Arsip Agenda -> Agenda

Agenda

Tanggal : 2016-07-21 | Waktu : 11:25:22
PEMBEKALAN KKN MAHASISWA FEBI UIN SU 2016

Medan, 18 Juli 2016. FEBI UIN SU Menyelenggarakan Pembekalan KKN Mahasiswa di Aula UIN SU. Kegiatan ini dihadiri Oleh Dr. H. Muhammad Yafiz, M.Ag Selaku Ketua Panitia,  Narasumber 1 ( Kepala Bappeda Kabupaten Asahan Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, MH), Narasumber 2 ( Dekan FEBI UIN SU Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag),  Dr. Chuzaimah Batubara, M.Ag ( Wakil Dekan II) , Dr. M. Ridwan (Wakil Dekan III ), Para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Redaktur Harian FEBI NEWS (Sunarji Harahap, M.M.) dan Para Dosen, dan Staff  serta para Mahasiswa KKN FEBI UIN SU.

              Kata Sambutan Ketua Panitia KKN  Dr. H. Muhammad Yafiz, MA.  Menyampaikan  laporan jumlah Mahasiswa yang KKN di Kabupaten Asahan yang total 339 orang, dengan rincian berdasarkan jenis kelamin laki laki 118, dan 221 orang,  dan berdasarkan Jurusan Ekonomi Islam, dengan Konsentrasi Prodi Akuntansi Syariah  86 orang,  Ekonomi Manajemen Syariah  69 orang, dan Ekonomi Perbankan Syariah  113 orang, serta mahasiswa Alih Jenjang sebanyak  71 orang. Kegiatan KKN  di Kabupaten Asahan  akan dimulai dari 19 Juli s.d  18 Agustus 2016.   KKN  Tahun ini menjadi KKN dengan jumlah terbesar dari Jumlah KKN sebelumnya. Dari Jumlah 339 orang tersebut akan disebar ke 21 desa, dari 3 Kecamatan (Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Jati.)

               Selama berada dilapangan, selain mengajar mereka juga belajar, serta diarahkan oleh para dosen pembimbingnya untuk melakukan program-program konkrit dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembinaan, pelestarian dan pengembangan ilmu di masyarakat. Nilai-nilai unggul KKN bagi mahasiswa FEBI UIN SU antara lain dalam bentuk proses pembelajaran menjadi leader, manajer, dan enterpreuner, proses membentuk moral kepribadian yang berkarakter mulia dan bermartabat, pengembangan diri yang tangguh sebagai inovator, motivator, dinamisator, dan problem solver, serta pembelajaran andragogik bersama masyarakat

Besar harapan semoga pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bermanfaat bagi mahasiswa, bagi masyarakat dan berjalan dengan sukses.

                  Selanjutnya Kata Sambutan Dekan FEBI sekaligus membuka acara pembekalan KKN Mahasiswa , yang diwakili oleh   Dr. M. Ridwan, MA. Beliau menyampaikan  bahwa KKN merupakan kegiatan program wajib dalam setiap tahun akademik bagi para mahasiswa dan menjadi matakuliah wajib. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan KKN berlangsung selama satu bulan dan bertempat di daerah Kabupaten Asahan.  Dirjen Diktis di Indonesia telah mewajibkan setiap Perguruan Tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan,penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau Juga menyampaikan beberapa tujuan dari pelaksanaan KKN Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa, melaksanakan terapan IPTEKS secara teamwork dan interdispliner, menanamkan nilai kepribadian, Nasionalisme dan jiwa Pancasila, Keuletan, etos kerja dan tangung jawab, Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan, menanamkan jiwa penelitian dan pengabdian, Eksploratif dan analisis. Mendorong learning community dan learning society. Semoga KKN Tahun ini Lancar dan memberikan kesan yang baik kepada Masyarakat.

               Narasumber 1 disampaikan oleh   Kepala Bappeda Kabupaten Asahan Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, MH, menyampaikan gambaran umum Kabupaten Asahan, Kabupaten Asahan adalah sebuah Kabupaten yang terletak di Sumatera Utara.  Kabupaten ini beribukotakan Kisaran dan mempunyai Wilayah seluas 3.675 km². Penduduknya berjumlah 668.272 jiwa (Sensus 2010). Kepemimpinan Penduduk Kabupaten Asahan dipimpin oleh Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP didampingi Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc ,  Asahan juga merupakan Kabupaten pertama di Indonesia yang membentuk lembaga pengawas pelayanan umum bernama Ombudsman Daerah Asahan, melalui SK Bupati Asahan Nomor: 419-Huk/Tahun 2004, tanggal 20 Oktober 2004.

                Keadaan Suku/Budaya di Kabupaten Asahan sebagian besar bersuku Melayu 75% sering juga disebut Melayu Asahan atau Melayu Batubara. Asahan terdiri dari 100 Kelurahan, 237 desa dan 25 Kecamatan. Bapak Zainal menyampaikan bahwa untuk Pelaksanaan KKN mahasiswa FEBI UIN SU diharapkan Mahasiswa terciptanya sinerji membangun dengan elemen masyarakat Kecamatan dan Desa setempat. Pihak Pemkab Asahan telah menyeleksi dari beberapa kecamatan/Desa yang lebih cocok untuk dijadikan sebagai tempat yang sesuai dan diharapkan bagi Mahasiswa FEBI UIN SU, 3 Kecamatan yang terpilih merupakan kecamatan yang terbaik saat ini , religious, dan sangat ramah. Ada 13 Desa yang akan menjadi tempat KKN Mahasiswa FEBI UIN SU Diantaranya : Buntu Pane, Lestari, Prapat Janji,Sei Silau Timur, Sionggang, Mekar Sari, Perkebunan Sei Silau, Karya Ambalutu, Kedelapan desa ini terletak di kecamatan Buntu Pane, Ada 3 desa (Terusan Tengah , Sidomulyo, dan Padang Sari ) berasal dari Kecamatan Tinggi Raja, dan 2 desa (Silau Maraja, Bangun Sari) berasal dari Kecamatan Setia Janji. Beliau juga mengingatkan terdapat 13 Desa yang akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa serentak yang digelar pada 24 Agustus 2016, diharapkan kepada mahasiswa agar netral dan  tidak ikut ikutan dalam hal proses pemilihan tersebut. Ada beberapa Program KKN yang dapat dijalankan oleh mahasiswa FEBI UIN SU yaitu Tahfiz Qur’an Maghrib Mengaji, Peringatan Hari Besar Islam, Peringatan Kemerdekaan RI, hal ini sesuai dengan visi misi dari kabupaten Asahan Terwujudnya Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas, dan Mandiri”

           Narasumber 2  disampaikan oleh Dekan FEBI UIN SU Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag . Beliau menyampaikan  KKN sebagai media Membangun Sadar Ekonomi Syariah, sebuah materi yang langsung  pada aplikasi keilmuan dari FEBI UIN SU dan sesuai dengan tema dari kegiatan KKN yaitu Membangun Masyarakat Asahan yang Religius dan Sejahtera Melalui Impelementasi Ekonomi Syariah.  Ada 3 Substansi KKN  yaitu  1. Belajar tentang kehidupan dimasyarakat. Memahami sebuah realitas dengan sudut pandang yang komprehensif, tidak parsial dan tidak pula subjektif. 2. Melakukan Transfer pengetahuan agar masyarakat memiliki kesadaran baru tentang agama dan kehidupan khususnya ekonomi syariah, 3. Belajar memecahkan masalah yang muncul di dalam kelompok dan masyarakat itu sendiri. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag sangat bersemangat , penuh dengan motivasi dan inspirasi Luarr Biasa dalam menyampaikan materi yang berkaitan praktek KKN dari penerapan Ekonomi Syariah , sehingga mahasiswa makin antusias mendengarkan pesan dari materi yang disampaikan.   

                  Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag berpesan kepada Seluruh Mahasiswa KKN harus dapat berperan dan mengambil Andil dalam mensosialisasi membumikan ekonomi syariah , memberikan pemahaman di tengah masyarakat pedesaan yang nanti nya akan melakukan KKN, dimana saat ini banyak terjadi nya rentenir di pedesaan sehingga mengakibatkan sangat merugikan dengan makin terjerat utang yang terus bertambah. Dengan memberikan pemahaman mengenai Ekonomi Syariah akan berkurangnya praktik renterir bisa membuat roda ekonomi lebih sehat dan menguntungkan semua orang bukan hanya segelintir orang. Ia menanggap pungutan liar (ala rentenir) termasuk ekonomi biaya tinggi dan inefisiensi ekonomi yang luar biasa.

             Kehadiran bank syariah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten atau kota/desa mampu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk perkembangan perbankan dan lembaga keuangan syariah lainnya. Begitu juga dengan pemahaman ekonomi syariah lainnya terkait dengan Zakat, Infak, dan Sedekah, dll. Diakhir Pemateri menyampaikan Semoga KKN tahun ini Sukses, kepada Seluruh  mahasiswa KKN harus memberikan pesan dan kesan yang baik didaerah KKN nya masing masing, guna menjaga nama baik Almamater.