Medan, 11 Juli 2025 — Di tengah derasnya arus perbedaan yang kian mencuat di ruang publik, sebuah pesan damai menggema kuat dari Kampus UIN Sumatera Utara. Dalam program spesial Mutiara Islam yang disiarkan langsung oleh Tribun Medan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., hadir dengan tausiyah yang menggugah kesadaran kolektif bertajuk “Maqashid Kerukunan: Kalau Bisa Sama, Kenapa Harus Berbeda?”
Mengangkat tema yang relevan dan kontemporer, Prof. Syukri Albani membahas nilai-nilai luhur Islam dalam menjaga kerukunan, seraya menekankan pentingnya melihat perbedaan sebagai rahmat, bukan pemicu perpecahan. Dalam pandangan beliau, maqashid (tujuan-tujuan) syariah sejatinya mengarah pada kemaslahatan dan harmoni, bukan pada konflik dan dominasi.
“Kerukunan bukan soal menyeragamkan, tapi soal menyatukan hati dalam kebaikan bersama. Kalau bisa saling memahami, kenapa memilih saling menyakiti?” ungkap beliau dengan penuh kehangatan.
Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 11 Juli 2025 pukul 12.30 WIB ini, dapat disaksikan kembali melalui siaran ulang di kanal YouTube Tribun Medan dan Facebook Tribun Medan.
Melalui pesan damainya, Prof. Syukri mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk kembali kepada akar nilai Islam yang rahmatan lil ‘aalamiin—agama yang menebar kedamaian, keadilan, dan kasih sayang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengingat spiritual, tetapi juga manifestasi nyata bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi kerukunan dalam keberagaman. Sebuah pelita yang menuntun di tengah gelapnya polarisasi zaman.
Medan, 8 Juli 2025 — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menjadi tuan rumah dalam acara Silaturrahim Delegasi Peserta Kunjungan ke Tiongkok bertema “Delegation of Muslim Scholars and Community Leaders from North Sumatera for Indonesia-China Collaboration and Friendship”. Kegiatan ini digelar di Aula Kampus IV UIN SU Durin Jangak Tuntungan, sebagai tindak lanjut dari lawatan delegasi ke tiga kota besar di Tiongkok: Zheng Zhou, Wulumuqi, dan Beijing pada 29 Mei – 5 Juni 2025.
Acara ini menjadi momen reflektif sekaligus penguatan kerja sama internasional yang berakar pada semangat ukhuwah, dialog antarbangsa, dan pertukaran keilmuan lintas budaya.
Hadir dalam kegiatan tersebut:
Pimpinan dan civitas akademika UIN Sumatera Utara
Rektor Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Medan
Wakil Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB)
Pimpinan Pondok Pesantren Aitul Mustaghfirin
Tokoh-tokoh masyarakat dan ormas Islam
Serta tamu kehormatan: Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia di Medan
🌏 Pesan-Pesan Inspiratif dari Para Tokoh
💬 Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag. – Rektor UIN Sumatera Utara
“Kunjungan ini adalah wujud nyata Islam sebagai rahmat bagi semesta. Kita datang bukan hanya untuk membangun relasi, tetapi untuk memperkuat simpul keilmuan dan memperluas jangkauan persaudaraan kemanusiaan lintas batas.”
💬 Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. – Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara
“Silaturrahim ini mencerminkan wajah Islam yang cerdas, inklusif, dan pro-dialog. Ini adalah langkah penting membangun hubungan antarnegara melalui diplomasi intelektual.”
💬 Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia di Medan
“Kami sangat menghargai kedatangan delegasi Muslim dari Sumatera Utara ke Tiongkok. Kunjungan ini mempererat hubungan harmonis antara rakyat Tiongkok dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya. Kami berharap kerja sama ini berlanjut dalam bentuk program konkret di masa depan.”
💬 Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. – Dekan FEBI UIN Sumatera Utara
“Kolaborasi antarbangsa bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi pertukaran nilai. UIN Sumatera Utara siap mengambil peran lebih besar dalam diplomasi keilmuan demi membangun ekonomi Islam yang berlandaskan nilai-nilai universal dan spiritual.”
🤝 Dari Diplomasi ke Aksi Kolaboratif
Acara ini menjadi ruang berbagi pengalaman penuh makna dari para peserta delegasi. Mereka menyampaikan testimoni tentang dialog yang hangat, keterbukaan masyarakat Tiongkok, serta potensi besar kolaborasi riset dan pendidikan ke depan. UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk menindaklanjuti kerja sama ini melalui pertukaran pelajar, penelitian bersama, dan jaringan akademik internasional.
📌 UIN Sumatera Utara terus melangkah sebagai universitas Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif menjadi duta harmoni global dan pemimpin dalam transformasi peradaban.
Medan, 4 Juli 2025 — Dalam langkah strategis membangun generasi intelektual Muslim yang unggul, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Magister dan Doktor di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., Kantor Cabang Medan Balai Kota, Jumat pagi (4/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar akademik FEBI untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan mendorong mahasiswa serta profesional muda agar melanjutkan pendidikan tinggi di bidang ekonomi, keuangan, dan akuntansi syariah.
🔰 Sinergi Akademik dan Industri
Sosialisasi ini menghadirkan para Ketua dan Sekretaris Program Studi Magister dan Doktor FEBI, di antaranya:
Dr. Sugianto, M.A., CIRBC. – Ketua Prodi Magister Perbankan Syariah
Dr. M. Lathief Ilhamy Nasution, M.E.I. – Sekretaris Prodi Magister Perbankan Syariah
Maryam Batubara, M.A., Ph.D. – Ketua Prodi Magister Ekonomi Syariah
Dr. Rahmi Syahriza, M.A. – Sekretaris Prodi Magister Ekonomi Syariah
Dr. Nurlaila, S.E., M.Ak., CA., CIBA., CMA. – Ketua Prodi Magister Akuntansi Syariah
Hendra Harmain, S.E., M.Pd. – Sekretaris Prodi Magister Akuntansi Syariah
Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. – Ketua Prodi Doktor Ekonomi Syariah
Dr. Yusrizal, M.Si. – Sekretaris Prodi Doktor Ekonomi Syariah
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dikemas dalam suasana interaktif dan penuh motivasi. Para pemateri menyampaikan secara komprehensif mengenai visi, kurikulum, keunggulan, serta peluang akademik dan karier dari masing-masing program. Tidak hanya menekankan aspek keilmuan dan penelitian, sosialisasi ini juga memperlihatkan bagaimana pendidikan magister dan doktor FEBI diarahkan untuk menghasilkan pemimpin, peneliti, dan praktisi ekonomi Islam yang berintegritas dan berpengaruh secara global.
💬 Pesan Inspiratif dari Dekan FEBI
Dalam momentum tersebut, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, MA, menyampaikan pesan yang menggugah:
“Di tengah tantangan zaman yang kompleks, pendidikan tinggi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis umat. Melalui Program Magister dan Doktor, kita tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan pemikir, pemimpin, dan pembaharu peradaban ekonomi Islam. FEBI hadir untuk memberi ruang bagi cita-cita besar Anda—menjadi ilmuwan yang shalih, cendekia, dan berdampak.”
🎯 Lanjut Kuliah, Perluas Pengaruh
Sosialisasi ini menjadi bukti nyata bahwa FEBI terus berkomitmen untuk menjadi rumah intelektual yang melahirkan solusi dan inovasi. Pendidikan tidak hanya menjadi jalan menuju karier, tetapi juga wahana menuju kebermaknaan hidup, kontribusi sosial, dan keberkahan intelektual.
Dengan sistem pembelajaran yang modern, jaringan akademik yang kuat, dan atmosfer keislaman yang kental, FEBI UINSU membuka peluang emas bagi para profesional, akademisi muda, dan lulusan sarjana untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi agen perubahan dalam sistem ekonomi Islam global.
📌 Jangan Lewatkan! 📚 Pendaftaran Program Magister & Doktor FEBI UINSU kini dibuka. 💻 Info lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui: www.febi.uinsu.ac.id
🔖 FEBI UINSU: Ilmu yang Berkah, Gelar yang Bermakna, dan Peran yang Berdampak.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat mutu akademik dan relevansi kurikulum di era global. Pada Selasa, 1 Juli 2025, FEBI sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Online yang melibatkan tiga program studi unggulan: S1 Ekonomi Islam, S2 Ekonomi Syariah, dan S3 Ekonomi Syariah.
Kegiatan strategis ini menghadirkan narasumber nasional yang sangat berkompeten di bidang ekonomi Islam, yakni Prof. Shabri Abdul Madjid, Ph.D., Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala—salah satu akademisi terkemuka di Indonesia yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan kurikulum ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dan diikuti antusias oleh para dosen, pengelola program studi, serta tim pengembang kurikulum dari seluruh jenjang pendidikan FEBI.
Dalam pemaparannya, Prof. Shabri Abdul Madjid menekankan pentingnya kurikulum ekonomi Islam yang kontekstual, integratif, dan transformatif. Ia mendorong agar setiap kurikulum tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar akademik nasional dan internasional, tetapi juga menyerap nilai-nilai maqashid syariah, kebutuhan industri halal, serta tantangan zaman digital dan keberlanjutan.
“Kurikulum ekonomi Islam masa kini harus mampu menjawab tantangan lokal dan global. Ia harus berakar pada nilai spiritual dan etika, namun bercabang ke arah solusi-solusi ekonomi kontemporer. Transformasi kurikulum bukan hanya keharusan akademik, tetapi juga jihad intelektual untuk membangun peradaban,” tegas Prof. Shabri dalam sesinya.
Workshop ini menjadi ruang dialog yang dinamis, membahas pembaruan capaian pembelajaran (CPL), struktur kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education), integrasi literasi digital, hingga pelibatan industri dan masyarakat dalam desain kurikulum. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis FEBI dalam mendukung akreditasi unggul dan visi internasionalisasi kampus.
Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan ikhtiar kolektif untuk menjadikan FEBI sebagai pusat rujukan akademik dalam pengembangan kurikulum ekonomi Islam di Indonesia.
“FEBI terus melangkah maju untuk menjadi fakultas yang adaptif dan visioner. Kurikulum adalah jantung dari kualitas pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan FEBI tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin dan memberi perubahan,” ujar Prof. Syukri dengan penuh semangat.
Workshop ini bukan hanya forum ilmiah, tetapi juga momentum spiritual yang mengalirkan berkah luar biasa bagi seluruh civitas akademika. Semangat kolaboratif antara pengelola prodi, dosen, dan pakar eksternal menunjukkan bahwa transformasi kurikulum bukanlah kerja individu, melainkan gerakan keilmuan bersama yang digerakkan oleh niat tulus untuk mencerdaskan dan memuliakan umat.
Dengan kegiatan ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali meneguhkan langkahnya sebagai kawah candradimuka bagi para intelektual Muslim, sekaligus motor penggerak ekonomi Islam yang berkeadaban.
Medan, 26 Juni 2025 — Komitmen dalam membentuk generasi intelektual Muslim yang unggul kembali dibuktikan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara melalui kegiatan bertajuk: “Pelatihan Bahasa Arab dengan Tujuan Ahli di Bidang Ekonomi Syariah Sekaligus Menjejaki Kuliah di Timur Tengah.” 📚✨
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan bahasa, tetapi juga jembatan menuju dunia akademik internasional, khususnya ke Timur Tengah yang dikenal sebagai pusat peradaban dan literatur Islam klasik serta kontemporer.
Bertempat di Kampus Pascasarjana UIN Sumatera Utara, acara dimulai pukul 09.00 WIB dan menghadirkan dua narasumber berkelas: 🔹 Dr. Dau Iq’watul Karim Ali, Lc., M.A. (Dosen Livia Jakarta) 🔹 Maryam Batubara, M.A., Ph.D. (Kepala Program Magister Ekonomi Syariah UIN Sumatera Utara)
Acara dibuka oleh Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI, yang menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah penting dalam membekali mahasiswa dan akademisi agar siap bersaing di tingkat global, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.
“Bahasa Arab bukan hanya alat komunikasi, tetapi pintu menuju ilmu, budaya, dan peradaban. Pelatihan ini bukan hanya untuk bisa berbicara, tapi untuk bisa berpikir dalam kerangka syar’i dan ilmiah. Inilah fondasi bagi calon intelektual Muslim yang ingin mengakar di bumi dan menjulang ke langit,” ungkap Prof. Syukri dengan penuh keyakinan.
💬 Pesan Inspiratif dari Narasumber
🗣️ Dr. Dau Iq’watul Karim Ali, Lc., M.A.
“Bahasa Arab bukan sekadar alat bicara, tapi napas dari ilmu yang hidup. Jika engkau ingin menjadi ahli ekonomi syariah yang berwibawa, maka kuasailah bahasa wahyu dengan hati dan akal yang bersih. Sebab ilmu-ilmu langit tidak bisa disentuh dengan bahasa bumi yang kabur. Jadilah insan yang bukan hanya mengerti angka, tetapi memahami hikmah di balik setiap hukum Allah.”
🗣️ Maryam Batubara, M.A., Ph.D.
“Belajar bahasa Arab adalah investasi ilmiah jangka panjang. Bukan hanya untuk berkuliah di Timur Tengah, tapi untuk membaca dunia dengan perspektif yang lebih dalam dan luas. Siapa yang ingin menulis sejarah besar, harus terlebih dulu mampu membaca kitab agung. Maka mulai hari ini, belajarlah, karena bahasa adalah kunci pintu peradaban.”
Dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen yang hadir, kegiatan ini menjadi sinyal bahwa UIN Sumatera Utara tengah menyiapkan generasi emas ekonomi syariah—yang tidak hanya andal di ruang kelas, tetapi juga siap melanjutkan studi dan membawa misi keilmuan Islam hingga ke kancah internasional.
🌍 Dari Medan menuju Timur Tengah, dari huruf-huruf Arab lahirlah masa depan yang tercerahkan. UIN Sumatera Utara siap mengantarkanmu ke sana.
Medan, 24 Juni 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara Medan. Ja’far Hamzah Pulungan, mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, berhasil meraih peringkat ke-4 nasional dalam Perlombaan Karya Tulis Ilmiah BUKU PANDAI 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Papua.
Kompetisi prestisius ini mengangkat tema strategis: “Bersama Kembangkan Papua dan Daerah Otonomi Baru Melalui Akselerasi Investasi”, dan diikuti oleh 227 peserta dari kalangan mahasiswa aktif jenjang S1, S2, hingga S3 sederajat se-Indonesia. Di tengah persaingan ketat dan kualitas tulisan yang luar biasa dari berbagai perguruan tinggi ternama, capaian Ja’far menandai bahwa mahasiswa dari kampus Islam mampu bersaing, berprestasi, dan berkontribusi nyata untuk negeri.
“Saya mengangkat pendekatan keuangan syariah sebagai solusi investasi inklusif di Papua, dengan menekankan prinsip keberlanjutan, partisipasi masyarakat lokal, dan keadilan ekonomi,” ujar Ja’far Hamzah Pulungan dalam refleksinya atas keberhasilannya.
🎓 Apresiasi dari Pimpinan Kampus
Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi tersebut:
“Ini bukti bahwa mahasiswa kita tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan visi pembangunan. FEBI akan terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang tak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga relevan dengan tantangan bangsa. Selamat untuk Ja’far, engkaulah inspirasi generasi muda kita.”
Sementara itu, Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., turut memberikan ucapan bahagia:
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Sumatera Utara mampu hadir di tengah wacana pembangunan nasional, bahkan untuk kawasan strategis seperti Papua dan daerah otonomi baru. Selamat dan terus berkarya dengan semangat Islam, intelektualitas, dan pengabdian.”
🌍 UIN Sumatera Utara: Mencetak Intelektual Solutif, Kontributif, dan Islami
Melalui ajang ini, UIN Sumatera Utara melalui FEBI kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kampus Islami yang tidak hanya berprestasi dalam ruang akademik, tetapi juga aktif menjawab isu-isu pembangunan dan kebijakan nasional.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Ja’far Hamzah Pulungan menjadi salah satu wujud nyata bahwa mahasiswa FEBI siap menjadi intelektual muda yang solutif dan kontributif, menjunjung tinggi nilai Islam dan keilmuan, serta terus mewarnai panggung nasional.
🌟 Selamat dan sukses untuk Ja’far Hamzah Pulungan! Langkah kecil dari Medan, berdampak besar untuk Papua dan Indonesia.
✨ 43 Program Studi Unggulan Siap Membuka Jalanmu Menuju Masa Depan Hebat
Inilah saat yang kamu tunggu! Kesempatan emas untuk menjadi bagian dari kampus Islam negeri unggulan, UIN Sumatera Utara Medan, kini terbuka lebar melalui Jalur UM-MANDIRI Tahun 2025.
Dengan mengusung semangat “Buka Gerbang Masa Depanmu Lewat Pendaftaran”, UIN Sumatera Utara menghadirkan 43 program studi lintas disiplin ilmu, mulai dari keislaman, ekonomi, teknologi, kesehatan, hingga sains sosial modern, yang siap menempa kamu menjadi generasi unggul, Islami, dan berdampak global!
🌍 UIN Sumatera Utara bukan hanya tempat belajar. Ini adalah ruang tumbuh, laboratorium perubahan, dan titik awal peradaban baru.
“Jangan takut bermimpi besar. Di UIN Sumatera Utara, kami tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tapi juga menanamkan nilai. Kami menyiapkan generasi yang mampu berpikir global, namun tetap berpijak pada akar spiritual. UM-MANDIRI adalah gerbangmu. Ketuklah, dan masuklah sebagai insan pembelajar yang akan menyalakan cahaya perubahan.”
💼 Pesan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara,
Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A.
“Kita hidup di zaman percepatan, dan hanya mereka yang siap secara ilmu, akhlak, dan tekad yang bisa memimpin masa depan. Melalui Jalur UM-MANDIRI, kamu bukan hanya memilih kampus — kamu sedang memilih arah hidup. FEBI dan seluruh UIN Sumatera Utara siap menjadi ladang tumbuh bakatmu, imanmu, dan impianmu.”
💚 Kenapa Harus UIN Sumatera Utara?
✅ Terakreditasi Unggul Nasional ✅ Masuk THE Impact Rankings 2025 – Peringkat Teratas PTKIN se-Indonesia ✅ Kurikulum Kolaboratif dan Relevan ✅ Kampus Islami, Inklusif, dan Berwawasan Global ✅ 43 Program Studi yang Responsif terhadap Zaman ✅ Dosen Berkualitas dan Fasilitas Modern ✅ Peluang Beasiswa dan Jejaring Internasional
🎯 Ayo Daftar Sekarang!
Bangun masa depanmu di kampus yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan aksi. 📲 Kunjungi: https://pmb.uinsu.ac.id 📸 Ikuti kabar terbarunya di Instagram: @uinsu_official
🌱 UIN Sumatera Utara: Bersama Mencetak Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya Guna. 🌟 43 Prodi Menantimu — Waktunya Tumbuh, Saatnya Melangkah!
Medan, 22 Juni 2025 — Kabar membahagiakan dan membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sukses mencatatkan pencapaian monumental dengan menempati peringkat teratas di antara seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam pemeringkatan bergengsi dunia, Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025.
Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yang melihat capaian tersebut sebagai bukti nyata keseriusan UIN Sumatera Utara dalam mewujudkan kontribusi global terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) melalui jalur pendidikan tinggi Islam yang berkemajuan.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan konsistensi UIN Sumatera Utara. Ini adalah pencapaian yang membanggakan, bukan hanya untuk kampus tersebut, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar PTKIN. Semoga menjadi inspirasi dan energi positif untuk PTKIN lain di Indonesia,” demikian disampaikan perwakilan Kemenag RI dengan penuh semangat.
Capaian membanggakan ini merupakan hasil dari proses panjang dan penuh komitmen, di bawah kepemimpinan Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., yang tak henti menanamkan budaya mutu, kolaborasi internasional, serta inovasi berbasis nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Peringkat ini adalah anugerah sekaligus tanggung jawab. Dunia melihat kita, dan kita menjawabnya dengan integritas, ilmu, dan pengabdian yang memberi dampak,” ujar Prof. Nurhayati.
Sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sumatera Utara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan pesan penuh makna yang mencerminkan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan keunggulan:
“Capaian ini adalah bukti bahwa kampus Islam hari ini tidak berjalan di belakang zaman, tapi ikut memimpin zaman. Kita bukan sekadar mencetak lulusan, kita sedang membentuk peradaban. Dalam derap SDGs dan panggilan global, UIN Sumatera Utara berdiri tegak membawa risalah Islam, riset yang relevan, dan pengabdian yang menyentuh akar rumput. Ini saatnya kita menulis narasi baru: bahwa dari Medan, peradaban hijau, inklusif, dan transformatif itu tumbuh dan menyinari dunia.”
UIN Sumatera Utara menjadi satu-satunya PTKIN di Sumatera yang mampu masuk dalam jajaran atas THE Impact Rankings 2025, sekaligus menandai lompatan besar dalam reputasi internasional kampus berbasis nilai keislaman yang progresif dan solutif.
Dengan capaian ini, seluruh civitas akademika diajak untuk tidak hanya berbangga, tetapi juga terpanggil untuk menjaga kualitas, memperluas jejaring global, dan terus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
🌟 UIN Sumatera Utara telah menyalakan cahaya dari Medan untuk dunia. Cahaya itu adalah ilmu yang membebaskan, iman yang menenangkan, dan aksi nyata yang membangun masa depan.
Medan, 20 Juni 2025 — Civitas Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Prof. Dr. Syaiful Akhyar Lubis, M.A. — Ketua Komisi I Senat UIN Sumatera Utara — sebagai Rektor Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi kabar gembira bagi keluarga besar UNIVA Medan, tetapi juga kebanggaan tersendiri bagi komunitas akademik UIN Sumatera Utara. Sosok Prof. Syaiful Akhyar dikenal sebagai tokoh keilmuan yang intelektual, rendah hati, serta konsisten memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan keilmuan yang mencerahkan.
Dalam momentum yang membahagiakan ini, Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan harapan mendalam:
“Kami segenap keluarga besar UIN Sumatera Utara menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Syaiful Akhyar Lubis, M.A. atas amanah barunya sebagai Rektor UNIVA Medan. Semoga beliau diberi kekuatan, kelapangan hati, dan kebijaksanaan untuk memimpin dan mengembangkan UNIVA sebagai pusat peradaban ilmu, akhlak, dan pengabdian bagi umat dan bangsa.”
Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., juga menyampaikan apresiasi yang dalam atas pelantikan tersebut:
“Prof. Syaiful Akhyar adalah sosok akademisi yang penuh dedikasi dan keteladanan. Kami yakin, di bawah kepemimpinan beliau, UNIVA Medan akan tumbuh sebagai universitas yang unggul, islami, dan relevan dengan tantangan zaman. Semoga sinergi antar kampus Islam terus terjaga dan menguat demi kemajuan umat.”
Pelantikan ini menjadi simbol bahwa semangat keilmuan dan kepemimpinan dari UIN Sumatera Utara terus meluas, menyemai kontribusi ke berbagai lini kehidupan akademik. Civitas akademika FEBI UIN Sumatera Utara mendoakan semoga amanah ini menjadi berkah dan kekuatan baru bagi UNIVA dalam mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang berkemajuan, rahmatan lil ‘alamin, dan menjawab tantangan zaman.
Selamat mengemban amanah, Prof. Dr. Syaiful Akhyar Lubis, M.A. Dari UIN Sumatera Utara, untuk kemajuan dunia akademik dan umat yang lebih terang.
Medan, 19 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat peran aktif tokoh agama, akademisi, dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah, Polda Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Mitra Kamtibmas dengan mengusung tema: “Dalam Rangka Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman, Damai, dan Sejuk”, sekaligus fokus pada antisipasi berita hoaks yang marak di era digital. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Kanaya Medan, Jalan Darussalam, Sei Sikambing, Medan Petisah, dan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pimpinan ormas Islam, akademisi, serta mitra strategis dari berbagai lembaga keagamaan dan pendidikan tinggi.
Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., yang menyampaikan pandangan strategis dan religius terkait pentingnya sinergi antara pendidikan Islam dan ketahanan sosial masyarakat di tengah arus informasi yang tidak selalu sehat.
“Jika hoaks menjalar bagai api, maka ilmu adalah airnya.Jika fitnah mengakar di sunyi, maka kejujuran adalah cangkul yang membersihkannya.Kita tak bisa hanya menyalahkan, kita harus mulai menerangkan.Mulailah dari rumah, dari mimbar, dari ruang kelas, dari jari yang menulis dan suara yang merekam.Bangun literasi dengan cinta, ajarkan verifikasi sebagai ibadah, tanamkan etika sebagai fondasi umat.Kita tidak hanya memberi PR pada generasi muda, kita hadir dengan solusi yang membumi.Maka biarlah UIN Sumatera Utara berdiri sebagai mercusuar—yang memanggil semua pulang pada cahaya: kebenaran, kejujuran, dan kedamaian.” tegas Prof. Syukri dalam forum tersebut.
Kegiatan ini menjadi momen reflektif sekaligus strategis yang menyatukan para tokoh dari berbagai latar belakang untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab bersama, yang dimulai dari pemikiran yang tercerahkan hingga tindakan yang penuh cinta.
Dalam sambutannya, perwakilan Polda Sumatera Utara turut memberikan pesan inspiratif yang menggetarkan kesadaran peserta:
“Keamanan hari ini tidak cukup dijaga dengan senjata dan seragam. Ia harus dijaga bersama—oleh doa para tokoh agama, oleh keteladanan para guru bangsa, dan oleh bijaknya jari-jemari anak muda dalam bersuara. Ketika hoaks menjadi racun, maka kebenaran adalah penawarnya, dan peran pendidikan serta keimanan adalah tamengnya.”
Beliau menambahkan bahwa kegiatan Mitra Kamtibmas bukan sekadar forum diskusi, melainkan bentuk nyata kolaborasi kultural dan spiritual untuk menjaga Sumatera Utara tetap damai dan utuh di tengah keragaman.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan dari pesantren, dari kampus seperti UIN Sumatera Utara, dan dari semua tokoh agama. Bersama, kita bisa menjadikan Sumatera Utara sebagai rumah damai bagi semua golongan, rumah sejuk bagi semua keyakinan, dan tanah yang aman untuk masa depan anak-anak kita.”
Kegiatan ini juga menjadi ruang sosialisasi peran UIN Sumatera Utara sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang inklusif, transformatif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Kehadiran UIN Sumatera Utara tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga mitra umat dan bangsa dalam menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Para peserta yang hadir menyambut positif dialog tersebut. Mereka mengapresiasi keterlibatan kampus dalam menjawab persoalan masyarakat secara langsung, khususnya dalam membina generasi muda agar cakap literasi digital, cerdas memilah informasi, dan kuat menjaga ukhuwah di tengah perbedaan.
Dari ruang ini, kita belajar bahwa menjaga Kamtibmas bukan hanya urusan aparat, tetapi juga urusan iman, akal sehat, dan kerja sama antarelemen bangsa.
UIN Sumatera Utara—bersama para tokoh agama dan Polda Sumatera Utara—terus menjadi penjaga nilai, perajut harmoni, dan penggerak pencerahan untuk Sumatera Utara yang aman, damai, dan sejuk.