Ada momen ketika sebuah institusi tidak hanya berbicara tentang program, tetapi tentang arah sejarahnya sendiri. Tanggal 11–12 Februari 2026 menjadi momen itu bagi UIN Sumatera Utara.
Dalam Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, seluruh jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit berkumpul bukan sekadar menyusun agenda tahunan—melainkan menyatukan tekad untuk memastikan bahwa setiap capaian bukan kebetulan, dan setiap target bukan sekadar angka.
Raker tahun ini berdiri di atas dua fondasi besar: Laporan Hasil Kinerja 2025 dan Fokus Kinerja 2026, yang memetakan target capaian, mengidentifikasi potensi tantangan, serta memperkuat kolaborasi lintas fakultas, khususnya dalam strategi sosialisasi mahasiswa baru.
2025: Tahun Keteguhan dan Pembuktian
Tahun 2025 dicatat sebagai periode konsolidasi dan penguatan. Berbagai capaian akademik, tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan layanan mahasiswa dipresentasikan secara terbuka dan objektif.
Namun Raker tidak dibingkai dalam suasana euforia. Setiap indikator dianalisis dengan kritis. Setiap keberhasilan diukur dampaknya. Setiap kendala dibedah akar persoalannya.
Karena bagi UIN Sumatera Utara, evaluasi bukan sekadar laporan, melainkan cermin integritas.
Dalam forum tersebut, satu kesadaran kolektif mengemuka: institusi besar tidak dibangun dari zona nyaman, melainkan dari keberanian memperbaiki diri.
2026: Target Tajam, Tantangan Nyata, Kolaborasi Total
Memasuki 2026, UIN Sumatera Utara menetapkan fokus kinerja yang lebih presisi dan strategis. Target-target dirumuskan dengan indikator terukur, sekaligus disertai identifikasi potensi kesulitan dalam mencapainya.
Pendekatan ini menandai kematangan institusi—bahwa optimisme harus berdiri di atas kalkulasi, dan ambisi harus berjalan bersama kesiapan.
Salah satu penekanan utama adalah penguatan kolaborasi antar fakultas dalam sosialisasi dan rekrutmen mahasiswa baru. Di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin dinamis, pendekatan sektoral tidak lagi memadai.
Kini, wajah UIN Sumatera Utara harus tampil sebagai satu entitas besar yang solid—beragam dalam disiplin, namun satu dalam visi.
Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan strategi bertahan dan bertumbuh.
Pesan Inspiratif Rektor: Warisan yang Lebih Besar dari Target
Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., dalam arahannya menyampaikan pesan yang menggugah kesadaran seluruh peserta Raker:
“Kita tidak bekerja untuk sekadar memenuhi indikator. Kita sedang membangun warisan. Setiap kebijakan hari ini akan menentukan kualitas generasi yang kita lahirkan esok.”
Beliau menegaskan bahwa tantangan bukan alasan untuk memperlambat langkah.
“Jika kita ingin menjadi universitas yang sangat luar biasa, maka kita harus berpikir dan bekerja melampaui standar biasa. Tahun 2026 harus menjadi tahun lompatan. Tidak ada lagi sekat antar unit. Tidak ada lagi ego sektoral. Yang ada adalah satu visi besar: kemajuan UIN Sumatera Utara.”
Menurut beliau, kekuatan terbesar institusi bukan pada gedung atau anggaran—melainkan pada kesatuan langkah.
“Ketika kita bersatu, target bukan lagi beban. Ia berubah menjadi panggilan.”
Pesan Inspiratif Dekan FEBI: Target adalah Janji Kepada Masa Depan
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan refleksi yang penuh energi.
“Target bukan sekadar angka dalam dokumen kerja. Ia adalah janji kita kepada mahasiswa, kepada orang tua mereka, dan kepada masyarakat yang mempercayakan masa depan anak-anaknya kepada kita.”
Beliau menekankan pentingnya strategi yang realistis namun berani.
“Kita harus jujur membaca tantangan—baik dalam pencapaian kinerja akademik maupun dalam menjaring mahasiswa baru. Namun kejujuran itu bukan untuk membuat kita ragu, melainkan untuk memperkuat strategi.”
Tentang kolaborasi lintas fakultas, beliau menegaskan:
“Sosialisasi mahasiswa baru bukan hanya soal promosi. Ini tentang menghadirkan wajah UIN Sumatera Utara yang utuh—bermutu, profesional, dan visioner. Ketika kita bergerak bersama, kita tidak hanya menarik mahasiswa, kita membangun kepercayaan.”
Raker yang Melampaui Ruang Sidang
Selama dua hari pelaksanaan, suasana diskusi berlangsung dinamis. Gagasan mengalir, kritik disampaikan secara konstruktif, dan solusi dirumuskan bersama.
Raker 2026 bukan forum formalitas. Ia adalah ruang kesadaran kolektif bahwa masa depan tidak akan menunggu.
Dari laporan menuju rencana.
Dari rencana menuju aksi.
Dari aksi menuju reputasi.
Dan reputasi, pada akhirnya, lahir dari konsistensi.
Menyatukan Tekad, Menjemput Lompatan
Rapat Kerja UIN Sumatera Utara Tahun 2026 menegaskan satu hal: institusi ini tidak ingin berjalan biasa-biasa saja. Ia ingin melompat—dengan strategi, dengan kolaborasi, dan dengan integritas.
Karena universitas besar bukanlah yang bebas dari tantangan,
melainkan yang mampu mengubah tantangan menjadi pijakan menuju kemajuan.
Dari ruang Raker itulah tekad itu diteguhkan.
Dan dari tekad itulah masa depan mulai dibangun.
Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.





