Menyamakan Frekuensi, Menegaskan Aksi: Raker UIN Sumatera Utara 2026 Teguhkan Sinergi dan Ketajaman Strategi

Ada momen ketika sebuah institusi tidak hanya berbicara tentang program, tetapi tentang arah sejarahnya sendiri. Tanggal 11–12 Februari 2026 menjadi momen itu bagi UIN Sumatera Utara.

Dalam Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, seluruh jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit berkumpul bukan sekadar menyusun agenda tahunan—melainkan menyatukan tekad untuk memastikan bahwa setiap capaian bukan kebetulan, dan setiap target bukan sekadar angka.

Raker tahun ini berdiri di atas dua fondasi besar: Laporan Hasil Kinerja 2025 dan Fokus Kinerja 2026, yang memetakan target capaian, mengidentifikasi potensi tantangan, serta memperkuat kolaborasi lintas fakultas, khususnya dalam strategi sosialisasi mahasiswa baru.


2025: Tahun Keteguhan dan Pembuktian

Tahun 2025 dicatat sebagai periode konsolidasi dan penguatan. Berbagai capaian akademik, tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan layanan mahasiswa dipresentasikan secara terbuka dan objektif.

Namun Raker tidak dibingkai dalam suasana euforia. Setiap indikator dianalisis dengan kritis. Setiap keberhasilan diukur dampaknya. Setiap kendala dibedah akar persoalannya.

Karena bagi UIN Sumatera Utara, evaluasi bukan sekadar laporan, melainkan cermin integritas.

Dalam forum tersebut, satu kesadaran kolektif mengemuka: institusi besar tidak dibangun dari zona nyaman, melainkan dari keberanian memperbaiki diri.


2026: Target Tajam, Tantangan Nyata, Kolaborasi Total

Memasuki 2026, UIN Sumatera Utara menetapkan fokus kinerja yang lebih presisi dan strategis. Target-target dirumuskan dengan indikator terukur, sekaligus disertai identifikasi potensi kesulitan dalam mencapainya.

Pendekatan ini menandai kematangan institusi—bahwa optimisme harus berdiri di atas kalkulasi, dan ambisi harus berjalan bersama kesiapan.

Salah satu penekanan utama adalah penguatan kolaborasi antar fakultas dalam sosialisasi dan rekrutmen mahasiswa baru. Di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin dinamis, pendekatan sektoral tidak lagi memadai.

Kini, wajah UIN Sumatera Utara harus tampil sebagai satu entitas besar yang solid—beragam dalam disiplin, namun satu dalam visi.

Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan strategi bertahan dan bertumbuh.


Pesan Inspiratif Rektor: Warisan yang Lebih Besar dari Target

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., dalam arahannya menyampaikan pesan yang menggugah kesadaran seluruh peserta Raker:

“Kita tidak bekerja untuk sekadar memenuhi indikator. Kita sedang membangun warisan. Setiap kebijakan hari ini akan menentukan kualitas generasi yang kita lahirkan esok.”

Beliau menegaskan bahwa tantangan bukan alasan untuk memperlambat langkah.

“Jika kita ingin menjadi universitas yang sangat luar biasa, maka kita harus berpikir dan bekerja melampaui standar biasa. Tahun 2026 harus menjadi tahun lompatan. Tidak ada lagi sekat antar unit. Tidak ada lagi ego sektoral. Yang ada adalah satu visi besar: kemajuan UIN Sumatera Utara.”

Menurut beliau, kekuatan terbesar institusi bukan pada gedung atau anggaran—melainkan pada kesatuan langkah.

“Ketika kita bersatu, target bukan lagi beban. Ia berubah menjadi panggilan.”


Pesan Inspiratif Dekan FEBI: Target adalah Janji Kepada Masa Depan

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan refleksi yang penuh energi.

“Target bukan sekadar angka dalam dokumen kerja. Ia adalah janji kita kepada mahasiswa, kepada orang tua mereka, dan kepada masyarakat yang mempercayakan masa depan anak-anaknya kepada kita.”

Beliau menekankan pentingnya strategi yang realistis namun berani.

“Kita harus jujur membaca tantangan—baik dalam pencapaian kinerja akademik maupun dalam menjaring mahasiswa baru. Namun kejujuran itu bukan untuk membuat kita ragu, melainkan untuk memperkuat strategi.”

Tentang kolaborasi lintas fakultas, beliau menegaskan:

“Sosialisasi mahasiswa baru bukan hanya soal promosi. Ini tentang menghadirkan wajah UIN Sumatera Utara yang utuh—bermutu, profesional, dan visioner. Ketika kita bergerak bersama, kita tidak hanya menarik mahasiswa, kita membangun kepercayaan.”


Raker yang Melampaui Ruang Sidang

Selama dua hari pelaksanaan, suasana diskusi berlangsung dinamis. Gagasan mengalir, kritik disampaikan secara konstruktif, dan solusi dirumuskan bersama.

Raker 2026 bukan forum formalitas. Ia adalah ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan tidak akan menunggu.

Dari laporan menuju rencana.
Dari rencana menuju aksi.
Dari aksi menuju reputasi.

Dan reputasi, pada akhirnya, lahir dari konsistensi.


Menyatukan Tekad, Menjemput Lompatan

Rapat Kerja UIN Sumatera Utara Tahun 2026 menegaskan satu hal: institusi ini tidak ingin berjalan biasa-biasa saja. Ia ingin melompat—dengan strategi, dengan kolaborasi, dan dengan integritas.

Karena universitas besar bukanlah yang bebas dari tantangan,
melainkan yang mampu mengubah tantangan menjadi pijakan menuju kemajuan.

Dari ruang Raker itulah tekad itu diteguhkan.
Dan dari tekad itulah masa depan mulai dibangun.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Satu Pertemuan, Seribu Harapan: Sosialisasi FEBI UIN Sumatera Utara di Adzkia Islamic School Sukses Tebar Inspirasi dan Bangkitkan Semangat Siswa Lanjutkan Pendidikan Tinggi!

Medan, 09 Februari 2026 — Langkah inspiratif kembali dihadirkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara melalui kegiatan sosialisasi pendidikan di Adzkia Islamic School Medan. Namun yang menjadikan momen ini terasa begitu istimewa adalah kehadiran langsung Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang turun tangan memberikan materi dan motivasi kepada para siswa.

Sejak awal sesi, suasana berubah menjadi penuh perhatian dan kekaguman. Dengan gaya penyampaian yang hangat namun berwibawa, Dekan FEBI mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar serta mempersiapkan masa depan dengan kesungguhan. Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keberanian mengambil peran dalam perubahan zaman.

Dalam pesannya yang menyentuh, beliau menyampaikan bahwa setiap generasi memiliki takdir untuk menjadi besar, asalkan berani melangkah dan tidak takut memulai. “Jangan pernah merasa mimpi kalian terlalu tinggi. Justru bangsa ini menunggu anak-anak muda yang berani bercita-cita tinggi dan berjuang mencapainya. FEBI UIN Sumatera Utara membuka jalan itu, tinggal kalian yang memutuskan untuk melangkah,” tuturnya dengan penuh keteduhan.

Kehadiran FEBI secara langsung tidak hanya menghadirkan kebanggaan, tetapi juga energi baru bagi para siswa. Banyak di antara mereka tampak semakin yakin bahwa masa depan dapat diraih melalui pilihan pendidikan yang tepat.

Antusiasme peserta pun menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Sesi dialog berlangsung hidup, dipenuhi pertanyaan kritis, reflektif, sekaligus inspiratif. Seorang siswa dengan penuh keyakinan bertanya tentang bagaimana menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi umat. Sementara siswa lainnya mengungkapkan kekagumannya terhadap FEBI yang dinilai mampu mengintegrasikan ilmu ekonomi modern dengan nilai-nilai keislaman.

Ada pula pernyataan tulus yang menggetarkan suasana, ketika salah satu peserta menyampaikan bahwa pertemuan hari itu membuatnya semakin termotivasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan menjadi kebanggaan bagi orang tuanya. Pengakuan tersebut disambut senyum haru, menjadi tanda bahwa inspirasi benar-benar telah sampai ke hati para generasi muda.

Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya tentang memperkenalkan kampus, melainkan tentang menanam harapan, menumbuhkan keberanian, dan memperluas cakrawala berpikir para pelajar. Hadirnya FEBI menjadi simbol kesungguhan institusi dalam mendekatkan pendidikan tinggi kepada generasi penerus bangsa. Melalui langkah ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, merangkul generasi muda, serta menginspirasi mereka agar tidak ragu melangkah menuju masa depan gemilang.

Pertemuan mungkin berakhir, namun semangat yang ditinggalkan terasa panjang, seolah berbisik bahwa mimpi besar selalu dimulai dari keberanian untuk percaya pada diri sendiri. Semoga dari ruang-ruang kelas sekolah ini kelak lahir ekonom, akademisi, dan pemimpin berintegritas yang akan membawa perubahan besar bagi masyarakat. Dan siapa tahu, langkah kecil yang dimulai hari ini akan menjadi awal dari perjalanan luar biasa mereka bersama FEBI UIN Sumatera Utara.

Ditulis oleh: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Alhamdulillah! UIN Sumatera Utara Torehkan Prestasi Gemilang: Lima Jurnal Ilmiah Raih Peningkatan Akreditasi Nasional

Langit akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara kembali bercahaya. Sebuah kabar membanggakan hadir dari dunia publikasi ilmiah — lima jurnal ilmiah UIN Sumatera Utara berhasil meraih hasil terbaik dalam Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Nomor 295/C/C3/KPT/2026. Capaian ini bukan sekadar peningkatan peringkat, tetapi juga penegasan bahwa tradisi keilmuan di UIN Sumatera Utara terus tumbuh, kuat, dan berdaya saing nasional bahkan menuju kancah global.

Adapun jurnal yang berhasil meraih capaian tersebut adalah MIQOT Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman yang melonjak ke SINTA 1, sebuah pencapaian prestisius yang menempatkannya dalam jajaran jurnal terbaik di Indonesia. Sementara itu, Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Society serta At-Tawassuth Jurnal Ekonomi Islam sukses naik ke SINTA 3. Tak kalah membanggakan, JISTech: Journal of Islamic Science and Technology meningkat ke SINTA 4, dan Jurnal Penelitian Medan Agama berhasil mempertahankan posisinya pada peringkat yang sama.

Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan panjang para pengelola jurnal, dedikasi para editor dan reviewer, serta kontribusi para akademisi yang tanpa lelah menjaga kualitas riset dan publikasi. Lebih dari itu, capaian ini menjadi simbol hidupnya ekosistem akademik yang produktif — tempat gagasan dirawat, penelitian dikembangkan, dan ilmu disebarluaskan untuk kemaslahatan umat.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan mendalam atas pencapaian monumental ini. Menurut beliau, keberhasilan tersebut adalah bukti nyata bahwa kerja kolektif yang dilandasi keikhlasan akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah anugerah sekaligus amanah. Ini bukan hanya tentang peringkat, tetapi tentang martabat keilmuan yang terus kita jaga. Saya percaya, ketika budaya riset tumbuh dengan kuat, maka dari kampus inilah lahir pemikiran-pemikiran besar yang mampu memberi arah bagi peradaban.”

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi bahan bakar semangat untuk melangkah lebih jauh, memperluas kolaborasi internasional, serta menghadirkan karya-karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat.

Kebahagiaan serupa turut dirasakan oleh jajaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, terlebih dengan meningkatnya akreditasi At-Tawassuth Jurnal Ekonomi Islam ke peringkat SINTA 3. Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. menyebut capaian ini sebagai momentum penting yang menegaskan kekuatan intelektual fakultas dalam membangun peradaban ekonomi Islam berbasis riset.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kenaikan peringkat, tetapi juga merayakan semangat para insan akademik yang memilih untuk tidak berhenti berkarya. Prestasi ini adalah pengingat bahwa kerja sunyi dalam dunia penelitian pada akhirnya akan bersuara lantang melalui pengakuan kualitas. InsyaAllah, ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.”

Lebih lanjut, beliau berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk semakin produktif menulis serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Reakreditasi ini sejatinya bukan garis akhir, melainkan titik pijak untuk melompat lebih jauh. Ia membawa pesan bahwa UIN Sumatera Utara terus bergerak, berbenah, dan bertransformasi menjadi pusat keunggulan akademik yang tidak hanya unggul secara institusional, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi bangsa.

Di tengah kompetisi akademik yang semakin ketat, capaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi, kolaborasi, dan visi besar mampu mengantarkan sebuah institusi menuju derajat terbaiknya. Hari ini, UIN Sumatera Utara tidak hanya merayakan prestasi — tetapi juga menyalakan harapan baru bahwa dari rahim kampus ini akan terus lahir karya-karya ilmiah yang menerangi masa depan.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

FEBI UIN SU Goes to School: Menjemput Mimpi, Menguatkan Harapan Generasi Masa Depan!

Semangat pendidikan dan masa depan gemilang terasa begitu hangat saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara sukses menggelar kegiatan “FEBI UINSU Goes to School” di SMA Negeri 1 Babalan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III, para pengelola program studi, serta dosen di lingkungan FEBI UIN Sumatera Utara, sebagai wujud komitmen nyata fakultas dalam mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada para pelajar.

Sejak pagi, suasana Masjid Ubudiyah dipenuhi antusiasme ratusan siswa yang menyambut kehadiran rombongan FEBI. Bukan sekadar sosialisasi jalur masuk perguruan tinggi, kegiatan ini menjelma menjadi ruang pertemuan antara harapan dan peluang — tempat di mana mimpi-mimpi besar mulai menemukan arah.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. menyampaikan pesan yang penuh kehangatan dan makna. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki takdir untuk menjadi besar, selama berani melangkah dan tidak berhenti percaya pada kemampuannya.

“Hari ini mungkin kalian masih duduk sebagai siswa, tetapi beberapa tahun ke depan, kami berharap melihat kalian berdiri sebagai pemimpin, pemikir, dan penggerak perubahan. Jangan pernah meragukan nilai diri kalian. Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat menumbuhkan masa depan.”

Beliau juga mengungkapkan rasa bahagia dapat hadir langsung menyapa para pelajar. Menurutnya, bertemu generasi muda selalu menghadirkan optimisme baru — seolah melihat masa depan bangsa yang sedang disiapkan dengan penuh harapan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. menekankan pentingnya keberanian menentukan arah hidup sejak dini.

“Mimpi tidak akan mendekat kepada mereka yang ragu melangkah. Tentukan tujuan kalian, persiapkan diri, dan percayalah — kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.”

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. mengajak para siswa untuk tidak takut bermimpi tinggi, karena keterbatasan bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki tekad kuat.

“Jangan ukur masa depan dari keadaan hari ini. Banyak mahasiswa hebat lahir dari kesederhanaan, tetapi mereka memiliki satu hal yang sama — keberanian untuk mencoba.”

Pesan tak kalah menyentuh datang dari Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag. yang menyoroti pentingnya karakter dan nilai dalam perjalanan akademik.

“Kami tidak hanya ingin menyambut mahasiswa yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berakhlak, tangguh, dan siap memberi manfaat bagi sesama. Ketika ilmu dan nilai berjalan beriringan, di situlah keberkahan masa depan akan ditemukan.”

Kehadiran para pengelola program studi dan dosen turut memperkaya kegiatan melalui pemaparan program unggulan FEBI, prospek karier, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menjadi mahasiswa. Dialog interaktif yang terbangun membuat para siswa semakin berani bertanya, bermimpi, dan membayangkan diri mereka sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sumatera Utara.

Antusiasme tersebut tercermin dari berbagai kesan yang disampaikan para siswa SMA Negeri 1 Babalan. Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka pandangannya tentang dunia perkuliahan.

“Saya jadi lebih yakin untuk melanjutkan kuliah. Ternyata jalannya banyak, dan rasanya UIN Sumatera Utara bisa menjadi tempat saya bertumbuh.”

Siswa lainnya mengaku tersentuh dengan pesan-pesan motivasi yang diberikan.

“Yang paling saya ingat adalah ketika disampaikan bahwa mimpi itu harus diperjuangkan. Rasanya seperti diingatkan bahwa masa depan benar-benar sedang menunggu kami.”

Bahkan, ada pula yang mulai berani menetapkan tujuan barunya sejak kegiatan berlangsung.

“Setelah acara ini, saya bertekad untuk masuk kampus negeri. Semoga suatu hari nanti saya bisa kembali bertemu para dosen FEBI sebagai mahasiswa.”

Kegiatan “FEBI UIN SU Goes to School” bukan hanya meninggalkan informasi, tetapi juga jejak inspirasi — menyalakan keberanian dalam hati para pelajar untuk melangkah menuju cita-cita. Pertemuan singkat itu menjadi pengingat bahwa masa depan besar seringkali berawal dari satu momen yang menggerakkan keyakinan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menunggu generasi hebat datang, tetapi juga aktif menjemput, membimbing, dan membersamai langkah mereka menuju masa depan.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar perjalanan intelektual — melainkan jembatan harapan bagi lahirnya generasi yang akan membawa kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dua Program Studi FEBI UIN Sumatera Utara Resmi Jadi Tujuan Studi LPDP: Ikhtiar Keilmuan yang Berbuah Kepercayaan Bangsa

Medan, 26 Januari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kembali menorehkan kabar membahagiakan. Dua program studi andalannya, yakni Program Magister Ekonomi Syariah dan Program Doktor Ekonomi Syariah, resmi ditetapkan sebagai tujuan studi Beasiswa LPDP pada skema STEM Industri Strategis. Penetapan ini menjadi penanda penting atas kepercayaan negara terhadap kapasitas akademik, tata kelola, serta kontribusi keilmuan FEBI UIN Sumatera Utara dalam menyiapkan sumber daya manusia strategis bangsa.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Menurut beliau, kepercayaan LPDP merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas, kualitas, dan dedikasi berkelanjutan. “Ini bukan sekadar pengakuan institusional, melainkan ikhtiar kolektif yang Allah mudahkan. Semoga kehadiran dua program studi ini menjadi jalan lahirnya pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang memberi maslahat luas bagi umat dan bangsa,” tutur beliau dengan penuh harap.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari konsistensi panjang dalam merawat mutu akademik, menguatkan riset, serta menautkan nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan strategis nasional. “FEBI tidak sedang mengejar pengakuan semata, tetapi menjaga amanah keilmuan. Ketika keilmuan dirawat dengan sungguh-sungguh, kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” ungkap beliau penuh keteduhan.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan bahwa penetapan ini membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas tanpa kehilangan arah nilai. “Ini adalah harapan bagi para pejuang ilmu. FEBI siap menjadi rumah tumbuhnya insan akademik yang kuat secara intelektual dan matang secara spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., melihat capaian ini sebagai penguatan ekosistem akademik yang berkelanjutan. “Dukungan negara melalui LPDP harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berdampak. FEBI siap menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menambahkan bahwa keberhasilan ini juga merupakan energi baru bagi mahasiswa dan sivitas akademika. “Ini adalah kabar yang menumbuhkan optimisme. Mahasiswa FEBI hari ini bukan hanya bermimpi, tetapi memiliki jalan nyata untuk berkontribusi pada sektor-sektor strategis bangsa,” tuturnya penuh semangat.

Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Maryam Batubara, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa penetapan program studi yang dipimpinnya sebagai tujuan studi LPDP merupakan anugerah sekaligus tanggung jawab besar. Baginya, capaian ini adalah buah dari kesungguhan kolektif para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang selama ini merawat tradisi akademik dengan penuh keikhlasan. “Kami meyakini bahwa ilmu yang dirawat dengan niat yang lurus akan menemukan jalannya sendiri. Kepercayaan LPDP ini kami maknai sebagai amanah untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga hadir sebagai problem solver bagi umat dan bangsa,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.

Ia menambahkan bahwa Program Magister Ekonomi Syariah akan terus menguatkan riset-riset aplikatif, kajian kebijakan, serta pengembangan ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional. Harapannya, mahasiswa penerima LPDP kelak menjadi penghubung antara nilai-nilai syariah, ilmu pengetahuan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. menuturkan bahwa kepercayaan ini merupakan momentum penting bagi penguatan tradisi keilmuan tingkat lanjut. Menurutnya, program doktoral tidak sekadar mencetak akademisi, tetapi membentuk pemikir yang mampu memberi arah. “Program Doktor Ekonomi Syariah kami siapkan sebagai ruang lahirnya gagasan besar. Kami ingin para doktor yang lahir dari FEBI menjadi rujukan, bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga dalam perumusan kebijakan dan pengembangan peradaban ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya penuh keyakinan.

Ia juga menegaskan komitmen program studi untuk menjaga standar akademik tertinggi, memperluas jejaring internasional, serta mendorong publikasi dan riset yang berdampak nyata. “LPDP mempercayakan kami untuk mendidik generasi strategis bangsa. InsyaAllah, kepercayaan ini akan kami jaga dengan kerja sunyi, disiplin ilmiah, dan doa yang tidak pernah putus,” tambahnya.

Kedua Ketua Program Studi sepakat bahwa capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan yang lebih menantang. Dengan dukungan pimpinan universitas dan fakultas, mereka berkomitmen menjadikan FEBI UIN Sumatera Utara sebagai ruang tumbuhnya insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global—tanpa kehilangan akar nilai keislaman.

Penetapan dua program studi ini sebagai tujuan studi LPDP STEM Industri Strategis menjadi penegasan bahwa ekonomi syariah bukan hanya wacana normatif, melainkan bagian penting dari solusi pembangunan nasional—mulai dari ketahanan ekonomi, penguatan industri strategis, hingga pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Dengan penuh rasa syukur, FEBI UIN Sumatera Utara menyambut capaian ini sebagai doa yang terjawab, kerja yang berbuah, dan amanah yang harus dijaga bersama. Semoga langkah ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak kontribusi nyata untuk Indonesia dan peradaban yang lebih berkeadilan.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Tampil di TV Nasional: Prof. Syukri Albani Hadirkan Dakwah Teduh Khas Medan di Program Damai Indonesiaku TVOne!

Medan, 25 Januari 2026 — Kebanggaan besar kembali dirasakan oleh keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI, dipercaya berulang kali hadir sebagai penceramah dalam program dakwah nasional Damai Indonesiaku yang disiarkan TVOne. Tidak hanya sekali, tetapi dalam berbagai episode dengan tema berbeda—menandakan kuatnya kepercayaan publik terhadap kapasitas keilmuan dan kedalaman spiritual beliau.

Pada tema “Kiat Islam Melawan Malas,” Prof. Syukri mengajak umat untuk memahami bahwa kemalasan bukan sekadar persoalan kebiasaan, melainkan tantangan iman yang harus dilawan dengan disiplin, doa, dan kesungguhan. Dengan gaya khasnya yang lugas dan membumi, beliau menegaskan bahwa seorang Muslim harus produktif dan memberi manfaat, sebab keberkahan sering hadir melalui kesungguhan usaha. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Kiat Islam Melawan Malas

Berlanjut pada tema “Adab Rukun Bertetangga,” beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial. Dalam ceramahnya, Prof. Syukri mengingatkan bahwa kekuatan umat tidak hanya dibangun di masjid, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Senyum, sapa, dan saling membantu, hal-hal sederhana adalah wujud nyata dari akhlak Islam yang sering kali terlupakan. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Adab Rukun Bertetangga

Sementara itu, pada kajian “Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari,” beliau mengajak jamaah untuk menata niat dan memperhalus keikhlasan. Menurutnya, amal yang besar dapat kehilangan makna ketika dikerjakan demi pujian manusia. Pesan yang disampaikan terasa mendalam: keikhlasan adalah rahasia kekuatan seorang hamba, dan hanya hati yang bersih yang mampu menghadirkan ketenangan sejati. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Riya Penyakit Hati, Harus Kita Hindari

Tidak kalah menyentuh, dalam tema “Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir,” Prof. Syukri menghadirkan tausiyah yang meneduhkan. Ia mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan zikir di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Dengan logat Medan yang hangat dan bersahabat, beliau menyampaikan bahwa zikir bukan sekadar lantunan, tetapi jalan pulang bagi hati yang lelah. Saksikan selengkapnya di YouTube Damai Indonesia: Banyak Berzikir agar Pahala Mengalir

Keempat tema tersebut memperlihatkan keluasan perspektif dakwah Prof. Syukri, mulai dari pembinaan pribadi, hubungan sosial, hingga kesehatan spiritual. Gaya penyampaiannya yang khas, tegas namun penuh kehangatan, menjadikan pesan-pesan yang berat terasa ringan dan mudah diterima oleh pemirsa dari berbagai latar belakang.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, kehadiran Prof. Syukri di panggung nasional adalah cerminan kualitas akademisi UIN Sumatera Utara yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Kami bangga, karena dari kampus ini lahir sosok yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga mampu menebarkan kesejukan bagi Indonesia,” ungkapnya.

Bagi FEBI, momentum ini bukan hanya prestasi personal, melainkan kebanggaan institusional. Ini adalah bukti bahwa peran akademisi melampaui ruang kelas, menjangkau mimbar umat, menguatkan nilai-nilai moral, dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta.

Kehadiran Prof. Syukri Albani di layar TV nasional seakan menjadi pesan kuat bagi seluruh sivitas akademika: bermimpilah besar, berkontribusilah luas, dan jadilah cahaya di mana pun berada. Dari Medan untuk Indonesia, dakwah yang teduh kini bergema lebih jauh—menginspirasi, menenangkan, dan membanggakan.

Ditulis oleh: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menjemput Masa Depan Gemilang: UIN Sumatera Utara Buka Penerimaan Mahasiswa Baru S2 dan S3, Undangan Istimewa bagi Para Pembelajar Hebat

Medan, 20 Januari 2026 — Ada momentum dalam hidup yang tidak datang dua kali. Ia hadir sebagai panggilan sunyi namun kuat ‘mengajak siapa saja yang berani untuk melangkah lebih jauh dari sekadar mimpi’. Momentum itulah yang kini dibuka oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melalui Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Genap untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2025–2026.

Program ini bukan sekadar proses akademik biasa. Ia adalah gerbang transformasi — tempat lahirnya para pemikir, pemimpin, peneliti, dan penggerak perubahan yang kelak memberi warna bagi peradaban. UIN Sumatera Utara mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk tidak menunda langkah besar dalam hidupnya, sebab masa depan tidak dibangun oleh mereka yang menunggu, tetapi oleh mereka yang berani memulai.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan pesan yang begitu hangat sekaligus menggugah, “Jangan pernah merasa bahwa belajar memiliki batas. Justru ketika seseorang memutuskan untuk kembali menuntut ilmu, di situlah Allah sedang menyiapkan jalan kemuliaan yang lebih luas. Kampus ini terbuka bagi siapa pun yang ingin bertumbuh, mengabdi, dan menghadirkan manfaat bagi umat.”

Senada dengan itu, para pimpinan akademik menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana adalah investasi peradaban — bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga untuk memperbesar dampak kebaikan di tengah masyarakat.

📅 Jadwal Pendaftaran yang Perlu Dicatat:

  • Pembayaran & Pendaftaran: 25 Januari s.d. 7 Februari 2026
  • Ujian Tulis: 16 Februari 2026
  • Ujian Wawancara: 19–20 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 23 Februari 2026
  • Pembayaran SPP: 26 s.d. 28 Februari 2026

Beragam pilihan program studi unggulan siap menjadi ruang bertumbuh bagi para pencari ilmu.

🎓 Program Studi Magister (S2):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Perbankan Syariah (Baik Sekali), Akuntansi Syariah (Baik Sekali), Hukum Keluarga/Ahwal Al-Syakhsiyyah (Baik Sekali), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Baik), Ilmu Hadis (Baik Sekali), Pemikiran Politik Islam (Baik Sekali), Matematika (Izin Operasional), Pendidikan Agama Islam (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Tadris Bahasa Inggris (Baik Sekali), Hukum Islam (Baik Sekali), Ilmu Syariah (Izin Operasional), dan Studi Islam (Izin Operasional).

🎓 Program Studi Doktor (S3):
Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik Sekali), Ekonomi Syariah (Unggul), Aqidah dan Filsafat Islam (Unggul), Ilmu Hadis (Unggul), Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali), Pendidikan Agama Islam (Izin Operasional), Hukum Islam (B), serta Studi Islam (Izin Operasional).

Kesempatan ini adalah pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Banyak orang memiliki mimpi besar, tetapi hanya sedikit yang berani mengambil langkah nyata. Jangan sampai kesempatan berharga ini berlalu hanya karena ragu.

Bayangkan beberapa tahun ke depan — ketika gelar bukan hanya melekat pada nama, tetapi juga membuka jalan pengaruh, memperluas kebermanfaatan, dan mengangkat derajat kehidupan. Setiap halaman buku yang dibaca, setiap diskusi yang dijalani, hingga setiap penelitian yang diselesaikan akan menjadi jejak kontribusi bagi dunia.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri: jika bukan sekarang, kapan lagi?

Informasi lengkap dapat diakses melalui:
🌐 https://admisi.uinsu.ac.id/
🌐 https://bit.ly/PMBS2S3GenapUINSU2026

Jangan lewatkan panggilan ini. Karena terkadang, satu keputusan berani hari ini adalah awal dari kehidupan yang jauh lebih besar daripada yang pernah kita bayangkan.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Gerbang Impian Dibuka Lebih Lebar: FEBI UIN Sumatera Utara Hadirkan Jalur RPL, Kesempatan Emas Raih Gelar Lebih Cepat dan Bermakna

Medan, 20 Januari 2026 — Harapan besar kembali diteguhkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Melalui semangat transformasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, FEBI secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)—sebuah program istimewa yang mengakui pengalaman sebagai bagian dari ilmu, serta menjadikan perjalanan hidup sebagai pijakan menuju masa depan yang lebih gemilang.

Program ini hadir bukan sekadar membuka pintu pendidikan, tetapi menghadirkan jalan percepatan bagi mereka yang telah lebih dahulu belajar dari kehidupan. Pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal dan informal kini dapat direkognisi hingga 70% Satuan Kredit Semester (SKS). Artinya, mimpi meraih gelar akademik tidak lagi terasa jauh—ia bisa didekati dengan langkah yang lebih cepat, lebih ringan, dan lebih pasti.

Keunggulan lain dari jalur RPL adalah masa studi yang jauh lebih efisien. Program Sarjana (S1) berpotensi diselesaikan sekitar 1,5 tahun, sementara Magister (S2) dapat ditempuh hanya dalam 1 tahun. Ditambah lagi, biaya pendidikan yang lebih hemat serta tanpa batas usia menjadi bukti bahwa FEBI UIN Sumatera Utara benar-benar ingin memastikan: siapa pun berhak untuk terus bertumbuh.

Adapun program studi yang dapat dipilih melalui jalur ini meliputi:

  • S1 Ekonomi Islam (Unggul)
  • S1 Manajemen (Unggul)
  • S2 Ekonomi Syariah (Unggul)

Ketiga program tersebut dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial—siap menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Pendaftaran jalur RPL dibuka pada 2–30 Januari 2026, dilanjutkan dengan asesmen oleh asesor pada 2–7 Februari 2026, kemudian penetapan oleh Dekan/Direktur pada 9 Februari 2026. Setelah itu, calon mahasiswa melakukan pembayaran UKT pada 9–13 Februari 2026, serta pengisian KRS pada 9–20 Februari 2026. Perjalanan akademik ini akan resmi dimulai pada 23 Februari 2026 hingga 26 Juni 2026 untuk semester perdana—sebuah awal yang bisa menjadi titik balik kehidupan.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas hadirnya program strategis ini. Menurutnya, RPL adalah wujud nyata dari pendidikan yang memanusiakan.

“Pendidikan sejatinya tidak hanya mengakui apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga menghargai kebijaksanaan yang ditempa oleh pengalaman. Jalur RPL adalah undangan terbuka bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri. Jangan ragu melangkah, karena masa depan selalu berpihak pada mereka yang berani memperjuangkannya,” ungkap beliau dengan penuh kehangatan.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen FEBI dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pengalaman berharga yang terabaikan. Apa yang telah Anda jalani selama ini adalah kekuatan. Melalui RPL, kekuatan itu kami konversi menjadi pijakan akademik agar Anda dapat melompat lebih tinggi. Ini bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang menjemput masa depan dengan penuh keberanian,” tuturnya.

Wakil Dekan I, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., turut mengajak masyarakat untuk melihat kesempatan ini sebagai momentum kebangkitan diri.

“Sering kali yang membatasi langkah kita bukan kemampuan, melainkan keraguan. Jalur RPL adalah pesan bahwa kesempatan selalu ada bagi mereka yang siap bertumbuh. Jangan menunggu waktu yang sempurna—mulailah, dan biarkan proses menyempurnakan perjalanan Anda.”

Wakil Dekan II, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menambahkan bahwa efisiensi waktu dan biaya dalam program ini merupakan bentuk keberpihakan kampus kepada masyarakat luas.

“Kami memahami bahwa banyak individu hebat harus membagi waktu antara karier, keluarga, dan pendidikan. Karena itu, RPL hadir sebagai solusi—agar mimpi akademik tidak lagi tertunda, melainkan dapat segera diwujudkan.”

Sementara itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., melihat program ini sebagai gerakan besar dalam memperluas akses pendidikan.

“Ilmu adalah cahaya yang tidak boleh dibatasi oleh usia ataupun latar belakang. Selama ada kemauan untuk belajar, selalu ada jalan untuk berhasil. FEBI siap menjadi rumah bagi setiap langkah menuju keberhasilan tersebut.”

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, masyarakat dapat langsung mengakses laman resmi https://admisi.uinsu.ac.id/. Setiap detail telah disiapkan dengan baik agar calon mahasiswa dapat menapaki proses ini dengan mudah dan penuh keyakinan.

Pada akhirnya, jalur RPL bukan hanya tentang pengakuan akademik—ia adalah tentang menghormati perjalanan, menyalakan harapan, dan mempercepat masa depan. FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi.

Kini saatnya bertanya pada diri sendiri:
Jika jalan telah dibukakan, masihkah kita ragu untuk melangkah?

Daftarkan dirimu sekarang. Karena masa depan tidak menunggu—ia hanya menyambut mereka yang berani menjemputnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Mengukir Kepemimpinan, Tonggak Baru Keilmuan: FEBI UIN Sumatera Utara Didapuk Jadi Ketua Komisi Penelitian AFEBI!

Medan, 12 Januari 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Dalam forum bergengsi Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI), FEBI UIN Sumatera Utara resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Komisi Bidang Penelitian, sebuah posisi strategis yang menegaskan pengakuan nasional atas kualitas akademik, produktivitas riset, serta kontribusi intelektual yang selama ini terus diperkuat.

Penunjukan ini bukanlah capaian yang hadir secara tiba-tiba. Ia merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dipenuhi dedikasi, kerja kolektif, dan semangat untuk terus melampaui batas. FEBI UIN Sumatera Utara telah konsisten mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan solusi konkret bagi persoalan umat, industri, dan masyarakat luas. Kepercayaan ini sekaligus menempatkan FEBI pada barisan terdepan dalam mengarahkan masa depan riset ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan syukur atas amanah prestisius tersebut. Ia menilai bahwa kepercayaan nasional ini adalah bukti nyata bahwa budaya akademik di UIN Sumatera Utara terus bertumbuh kuat.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya berharap FEBI mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan penelitian kolaboratif, memperluas jejaring keilmuan, serta melahirkan inovasi yang berdampak. Inilah saatnya kita menunjukkan bahwa dari kampus ini lahir gagasan-gagasan besar untuk peradaban,” tuturnya penuh harap.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., turut mengungkapkan rasa syukur sekaligus tekad untuk menjadikan amanah ini sebagai momentum akselerasi. Baginya, penelitian adalah jantung kemajuan perguruan tinggi.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk memperluas manfaat keilmuan. Kami ingin membangun ekosistem riset yang hidup—di mana dosen, peneliti, dan mahasiswa berkolaborasi melahirkan karya yang mencerahkan, transformatif, dan berdaya saing global. Ketika penelitian bertumbuh, di sanalah peradaban menemukan arah,” ungkapnya dengan nada optimistis.

Lebih jauh, beliau juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan capaian ini sebagai energi bersama. “Mari kita sambut kepercayaan ini dengan semangat berkarya tanpa henti. Jangan cepat berpuas diri, karena dunia akademik selalu menunggu inovasi berikutnya. Saatnya kita melangkah lebih jauh, menembus batas, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Terpilihnya FEBI UIN Sumatera Utara sebagai Ketua Komisi Bidang Penelitian AFEBI membawa harapan besar bagi penguatan kolaborasi antar perguruan tinggi Islam di Indonesia. Peran ini membuka ruang sinergi yang lebih luas—mulai dari riset multidisipliner, publikasi bereputasi internasional, hingga pengembangan kebijakan berbasis penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Capaian ini juga menjadi pesan kuat bahwa kerja keras, integritas, dan visi besar akan selalu menemukan jalannya menuju pengakuan. Dari ruang-ruang diskusi akademik hingga forum nasional, FEBI UIN Sumatera Utara terus menyalakan obor intelektualitas—menghadirkan ilmu yang bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk mengubah masa depan.

Hari ini, FEBI tidak sekadar berdiri sebagai bagian dari percaturan akademik nasional, tetapi tampil sebagai pengarah, penggerak, dan inspirasi. Sebuah langkah besar telah dimulai—dan dari Sumatera Utara, cahaya keilmuan itu kini kian terang menyinari Indonesia.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Hangat dan Penuh Makna: FEBI UIN Sumatera Utara Terima Silaturrahim Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Kampus sebagai Rumah dan Ramah Aspirasi

Medan, 06 Januari 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa di Ruang Dekan FEBI, Kampus I UIN Sumatera Utara saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar silaturrahim bersama mahasiswa. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka yang mempertemukan gagasan, harapan, serta berbagai aspirasi mahasiswa demi kemajuan bersama.

Silaturrahim tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang didampingi oleh Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Staf Ahli Dekan FEBI, Imam El Islamy, M.Sos. Kehadiran pimpinan fakultas dalam forum ini menjadi simbol nyata bahwa FEBI tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun peradaban kampus yang inklusif dan berdaya saing.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan, ide, serta masukan konstruktif terkait penguatan layanan akademik, pengembangan potensi diri, hingga ekosistem organisasi kemahasiswaan. Seluruh aspirasi disambut dengan sikap terbuka dan penuh perhatian, mencerminkan budaya kepemimpinan yang humanis dan responsif.

Dekan FEBI, Prof. Syukri Albani, menegaskan bahwa mahasiswa adalah denyut nadi fakultas sekaligus calon pemimpin masa depan.

“FEBI harus menjadi rumah yang nyaman bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh. Jangan pernah ragu menyampaikan gagasan, karena dari keberanian berpikir dan berdialog itulah lahir perubahan besar. Kami ingin berjalan bersama mahasiswa, mendengar mereka, dan menghadirkan solusi terbaik,” tuturnya dengan penuh keteduhan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan III, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa silaturrahim seperti ini merupakan energi positif bagi kemajuan fakultas.

“Mahasiswa adalah kekuatan inspiratif. Ketika komunikasi terjalin erat, maka kepercayaan akan tumbuh, dan dari sanalah prestasi-prestasi besar akan lahir. Teruslah menjadi generasi yang berani, beretika, dan membawa manfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Dekan, Imam El Islamy, M.Sos., menambahkan bahwa ruang dialog harus terus dijaga agar kampus tetap adaptif terhadap dinamika zaman.

“Kampus hebat adalah kampus yang mau mendengar. Hari ini kita tidak hanya berdiskusi, tetapi sedang menanam fondasi masa depan—masa depan mahasiswa dan masa depan FEBI itu sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Para mahasiswa pun menyambut pertemuan ini dengan rasa bahagia dan apresiasi mendalam. Mereka menilai forum tersebut sebagai bukti bahwa pimpinan fakultas hadir bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai pendengar yang tulus.

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada sistemnya, tetapi pada hubungan yang terbangun di dalamnya—hubungan yang dilandasi kepercayaan, kepedulian, dan visi yang sama untuk melangkah lebih jauh.

Melalui silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan jati dirinya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga merawat nilai kebersamaan, membuka ruang partisipasi, serta menumbuhkan generasi yang siap memberi dampak bagi umat dan bangsa.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.