Tegaskan Standar Pendidikan, S1 Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Aula FEBI UIN Sumatera Utara pada 16 Desember 2025 tidak sekadar menjadi ruang pertemuan formal. Hari itu, atmosfernya dipenuhi semangat perbaikan, keterbukaan, dan komitmen terhadap kualitas. Program Studi Ekonomi Islam menyambut kehadiran Tim Auditor Mutu Internal UIN Sumatera Utara Medan dalam sebuah momentum penting yang menegaskan keseriusan institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) bukan hanya proses penilaian administratif, melainkan cermin kedewasaan akademik — bagaimana sebuah program studi berani melihat dirinya secara jujur, memperkuat yang telah baik, dan menyempurnakan yang masih perlu ditingkatkan. Bagi Prodi Ekonomi Islam, audit adalah ruang bertumbuh, bukan sekadar diuji.

Kehadiran para auditor membawa energi profesionalisme sekaligus perspektif konstruktif. Rizki Muhammad Haris, M.Ag., selaku Auditor 1, menekankan bahwa audit sejatinya adalah upaya bersama untuk memastikan setiap standar pendidikan berjalan optimal dan berdampak nyata bagi mahasiswa. Pendekatan objektif dan dialogis yang dibangun selama proses berlangsung mencerminkan audit sebagai kemitraan strategis menuju keunggulan.

Sementara itu, Dr. Fatimah, S.Ag., M.A., Auditor 2, menghadirkan ketajaman akademik yang berpadu dengan kebijaksanaan. Setiap telaah yang diberikan tidak hanya berorientasi pada evaluasi, tetapi juga pada penguatan sistem agar semakin adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi. Kehadirannya mempertegas bahwa mutu terbaik lahir dari proses yang terukur dan berintegritas.

Dari internal program studi, kesiapan menyambut audit terlihat jelas melalui kepemimpinan Dr. Imsar, M.Si., Ketua Prodi Ekonomi Islam, yang memandang AMI sebagai momentum strategis untuk melangkah lebih maju. Baginya, institusi yang besar adalah institusi yang tidak pernah merasa selesai. Komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kualitas prodi.

Dukungan struktural juga mengalir kuat melalui M. Ikhsan Harahap, M.E.I., Sekretaris Jurusan Ekonomi Islam, yang memastikan setiap aspek berjalan selaras dan sistematis. Sinergi yang terbangun menunjukkan bahwa mutu bukan pekerjaan individu, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan harmoni.

Menguatkan seluruh proses tersebut, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan bahwa audit harus dimaknai sebagai instrumen kemajuan, bukan sekadar kewajiban. Menurut beliau, keterbukaan terhadap evaluasi adalah ciri institusi yang percaya diri terhadap masa depannya. Dengan nada optimis, ia menekankan bahwa FEBI harus terus bergerak melampaui standar dan berani menetapkan tolok ukur baru dalam pendidikan ekonomi Islam.

Pelaksanaan AMI ini pada akhirnya mengirimkan pesan kuat: bahwa kualitas tidak dibangun dalam satu malam, tetapi melalui konsistensi, kolaborasi, dan visi yang sama. Prodi Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara menunjukkan bahwa keberanian untuk diaudit adalah tanda kesiapan untuk menjadi lebih unggul.

Lebih dari sekadar agenda akademik, hari itu adalah peneguhan arah — bahwa FEBI tidak hanya ingin menjadi baik, tetapi ingin menjadi rujukan. Dengan semangat evaluasi yang konstruktif dan kepemimpinan yang visioner, Prodi Ekonomi Islam terus melangkah pasti, menyiapkan generasi yang bukan hanya memahami ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam setiap denyut pembangunan.

Sebab pada akhirnya, institusi hebat bukanlah yang tidak pernah dinilai, melainkan yang selalu siap dinilai — dan setelah itu, tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.