Dua Program Studi FEBI UIN Sumatera Utara Resmi Jadi Tujuan Studi LPDP: Ikhtiar Keilmuan yang Berbuah Kepercayaan Bangsa

Medan, 26 Januari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kembali menorehkan kabar membahagiakan. Dua program studi andalannya, yakni Program Magister Ekonomi Syariah dan Program Doktor Ekonomi Syariah, resmi ditetapkan sebagai tujuan studi Beasiswa LPDP pada skema STEM Industri Strategis. Penetapan ini menjadi penanda penting atas kepercayaan negara terhadap kapasitas akademik, tata kelola, serta kontribusi keilmuan FEBI UIN Sumatera Utara dalam menyiapkan sumber daya manusia strategis bangsa.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Menurut beliau, kepercayaan LPDP merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas, kualitas, dan dedikasi berkelanjutan. “Ini bukan sekadar pengakuan institusional, melainkan ikhtiar kolektif yang Allah mudahkan. Semoga kehadiran dua program studi ini menjadi jalan lahirnya pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang memberi maslahat luas bagi umat dan bangsa,” tutur beliau dengan penuh harap.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari konsistensi panjang dalam merawat mutu akademik, menguatkan riset, serta menautkan nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan strategis nasional. “FEBI tidak sedang mengejar pengakuan semata, tetapi menjaga amanah keilmuan. Ketika keilmuan dirawat dengan sungguh-sungguh, kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” ungkap beliau penuh keteduhan.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan bahwa penetapan ini membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa kehilangan arah nilai. “Ini adalah harapan bagi para pejuang ilmu. FEBI siap menjadi rumah tumbuhnya insan akademik yang kuat secara intelektual dan matang secara spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., melihat capaian ini sebagai penguatan ekosistem akademik yang berkelanjutan. “Dukungan negara melalui LPDP harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berdampak. FEBI siap menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menambahkan bahwa keberhasilan ini juga merupakan energi baru bagi mahasiswa dan sivitas akademika. “Ini adalah kabar yang menumbuhkan optimisme. Mahasiswa FEBI hari ini bukan hanya bermimpi, tetapi memiliki jalan nyata untuk berkontribusi pada sektor-sektor strategis bangsa,” tuturnya penuh semangat.

Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Maryam Batubara, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa penetapan program studi yang dipimpinnya sebagai tujuan studi LPDP merupakan anugerah sekaligus tanggung jawab besar. Baginya, capaian ini adalah buah dari kesungguhan kolektif para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang selama ini merawat tradisi akademik dengan penuh keikhlasan. “Kami meyakini bahwa ilmu yang dirawat dengan niat yang lurus akan menemukan jalannya sendiri. Kepercayaan LPDP ini kami maknai sebagai amanah untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga hadir sebagai problem solver bagi umat dan bangsa,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.

Ia menambahkan bahwa Program Magister Ekonomi Syariah akan terus menguatkan riset-riset aplikatif, kajian kebijakan, serta pengembangan ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional. Harapannya, mahasiswa penerima LPDP kelak menjadi penghubung antara nilai-nilai syariah, ilmu pengetahuan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. menuturkan bahwa kepercayaan ini merupakan momentum penting bagi penguatan tradisi keilmuan tingkat lanjut. Menurutnya, program doktoral tidak sekadar mencetak akademisi, tetapi membentuk pemikir yang mampu memberi arah. “Program Doktor Ekonomi Syariah kami siapkan sebagai ruang lahirnya gagasan besar. Kami ingin para doktor yang lahir dari FEBI menjadi rujukan, bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga dalam perumusan kebijakan dan pengembangan peradaban ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya penuh keyakinan.

Ia juga menegaskan komitmen program studi untuk menjaga standar akademik tertinggi, memperluas jejaring internasional, serta mendorong publikasi dan riset yang berdampak nyata. “LPDP mempercayakan kami untuk mendidik generasi strategis bangsa. InsyaAllah, kepercayaan ini akan kami jaga dengan kerja sunyi, disiplin ilmiah, dan doa yang tidak pernah putus,” tambahnya.

Kedua Ketua Program Studi sepakat bahwa capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan yang lebih menantang. Dengan dukungan pimpinan universitas dan fakultas, mereka berkomitmen menjadikan FEBI UIN Sumatera Utara sebagai ruang tumbuhnya insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global—tanpa kehilangan akar nilai keislaman.

Penetapan dua program studi ini sebagai tujuan studi LPDP STEM Industri Strategis menjadi penegasan bahwa ekonomi syariah bukan hanya wacana normatif, melainkan bagian penting dari solusi pembangunan nasional—mulai dari ketahanan ekonomi, penguatan industri strategis, hingga pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Dengan penuh rasa syukur, FEBI UIN Sumatera Utara menyambut capaian ini sebagai doa yang terjawab, kerja yang berbuah, dan amanah yang harus dijaga bersama. Semoga langkah ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak kontribusi nyata untuk Indonesia dan peradaban yang lebih berkeadilan.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Tampil di TV Nasional: Prof. Syukri Albani Hadirkan Dakwah Teduh Khas Medan di Program Damai Indonesiaku TVOne!

Medan, 25 Januari 2026 — Kebanggaan besar kembali dirasakan oleh keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI, dipercaya berulang kali hadir sebagai penceramah dalam program dakwah nasional Damai Indonesiaku yang disiarkan TVOne. Tidak hanya sekali, tetapi dalam berbagai episode dengan tema berbeda—menandakan kuatnya kepercayaan publik terhadap kapasitas keilmuan dan kedalaman spiritual beliau.

Pada tema “Kiat Islam Melawan Malas,” Prof. Syukri mengajak umat untuk memahami bahwa kemalasan bukan sekadar persoalan kebiasaan, melainkan tantangan iman yang harus dilawan dengan disiplin, doa, dan kesungguhan. Dengan gaya khasnya yang lugas dan membumi, beliau menegaskan bahwa seorang Muslim harus produktif dan memberi manfaat, sebab keberkahan sering hadir melalui kesungguhan usaha. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Kiat Islam Melawan Malas

Berlanjut pada tema “Adab Rukun Bertetangga,” beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial. Dalam ceramahnya, Prof. Syukri mengingatkan bahwa kekuatan umat tidak hanya dibangun di masjid, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Senyum, sapa, dan saling membantu, hal-hal sederhana adalah wujud nyata dari akhlak Islam yang sering kali terlupakan. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Adab Rukun Bertetangga

Sementara itu, pada kajian “Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari,” beliau mengajak jamaah untuk menata niat dan memperhalus keikhlasan. Menurutnya, amal yang besar dapat kehilangan makna ketika dikerjakan demi pujian manusia. Pesan yang disampaikan terasa mendalam: keikhlasan adalah rahasia kekuatan seorang hamba, dan hanya hati yang bersih yang mampu menghadirkan ketenangan sejati. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari

Tidak kalah menyentuh, dalam tema “Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir,” Prof. Syukri menghadirkan tausiyah yang meneduhkan. Ia mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan zikir di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Dengan logat Medan yang hangat dan bersahabat, beliau menyampaikan bahwa zikir bukan sekadar lantunan, tetapi jalan pulang bagi hati yang lelah. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir

Keempat tema tersebut memperlihatkan keluasan perspektif dakwah Prof. Syukri, mulai dari pembinaan pribadi, hubungan sosial, hingga kesehatan spiritual. Gaya penyampaiannya yang khas, tegas namun penuh kehangatan, menjadikan pesan-pesan yang berat terasa ringan dan mudah diterima oleh pemirsa dari berbagai latar belakang.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, kehadiran Prof. Syukri di panggung nasional adalah cerminan kualitas akademisi UIN Sumatera Utara yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami bangga, karena dari kampus ini lahir sosok yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga mampu menebarkan kesejukan bagi Indonesia,” ungkapnya.

Bagi FEBI, momentum ini bukan hanya prestasi personal, melainkan kebanggaan institusional. Ini adalah bukti bahwa peran akademisi melampaui ruang kelas, menjangkau mimbar umat, menguatkan nilai-nilai moral, dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta.

Kehadiran Prof. Syukri Albani di layar TV nasional seakan menjadi pesan kuat bagi seluruh sivitas akademika: bermimpilah besar, berkontribusilah luas, dan jadilah cahaya di mana pun berada. Dari Medan untuk Indonesia, dakwah yang teduh kini bergema lebih jauh—menginspirasi, menenangkan, dan membanggakan.

Ditulis oleh: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menjemput Masa Depan Gemilang: UIN Sumatera Utara Buka Penerimaan Mahasiswa Baru S2 dan S3, Undangan Istimewa bagi Para Pembelajar Hebat

Medan, 20 Januari 2026 — Ada momentum dalam hidup yang tidak datang dua kali. Ia hadir sebagai panggilan sunyi namun kuat ‘mengajak siapa saja yang berani untuk melangkah lebih jauh dari sekadar mimpi’. Momentum itulah yang kini dibuka oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melalui Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Genap untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2025–2026.

Program ini bukan sekadar proses akademik biasa. Ia adalah gerbang transformasi — tempat lahirnya para pemikir, pemimpin, peneliti, dan penggerak perubahan yang kelak memberi warna bagi peradaban. UIN Sumatera Utara mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk tidak menunda langkah besar dalam hidupnya, sebab masa depan tidak dibangun oleh mereka yang menunggu, tetapi oleh mereka yang berani memulai.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan pesan yang begitu hangat sekaligus menggugah, “Jangan pernah merasa bahwa belajar memiliki batas. Justru ketika seseorang memutuskan untuk kembali menuntut ilmu, di situlah Allah sedang menyiapkan jalan kemuliaan yang lebih luas. Kampus ini terbuka bagi siapa pun yang ingin bertumbuh, mengabdi, dan menghadirkan manfaat bagi umat.”

Senada dengan itu, para pimpinan akademik menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana adalah investasi peradaban — bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga untuk memperbesar dampak kebaikan di tengah masyarakat.

📅 Jadwal Pendaftaran yang Perlu Dicatat:

  • Pembayaran & Pendaftaran: 25 Januari s.d. 7 Februari 2026
  • Ujian Tulis: 16 Februari 2026
  • Ujian Wawancara: 19–20 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 23 Februari 2026
  • Pembayaran SPP: 26 s.d. 28 Februari 2026

Beragam pilihan program studi unggulan siap menjadi ruang bertumbuh bagi para pencari ilmu.

🎓 Program Studi Magister (S2):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Perbankan Syariah (Baik Sekali), Akuntansi Syariah (Baik Sekali), Hukum Keluarga/Ahwal Al-Syakhsiyyah (Baik Sekali), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Baik), Ilmu Hadis (Baik Sekali), Pemikiran Politik Islam (Baik Sekali), Matematika (Izin Operasional), Pendidikan Agama Islam (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Tadris Bahasa Inggris (Baik Sekali), Hukum Islam (Baik Sekali), Ilmu Syariah (Izin Operasional), dan Studi Islam (Izin Operasional).

🎓 Program Studi Doktor (S3):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul), Ilmu Hadis (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Pendidikan Agama Islam (Izin Operasional), Hukum Islam (B), serta Studi Islam (Izin Operasional).

Kesempatan ini adalah pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Banyak orang memiliki mimpi besar, tetapi hanya sedikit yang berani mengambil langkah nyata. Jangan sampai kesempatan berharga ini berlalu hanya karena ragu.

Bayangkan beberapa tahun ke depan — ketika gelar bukan hanya melekat pada nama, tetapi juga membuka jalan pengaruh, memperluas kebermanfaatan, dan mengangkat derajat kehidupan. Setiap halaman buku yang dibaca, setiap diskusi yang dijalani, hingga setiap penelitian yang diselesaikan akan menjadi jejak kontribusi bagi dunia.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri: jika bukan sekarang, kapan lagi?

Informasi lengkap dapat diakses melalui:
🌐 https://admisi.uinsu.ac.id/
🌐 https://bit.ly/PMBS2S3GenapUINSU2026

Jangan lewatkan panggilan ini. Karena terkadang, satu keputusan berani hari ini adalah awal dari kehidupan yang jauh lebih besar daripada yang pernah kita bayangkan.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Gerbang Impian Dibuka Lebih Lebar: FEBI UIN Sumatera Utara Hadirkan Jalur RPL, Kesempatan Emas Raih Gelar Lebih Cepat dan Bermakna

Medan, 20 Januari 2026 — Harapan besar kembali diteguhkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Melalui semangat transformasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, FEBI secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)—sebuah program istimewa yang mengakui pengalaman sebagai bagian dari ilmu, serta menjadikan perjalanan hidup sebagai pijakan menuju masa depan yang lebih gemilang.

Program ini hadir bukan sekadar membuka pintu pendidikan, tetapi menghadirkan jalan percepatan bagi mereka yang telah lebih dahulu belajar dari kehidupan. Pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal dan informal kini dapat direkognisi hingga 70% Satuan Kredit Semester (SKS). Artinya, mimpi meraih gelar akademik tidak lagi terasa jauh—ia bisa didekati dengan langkah yang lebih cepat, lebih ringan, dan lebih pasti.

Keunggulan lain dari jalur RPL adalah masa studi yang jauh lebih efisien. Program Sarjana (S1) berpotensi diselesaikan sekitar 1,5 tahun, sementara Magister (S2) dapat ditempuh hanya dalam 1 tahun. Ditambah lagi, biaya pendidikan yang lebih hemat serta tanpa batas usia menjadi bukti bahwa FEBI UIN Sumatera Utara benar-benar ingin memastikan: siapa pun berhak untuk terus bertumbuh.

Adapun program studi yang dapat dipilih melalui jalur ini meliputi:

  • S1 Ekonomi Islam (Unggul)
  • S1 Manajemen (Unggul)
  • S2 Ekonomi Syariah (Unggul)

Ketiga program tersebut dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial—siap menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Pendaftaran jalur RPL dibuka pada 2–30 Januari 2026, dilanjutkan dengan asesmen oleh asesor pada 2–7 Februari 2026, kemudian penetapan oleh Dekan/Direktur pada 9 Februari 2026. Setelah itu, calon mahasiswa melakukan pembayaran UKT pada 9–13 Februari 2026, serta pengisian KRS pada 9–20 Februari 2026. Perjalanan akademik ini akan resmi dimulai pada 23 Februari 2026 hingga 26 Juni 2026 untuk semester perdana—sebuah awal yang bisa menjadi titik balik kehidupan.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas hadirnya program strategis ini. Menurutnya, RPL adalah wujud nyata dari pendidikan yang memanusiakan.

“Pendidikan sejatinya tidak hanya mengakui apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga menghargai kebijaksanaan yang ditempa oleh pengalaman. Jalur RPL adalah undangan terbuka bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri. Jangan ragu melangkah, karena masa depan selalu berpihak pada mereka yang berani memperjuangkannya,” ungkap beliau dengan penuh kehangatan.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen FEBI dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pengalaman berharga yang terabaikan. Apa yang telah Anda jalani selama ini adalah kekuatan. Melalui RPL, kekuatan itu kami konversi menjadi pijakan akademik agar Anda dapat melompat lebih tinggi. Ini bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang menjemput masa depan dengan penuh keberanian,” tuturnya.

Wakil Dekan I, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., turut mengajak masyarakat untuk melihat kesempatan ini sebagai momentum kebangkitan diri.

“Sering kali yang membatasi langkah kita bukan kemampuan, melainkan keraguan. Jalur RPL adalah pesan bahwa kesempatan selalu ada bagi mereka yang siap bertumbuh. Jangan menunggu waktu yang sempurna—mulailah, dan biarkan proses menyempurnakan perjalanan Anda.”

Wakil Dekan II, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menambahkan bahwa efisiensi waktu dan biaya dalam program ini merupakan bentuk keberpihakan kampus kepada masyarakat luas.

“Kami memahami bahwa banyak individu hebat harus membagi waktu antara karier, keluarga, dan pendidikan. Karena itu, RPL hadir sebagai solusi—agar mimpi akademik tidak lagi tertunda, melainkan dapat segera diwujudkan.”

Sementara itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., melihat program ini sebagai gerakan besar dalam memperluas akses pendidikan.

“Ilmu adalah cahaya yang tidak boleh dibatasi oleh usia ataupun latar belakang. Selama ada kemauan untuk belajar, selalu ada jalan untuk berhasil. FEBI siap menjadi rumah bagi setiap langkah menuju keberhasilan tersebut.”

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, masyarakat dapat langsung mengakses laman resmi https://admisi.uinsu.ac.id/. Setiap detail telah disiapkan dengan baik agar calon mahasiswa dapat menapaki proses ini dengan mudah dan penuh keyakinan.

Pada akhirnya, jalur RPL bukan hanya tentang pengakuan akademik—ia adalah tentang menghormati perjalanan, menyalakan harapan, dan mempercepat masa depan. FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri:
Jika jalan telah dibukakan, masihkah kita ragu untuk melangkah?

Daftarkan dirimu sekarang. Karena masa depan tidak menunggu—ia hanya menyambut mereka yang berani menjemputnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Mengukir Kepemimpinan, Tonggak Baru Keilmuan: FEBI UIN Sumatera Utara Didapuk Jadi Ketua Komisi Penelitian AFEBI!

Medan, 12 Januari 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Dalam forum bergengsi Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI), FEBI UIN Sumatera Utara resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Komisi Bidang Penelitian, sebuah posisi strategis yang menegaskan pengakuan nasional atas kualitas akademik, produktivitas riset, serta kontribusi intelektual yang selama ini terus diperkuat.

Penunjukan ini bukanlah capaian yang hadir secara tiba-tiba. Ia merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dipenuhi dedikasi, kerja kolektif, dan semangat untuk terus melampaui batas. FEBI UIN Sumatera Utara telah konsisten mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan solusi konkret bagi persoalan umat, industri, dan masyarakat luas. Kepercayaan ini sekaligus menempatkan FEBI pada barisan terdepan dalam mengarahkan masa depan riset ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan syukur atas amanah prestisius tersebut. Ia menilai bahwa kepercayaan nasional ini adalah bukti nyata bahwa budaya akademik di UIN Sumatera Utara terus bertumbuh kuat.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya berharap FEBI mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan penelitian kolaboratif, memperluas jejaring keilmuan, serta melahirkan inovasi yang berdampak. Inilah saatnya kita menunjukkan bahwa dari kampus ini lahir gagasan-gagasan besar untuk peradaban,” tuturnya penuh harap.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., turut mengungkapkan rasa syukur sekaligus tekad untuk menjadikan amanah ini sebagai momentum akselerasi. Baginya, penelitian adalah jantung kemajuan perguruan tinggi.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk memperluas manfaat keilmuan. Kami ingin membangun ekosistem riset yang hidup—di mana dosen, peneliti, dan mahasiswa berkolaborasi melahirkan karya yang mencerahkan, transformatif, dan berdaya saing global. Ketika penelitian bertumbuh, di sanalah peradaban menemukan arah,” ungkapnya dengan nada optimistis.

Lebih jauh, beliau juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan capaian ini sebagai energi bersama. “Mari kita sambut kepercayaan ini dengan semangat berkarya tanpa henti. Jangan cepat berpuas diri, karena dunia akademik selalu menunggu inovasi berikutnya. Saatnya kita melangkah lebih jauh, menembus batas, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Terpilihnya FEBI UIN Sumatera Utara sebagai Ketua Komisi Bidang Penelitian AFEBI membawa harapan besar bagi penguatan kolaborasi antar perguruan tinggi Islam di Indonesia. Peran ini membuka ruang sinergi yang lebih luas—mulai dari riset multidisipliner, publikasi bereputasi internasional, hingga pengembangan kebijakan berbasis penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Capaian ini juga menjadi pesan kuat bahwa kerja keras, integritas, dan visi besar akan selalu menemukan jalannya menuju pengakuan. Dari ruang-ruang diskusi akademik hingga forum nasional, FEBI UIN Sumatera Utara terus menyalakan obor intelektualitas—menghadirkan ilmu yang bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk mengubah masa depan.

Hari ini, FEBI tidak sekadar berdiri sebagai bagian dari percaturan akademik nasional, tetapi tampil sebagai pengarah, penggerak, dan inspirasi. Sebuah langkah besar telah dimulai—dan dari Sumatera Utara, cahaya keilmuan itu kini kian terang menyinari Indonesia.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Hangat dan Penuh Makna: FEBI UIN Sumatera Utara Terima Silaturrahim Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Kampus sebagai Rumah dan Ramah Aspirasi

Medan, 06 Januari 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa di Ruang Dekan FEBI, Kampus I UIN Sumatera Utara saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar silaturrahim bersama mahasiswa. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka yang mempertemukan gagasan, harapan, serta berbagai aspirasi mahasiswa demi kemajuan bersama.

Silaturrahim tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang didampingi oleh Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Staf Ahli Dekan FEBI, Imam El Islamy, M.Sos. Kehadiran pimpinan fakultas dalam forum ini menjadi simbol nyata bahwa FEBI tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun peradaban kampus yang inklusif dan berdaya saing.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan, ide, serta masukan konstruktif terkait penguatan layanan akademik, pengembangan potensi diri, hingga ekosistem organisasi kemahasiswaan. Seluruh aspirasi disambut dengan sikap terbuka dan penuh perhatian, mencerminkan budaya kepemimpinan yang humanis dan responsif.

Dekan FEBI, Prof. Syukri Albani, menegaskan bahwa mahasiswa adalah denyut nadi fakultas sekaligus calon pemimpin masa depan.

“FEBI harus menjadi rumah yang nyaman bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh. Jangan pernah ragu menyampaikan gagasan, karena dari keberanian berpikir dan berdialog itulah lahir perubahan besar. Kami ingin berjalan bersama mahasiswa, mendengar mereka, dan menghadirkan solusi terbaik,” tuturnya dengan penuh keteduhan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa silaturrahim seperti ini merupakan energi positif bagi kemajuan fakultas.

“Mahasiswa adalah kekuatan inspiratif. Ketika komunikasi terjalin erat, maka kepercayaan akan tumbuh, dan dari sanalah prestasi-prestasi besar akan lahir. Teruslah menjadi generasi yang berani, beretika, dan membawa manfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Dekan, Imam El Islamy, M.Sos., menambahkan bahwa ruang dialog harus terus dijaga agar kampus tetap adaptif terhadap dinamika zaman.

“Kampus hebat adalah kampus yang mau mendengar. Hari ini kita tidak hanya berdiskusi, tetapi sedang menanam fondasi masa depan—masa depan mahasiswa dan masa depan FEBI itu sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Para mahasiswa pun menyambut pertemuan ini dengan rasa bahagia dan apresiasi mendalam. Mereka menilai forum tersebut sebagai bukti bahwa pimpinan fakultas hadir bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai pendengar yang tulus.

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada sistemnya, tetapi pada hubungan yang terbangun di dalamnya—hubungan yang dilandasi kepercayaan, kepedulian, dan visi yang sama untuk melangkah lebih jauh.

Melalui silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan jati dirinya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga merawat nilai kebersamaan, membuka ruang partisipasi, serta menumbuhkan generasi yang siap memberi dampak bagi umat dan bangsa.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menguatkan Langkah, Menyatukan Asa: FEBI UIN Sumatera Utara Lantik Pengurus SEMAF, DEMAF, dan HMJ Periode 2026–2027

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti prosesi Pelantikan Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF), serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara periode 2026–2027. Momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan sebuah titik awal lahirnya para pemimpin muda yang kelak akan membawa perubahan, menyalakan gagasan, dan memperluas manfaat bagi banyak orang.

Di wajah-wajah para pengurus yang baru dilantik, tampak semangat yang sulit disembunyikan—campuran antara bangga, tanggung jawab, dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Hari itu menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati selalu dimulai dari keberanian menerima amanah.

Tongkat estafet organisasi kini berada di tangan M. Royhan Safdan Muzakki, yang resmi dilantik sebagai Ketua Umum SEMA FEBI UIN Sumatera Utara. Dalam ungkapannya yang meneduhkan, Royhan menegaskan bahwa SEMA harus menjadi rumah bagi aspirasi mahasiswa sekaligus penjaga nilai-nilai akademik dan integritas.

“Amanah ini bukan tentang siapa yang berdiri paling depan, tetapi tentang bagaimana kita berjalan bersama. Saya percaya, ketika kita saling menguatkan, tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk dicapai.”

Sementara itu, Danu Wijaya, Ketua Umum DEMA FEBI UIN Sumatera Utara yang baru, menyampaikan pesan penuh energi dan optimisme. Baginya, organisasi mahasiswa adalah ruang belajar paling nyata untuk bertumbuh.

“Hari ini kita tidak hanya dilantik, tetapi juga dipanggil untuk melayani. Kepemimpinan bukan soal kekuasaan, melainkan keberanian mengambil tanggung jawab dan menghadirkan dampak. Mari kita jadikan setiap langkah sebagai kontribusi.”

Nuansa emosional semakin terasa saat Ketua Umum Demisioner DEMA FEBI UIN Sumatera Utara 2024/2025, Alfia Rahman Manik, menyampaikan sambutan perpisahan yang menyentuh hati. Dengan suara yang sarat ketulusan, ia menitipkan harapan besar kepada para penerusnya.

“Organisasi ini telah mengajarkan saya bahwa lelah akan terasa ringan ketika dijalani bersama. Rawatlah kebersamaan, karena dari sanalah kekuatan lahir. Jangan takut pada tantangan—sebab di situlah pemimpin ditempa.”

Sambutan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menjadi puncak refleksi dalam acara tersebut. Pesan beliau terasa kuat, namun sekaligus hangat—menggugah kesadaran bahwa mahasiswa hari ini adalah arsitek masa depan.

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Dunia tidak sedang menunggu orang biasa, melainkan mereka yang siap bekerja dengan hati dan memberi manfaat tanpa henti.”

Walau tidak seluruhnya disampaikan secara langsung di podium, pesan dari para Wakil Dekan FEBI UIN Sumatera Utara turut menghadirkan keteduhan tersendiri—seakan menjadi kompas bagi perjalanan kepemimpinan yang baru dimulai.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi organisasi dan keunggulan akademik.

“Aktivis yang hebat adalah mereka yang mampu tetap unggul di ruang kelas sekaligus berdampak di luar kelas. Jangan pernah memilih salah satunya—lakukan keduanya dengan sepenuh hati.”

Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. menekankan bahwa amanah harus dijaga dengan integritas.

“Kepercayaan adalah kehormatan. Sekali diberikan, ia harus dijaga dengan kerja nyata, transparansi, dan tanggung jawab. Biarlah jabatan ini menjadi ladang pengabdian.”

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag. menghadirkan pesan yang begitu syahdu tentang makna kepemimpinan.

“Pemimpin sejati bukan yang ingin dilihat paling bersinar, tetapi yang mampu menyalakan cahaya bagi orang lain. Jika kehadiranmu membuat banyak orang bertumbuh, maka di situlah keberhasilan kepemimpinan.”

Sepanjang acara, terasa jelas bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda formal—melainkan momentum batin yang menegaskan bahwa setiap generasi memiliki perannya dalam menulis sejarah. Tepuk tangan yang bergema bukan hanya bentuk ucapan selamat, tetapi juga doa agar langkah-langkah baru ini selalu diarahkan pada kebaikan.

Hari itu, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang lahirnya karakter, keberanian, dan kepemimpinan. Dari ruangan itulah, masa depan perlahan sedang disiapkan.

Semoga amanah yang kini dipikul menjadi bahan bakar untuk berkarya lebih luas, berinovasi tanpa takut, serta menghadirkan perubahan yang nyata. Karena sejatinya, perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah berani—dan langkah itu telah dimulai hari ini.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Prestasi Menginspirasi! Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara Terpilih sebagai Duta Pelajar Sumatera Utara 2026

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyelimuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara ketika Dekan FEBI beserta jajaran pimpinan menerima kunjungan silaturrahim seorang sosok muda inspiratif — Duta Pelajar Sumatera Utara 2026, yang juga merupakan mahasiswa Semester V Program Studi S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum haru yang menegaskan bahwa kampus adalah rumah bagi lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan siap memberi dampak bagi masyarakat.

Dalam atmosfer yang teduh dan penuh kekeluargaan, Dekan FEBI menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah cerminan nyata bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya bertumbuh secara akademik, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi generasi muda yang membawa nilai intelektual, integritas, dan kepedulian sosial.

“Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa kerja keras, doa, dan ketekunan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. Kehadiran Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 di tengah kita bukan hanya membawa kebanggaan bagi FEBI, tetapi juga menghadirkan harapan — bahwa masa depan bangsa sedang dipersiapkan oleh tangan-tangan muda yang visioner.”

Beliau juga berpesan agar pencapaian ini tidak menjadi titik puas, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh, menginspirasi lebih banyak orang, serta terus menebar manfaat di mana pun berada.

Para Wakil Dekan turut menyampaikan apresiasi mendalam. Mereka menilai keberhasilan ini sebagai energi positif bagi seluruh mahasiswa FEBI untuk berani bermimpi besar dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

“Prestasi seperti ini mengingatkan kita bahwa mahasiswa FEBI adalah para pembelajar tangguh. Ketika ilmu dipadukan dengan semangat pengabdian, maka lahirlah pribadi yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga berarti bagi banyak orang.”

Sementara itu, sang Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan lingkungan akademik FEBI yang menurutnya telah menjadi ruang bertumbuh — tempat mimpi dirawat dan potensi diasah.

“FEBI bukan hanya tempat saya menuntut ilmu, tetapi juga tempat saya belajar tentang makna perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah. Dukungan para dosen dan pimpinan fakultas membuat saya percaya bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih.”

Pertemuan silaturrahim ini menjadi pengingat indah bahwa keberhasilan seorang mahasiswa sejatinya adalah keberhasilan bersama — hasil dari ekosistem pendidikan yang saling menguatkan. Lebih dari itu, momen ini menegaskan komitmen FEBI UIN Sumatera Utara dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Kisah ini bukan hanya tentang sebuah gelar kehormatan, melainkan tentang harapan yang sedang tumbuh. Tentang seorang mahasiswa yang berani melangkah, dan tentang sebuah fakultas yang setia membersamai setiap proses menuju puncak.

Karena pada akhirnya, kampus hebat bukan hanya diukur dari gedung dan kurikulumnya — tetapi dari generasi inspiratif yang lahir darinya. Dan hari ini, FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi membuktikan: masa depan itu sedang dipersiapkan, dengan penuh cahaya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Gerbang Masa Depan Telah Dibuka: SPAN-PTKIN 2026 Hadirkan Jalan Prestasi Menuju Kampus Impian!

Medan, 05 Januari 2026 – Kabar menggembirakan bagi seluruh siswa kelas XII di Indonesia. Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 kembali hadir sebagai jalur emas bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus melalui ujian tertulis. Melalui mekanisme seleksi berbasis nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta portofolio prestasi, kesempatan untuk meraih masa depan kini terbuka lebih luas — adil, transparan, dan penuh harapan.

SPAN-PTKIN bukan sekadar proses seleksi masuk perguruan tinggi. Ia adalah pengakuan atas kerja keras, konsistensi belajar, serta dedikasi para siswa selama menempuh pendidikan. Lebih istimewa lagi, pendaftaran dilakukan tanpa dipungut biaya, menegaskan komitmen negara dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh anak bangsa.

Seleksi ini terbuka bagi siswa dari MA, MAK, SMA, SMK, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan, hingga Pondok Pesantren Salafiyah dan Mu’adalah yang telah memperoleh izin penyelenggaraan dari pemerintah. Tidak ada pembatasan status eligible — seluruh siswa kelas XII berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk membuktikan prestasinya.


Tahapan Penting yang Tidak Boleh Terlewat

Agar tidak tertinggal, calon peserta perlu mencermati setiap tahapan berikut:

🔹 Pendaftaran PDSS oleh Sekolah: 05 Januari – 07 Februari 2026
🔹 Pengisian, Verifikasi, dan Finalisasi PDSS: 05 Januari – 09 Februari 2026
🔹 Pendaftaran Siswa: 11 Februari – 28 Februari 2026
🔹 Pengumuman Hasil Seleksi: 07 April 2026
🔹 Daftar Ulang dan Proses Verifikasi: ditetapkan masing-masing PTKIN penerima

Setiap proses menjadi bagian dari perjalanan menuju gerbang kampus impian — perjalanan yang dimulai dari keberanian untuk mencoba.

Informasi lengkap dapat diakses melalui:
🌐 https://ptkin.ac.id
🌐 https://span.ptkin.ac.id


Syarat Utama Calon Pendaftar

Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Siswa kelas terakhir (XII) tahun 2026
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Memiliki nilai rapor dari semester yang telah ditentukan dan diisikan dalam PDSS
  • Memenuhi ketentuan masing-masing perguruan tinggi tujuan
  • Memiliki prestasi akademik yang konsisten

Semua ini bukan untuk membatasi, melainkan untuk memastikan bahwa mereka yang terpilih adalah putra-putri terbaik yang siap menapaki jenjang intelektual berikutnya.


Pesan Inspiratif Dekan FEBI UIN Sumatera Utara

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A, mengajak para siswa untuk melihat SPAN-PTKIN sebagai momentum besar dalam hidup mereka.

“Jangan pernah meremehkan kekuatan dari sebuah prestasi. Apa yang kalian tekuni hari ini — setiap angka di rapor, setiap usaha yang mungkin terasa melelahkan — sesungguhnya sedang menyiapkan panggung masa depan kalian. SPAN-PTKIN adalah kesempatan bagi generasi unggul untuk melangkah tanpa ragu menuju pendidikan tinggi yang bermakna.”

Beliau juga menegaskan bahwa memilih perguruan tinggi bukan hanya tentang melanjutkan studi, tetapi tentang menentukan arah kehidupan.

“Datanglah ke kampus bukan hanya untuk menjadi sarjana, tetapi untuk bertumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berintegritas, dan membawa manfaat bagi umat. Masa depan bangsa selalu lahir dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi semangat belajar.”


Saatnya Melangkah dengan Keyakinan

SPAN-PTKIN 2026 adalah lebih dari sekadar jalur seleksi — ia adalah undangan bagi para pemimpi, para pekerja keras, dan para pencari ilmu untuk naik ke panggung yang lebih tinggi. Kesempatan ini mungkin datang sekali, tetapi dampaknya dapat membentuk seluruh perjalanan hidup.

Maka, persiapkan diri, konsultasikan dengan sekolah, lengkapi berkas, dan daftarkan langkah terbaikmu.

Sebab sering kali, masa depan tidak dimulai dari langkah besar — melainkan dari keberanian mengambil kesempatan yang ada hari ini.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

UIN Sumatera Utara Buka Program RPL 2025–2026: Kesempatan Emas Melanjutkan Pendidikan Tanpa Mengulang Perjalanan

Medan, 02 Januari 2026 – Kabar membahagiakan kembali hadir dari UIN Sumatera Utara. Melalui semangat perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan, UIN Sumatera Utara secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2025–2026. Program ini menjadi jawaban bagi para profesional, praktisi, maupun masyarakat luas yang telah memiliki pengalaman belajar atau kerja sebelumnya, untuk melangkah lebih jauh tanpa harus memulai dari nol.

Program RPL bukan sekadar jalur perkuliahan biasa. Ia adalah bentuk pengakuan atas perjalanan panjang, kerja keras, serta pengalaman hidup yang telah ditempuh. Di sinilah pengalaman dihargai, kompetensi diakui, dan masa depan ditata dengan lebih terarah. UIN Sumatera Utara membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan zaman.

🗓️ Timeline Pendaftaran Program RPL

Agar tidak terlewat, berikut tahapan penting yang perlu diperhatikan calon mahasiswa:

  • Pendaftaran: 2–30 Januari 2026
  • Asesmen oleh Asesor: 2–7 Februari 2026
  • Penetapan oleh Dekan/Direktur: 9 Februari 2026
  • Pembayaran UKT: 9–13 Februari 2026
  • Pengisian KRS: 9–20 Februari 2026
  • Perkuliahan: 23 Februari – 26 Juni 2026

Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa proses rekognisi berjalan objektif, profesional, dan tetap menjunjung tinggi mutu akademik.

🎓 Program Studi yang Tersedia

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

  • Pendidikan Agama Islam (S1 & S2)
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1)
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

  • Ekonomi Islam (S1)
  • Manajemen (S1)
  • Ekonomi Syariah (S2)

Fakultas Syariah dan Hukum

  • Hukum Pidana Islam/Jinayah (S1)
  • Hukum (S1)
  • Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah (S1)
  • Hukum Keluarga/Ahwal Syakhsiyah (S1)

Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (S2)

Fakultas Ilmu Sosial

  • Ilmu Perpustakaan (S1)
  • Ilmu Komunikasi (S1)

Ragam pilihan program studi ini mencerminkan komitmen UIN Sumatera Utara dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Program RPL juga menjadi simbol bahwa belajar tidak mengenal batas usia maupun latar belakang. Setiap pengalaman adalah modal berharga, dan setiap langkah menuju ilmu adalah investasi jangka panjang bagi kehidupan.

Bagi masyarakat yang selama ini menunda kuliah karena kesibukan kerja atau alasan lainnya, inilah momentum untuk kembali bermimpi — dan mewujudkannya.

🔗 Informasi Lebih Lanjut

Kunjungi laman resmi admisi UIN Sumatera Utara:
👉 https://admisi.uinsu.ac.id/

Jangan biarkan kesempatan berharga ini berlalu begitu saja. Saat pengalaman bertemu dengan pendidikan, maka lahirlah masa depan yang lebih kuat, lebih matang, dan lebih bermakna.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.