatera Utara, termasuk masjid kampus, gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta sejumlah ruang perkuliahan aktif. Ini bukan sekadar aset fisik, melainkan tempat berlangsungnya proses pendidikan tinggi dan pembangunan karakter bangsa,” ungkap Rektor.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang baru saja menjabat, menyambut baik maksud audiensi ini. Ia menyampaikan keterbukaan Pemko Medan terhadap usulan UIN Sumatera Utara dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya dengan seksama.

“Kami akan mengkaji dokumen-dokumen yang relevan dan menjalankan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Prinsip kami sederhana: hak harus dipulihkan dengan cara yang adil dan transparan,” jelas Rico.

Audiensi ini turut dihadiri oleh para pimpinan kampus, termasuk Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, serta kepala biro dari AUPK dan AAKK. Pertemuan ini dipandang sebagai awal yang positif menuju penyelesaian administratif dan legal atas status lahan kampus tersebut.


Dekan FEBI: “Ini Bukan Sekadar Tanah, Tapi Jejak Peradaban Ilmu”

Meskipun tidak hadir secara langsung, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan pandangan yang sangat berarti terhadap audiensi tersebut:

“Tanah Kampus Sutomo adalah bagian dari sejarah perjuangan pendidikan Islam di Sumatera Utara. Di sanalah FEBI tumbuh, berkontribusi, dan mencetak generasi intelektual ekonomi syariah. Menuntaskan status hukum lahan ini adalah bagian dari merawat keberlanjutan, bukan hanya fisik kampus, tapi juga nilai dan warisan intelektual di dalamnya.”

“Kami sangat mengapresiasi upaya Rektor UIN Sumatera Utara dan keterbukaan Wali Kota Medan. Semoga ini menjadi awal dari transformasi yang lebih besar, bukan hanya soal aset, tapi soal masa depan pendidikan tinggi Islam di kota ini.”


Langkah audiensi ini menandai komitmen nyata UIN Sumatera Utara dalam membangun hubungan yang produktif dengan pemerintah daerah, sekaligus menjadi bagian dari upaya lebih besar dalam memperkuat fondasi kelembagaan pendidikan Islam yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan umat.


Raker FEBI UIN Sumatera Utara: Merancang Sinergi dan Inovasi Menuju 2026 yang Visioner!


Medan, 22 April 2025 — Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menjadi ruang strategis bagi lahirnya gagasan besar dan komitmen kolektif melalui Rapat Kerja (Raker) FEBI yang diselenggarakan secara khidmat dan penuh semangat kolaboratif. Kegiatan ini digelar sebagai langkah awal membangun roadmap dan arah strategis menuju tahun 2026, dengan fokus pada koordinasi program, penunjukan penanggung jawab (PIC), serta pemaparan memori dan rencana kerja dari masing-masing program studi.

Dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Raker ini menegaskan pentingnya kesinambungan antara refleksi dan inovasi, antara nilai dan strategi. Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa penguatan kelembagaan hanya akan terjadi bila ditopang oleh kekompakan, semangat belajar bersama, dan keberanian dalam menghadapi perubahan.

“Raker bukan sekadar menyusun rencana. Ini adalah momen menyatukan energi, membangun optimisme, dan memastikan bahwa kita semua berada pada irama kerja yang selaras. Tujuan kita bukan hanya produktivitas administratif, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan dan peradaban,” tegas Prof. Syukri Albani.


Menghidupkan Peran, Membangun Harapan

Dalam sesi utama, seluruh Ketua Program Studi memaparkan memori kerja tahun sebelumnya, serta rencana kerja Prodi untuk tahun 2026, termasuk program unggulan, target luaran akademik, dan strategi peningkatan mutu lulusan. Raker juga membahas penetapan penanggung jawab kegiatan (PIC) secara jelas dan terstruktur, demi memastikan efektivitas implementasi program.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menyampaikan harapannya agar semua kegiatan yang dirancang benar-benar berpijak pada kebutuhan akademik mahasiswa dan penguatan kualitas dosen.

“Raker ini adalah forum untuk menyusun arah, tetapi arah itu harus berpijak pada kebutuhan riil di lapangan. Mari kita rancang kegiatan yang memberi makna bagi mahasiswa, mendorong inovasi pengajaran, serta membuka ruang kolaborasi riset lintas disiplin,” ucapnya penuh optimisme.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menyuarakan pentingnya menjadikan mahasiswa sebagai pusat pengembangan kegiatan fakultas ke depan.

“Kita tidak sedang membangun menara gading. Semua rencana harus menyentuh mahasiswa, baik dari sisi akademik, spiritual, maupun penguatan karakter. Jangan lupa, mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan, dan FEBI harus hadir dalam setiap tahap pertumbuhan mereka,” ungkapnya dengan semangat.


Kolaborasi dan Keceriaan: FEBI dalam Nuansa Harmoni

Dalam suasana penuh kehangatan, Wakil Dekan II, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., tak ketinggalan menambah warna dengan gaya khasnya yang jenaka namun sarat makna.

“Kalau hidup itu butuh perencanaan, apalagi FEBI. Kita bukan hanya menyusun agenda, tapi juga menanam benih harapan. Dan ingat, jangan cuma jadi PIC formalitas, tapi jadilah PIC yang penuh cinta—Cinta terhadap visi, terhadap tim, dan terhadap perubahan!” ucapnya, disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta Raker.


Raker FEBI kali ini tidak hanya menyatukan strategi dan kerja teknis, tetapi juga mempererat semangat kekeluargaan, memperkuat profesionalisme, dan memperteguh komitmen sivitas akademika dalam mewujudkan FEBI sebagai pusat keunggulan ekonomi dan keuangan syariah yang progresif dan berintegritas.

FEBI UIN Sumatera Utara: Melangkah Pasti, Bersama Mewujudkan Cita.


Prodi S3 Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Masuk Dalam Daftar Tujuan Beasiswa Indonesia Bangkit LPDP!

Langkah Strategis Mengangkat Marwah Ilmu Ekonomi Syariah di Panggung Global

Medan, 18 April 2025 — Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Salah satu program unggulan, yaitu Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah, resmi ditetapkan sebagai Program Studi Tujuan dalam skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP tahun 2025, hasil sinergi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Penetapan ini menjadi penanda penting atas reputasi dan kualitas akademik Prodi S3 Ekonomi Syariah FEBI UINSU yang telah mendapat pengakuan nasional, sekaligus membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan studi doktoral secara gratis dengan dukungan beasiswa penuh dari negara.


Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan:

“Alhamdulillah, ini merupakan sebuah pencapaian strategis dan prestisius. Masuknya Prodi S3 Ekonomi Syariah FEBI ke dalam daftar program tujuan Beasiswa Indonesia Bangkit menunjukkan bahwa UIN Sumatera Utara memiliki daya saing nasional dan bahkan internasional dalam bidang keilmuan yang berbasis nilai-nilai Islam.”

“Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk menyiapkan generasi intelektual Islam yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan dan keumatan. Kita ingin mencetak doktor-doktor ekonomi syariah yang mampu memberi solusi, menginspirasi, dan memimpin perubahan di tengah tantangan global.”


Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menambahkan dengan penuh semangat:

“Masuknya Prodi S3 Ekonomi Syariah FEBI sebagai bagian dari BIB LPDP adalah amanah besar yang kami sambut dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa kualitas akademik, SDM, dan visi pengembangan keilmuan di FEBI berada pada jalur yang tepat.”

“Kami berkomitmen untuk menjadikan program doktor ini sebagai kawah candradimuka—tempat lahirnya pemikir-pemikir Islam yang progresif, unggul dalam riset, dan berdampak langsung bagi kemajuan ekonomi umat. Semoga ini menjadi pembuka jalan bagi transformasi FEBI sebagai pusat keilmuan ekonomi syariah tingkat dunia.”


Dengan masuknya Prodi S3 Ekonomi Syariah sebagai program studi tujuan Beasiswa Indonesia Bangkit, FEBI UIN Sumatera Utara tak hanya memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga mengambil bagian aktif dalam membentuk peradaban ilmu ekonomi Islam yang solutif, inklusif, dan global.

Langkah ini meneguhkan visi FEBI sebagai fakultas yang tidak hanya hadir dalam wacana akademik, tetapi juga hadir dalam denyut nadi kehidupan umat—menghubungkan ilmu dan amal, gagasan dan pengabdian.

Dua Dosen FEBI UIN Sumatera Utara Terpilih sebagai Reviewer Litapdimas 2025–2027

Medan, 16 April 2025 – Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara.
Dua dosen FEBI, yakni:

  1. Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.
  2. Dr. Isnaini Harahap, M.Ag.

telah terpilih sebagai Reviewer Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk periode 2025–2027, di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.


Pesan dari Rektor UIN Sumatera Utara:

“Penunjukan ini bukan hanya membanggakan bagi FEBI, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika UIN Sumatera Utara. Kita berharap ini menjadi pemantik semangat dalam menciptakan budaya akademik yang lebih kuat dan produktif, terutama di bidang penelitian dan pengabdian yang berorientasi pada kemaslahatan umat.”
— Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., Rektor UIN Sumatera Utara


Pesan dari Dekan FEBI UIN Sumatera Utara:

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas capaian ini. Keterlibatan dosen FEBI sebagai reviewer nasional menjadi bukti bahwa kapasitas keilmuan kita diakui secara luas. Ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus mendorong kualitas riset dosen dan mahasiswa, khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah yang berdaya saing global.”
— Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara


Pesan dari Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag:

“Menjadi reviewer bukan hanya tugas akademik, tapi juga amanah moral untuk memastikan bahwa riset yang berkembang di lingkungan PTKI benar-benar menyentuh kebutuhan umat. Isu-isu ekonomi syariah adalah bagian penting dari kebangkitan peradaban Islam yang inklusif.”


Pesan dari Dr. Isnaini Harahap, M.Ag:

“Saya berharap, amanah ini bisa menjadi jembatan kontribusi kami dalam mengawal kualitas penelitian dan pengabdian di PTKI, khususnya yang menyentuh isu-isu sosial ekonomi umat. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi rekan-rekan dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif dalam dunia riset.”


Capaian ini menjadi penguatan strategis terhadap geliat penelitian pada isu-isu ekonomi dan keuangan syariah, sejalan dengan komitmen FEBI dalam mendorong riset aplikatif dan kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Halal Bihalal Civitas Akademika FEBI UIN Sumatera Utara di Kediaman Prof. Dr. H. M. Yasir Nasution: Menyambung Hati, Merawat Warisan Perjuangan

Medan, 14 April 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menyelenggarakan Halal Bihalal civitas akademika dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan di kediaman Prof. Dr. H. M. Yasir, seorang tokoh sentral sekaligus founding father dalam sejarah berdirinya FEBI.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena bukan hanya menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga menjadi momentum spiritual dan historis dalam menyambung kembali semangat perjuangan para pendiri. Acara dihadiri oleh para pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga besar FEBI dalam suasana yang akrab, sederhana, namun sangat bermakna.


Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan:

“Kita bersyukur dapat bersilaturahmi langsung di rumah guru kita, Prof. Yasir. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari membangun keberlanjutan nilai—dari generasi pendiri kepada generasi penerus. Mari kita lanjutkan estafet perjuangan ini dengan penuh cinta, komitmen, dan kolaborasi untuk memajukan FEBI dan umat.”


Prof. Dr. H. M. Yasir Nasution menyampaikan pesan penuh makna dan refleksi:

“Saya merasa sangat bahagia dan terharu melihat kebersamaan civitas akademika FEBI saat ini. Dulu, saat FEBI dirintis, kami hanya bermodalkan semangat, keikhlasan, dan keyakinan bahwa ilmu ekonomi Islam akan menjadi pilar penting dalam membangun bangsa. Sekarang saya melihat, pondasi itu telah tumbuh dan berkembang dengan luar biasa.”

“Namun perjuangan belum selesai. Tugas generasi sekarang adalah menjaga bara semangat itu agar tetap menyala. Jangan hanya bangga pada gedung dan gelar, tapi rawat terus akhlak, kolaborasi, dan ruh pelayanan umat. FEBI harus menjadi rumah ilmu yang bersahaja, profesional, dan peka terhadap masalah-masalah umat. Di sanalah keberkahan itu akan lahir.”


Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., meskipun tidak hadir secara langsung, menyampaikan pesan inspiratif:

“Saya menyambut baik inisiatif silaturahmi ini. Halal Bihalal seperti ini penting dalam menjaga ruh kebersamaan dan visi keilmuan. Semoga ini menjadi titik penguat dalam melangkah bersama menuju kampus yang unggul, relevan, dan berdampak.”


Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menambahkan suasana ringan namun bermakna dengan gaya khasnya:

“Alhamdulillah bisa hadir langsung—meski antara datang untuk silaturahmi atau deteksi THR, kadang tipis bedanya! Tapi sungguh, Halal Bihalal ini bikin kita ingat bahwa di FEBI kita bukan cuma kerja, tapi merawat keluarga akademik. Mari terus kerja dengan semangat Syawal: hati bersih, niat tulus, dan tetap semangat meski dompet habis lebaran!” 😄


Halal Bihalal ini menjadi penegasan bahwa FEBI dibangun bukan semata oleh struktur formal, tetapi oleh ruh perjuangan, nilai kebersamaan, dan integritas para pendirinya. Dalam suasana yang penuh ketulusan ini, FEBI kembali meneguhkan komitmennya untuk menjadi fakultas yang unggul, berkarakter, dan senantiasa hadir memberi solusi atas persoalan umat melalui ilmu dan amal.

Dengan semangat Syawal, FEBI siap melangkah lebih jauh—menyambung cita, menyatukan langkah, dan menjemput keberkahan.

Halal Bihalal Civitas Akademika FEBI UIN Sumatera Utara: Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah

Medan, 14 April 2025 – Dalam semangat syawal yang penuh berkah, civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menggelar Halal Bihalal di kediaman Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi, menyegarkan semangat kebersamaan, serta membangun sinergi dalam melanjutkan visi besar FEBI.

Acara ini dihadiri oleh para pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar FEBI dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Gelak tawa, saling sapa, dan keikhlasan untuk saling memaafkan menjadi warna utama kegiatan ini.


Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan:

“Halal Bihalal bukan hanya tradisi, tetapi bagian dari proses pemulihan hati dan penguatan energi sosial kita. Civitas akademika harus menjadi contoh dalam menjaga ukhuwah, keilmuan, dan integritas, terutama dalam menghadirkan solusi atas persoalan umat melalui pendidikan dan riset yang berdampak.”


Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menambahkan:

“Kita bersyukur bisa berkumpul dalam suasana syawal ini. Ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tapi juga menyatukan langkah untuk membangun FEBI yang kolaboratif, kompetitif, dan penuh keberkahan. Mari kita kuatkan solidaritas dan semangat kolektif untuk menjawab tantangan zaman.”


Pesan unik Wakil Dekan II, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menambah warna suasana:

“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh menahan lapar dan ‘lapar deadline’, akhirnya kita bisa Halal Bihalal. Ini bukan sekadar ajang saling maaf, tapi juga saling recharge semangat. Di FEBI, kita bukan cuma mencari nafkah, tapi juga berkah. Mari kerja pakai hati, karena gaji bisa dicari, tapi kekompakan dan keikhlasan itu langka—kayak dosen ngasih nilai A+ tanpa revisi!” 😄


Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjadi ruang refleksi sekaligus energi baru bagi seluruh komponen fakultas untuk terus maju bersama, membangun atmosfer akademik yang unggul, menyenangkan, dan bermakna.

Dengan semangat syawal, FEBI UIN Sumatera Utara siap melangkah lebih jauh—dengan niat yang bersih, hati yang lapang, dan tekad untuk terus berkontribusi bagi umat, bangsa, dan peradaban.

Merawat Ukhuwah, Menguatkan Visi: Halal Bihalal Rektorat dan FEBI UIN Sumatera Utara

Medan, 09 April 2025 — Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara bersama Rektorat UIN Sumatera Utara. Acara ini menjadi momentum penting dalam merajut kembali jalinan silaturahim pasca Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H, sekaligus memperkuat sinergi antar civitas akademika dalam mewujudkan visi besar kampus unggul dan berdaya saing global.

Acara yang berlangsung di Aula FEBI UIN Sumatera Utara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., didampingi para Wakil Rektor, Kepala Biro, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, serta unsur pimpinan universitas lainnya. Kegiatan ini juga diikuti oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., bersama para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sumatera Utara menekankan pentingnya membangun budaya kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan nilai-nilai kemanusiaan.

Momentum halal bihalal ini bukan sekadar ajang bermaafan, tapi ruang penyatuan visi. Kita ingin seluruh civitas akademika UIN Sumatera Utara, termasuk di FEBI, memiliki semangat kolektif, saling menguatkan, dan terus berinovasi dalam bingkai ukhuwah dan integritas,” ujar Prof. Nurhayati.

Beliau juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian FEBI selama ini, mulai dari akreditasi unggul sejumlah program studi, kegiatan akademik bertaraf internasional, hingga kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri.

FEBI adalah salah satu pilar kekuatan akademik UIN Sumatera Utara. Kami berharap FEBI terus menjadi penggerak dalam menciptakan lulusan yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam etika dan spiritualitas,” lanjut beliau.

Dekan FEBI, Prof. Syukri Albani Nasution, turut menyampaikan pesan kebersamaan dalam nuansa Idulfitri ini.

Silaturahim adalah fondasi kekuatan kita. Fakultas ini dibangun atas semangat kebersamaan, kolaborasi, dan keikhlasan dalam mendidik. Mari kita jadikan momen ini sebagai penguat langkah kita untuk menjadikan FEBI sebagai rumah besar ilmu yang unggul, inklusif, dan terus memberi manfaat,” ucapnya penuh semangat.

Selain itu, Prof. Syukri juga menegaskan bahwa FEBI akan terus memperluas kontribusi akademik dan sosialnya melalui kegiatan tridharma perguruan tinggi, pembinaan mahasiswa, dan kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri.

Acara halal bihalal ini juga diisi dengan tausiyah oleh tokoh akademik, pembacaan doa, serta sesi ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan lintas generasi. Kebersamaan yang terjalin erat dalam kegiatan ini menjadi cerminan budaya kampus yang harmonis dan progresif.

Dengan semangat Idulfitri yang membawa pesan kemenangan, FEBI UIN Sumatera Utara bersama Rektorat UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk terus bersinergi, melahirkan inovasi, dan menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis Islam yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi umat dan bangsa.

FEBI UIN Sumatera Utara Terima Kunjungan Kepala Cabang BSI S. Parman: Perkuat Sinergi Pengembangan Laboratorium Bank Mini

Medan, 09 April 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan syariah. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) S. Parman ke FEBI UIN Sumatera Utara, dalam rangka peningkatan kerja sama pengembangan Laboratorium Bank Mini FEBI.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., didampingi jajaran pimpinan fakultas. Dalam suasana penuh semangat kolaboratif, kedua belah pihak mendiskusikan langkah konkret penguatan peran laboratorium bank mini sebagai sarana praktikum unggulan bagi mahasiswa program studi perbankan syariah dan akuntansi syariah.

Dalam sambutannya, Prof. Syukri menegaskan pentingnya menjembatani teori dan praktik di tengah tuntutan dunia kerja yang kian dinamis.

Kita tidak bisa hanya membekali mahasiswa dengan teori. Kolaborasi dengan industri seperti BSI adalah kunci untuk mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan siap bersaing di pasar global,” ungkapnya. Beliau juga menyampaikan bahwa Laboratorium Bank Mini FEBI harus menjadi tempat lahirnya inovasi keuangan syariah yang relevan dan aplikatif.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI S. Parman menyampaikan apresiasi atas komitmen FEBI dalam membangun SDM perbankan syariah yang unggul.

BSI percaya bahwa perubahan besar dimulai dari ruang-ruang kecil yang penuh semangat belajar. Laboratorium Bank Mini ini adalah titik mula lahirnya para profesional muda yang akan menggerakkan ekonomi syariah nasional di masa depan,” ujarnya penuh optimisme.

Kunjungan ini juga menandai dimulainya proses revitalisasi sistem dan perangkat laboratorium bank mini, termasuk peningkatan pelatihan staf pengelola dan integrasi teknologi perbankan digital.

Dengan semangat link and match antara kampus dan industri, FEBI UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan kerja sama bermakna demi mencetak generasi pemimpin ekonomi syariah yang kompeten, berintegritas, dan berdampak.