Arsip Agenda -> Agenda

Agenda

Tanggal : 2016-04-18 | Waktu : 22:56:12
INTERNATIONAL WORKSHOP ON ISLAMIC ACCOUNTING CURRICULUM (IWIAC 2016) DI KARIBIA HOTEL MEDAN Bersama Prof. Dr. Hasan Asari, MA Pengganti Sementara (Pgs) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Dekan FEBI UIN SU Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag , dll

INTERNATIONAL  WORKSHOP ON ISLAMIC ACCOUNTING CURRICULUM (IWIAC 2016)  DI KARIBIA HOTEL MEDAN

Medan, 15  April 2016.  Prodi Akuntansi Syariah FEBI UIN SU Menyelenggarakan International  Workshop On Islamic Accounting Curriculum (IWIAC 2016)  di Karibia Hotel Medan. Hadir pada saat acara kegiatan tersebut Prof. Dr. Hasan Asari, MA menjadi Pengganti Sementara (Pgs) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Dekan FEBI UIN SU (Dr. H. Azhari Akmal Tarigan), M.Ag  , Wadek I (Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag), Wadek II  (Dr. Chuzaimah Batubara, M.Ag) Wadek III  (Dr. M. Ridwan, MA) , Ketua Jurusan Akuntansi (Nurlaila Harahap, MA) ,Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Sains International Islamic University Malaysia (IIUM), dan Para Dosen Akuntansi dari Univ.Malikussaleh, IAIN Zawawiyah Langsa, Unimed, IAIN Imam Bonjol, UIN Syarif Hidayatullah, UNS  serta Wakil Dekan IAIN Padang Sidempuan, dll

Kegiatan ini merupakan langkah baik dalam membangun dasar sistem kurikulum akuntansi islam secara global. Acara  ini sukses  menghadirkan banyak para tokoh besar akuntansi , ini momentum dalam membangun UIN  SU dalam tingkat university Global  pada saat ini. Inilah  menjadikan kekuatan dimana pihak seluruh civitas akademica terjalin kerjasama yang baik , agar  meningkatkan daya saing UIN SU secara menyeluruh dalam era globalisasi  saat ini.  Acara Workshop ini dengan  tema “sharing experience and plannning  for the future” ini menandakan tersusunnya curriculum akuntansi islam yang baik perlunya dilakukan pengembangan  materi akuntansi islam dalam kancah MEA Saat ini  .Tema sharing ini berupa adanya masukan berarti dalam para peserta dan harus memiliki plannning for future agar dapat memberikan gambaran kedepan  mengenai ekonomi masa depan.

Workshop ini juga penting dalam rangka meng-update kurikulum akuntansi, mengingat saat ini kurikulum tersebut sedang dalam proses penyesuaian dengan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) agar lebih responsif dan dinamis terhadap kebutuhan riil masyarakat  terkait  poin penting perubahan standar akuntansi internasional yang berdampak pada SAK, berbagai isu penting dan kritik yang disampaikan oleh pemateri, peserta workhsop semakin terbuka wawasan dan kesadarannya akan cepatnya perubahan yang terjadi pada standar akuntansi internasional. Berbekal materi awal tersebut, terjadi diskusi dan umpan balik (feedback) yang cukup ‘intens’ dari peserta , serangkaian gagasan solusi pemahaman mendasar akuntansi yang lebih rasional dan mudah difahami yaitu berpijak pada tiga pilar pengembangan akuntansi berupa matematika, prinsip dasar, dan rancang-bangun dan mengupas aspek teknis pengajaran dan berbagai pengalaman dari peserta atas pola pengajaran dan pendidikan di perguruan tinggi.  Acara ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pemahaman informasi terbaru dan pada akhirnya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terutama civitas akademika perguruan tinggi

Dunia bisnis tak kalah, semua aktivitas dan sistem akuntansi juga diarahkan untuk memakai acuan akuntansi Barat. Hasilnya akuntansi sekarang menjadi menara gading dan sulit sekali menyelesaikan masalah lokalitas. Akuntansi hanya mengakomodasi kepentingan ”market” (pasar modal) dan tidak dapat menyelesaikan masalah akuntansi untuk UMKM yang mendominasi perekonomian Indonesia lebih dari 90%. Hal ini sebenarnya telah menegasikan sifat dasar lokalitas masyarakat Indonesia. , institusi yang berbasis islampun memerlukan legitimasi pelaporan berdasarkan nilai-nilai Islam dan tujuan syari’ah. Akomodasi akuntansi tersebut memang terpola dalam kebijakan akuntansi seperti Accounting and Auditing Standards for Islamic Financial Institutions yang dikeluarkan AAOIFI secara internasional dan PSAK No. 59 atau yang terbaru PSAK 101-106 di Indonesia.
Didalam terdapat tentang prinsip-prinsip akuntansi syariah, laporan keuangan lembaga keuangan syariah, serta proses akuntansi transaksi-transaksi syariah berdasarkan prinsip Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Salam, Istishna, Ijarah, dan Ijarah Muntahiyah bi Tamlik di lembaga keuangan syariah.