Silaturrahim Bermakna di UIN Sumatera Utara: Sinergi Kementerian dan Legislatif Dorong Transformasi Pendidikan Islam

Medan, 16 Juli 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mendapat kehormatan luar biasa atas kunjungan dan silaturrahim dari tokoh-tokoh strategis nasional, yakni Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, dan Komisi VIII DPR RI. Kegiatan ini berlangsung penuh kekeluargaan dan bermakna, menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas lembaga demi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., bersama para Wakil Rektor, para dekan, dan jajaran pimpinan fakultas, termasuk sivitas akademika FEBI UIN Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kemenag RI, menyampaikan pesan penuh refleksi dan motivasi:

“Kampus bukan hanya tempat belajar, tapi ruang lahirnya integritas. UIN Sumatera Utara harus menjadi pelopor dalam membangun budaya akademik yang jujur, bersih, dan berdaya saing global. Kita ingin mahasiswa kita tidak hanya pintar, tapi juga benar.”

Sementara itu, Direktur Diktis Kemenag RI menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi di pendidikan tinggi Islam:

“Perguruan tinggi keagamaan tidak boleh stagnan. Justru kita harus jadi pelopor dalam transformasi digital, kolaborasi internasional, dan penguatan riset keilmuan Islam yang aplikatif. UIN Sumatera Utara punya potensi besar untuk menjadi sentra peradaban keilmuan Islam kontemporer.”

Komisi VIII DPR RI yang turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kampus PTKIN dan perannya dalam mencetak SDM unggul bangsa:

“Kami di Komisi VIII akan terus mendorong kebijakan afirmatif untuk kampus-kampus keagamaan. Karena kami percaya, dari kampus inilah lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga membawa cahaya moral untuk Indonesia ke depan.”

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan harapannya:

“Kunjungan ini memberi energi baru bagi kami. Semoga sinergi antara Kementerian, legislatif, dan kampus dapat melahirkan terobosan-terobosan konkret demi menciptakan kampus yang inklusif, unggul, dan berwawasan rahmatan lil ‘alamin.”

Satu per satu, para Wakil Rektor UIN Sumatera Utara juga turut memberikan refleksi singkat yang kuat makna:

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag: “Kami siap memperkuat mutu akademik melalui kurikulum adaptif dan dosen yang terus berkembang.”

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Abrar M. Dawud Faza, S.Fil., M.A: “Kita pastikan tata kelola kampus berjalan bersih dan profesional, sebagai pondasi kampus bermartabat.”

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, M.A: “Mahasiswa kita harus didorong menjadi aktor perubahan, bukan hanya penonton. Kita fasilitasi, kita dampingi.”

Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.A: “Digitalisasi kampus bukan sekadar teknologi, tetapi jalan menuju efisiensi dan transparansi yang bisa diakses semua.”

Tak ketinggalan, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan pesan cinta yang menyentuh:

“UIN Sumatera Utara adalah rumah yang merangkul ilmu, nilai, dan cinta untuk perubahan. Kami terus membangun ruang belajar yang membesarkan mimpi mahasiswa dan mengubahnya jadi dampak nyata. Kunjungan ini menegaskan: kita tidak sendiri, kita bergerak bersama.”

Silaturrahim ini menjadi ruang penguatan bersama bahwa masa depan pendidikan Islam bergantung pada keberanian semua pihak untuk terus berbenah, berinovasi, dan bersinergi. UIN Sumatera Utara siap menjadi bagian penting dalam jejak sejarah tersebut.

Program Studi FEBI UIN Sumatera Utara Dominasi Kinerja Publikasi Terbaik di Kampus

Medan, 14 Juli 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) mencatatkan prestasi gemilang dalam kancah publikasi ilmiah nasional. Berdasarkan data terbaru dari platform SINTA (Science and Technology Index) per 14 Juli 2025 pukul 23.00 WIB, sejumlah program studi di bawah naungan FEBI berhasil mendominasi peringkat Top 10 Kinerja Publikasi Program Studi di UIN SU.

Program Studi FEBI yang Masuk 10 Besar Nasional:

  1. Manajemen (S1) – 19.343 poin
  2. Ekonomi Islam (S1) – 12.083 poin
  3. Akuntansi Syariah (S1) – 8.822 poin
  4. Perbankan Syariah (S1) – 8.440 poin
  5. Perbankan Syariah (S2) – 7.572 poin
  6. Akuntansi Syariah (S2) – 7.047 poin

Enam dari sepuluh besar program studi dengan kinerja publikasi terbaik berasal dari FEBI. Capaian ini menunjukkan kontribusi luar biasa dosen dan mahasiswa FEBI dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah yang kuat.

Manajemen (S1) di Puncak Prestasi

Menjadi sorotan utama, Program Studi Manajemen (S1) menempati peringkat pertama dengan skor tertinggi, yakni 19.343 poin. Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi dosen dan peneliti FEBI dalam menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas dan bereputasi nasional.

Dukungan terhadap Visi World Class University

Kinerja unggul FEBI ini selaras dengan visi UIN SU menuju universitas kelas dunia, di mana riset dan publikasi menjadi tolok ukur utama dalam pemeringkatan akademik. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SU turut memberikan dukungan terhadap pencapaian ini melalui sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, memastikan bahwa kualitas dan kuantitas publikasi terus meningkat dari waktu ke waktu.

Kontribusi FEBI dalam Reputasi Akademik UIN SU

Prestasi ini turut memperkuat posisi UIN Sumatera Utara dalam peta pendidikan tinggi nasional. Dengan kinerja publikasi yang unggul dari FEBI, UIN SU semakin dekat dengan visinya sebagai universitas bereputasi global. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa FEBI memainkan peran strategis dalam mengembangkan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam berbasis riset dan publikasi ilmiah.


Sumber: SINTA – Science and Technology Index
Tanggal Pemutakhiran: 14 Juli 2025, pukul 23.00 WIB

Markobar-19: Mengapa Warisan Intelektual Prof. Fadhil Tak Pernah Padam?

Medan, 15 Juli 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melalui Komunitas Pecinta Ilmu Pengetahuan dan Intelektual (Kopi Pahit) telah menyelenggarakan kegiatan Markobar-19 (Ngopi Bareng ke-19) sebagai bagian dari agenda Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis Memorial Lecture. Kegiatan yang berlangsung di Coffee Shop Koperasi UIN Sumatera Utara ini mengusung tema “Dari Normativitas ke Empiris”, sebagai bentuk penghormatan terhadap pemikiran dan jejak intelektual almarhum Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis.

Acara ini dihadiri oleh pimpinan dan akademisi dari berbagai fakultas, yang tidak hanya menyampaikan refleksi atas warisan pemikiran Prof. Fadhil, namun juga memberikan gagasan tentang masa depan keilmuan Islam yang lebih relevan dengan realitas.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keilmuan yang diwariskan Prof. Fadhil adalah fondasi moral dan intelektual yang harus terus dirawat. “Keilmuan bukan hanya sekadar akumulasi konsep dan teori, tetapi daya hidup yang menggerakkan kesadaran umat untuk menjadi lebih manusiawi, adil, dan penuh kasih dalam menjalani kehidupan,” ungkap beliau dengan penuh penghormatan.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., menyoroti pentingnya keberanian dalam dunia akademik untuk berpindah dari ranah normatif menuju empiris. “Ilmu tidak boleh hanya berhenti pada naskah dan dalil; ia harus menyapa realitas, menjawab problem masyarakat, dan menumbuhkan daya kritis yang membebaskan,” tegasnya dalam pemaparan.

Sebagai penggagas Komunitas Kopi Pahit, Dr. Usiono, M.A., menjelaskan bahwa forum Markobar bukan hanya ruang diskusi, melainkan ruang peradaban. “Melalui diskusi ringan namun mendalam, kita sedang merawat tradisi berpikir yang diajarkan Prof. Fadhil—bahwa ilmu adalah cahaya yang tak pernah memaksa, tapi selalu menginspirasi,” ujarnya.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sumatera Utara, Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., menyampaikan bahwa arah pemikiran keislaman hari ini perlu lebih membumi agar hukum Islam tidak kehilangan daya aplikatifnya. “Hukum Islam bukan hanya norma yang tertulis di kitab, tetapi harus menjadi nilai yang hidup di tengah masyarakat dengan mempertimbangkan konteks dan dinamika yang ada,” jelas beliau.

Prof. Dr. Mustafa Kamal Rokan, M.H., selaku Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum menekankan pentingnya penguatan metodologi keilmuan. “Pendekatan empiris tidak berarti meninggalkan nilai, melainkan menguatkan relevansi nilai itu sendiri dalam ruang-ruang kehidupan nyata. Inilah yang membuat ilmu Islam tetap segar dan solutif,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. M. Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, menyoroti pentingnya sinergi antara nilai spiritual dan data dalam pengembangan ilmu. “Ekonomi Islam akan menemukan kekuatannya ketika dikembangkan bukan hanya sebagai idealisme normatif, tetapi juga sebagai solusi empiris yang hadir di tengah persoalan umat dan kebijakan publik,” tutur beliau.

Melengkapi jajaran narasumber, Dr. Irwansyah, M.Ag., dari Fakultas Ilmu Sosial menyampaikan bahwa pergeseran dari pendekatan normatif ke empiris merupakan keniscayaan dalam kajian sosial keagamaan. “Ilmu sosial Islam harus mampu membaca manusia bukan sebagai objek semata, tetapi sebagai subjek dinamis yang mengalami perubahan, konflik, harapan, dan pencarian makna,” paparnya.

Kegiatan ini berjalan dalam suasana akademik yang hangat dan inklusif, mempertemukan beragam perspektif lintas fakultas dengan satu semangat: meneruskan api keilmuan yang telah dinyalakan oleh Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis. Markobar-19 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah keilmuan Islam yang tidak hanya normatif dan ideal, tetapi juga responsif dan kontekstual terhadap tantangan zaman.

Cinta Rupiah, Bangga Berkarya: Mahasiswi FEBI Raih Juara, Bawa Nama Baik Kampus Tercinta!

Medan, 15 Juli 2025 — Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Salah satu mahasiswinya, Cici El Dirrah Syafitri Simanungkalit, sukses meraih Juara Harapan 2 dalam ajang bergengsi Duta Muda Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara.

Ajang ini bukan sekadar ajang pencarian duta, tapi juga wadah strategis bagi generasi muda untuk memahami, mencintai, dan memaknai pentingnya rupiah dalam kehidupan berbangsa. Cici berhasil menunjukkan performa terbaiknya dalam serangkaian seleksi, mulai dari penguasaan isu-isu ekonomi dan kebanksentralan, hingga keterampilan komunikasi dan advokasi publik.

Dalam wawancaranya, Cici membagikan kebahagiaan dan rasa syukurnya:

Jujur, saya sempat tak menyangka bisa sampai titik ini. Dari awal ikut hanya ingin belajar dan menambah pengalaman, tapi ternyata bisa pulang bawa gelar Harapan 2. Rasanya campur aduk antara syukur, senang, dan bangga. Terima kasih untuk FEBI UIN Sumatera Utara, dosen-dosen, teman-teman, dan keluarga yang selalu support. Ini bukan akhir, tapi justru awal untuk terus bergerak dan berkarya,” ujar Cici dengan mata berbinar.

Prestasi ini pun mendapat sambutan hangat dari pimpinan fakultas. Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., turut menyampaikan rasa bangga dan harapan besarnya.

“Cici sudah menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI bukan hanya kuat secara akademik, tapi juga aktif berperan di ruang publik. Ini bukti bahwa FEBI UIN Sumatera Utara mampu melahirkan generasi yang siap bersaing dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.”

Sementara itu, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan pesan penuh semangat.

Saya ikut senang dan bangga. Ini bukan sekadar prestasi, tapi juga sinyal bahwa mahasiswa kita punya daya saing, punya keberanian, dan punya suara. Kami akan terus dukung agar semakin banyak mahasiswa yang tampil dan bersinar.

Prestasi Cici tak hanya menjadi pencapaian pribadi, tapi juga menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya.

Kita ini anak muda, dan suara kita bisa didengar. Saya harap teman-teman jangan ragu keluar dari zona nyaman. Jangan takut salah, yang penting berani mulai. Karena di luar sana, ada banyak peluang, tinggal kita mau ambil atau tidak,” ujar Cici menutup dengan senyum percaya diri.

Dengan semangat #BanggaFEBI, capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara siap hadir dan berkontribusi nyata bagi bangsa—dengan ilmu, gagasan, dan semangat muda yang menyala.

Mutiara Islam Menggugah Nurani: Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Kupas Makna “Maqashid Kerukunan” dalam Bingkai Persatuan

Medan, 11 Juli 2025 — Di tengah derasnya arus perbedaan yang kian mencuat di ruang publik, sebuah pesan damai menggema kuat dari Kampus UIN Sumatera Utara. Dalam program spesial Mutiara Islam yang disiarkan langsung oleh Tribun Medan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., hadir dengan tausiyah yang menggugah kesadaran kolektif bertajuk “Maqashid Kerukunan: Kalau Bisa Sama, Kenapa Harus Berbeda?”

Mengangkat tema yang relevan dan kontemporer, Prof. Syukri Albani membahas nilai-nilai luhur Islam dalam menjaga kerukunan, seraya menekankan pentingnya melihat perbedaan sebagai rahmat, bukan pemicu perpecahan. Dalam pandangan beliau, maqashid (tujuan-tujuan) syariah sejatinya mengarah pada kemaslahatan dan harmoni, bukan pada konflik dan dominasi.

Kerukunan bukan soal menyeragamkan, tapi soal menyatukan hati dalam kebaikan bersama. Kalau bisa saling memahami, kenapa memilih saling menyakiti?” ungkap beliau dengan penuh kehangatan.

Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 11 Juli 2025 pukul 12.30 WIB ini, dapat disaksikan kembali melalui siaran ulang di kanal YouTube Tribun Medan dan Facebook Tribun Medan.

Melalui pesan damainya, Prof. Syukri mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk kembali kepada akar nilai Islam yang rahmatan lil ‘aalamiin—agama yang menebar kedamaian, keadilan, dan kasih sayang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengingat spiritual, tetapi juga manifestasi nyata bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi kerukunan dalam keberagaman. Sebuah pelita yang menuntun di tengah gelapnya polarisasi zaman.

Merajut Persahabatan Indonesia–Tiongkok: UIN Sumatera Utara Gelar Silaturrahim Delegasi Muslim Scholars!

Medan, 8 Juli 2025 — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menjadi tuan rumah dalam acara Silaturrahim Delegasi Peserta Kunjungan ke Tiongkok bertema “Delegation of Muslim Scholars and Community Leaders from North Sumatera for Indonesia-China Collaboration and Friendship”. Kegiatan ini digelar di Aula Kampus IV UIN SU Durin Jangak Tuntungan, sebagai tindak lanjut dari lawatan delegasi ke tiga kota besar di Tiongkok: Zheng Zhou, Wulumuqi, dan Beijing pada 29 Mei – 5 Juni 2025.

Acara ini menjadi momen reflektif sekaligus penguatan kerja sama internasional yang berakar pada semangat ukhuwah, dialog antarbangsa, dan pertukaran keilmuan lintas budaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Pimpinan dan civitas akademika UIN Sumatera Utara
  • Rektor Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Medan
  • Wakil Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB)
  • Pimpinan Pondok Pesantren Aitul Mustaghfirin
  • Tokoh-tokoh masyarakat dan ormas Islam
  • Serta tamu kehormatan: Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia di Medan

🌏 Pesan-Pesan Inspiratif dari Para Tokoh

💬 Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag. – Rektor UIN Sumatera Utara

“Kunjungan ini adalah wujud nyata Islam sebagai rahmat bagi semesta. Kita datang bukan hanya untuk membangun relasi, tetapi untuk memperkuat simpul keilmuan dan memperluas jangkauan persaudaraan kemanusiaan lintas batas.”

💬 Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. – Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara

“Silaturrahim ini mencerminkan wajah Islam yang cerdas, inklusif, dan pro-dialog. Ini adalah langkah penting membangun hubungan antarnegara melalui diplomasi intelektual.”

💬 Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia di Medan

“Kami sangat menghargai kedatangan delegasi Muslim dari Sumatera Utara ke Tiongkok. Kunjungan ini mempererat hubungan harmonis antara rakyat Tiongkok dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya. Kami berharap kerja sama ini berlanjut dalam bentuk program konkret di masa depan.”

💬 Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. – Dekan FEBI UIN Sumatera Utara

“Kolaborasi antarbangsa bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi pertukaran nilai. UIN Sumatera Utara siap mengambil peran lebih besar dalam diplomasi keilmuan demi membangun ekonomi Islam yang berlandaskan nilai-nilai universal dan spiritual.”


🤝 Dari Diplomasi ke Aksi Kolaboratif

Acara ini menjadi ruang berbagi pengalaman penuh makna dari para peserta delegasi. Mereka menyampaikan testimoni tentang dialog yang hangat, keterbukaan masyarakat Tiongkok, serta potensi besar kolaborasi riset dan pendidikan ke depan. UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk menindaklanjuti kerja sama ini melalui pertukaran pelajar, penelitian bersama, dan jaringan akademik internasional.


📌 UIN Sumatera Utara terus melangkah sebagai universitas Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif menjadi duta harmoni global dan pemimpin dalam transformasi peradaban.

Dari Ruang Kuliah ke Panggung Peradaban: Saatnya Berkontribusi Melalui Pascasarjana FEBI UIN Sumatera Utara!

Medan, 4 Juli 2025 — Dalam langkah strategis membangun generasi intelektual Muslim yang unggul, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Magister dan Doktor di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., Kantor Cabang Medan Balai Kota, Jumat pagi (4/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar akademik FEBI untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan mendorong mahasiswa serta profesional muda agar melanjutkan pendidikan tinggi di bidang ekonomi, keuangan, dan akuntansi syariah.

🔰 Sinergi Akademik dan Industri

Sosialisasi ini menghadirkan para Ketua dan Sekretaris Program Studi Magister dan Doktor FEBI, di antaranya:

  • Dr. Sugianto, M.A., CIRBC. – Ketua Prodi Magister Perbankan Syariah
  • Dr. M. Lathief Ilhamy Nasution, M.E.I. – Sekretaris Prodi Magister Perbankan Syariah
  • Maryam Batubara, M.A., Ph.D. – Ketua Prodi Magister Ekonomi Syariah
  • Dr. Rahmi Syahriza, M.A. – Sekretaris Prodi Magister Ekonomi Syariah
  • Dr. Nurlaila, S.E., M.Ak., CA., CIBA., CMA. – Ketua Prodi Magister Akuntansi Syariah
  • Hendra Harmain, S.E., M.Pd. – Sekretaris Prodi Magister Akuntansi Syariah
  • Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. – Ketua Prodi Doktor Ekonomi Syariah
  • Dr. Yusrizal, M.Si. – Sekretaris Prodi Doktor Ekonomi Syariah

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dikemas dalam suasana interaktif dan penuh motivasi. Para pemateri menyampaikan secara komprehensif mengenai visi, kurikulum, keunggulan, serta peluang akademik dan karier dari masing-masing program. Tidak hanya menekankan aspek keilmuan dan penelitian, sosialisasi ini juga memperlihatkan bagaimana pendidikan magister dan doktor FEBI diarahkan untuk menghasilkan pemimpin, peneliti, dan praktisi ekonomi Islam yang berintegritas dan berpengaruh secara global.

💬 Pesan Inspiratif dari Dekan FEBI

Dalam momentum tersebut, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, MA, menyampaikan pesan yang menggugah:

“Di tengah tantangan zaman yang kompleks, pendidikan tinggi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis umat. Melalui Program Magister dan Doktor, kita tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan pemikir, pemimpin, dan pembaharu peradaban ekonomi Islam. FEBI hadir untuk memberi ruang bagi cita-cita besar Anda—menjadi ilmuwan yang shalih, cendekia, dan berdampak.”

🎯 Lanjut Kuliah, Perluas Pengaruh

Sosialisasi ini menjadi bukti nyata bahwa FEBI terus berkomitmen untuk menjadi rumah intelektual yang melahirkan solusi dan inovasi. Pendidikan tidak hanya menjadi jalan menuju karier, tetapi juga wahana menuju kebermaknaan hidup, kontribusi sosial, dan keberkahan intelektual.

Dengan sistem pembelajaran yang modern, jaringan akademik yang kuat, dan atmosfer keislaman yang kental, FEBI UINSU membuka peluang emas bagi para profesional, akademisi muda, dan lulusan sarjana untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi agen perubahan dalam sistem ekonomi Islam global.


📌 Jangan Lewatkan!
📚 Pendaftaran Program Magister & Doktor FEBI UINSU kini dibuka.
💻 Info lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui: www.febi.uinsu.ac.id

🔖 FEBI UINSU: Ilmu yang Berkah, Gelar yang Bermakna, dan Peran yang Berdampak.

FEBI UIN Sumatera Utara Sukses Gelar Workshop Kurikulum Online Bersama Pakar Nasional: Kolaborasi Strategis Menuju Kurikulum Ekonomi Islam Berstandar Global

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat mutu akademik dan relevansi kurikulum di era global. Pada Selasa, 1 Juli 2025, FEBI sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Online yang melibatkan tiga program studi unggulan: S1 Ekonomi Islam, S2 Ekonomi Syariah, dan S3 Ekonomi Syariah.

Kegiatan strategis ini menghadirkan narasumber nasional yang sangat berkompeten di bidang ekonomi Islam, yakni Prof. Shabri Abdul Madjid, Ph.D., Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala—salah satu akademisi terkemuka di Indonesia yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan kurikulum ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

Diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dan diikuti antusias oleh para dosen, pengelola program studi, serta tim pengembang kurikulum dari seluruh jenjang pendidikan FEBI.

Dalam pemaparannya, Prof. Shabri Abdul Madjid menekankan pentingnya kurikulum ekonomi Islam yang kontekstual, integratif, dan transformatif. Ia mendorong agar setiap kurikulum tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar akademik nasional dan internasional, tetapi juga menyerap nilai-nilai maqashid syariah, kebutuhan industri halal, serta tantangan zaman digital dan keberlanjutan.

“Kurikulum ekonomi Islam masa kini harus mampu menjawab tantangan lokal dan global. Ia harus berakar pada nilai spiritual dan etika, namun bercabang ke arah solusi-solusi ekonomi kontemporer. Transformasi kurikulum bukan hanya keharusan akademik, tetapi juga jihad intelektual untuk membangun peradaban,” tegas Prof. Shabri dalam sesinya.

Workshop ini menjadi ruang dialog yang dinamis, membahas pembaruan capaian pembelajaran (CPL), struktur kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education), integrasi literasi digital, hingga pelibatan industri dan masyarakat dalam desain kurikulum. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis FEBI dalam mendukung akreditasi unggul dan visi internasionalisasi kampus.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan ikhtiar kolektif untuk menjadikan FEBI sebagai pusat rujukan akademik dalam pengembangan kurikulum ekonomi Islam di Indonesia.

“FEBI terus melangkah maju untuk menjadi fakultas yang adaptif dan visioner. Kurikulum adalah jantung dari kualitas pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan FEBI tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin dan memberi perubahan,” ujar Prof. Syukri dengan penuh semangat.

Workshop ini bukan hanya forum ilmiah, tetapi juga momentum spiritual yang mengalirkan berkah luar biasa bagi seluruh civitas akademika. Semangat kolaboratif antara pengelola prodi, dosen, dan pakar eksternal menunjukkan bahwa transformasi kurikulum bukanlah kerja individu, melainkan gerakan keilmuan bersama yang digerakkan oleh niat tulus untuk mencerdaskan dan memuliakan umat.

Dengan kegiatan ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali meneguhkan langkahnya sebagai kawah candradimuka bagi para intelektual Muslim, sekaligus motor penggerak ekonomi Islam yang berkeadaban.

FEBI UIN Sumatera Utara Gelar Pelatihan Bahasa Arab bagi Calon Ahli Ekonomi Syariah dan Peminat Studi ke Timur Tengah!

Medan, 26 Juni 2025 — Komitmen dalam membentuk generasi intelektual Muslim yang unggul kembali dibuktikan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara melalui kegiatan bertajuk:
Pelatihan Bahasa Arab dengan Tujuan Ahli di Bidang Ekonomi Syariah Sekaligus Menjejaki Kuliah di Timur Tengah. 📚✨

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan bahasa, tetapi juga jembatan menuju dunia akademik internasional, khususnya ke Timur Tengah yang dikenal sebagai pusat peradaban dan literatur Islam klasik serta kontemporer.

Bertempat di Kampus Pascasarjana UIN Sumatera Utara, acara dimulai pukul 09.00 WIB dan menghadirkan dua narasumber berkelas:
🔹 Dr. Dau Iq’watul Karim Ali, Lc., M.A. (Dosen Livia Jakarta)
🔹 Maryam Batubara, M.A., Ph.D. (Kepala Program Magister Ekonomi Syariah UIN Sumatera Utara)

Acara dibuka oleh Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI, yang menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah penting dalam membekali mahasiswa dan akademisi agar siap bersaing di tingkat global, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.

“Bahasa Arab bukan hanya alat komunikasi, tetapi pintu menuju ilmu, budaya, dan peradaban. Pelatihan ini bukan hanya untuk bisa berbicara, tapi untuk bisa berpikir dalam kerangka syar’i dan ilmiah. Inilah fondasi bagi calon intelektual Muslim yang ingin mengakar di bumi dan menjulang ke langit,” ungkap Prof. Syukri dengan penuh keyakinan.


💬 Pesan Inspiratif dari Narasumber

🗣️ Dr. Dau Iq’watul Karim Ali, Lc., M.A.

“Bahasa Arab bukan sekadar alat bicara, tapi napas dari ilmu yang hidup. Jika engkau ingin menjadi ahli ekonomi syariah yang berwibawa, maka kuasailah bahasa wahyu dengan hati dan akal yang bersih. Sebab ilmu-ilmu langit tidak bisa disentuh dengan bahasa bumi yang kabur. Jadilah insan yang bukan hanya mengerti angka, tetapi memahami hikmah di balik setiap hukum Allah.”

🗣️ Maryam Batubara, M.A., Ph.D.

“Belajar bahasa Arab adalah investasi ilmiah jangka panjang. Bukan hanya untuk berkuliah di Timur Tengah, tapi untuk membaca dunia dengan perspektif yang lebih dalam dan luas. Siapa yang ingin menulis sejarah besar, harus terlebih dulu mampu membaca kitab agung. Maka mulai hari ini, belajarlah, karena bahasa adalah kunci pintu peradaban.”


Dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen yang hadir, kegiatan ini menjadi sinyal bahwa UIN Sumatera Utara tengah menyiapkan generasi emas ekonomi syariah—yang tidak hanya andal di ruang kelas, tetapi juga siap melanjutkan studi dan membawa misi keilmuan Islam hingga ke kancah internasional.

🌍 Dari Medan menuju Timur Tengah, dari huruf-huruf Arab lahirlah masa depan yang tercerahkan. UIN Sumatera Utara siap mengantarkanmu ke sana.

Luar Biasa, Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara Raih Peringkat 4 Nasional di Ajang Karya Tulis Ilmiah BUKU PANDAI 2025 Bank Indonesia Provinsi Papua!

Medan, 24 Juni 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara Medan. Ja’far Hamzah Pulungan, mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, berhasil meraih peringkat ke-4 nasional dalam Perlombaan Karya Tulis Ilmiah BUKU PANDAI 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Papua.

Kompetisi prestisius ini mengangkat tema strategis:
“Bersama Kembangkan Papua dan Daerah Otonomi Baru Melalui Akselerasi Investasi”,
dan diikuti oleh 227 peserta dari kalangan mahasiswa aktif jenjang S1, S2, hingga S3 sederajat se-Indonesia. Di tengah persaingan ketat dan kualitas tulisan yang luar biasa dari berbagai perguruan tinggi ternama, capaian Ja’far menandai bahwa mahasiswa dari kampus Islam mampu bersaing, berprestasi, dan berkontribusi nyata untuk negeri.

“Saya mengangkat pendekatan keuangan syariah sebagai solusi investasi inklusif di Papua, dengan menekankan prinsip keberlanjutan, partisipasi masyarakat lokal, dan keadilan ekonomi,” ujar Ja’far Hamzah Pulungan dalam refleksinya atas keberhasilannya.


🎓 Apresiasi dari Pimpinan Kampus

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi tersebut:

“Ini bukti bahwa mahasiswa kita tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan visi pembangunan. FEBI akan terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang tak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga relevan dengan tantangan bangsa. Selamat untuk Ja’far, engkaulah inspirasi generasi muda kita.”

Sementara itu, Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., turut memberikan ucapan bahagia:

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Sumatera Utara mampu hadir di tengah wacana pembangunan nasional, bahkan untuk kawasan strategis seperti Papua dan daerah otonomi baru. Selamat dan terus berkarya dengan semangat Islam, intelektualitas, dan pengabdian.”


🌍 UIN Sumatera Utara: Mencetak Intelektual Solutif, Kontributif, dan Islami

Melalui ajang ini, UIN Sumatera Utara melalui FEBI kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kampus Islami yang tidak hanya berprestasi dalam ruang akademik, tetapi juga aktif menjawab isu-isu pembangunan dan kebijakan nasional.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, Ja’far Hamzah Pulungan menjadi salah satu wujud nyata bahwa mahasiswa FEBI siap menjadi intelektual muda yang solutif dan kontributif, menjunjung tinggi nilai Islam dan keilmuan, serta terus mewarnai panggung nasional.


🌟 Selamat dan sukses untuk Ja’far Hamzah Pulungan!
Langkah kecil dari Medan, berdampak besar untuk Papua dan Indonesia.