Alhamdulillah! UIN Sumatera Utara Torehkan Prestasi Gemilang: Lima Jurnal Ilmiah Raih Peningkatan Akreditasi Nasional

Langit akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara kembali bercahaya. Sebuah kabar membanggakan hadir dari dunia publikasi ilmiah — lima jurnal ilmiah UIN Sumatera Utara berhasil meraih hasil terbaik dalam Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Nomor 295/C/C3/KPT/2026. Capaian ini bukan sekadar peningkatan peringkat, tetapi juga penegasan bahwa tradisi keilmuan di UIN Sumatera Utara terus tumbuh, kuat, dan berdaya saing nasional bahkan menuju kancah global.

Adapun jurnal yang berhasil meraih capaian tersebut adalah MIQOT Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman yang melonjak ke SINTA 1, sebuah pencapaian prestisius yang menempatkannya dalam jajaran jurnal terbaik di Indonesia. Sementara itu, Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Society serta At-Tawassuth Jurnal Ekonomi Islam sukses naik ke SINTA 3. Tak kalah membanggakan, JISTech: Journal of Islamic Science and Technology meningkat ke SINTA 4, dan Jurnal Penelitian Medan Agama berhasil mempertahankan posisinya pada peringkat yang sama.

Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan panjang para pengelola jurnal, dedikasi para editor dan reviewer, serta kontribusi para akademisi yang tanpa lelah menjaga kualitas riset dan publikasi. Lebih dari itu, capaian ini menjadi simbol hidupnya ekosistem akademik yang produktif — tempat gagasan dirawat, penelitian dikembangkan, dan ilmu disebarluaskan untuk kemaslahatan umat.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan mendalam atas pencapaian monumental ini. Menurut beliau, keberhasilan tersebut adalah bukti nyata bahwa kerja kolektif yang dilandasi keikhlasan akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah anugerah sekaligus amanah. Ini bukan hanya tentang peringkat, tetapi tentang martabat keilmuan yang terus kita jaga. Saya percaya, ketika budaya riset tumbuh dengan kuat, maka dari kampus inilah lahir pemikiran-pemikiran besar yang mampu memberi arah bagi peradaban.”

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi bahan bakar semangat untuk melangkah lebih jauh, memperluas kolaborasi internasional, serta menghadirkan karya-karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat.

Kebahagiaan serupa turut dirasakan oleh jajaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, terlebih dengan meningkatnya akreditasi At-Tawassuth Jurnal Ekonomi Islam ke peringkat SINTA 3. Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. menyebut capaian ini sebagai momentum penting yang menegaskan kekuatan intelektual fakultas dalam membangun peradaban ekonomi Islam berbasis riset.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kenaikan peringkat, tetapi juga merayakan semangat para insan akademik yang memilih untuk tidak berhenti berkarya. Prestasi ini adalah pengingat bahwa kerja sunyi dalam dunia penelitian pada akhirnya akan bersuara lantang melalui pengakuan kualitas. InsyaAllah, ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.”

Lebih lanjut, beliau berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk semakin produktif menulis serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Reakreditasi ini sejatinya bukan garis akhir, melainkan titik pijak untuk melompat lebih jauh. Ia membawa pesan bahwa UIN Sumatera Utara terus bergerak, berbenah, dan bertransformasi menjadi pusat keunggulan akademik yang tidak hanya unggul secara institusional, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi bangsa.

Di tengah kompetisi akademik yang semakin ketat, capaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi, kolaborasi, dan visi besar mampu mengantarkan sebuah institusi menuju derajat terbaiknya. Hari ini, UIN Sumatera Utara tidak hanya merayakan prestasi — tetapi juga menyalakan harapan baru bahwa dari rahim kampus ini akan terus lahir karya-karya ilmiah yang menerangi masa depan.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

FEBI UIN SU Goes to School: Menjemput Mimpi, Menguatkan Harapan Generasi Masa Depan!

Semangat pendidikan dan masa depan gemilang terasa begitu hangat saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara sukses menggelar kegiatan “FEBI UINSU Goes to School” di SMA Negeri 1 Babalan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III, para pengelola program studi, serta dosen di lingkungan FEBI UIN Sumatera Utara, sebagai wujud komitmen nyata fakultas dalam mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada para pelajar.

Sejak pagi, suasana Masjid Ubudiyah dipenuhi antusiasme ratusan siswa yang menyambut kehadiran rombongan FEBI. Bukan sekadar sosialisasi jalur masuk perguruan tinggi, kegiatan ini menjelma menjadi ruang pertemuan antara harapan dan peluang — tempat di mana mimpi-mimpi besar mulai menemukan arah.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. menyampaikan pesan yang penuh kehangatan dan makna. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki takdir untuk menjadi besar, selama berani melangkah dan tidak berhenti percaya pada kemampuannya.

“Hari ini mungkin kalian masih duduk sebagai siswa, tetapi beberapa tahun ke depan, kami berharap melihat kalian berdiri sebagai pemimpin, pemikir, dan penggerak perubahan. Jangan pernah meragukan nilai diri kalian. Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat menumbuhkan masa depan.”

Beliau juga mengungkapkan rasa bahagia dapat hadir langsung menyapa para pelajar. Menurutnya, bertemu generasi muda selalu menghadirkan optimisme baru — seolah melihat masa depan bangsa yang sedang disiapkan dengan penuh harapan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. menekankan pentingnya keberanian menentukan arah hidup sejak dini.

“Mimpi tidak akan mendekat kepada mereka yang ragu melangkah. Tentukan tujuan kalian, persiapkan diri, dan percayalah — kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.”

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. mengajak para siswa untuk tidak takut bermimpi tinggi, karena keterbatasan bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki tekad kuat.

“Jangan ukur masa depan dari keadaan hari ini. Banyak mahasiswa hebat lahir dari kesederhanaan, tetapi mereka memiliki satu hal yang sama — keberanian untuk mencoba.”

Pesan tak kalah menyentuh datang dari Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag. yang menyoroti pentingnya karakter dan nilai dalam perjalanan akademik.

“Kami tidak hanya ingin menyambut mahasiswa yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berakhlak, tangguh, dan siap memberi manfaat bagi sesama. Ketika ilmu dan nilai berjalan beriringan, di situlah keberkahan masa depan akan ditemukan.”

Kehadiran para pengelola program studi dan dosen turut memperkaya kegiatan melalui pemaparan program unggulan FEBI, prospek karier, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menjadi mahasiswa. Dialog interaktif yang terbangun membuat para siswa semakin berani bertanya, bermimpi, dan membayangkan diri mereka sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sumatera Utara.

Antusiasme tersebut tercermin dari berbagai kesan yang disampaikan para siswa SMA Negeri 1 Babalan. Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka pandangannya tentang dunia perkuliahan.

“Saya jadi lebih yakin untuk melanjutkan kuliah. Ternyata jalannya banyak, dan rasanya UIN Sumatera Utara bisa menjadi tempat saya bertumbuh.”

Siswa lainnya mengaku tersentuh dengan pesan-pesan motivasi yang diberikan.

“Yang paling saya ingat adalah ketika disampaikan bahwa mimpi itu harus diperjuangkan. Rasanya seperti diingatkan bahwa masa depan benar-benar sedang menunggu kami.”

Bahkan, ada pula yang mulai berani menetapkan tujuan barunya sejak kegiatan berlangsung.

“Setelah acara ini, saya bertekad untuk masuk kampus negeri. Semoga suatu hari nanti saya bisa kembali bertemu para dosen FEBI sebagai mahasiswa.”

Kegiatan “FEBI UIN SU Goes to School” bukan hanya meninggalkan informasi, tetapi juga jejak inspirasi — menyalakan keberanian dalam hati para pelajar untuk melangkah menuju cita-cita. Pertemuan singkat itu menjadi pengingat bahwa masa depan besar seringkali berawal dari satu momen yang menggerakkan keyakinan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menunggu generasi hebat datang, tetapi juga aktif menjemput, membimbing, dan membersamai langkah mereka menuju masa depan.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar perjalanan intelektual — melainkan jembatan harapan bagi lahirnya generasi yang akan membawa kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dua Program Studi FEBI UIN Sumatera Utara Resmi Jadi Tujuan Studi LPDP: Ikhtiar Keilmuan yang Berbuah Kepercayaan Bangsa

Medan, 26 Januari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kembali menorehkan kabar membahagiakan. Dua program studi andalannya, yakni Program Magister Ekonomi Syariah dan Program Doktor Ekonomi Syariah, resmi ditetapkan sebagai tujuan studi Beasiswa LPDP pada skema STEM Industri Strategis. Penetapan ini menjadi penanda penting atas kepercayaan negara terhadap kapasitas akademik, tata kelola, serta kontribusi keilmuan FEBI UIN Sumatera Utara dalam menyiapkan sumber daya manusia strategis bangsa.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Menurut beliau, kepercayaan LPDP merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas, kualitas, dan dedikasi berkelanjutan. “Ini bukan sekadar pengakuan institusional, melainkan ikhtiar kolektif yang Allah mudahkan. Semoga kehadiran dua program studi ini menjadi jalan lahirnya pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang memberi maslahat luas bagi umat dan bangsa,” tutur beliau dengan penuh harap.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari konsistensi panjang dalam merawat mutu akademik, menguatkan riset, serta menautkan nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan strategis nasional. “FEBI tidak sedang mengejar pengakuan semata, tetapi menjaga amanah keilmuan. Ketika keilmuan dirawat dengan sungguh-sungguh, kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” ungkap beliau penuh keteduhan.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan bahwa penetapan ini membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa kehilangan arah nilai. “Ini adalah harapan bagi para pejuang ilmu. FEBI siap menjadi rumah tumbuhnya insan akademik yang kuat secara intelektual dan matang secara spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., melihat capaian ini sebagai penguatan ekosistem akademik yang berkelanjutan. “Dukungan negara melalui LPDP harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berdampak. FEBI siap menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menambahkan bahwa keberhasilan ini juga merupakan energi baru bagi mahasiswa dan sivitas akademika. “Ini adalah kabar yang menumbuhkan optimisme. Mahasiswa FEBI hari ini bukan hanya bermimpi, tetapi memiliki jalan nyata untuk berkontribusi pada sektor-sektor strategis bangsa,” tuturnya penuh semangat.

Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Maryam Batubara, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa penetapan program studi yang dipimpinnya sebagai tujuan studi LPDP merupakan anugerah sekaligus tanggung jawab besar. Baginya, capaian ini adalah buah dari kesungguhan kolektif para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang selama ini merawat tradisi akademik dengan penuh keikhlasan. “Kami meyakini bahwa ilmu yang dirawat dengan niat yang lurus akan menemukan jalannya sendiri. Kepercayaan LPDP ini kami maknai sebagai amanah untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga hadir sebagai problem solver bagi umat dan bangsa,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.

Ia menambahkan bahwa Program Magister Ekonomi Syariah akan terus menguatkan riset-riset aplikatif, kajian kebijakan, serta pengembangan ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional. Harapannya, mahasiswa penerima LPDP kelak menjadi penghubung antara nilai-nilai syariah, ilmu pengetahuan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. menuturkan bahwa kepercayaan ini merupakan momentum penting bagi penguatan tradisi keilmuan tingkat lanjut. Menurutnya, program doktoral tidak sekadar mencetak akademisi, tetapi membentuk pemikir yang mampu memberi arah. “Program Doktor Ekonomi Syariah kami siapkan sebagai ruang lahirnya gagasan besar. Kami ingin para doktor yang lahir dari FEBI menjadi rujukan, bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga dalam perumusan kebijakan dan pengembangan peradaban ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya penuh keyakinan.

Ia juga menegaskan komitmen program studi untuk menjaga standar akademik tertinggi, memperluas jejaring internasional, serta mendorong publikasi dan riset yang berdampak nyata. “LPDP mempercayakan kami untuk mendidik generasi strategis bangsa. InsyaAllah, kepercayaan ini akan kami jaga dengan kerja sunyi, disiplin ilmiah, dan doa yang tidak pernah putus,” tambahnya.

Kedua Ketua Program Studi sepakat bahwa capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan yang lebih menantang. Dengan dukungan pimpinan universitas dan fakultas, mereka berkomitmen menjadikan FEBI UIN Sumatera Utara sebagai ruang tumbuhnya insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global—tanpa kehilangan akar nilai keislaman.

Penetapan dua program studi ini sebagai tujuan studi LPDP STEM Industri Strategis menjadi penegasan bahwa ekonomi syariah bukan hanya wacana normatif, melainkan bagian penting dari solusi pembangunan nasional—mulai dari ketahanan ekonomi, penguatan industri strategis, hingga pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Dengan penuh rasa syukur, FEBI UIN Sumatera Utara menyambut capaian ini sebagai doa yang terjawab, kerja yang berbuah, dan amanah yang harus dijaga bersama. Semoga langkah ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak kontribusi nyata untuk Indonesia dan peradaban yang lebih berkeadilan.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Tampil di TV Nasional: Prof. Syukri Albani Hadirkan Dakwah Teduh Khas Medan di Program Damai Indonesiaku TVOne!

Medan, 25 Januari 2026 — Kebanggaan besar kembali dirasakan oleh keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI, dipercaya berulang kali hadir sebagai penceramah dalam program dakwah nasional Damai Indonesiaku yang disiarkan TVOne. Tidak hanya sekali, tetapi dalam berbagai episode dengan tema berbeda—menandakan kuatnya kepercayaan publik terhadap kapasitas keilmuan dan kedalaman spiritual beliau.

Pada tema “Kiat Islam Melawan Malas,” Prof. Syukri mengajak umat untuk memahami bahwa kemalasan bukan sekadar persoalan kebiasaan, melainkan tantangan iman yang harus dilawan dengan disiplin, doa, dan kesungguhan. Dengan gaya khasnya yang lugas dan membumi, beliau menegaskan bahwa seorang Muslim harus produktif dan memberi manfaat, sebab keberkahan sering hadir melalui kesungguhan usaha. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Kiat Islam Melawan Malas

Berlanjut pada tema “Adab Rukun Bertetangga,” beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial. Dalam ceramahnya, Prof. Syukri mengingatkan bahwa kekuatan umat tidak hanya dibangun di masjid, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Senyum, sapa, dan saling membantu, hal-hal sederhana adalah wujud nyata dari akhlak Islam yang sering kali terlupakan. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Adab Rukun Bertetangga

Sementara itu, pada kajian “Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari,” beliau mengajak jamaah untuk menata niat dan memperhalus keikhlasan. Menurutnya, amal yang besar dapat kehilangan makna ketika dikerjakan demi pujian manusia. Pesan yang disampaikan terasa mendalam: keikhlasan adalah rahasia kekuatan seorang hamba, dan hanya hati yang bersih yang mampu menghadirkan ketenangan sejati. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari

Tidak kalah menyentuh, dalam tema “Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir,” Prof. Syukri menghadirkan tausiyah yang meneduhkan. Ia mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan zikir di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Dengan logat Medan yang hangat dan bersahabat, beliau menyampaikan bahwa zikir bukan sekadar lantunan, tetapi jalan pulang bagi hati yang lelah. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir

Keempat tema tersebut memperlihatkan keluasan perspektif dakwah Prof. Syukri, mulai dari pembinaan pribadi, hubungan sosial, hingga kesehatan spiritual. Gaya penyampaiannya yang khas, tegas namun penuh kehangatan, menjadikan pesan-pesan yang berat terasa ringan dan mudah diterima oleh pemirsa dari berbagai latar belakang.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, kehadiran Prof. Syukri di panggung nasional adalah cerminan kualitas akademisi UIN Sumatera Utara yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami bangga, karena dari kampus ini lahir sosok yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga mampu menebarkan kesejukan bagi Indonesia,” ungkapnya.

Bagi FEBI, momentum ini bukan hanya prestasi personal, melainkan kebanggaan institusional. Ini adalah bukti bahwa peran akademisi melampaui ruang kelas, menjangkau mimbar umat, menguatkan nilai-nilai moral, dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta.

Kehadiran Prof. Syukri Albani di layar TV nasional seakan menjadi pesan kuat bagi seluruh sivitas akademika: bermimpilah besar, berkontribusilah luas, dan jadilah cahaya di mana pun berada. Dari Medan untuk Indonesia, dakwah yang teduh kini bergema lebih jauh—menginspirasi, menenangkan, dan membanggakan.

Ditulis oleh: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menjemput Masa Depan Gemilang: UIN Sumatera Utara Buka Penerimaan Mahasiswa Baru S2 dan S3, Undangan Istimewa bagi Para Pembelajar Hebat

Medan, 20 Januari 2026 — Ada momentum dalam hidup yang tidak datang dua kali. Ia hadir sebagai panggilan sunyi namun kuat ‘mengajak siapa saja yang berani untuk melangkah lebih jauh dari sekadar mimpi’. Momentum itulah yang kini dibuka oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melalui Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Genap untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2025–2026.

Program ini bukan sekadar proses akademik biasa. Ia adalah gerbang transformasi — tempat lahirnya para pemikir, pemimpin, peneliti, dan penggerak perubahan yang kelak memberi warna bagi peradaban. UIN Sumatera Utara mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk tidak menunda langkah besar dalam hidupnya, sebab masa depan tidak dibangun oleh mereka yang menunggu, tetapi oleh mereka yang berani memulai.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan pesan yang begitu hangat sekaligus menggugah, “Jangan pernah merasa bahwa belajar memiliki batas. Justru ketika seseorang memutuskan untuk kembali menuntut ilmu, di situlah Allah sedang menyiapkan jalan kemuliaan yang lebih luas. Kampus ini terbuka bagi siapa pun yang ingin bertumbuh, mengabdi, dan menghadirkan manfaat bagi umat.”

Senada dengan itu, para pimpinan akademik menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana adalah investasi peradaban — bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga untuk memperbesar dampak kebaikan di tengah masyarakat.

📅 Jadwal Pendaftaran yang Perlu Dicatat:

  • Pembayaran & Pendaftaran: 25 Januari s.d. 7 Februari 2026
  • Ujian Tulis: 16 Februari 2026
  • Ujian Wawancara: 19–20 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 23 Februari 2026
  • Pembayaran SPP: 26 s.d. 28 Februari 2026

Beragam pilihan program studi unggulan siap menjadi ruang bertumbuh bagi para pencari ilmu.

🎓 Program Studi Magister (S2):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Perbankan Syariah (Baik Sekali), Akuntansi Syariah (Baik Sekali), Hukum Keluarga/Ahwal Al-Syakhsiyyah (Baik Sekali), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Baik), Ilmu Hadis (Baik Sekali), Pemikiran Politik Islam (Baik Sekali), Matematika (Izin Operasional), Pendidikan Agama Islam (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Tadris Bahasa Inggris (Baik Sekali), Hukum Islam (Baik Sekali), Ilmu Syariah (Izin Operasional), dan Studi Islam (Izin Operasional).

🎓 Program Studi Doktor (S3):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul), Ilmu Hadis (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Pendidikan Agama Islam (Izin Operasional), Hukum Islam (B), serta Studi Islam (Izin Operasional).

Kesempatan ini adalah pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Banyak orang memiliki mimpi besar, tetapi hanya sedikit yang berani mengambil langkah nyata. Jangan sampai kesempatan berharga ini berlalu hanya karena ragu.

Bayangkan beberapa tahun ke depan — ketika gelar bukan hanya melekat pada nama, tetapi juga membuka jalan pengaruh, memperluas kebermanfaatan, dan mengangkat derajat kehidupan. Setiap halaman buku yang dibaca, setiap diskusi yang dijalani, hingga setiap penelitian yang diselesaikan akan menjadi jejak kontribusi bagi dunia.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri: jika bukan sekarang, kapan lagi?

Informasi lengkap dapat diakses melalui:
🌐 https://admisi.uinsu.ac.id/
🌐 https://bit.ly/PMBS2S3GenapUINSU2026

Jangan lewatkan panggilan ini. Karena terkadang, satu keputusan berani hari ini adalah awal dari kehidupan yang jauh lebih besar daripada yang pernah kita bayangkan.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Gerbang Impian Dibuka Lebih Lebar: FEBI UIN Sumatera Utara Hadirkan Jalur RPL, Kesempatan Emas Raih Gelar Lebih Cepat dan Bermakna

Medan, 20 Januari 2026 — Harapan besar kembali diteguhkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Melalui semangat transformasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, FEBI secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)—sebuah program istimewa yang mengakui pengalaman sebagai bagian dari ilmu, serta menjadikan perjalanan hidup sebagai pijakan menuju masa depan yang lebih gemilang.

Program ini hadir bukan sekadar membuka pintu pendidikan, tetapi menghadirkan jalan percepatan bagi mereka yang telah lebih dahulu belajar dari kehidupan. Pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal dan informal kini dapat direkognisi hingga 70% Satuan Kredit Semester (SKS). Artinya, mimpi meraih gelar akademik tidak lagi terasa jauh—ia bisa didekati dengan langkah yang lebih cepat, lebih ringan, dan lebih pasti.

Keunggulan lain dari jalur RPL adalah masa studi yang jauh lebih efisien. Program Sarjana (S1) berpotensi diselesaikan sekitar 1,5 tahun, sementara Magister (S2) dapat ditempuh hanya dalam 1 tahun. Ditambah lagi, biaya pendidikan yang lebih hemat serta tanpa batas usia menjadi bukti bahwa FEBI UIN Sumatera Utara benar-benar ingin memastikan: siapa pun berhak untuk terus bertumbuh.

Adapun program studi yang dapat dipilih melalui jalur ini meliputi:

  • S1 Ekonomi Islam (Unggul)
  • S1 Manajemen (Unggul)
  • S2 Ekonomi Syariah (Unggul)

Ketiga program tersebut dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial—siap menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Pendaftaran jalur RPL dibuka pada 2–30 Januari 2026, dilanjutkan dengan asesmen oleh asesor pada 2–7 Februari 2026, kemudian penetapan oleh Dekan/Direktur pada 9 Februari 2026. Setelah itu, calon mahasiswa melakukan pembayaran UKT pada 9–13 Februari 2026, serta pengisian KRS pada 9–20 Februari 2026. Perjalanan akademik ini akan resmi dimulai pada 23 Februari 2026 hingga 26 Juni 2026 untuk semester perdana—sebuah awal yang bisa menjadi titik balik kehidupan.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas hadirnya program strategis ini. Menurutnya, RPL adalah wujud nyata dari pendidikan yang memanusiakan.

“Pendidikan sejatinya tidak hanya mengakui apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga menghargai kebijaksanaan yang ditempa oleh pengalaman. Jalur RPL adalah undangan terbuka bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri. Jangan ragu melangkah, karena masa depan selalu berpihak pada mereka yang berani memperjuangkannya,” ungkap beliau dengan penuh kehangatan.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen FEBI dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pengalaman berharga yang terabaikan. Apa yang telah Anda jalani selama ini adalah kekuatan. Melalui RPL, kekuatan itu kami konversi menjadi pijakan akademik agar Anda dapat melompat lebih tinggi. Ini bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang menjemput masa depan dengan penuh keberanian,” tuturnya.

Wakil Dekan I, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., turut mengajak masyarakat untuk melihat kesempatan ini sebagai momentum kebangkitan diri.

“Sering kali yang membatasi langkah kita bukan kemampuan, melainkan keraguan. Jalur RPL adalah pesan bahwa kesempatan selalu ada bagi mereka yang siap bertumbuh. Jangan menunggu waktu yang sempurna—mulailah, dan biarkan proses menyempurnakan perjalanan Anda.”

Wakil Dekan II, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menambahkan bahwa efisiensi waktu dan biaya dalam program ini merupakan bentuk keberpihakan kampus kepada masyarakat luas.

“Kami memahami bahwa banyak individu hebat harus membagi waktu antara karier, keluarga, dan pendidikan. Karena itu, RPL hadir sebagai solusi—agar mimpi akademik tidak lagi tertunda, melainkan dapat segera diwujudkan.”

Sementara itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., melihat program ini sebagai gerakan besar dalam memperluas akses pendidikan.

“Ilmu adalah cahaya yang tidak boleh dibatasi oleh usia ataupun latar belakang. Selama ada kemauan untuk belajar, selalu ada jalan untuk berhasil. FEBI siap menjadi rumah bagi setiap langkah menuju keberhasilan tersebut.”

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, masyarakat dapat langsung mengakses laman resmi https://admisi.uinsu.ac.id/. Setiap detail telah disiapkan dengan baik agar calon mahasiswa dapat menapaki proses ini dengan mudah dan penuh keyakinan.

Pada akhirnya, jalur RPL bukan hanya tentang pengakuan akademik—ia adalah tentang menghormati perjalanan, menyalakan harapan, dan mempercepat masa depan. FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri:
Jika jalan telah dibukakan, masihkah kita ragu untuk melangkah?

Daftarkan dirimu sekarang. Karena masa depan tidak menunggu—ia hanya menyambut mereka yang berani menjemputnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menguatkan Langkah, Menyatukan Asa: FEBI UIN Sumatera Utara Lantik Pengurus SEMAF, DEMAF, dan HMJ Periode 2026–2027

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti prosesi Pelantikan Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF), serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara periode 2026–2027. Momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan sebuah titik awal lahirnya para pemimpin muda yang kelak akan membawa perubahan, menyalakan gagasan, dan memperluas manfaat bagi banyak orang.

Di wajah-wajah para pengurus yang baru dilantik, tampak semangat yang sulit disembunyikan—campuran antara bangga, tanggung jawab, dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Hari itu menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati selalu dimulai dari keberanian menerima amanah.

Tongkat estafet organisasi kini berada di tangan M. Royhan Safdan Muzakki, yang resmi dilantik sebagai Ketua Umum SEMA FEBI UIN Sumatera Utara. Dalam ungkapannya yang meneduhkan, Royhan menegaskan bahwa SEMA harus menjadi rumah bagi aspirasi mahasiswa sekaligus penjaga nilai-nilai akademik dan integritas.

“Amanah ini bukan tentang siapa yang berdiri paling depan, tetapi tentang bagaimana kita berjalan bersama. Saya percaya, ketika kita saling menguatkan, tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk dicapai.”

Sementara itu, Danu Wijaya, Ketua Umum DEMA FEBI UIN Sumatera Utara yang baru, menyampaikan pesan penuh energi dan optimisme. Baginya, organisasi mahasiswa adalah ruang belajar paling nyata untuk bertumbuh.

“Hari ini kita tidak hanya dilantik, tetapi juga dipanggil untuk melayani. Kepemimpinan bukan soal kekuasaan, melainkan keberanian mengambil tanggung jawab dan menghadirkan dampak. Mari kita jadikan setiap langkah sebagai kontribusi.”

Nuansa emosional semakin terasa saat Ketua Umum Demisioner DEMA FEBI UIN Sumatera Utara 2024/2025, Alfia Rahman Manik, menyampaikan sambutan perpisahan yang menyentuh hati. Dengan suara yang sarat ketulusan, ia menitipkan harapan besar kepada para penerusnya.

“Organisasi ini telah mengajarkan saya bahwa lelah akan terasa ringan ketika dijalani bersama. Rawatlah kebersamaan, karena dari sanalah kekuatan lahir. Jangan takut pada tantangan—sebab di situlah pemimpin ditempa.”

Sambutan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menjadi puncak refleksi dalam acara tersebut. Pesan beliau terasa kuat, namun sekaligus hangat—menggugah kesadaran bahwa mahasiswa hari ini adalah arsitek masa depan.

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Dunia tidak sedang menunggu orang biasa, melainkan mereka yang siap bekerja dengan hati dan memberi manfaat tanpa henti.”

Walau tidak seluruhnya disampaikan secara langsung di podium, pesan dari para Wakil Dekan FEBI UIN Sumatera Utara turut menghadirkan keteduhan tersendiri—seakan menjadi kompas bagi perjalanan kepemimpinan yang baru dimulai.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi organisasi dan keunggulan akademik.

“Aktivis yang hebat adalah mereka yang mampu tetap unggul di ruang kelas sekaligus berdampak di luar kelas. Jangan pernah memilih salah satunya—lakukan keduanya dengan sepenuh hati.”

Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. menekankan bahwa amanah harus dijaga dengan integritas.

“Kepercayaan adalah kehormatan. Sekali diberikan, ia harus dijaga dengan kerja nyata, transparansi, dan tanggung jawab. Biarlah jabatan ini menjadi ladang pengabdian.”

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag. menghadirkan pesan yang begitu syahdu tentang makna kepemimpinan.

“Pemimpin sejati bukan yang ingin dilihat paling bersinar, tetapi yang mampu menyalakan cahaya bagi orang lain. Jika kehadiranmu membuat banyak orang bertumbuh, maka di situlah keberhasilan kepemimpinan.”

Sepanjang acara, terasa jelas bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda formal—melainkan momentum batin yang menegaskan bahwa setiap generasi memiliki perannya dalam menulis sejarah. Tepuk tangan yang bergema bukan hanya bentuk ucapan selamat, tetapi juga doa agar langkah-langkah baru ini selalu diarahkan pada kebaikan.

Hari itu, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang lahirnya karakter, keberanian, dan kepemimpinan. Dari ruangan itulah, masa depan perlahan sedang disiapkan.

Semoga amanah yang kini dipikul menjadi bahan bakar untuk berkarya lebih luas, berinovasi tanpa takut, serta menghadirkan perubahan yang nyata. Karena sejatinya, perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah berani—dan langkah itu telah dimulai hari ini.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Prestasi Menginspirasi! Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara Terpilih sebagai Duta Pelajar Sumatera Utara 2026

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyelimuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara ketika Dekan FEBI beserta jajaran pimpinan menerima kunjungan silaturrahim seorang sosok muda inspiratif — Duta Pelajar Sumatera Utara 2026, yang juga merupakan mahasiswa Semester V Program Studi S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum haru yang menegaskan bahwa kampus adalah rumah bagi lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan siap memberi dampak bagi masyarakat.

Dalam atmosfer yang teduh dan penuh kekeluargaan, Dekan FEBI menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah cerminan nyata bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya bertumbuh secara akademik, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi generasi muda yang membawa nilai intelektual, integritas, dan kepedulian sosial.

“Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa kerja keras, doa, dan ketekunan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. Kehadiran Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 di tengah kita bukan hanya membawa kebanggaan bagi FEBI, tetapi juga menghadirkan harapan — bahwa masa depan bangsa sedang dipersiapkan oleh tangan-tangan muda yang visioner.”

Beliau juga berpesan agar pencapaian ini tidak menjadi titik puas, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh, menginspirasi lebih banyak orang, serta terus menebar manfaat di mana pun berada.

Para Wakil Dekan turut menyampaikan apresiasi mendalam. Mereka menilai keberhasilan ini sebagai energi positif bagi seluruh mahasiswa FEBI untuk berani bermimpi besar dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

“Prestasi seperti ini mengingatkan kita bahwa mahasiswa FEBI adalah para pembelajar tangguh. Ketika ilmu dipadukan dengan semangat pengabdian, maka lahirlah pribadi yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga berarti bagi banyak orang.”

Sementara itu, sang Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan lingkungan akademik FEBI yang menurutnya telah menjadi ruang bertumbuh — tempat mimpi dirawat dan potensi diasah.

“FEBI bukan hanya tempat saya menuntut ilmu, tetapi juga tempat saya belajar tentang makna perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah. Dukungan para dosen dan pimpinan fakultas membuat saya percaya bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih.”

Pertemuan silaturrahim ini menjadi pengingat indah bahwa keberhasilan seorang mahasiswa sejatinya adalah keberhasilan bersama — hasil dari ekosistem pendidikan yang saling menguatkan. Lebih dari itu, momen ini menegaskan komitmen FEBI UIN Sumatera Utara dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Kisah ini bukan hanya tentang sebuah gelar kehormatan, melainkan tentang harapan yang sedang tumbuh. Tentang seorang mahasiswa yang berani melangkah, dan tentang sebuah fakultas yang setia membersamai setiap proses menuju puncak.

Karena pada akhirnya, kampus hebat bukan hanya diukur dari gedung dan kurikulumnya — tetapi dari generasi inspiratif yang lahir darinya. Dan hari ini, FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi membuktikan: masa depan itu sedang dipersiapkan, dengan penuh cahaya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Diseminasi Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara: Menjawab Tantangan Global dengan Spirit Keilmuan dan Kebermanfaatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang berpihak pada kemaslahatan umat melalui kegiatan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempresentasikan hasil pengabdian mahasiswa yang telah bersentuhan langsung dengan realitas sosial, ekonomi, dan tantangan global ekonomi syariah.

Mengusung tema besar “Studi Pembangunan Ekonomi Syariah: Peluang dan Tantangan Global”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang akademik, tetapi juga wujud nyata integrasi antara ilmu, nilai, dan aksi. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara tampil sebagai agen perubahan—membawa gagasan, solusi, dan praktik ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan FEBI UIN Sumatera Utara. Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., dalam pesannya menegaskan bahwa pengabdian masyarakat adalah jantung dari keilmuan yang hidup.

“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas dan jurnal. Ia harus hadir di tengah masyarakat, memberi dampak, dan menumbuhkan harapan. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah harus menjadi duta nilai—berpikir global, bertindak solutif, dan berakhlak islami,” ujarnya penuh makna.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan pentingnya diseminasi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.

“Apa yang diteliti dan diabdikan harus disampaikan, dibagikan, dan menginspirasi. Di sinilah mahasiswa belajar menjadi ilmuwan sekaligus pelayan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

“Pengabdian adalah latihan empati. Dari sinilah lahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.

Diseminasi ini dibimbing langsung oleh para dosen Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, salah satunya Dr. M. Arfan Harahap, M.E.I., yang mengapresiasi kesungguhan mahasiswa dalam menerjemahkan teori ekonomi syariah ke dalam praktik nyata di masyarakat. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti bahwa Ekonomi Syariah memiliki daya jawab terhadap dinamika pembangunan, baik di level lokal maupun global.

Para mahasiswa peserta diseminasi tampil percaya diri menyampaikan gagasan, pengalaman lapangan, serta rekomendasi kebijakan berbasis nilai-nilai syariah. Ragam tema pengabdian yang diangkat mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu riil masyarakat—mulai dari penguatan UMKM syariah, literasi ekonomi Islam, hingga pengembangan model pemberdayaan berbasis keadilan dan keberlanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak, berdaya saing, dan berkeadaban.

Dengan semangat kolaborasi, keberkahan ilmu, dan pengabdian tanpa henti, Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi pesan kuat bahwa FEBI UIN Sumatera Utara terus melangkah maju—menghubungkan kampus dengan masyarakat, serta menjawab tantangan global melalui cahaya Ekonomi Syariah.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Bukan Sekadar Silaturrahim: Sinergi FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat Siapkan Program Beasiswa dan Magang Mahasiswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masa depan mahasiswa melalui kolaborasi strategis. Kali ini, FEBI menerima kunjungan dan silaturrahim dari Baitulmaal Muamalat (BMM) Bank Muamalat, sebuah lembaga filantropi nasional yang konsisten bergerak dalam pemberdayaan pendidikan dan kemanusiaan.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog penuh makna tentang bagaimana pendidikan, kepedulian sosial, dan dunia profesional dapat saling terhubung untuk melahirkan mahasiswa yang tangguh dan berdaya saing.

Rombongan BMM Bank Muamalat diterima langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., didampingi Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Dosen FEBI UIN Sumatera Utara, Imam El Islamy, M.Sos. Suasana pertemuan terasa cair, penuh senyum, diskusi ringan namun sarat gagasan besar.

Fokus utama silaturrahim ini adalah penjajakan dan penguatan kerja sama di bidang beasiswa dan program magang mahasiswa FEBI. Dua hal yang dinilai sangat krusial di tengah tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Prof. Syukri Albani menyampaikan bahwa FEBI UIN Sumatera Utara selalu membuka pintu kolaborasi dengan mitra strategis yang memiliki visi kebermanfaatan.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya pintar di ruang kelas. Mereka harus dibekali pengalaman, kepekaan sosial, dan nilai-nilai etika. Beasiswa dan magang adalah jalan sunyi tapi berdampak besar untuk membentuk karakter itu,” ungkapnya dengan nada reflektif.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama dengan BMM Bank Muamalat sejalan dengan ruh FEBI sebagai fakultas yang mengintegrasikan ilmu, iman, dan amal sosial.
“Ketika filantropi bertemu akademik, yang lahir bukan hanya bantuan, tetapi harapan. Bukan hanya program, tetapi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Marliyah, M.Ag., selaku Wakil Dekan III FEBI, menyoroti pentingnya program magang sebagai ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Menurutnya, dunia kerja tidak bisa hanya dikenalkan lewat teori.
“Mahasiswa perlu merasakan langsung ritme dunia profesional. Magang bukan soal bekerja semata, tetapi belajar disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan empati. Di sinilah mahasiswa ditempa menjadi pribadi yang matang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga berharap agar program beasiswa yang dirancang nantinya mampu menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk tetap berprestasi dan berkontribusi.

Dari sisi akademisi, Imam El Islamy, M.Sos., melihat kerja sama ini sebagai wujud konkret implementasi nilai ekonomi Islam.
“Ekonomi Islam bukan hanya tentang angka dan akad, tetapi tentang keberpihakan. Ketika lembaga seperti BMM hadir bersama kampus, kita sedang membangun ekosistem pendidikan yang adil, inklusif, dan memberdayakan,” tuturnya.

Pihak BMM Bank Muamalat sendiri menyambut baik antusiasme FEBI UIN Sumatera Utara. Mereka menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling strategis. Mahasiswa dipandang bukan sekadar penerima manfaat, melainkan calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini.

Silaturrahim ini menjadi penanda bahwa kerja sama antara FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat tidak berhenti pada wacana. Ke depan, diharapkan akan lahir program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa—mulai dari dukungan finansial, penguatan kapasitas, hingga pengalaman magang yang relevan dengan dunia industri keuangan syariah.

Di akhir pertemuan, suasana terasa penuh optimisme. Ada keyakinan bersama bahwa dari kolaborasi yang tulus dan visi yang sejalan, akan lahir generasi mahasiswa FEBI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial dan kuat secara moral.

Dari ruang silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya: bukan hanya mencetak lulusan, tetapi menyiapkan insan yang siap memberi arti bagi umat dan bangsa.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.