Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2018-02-01 | Waktu : 18:33:57
Dua pemenang investor pada kompetisi Yuk Nabung Saham Tingkat Regional

Dua Mahasiswa  FEBI Sem VII EMS (Rahmat Munawar dan M. Rizky) berhasil mendapat reward emas dan hadiah lainnya oleh BEI sebagai pemenang investor pada kompetisi Yuk Nabung Saham ditingkat Regional, 31/01/18. Adapun Rahmat Munawar meraih jurara 2 mendapat emas 5 gr, dan M. Rizky mendapat Rp. 1.000.000,-

Dr. Andri Soemitra Selaku Dekan FEBI sangat mengapresiasi dari keberhasilan dua mahasiswa tersebut dan mengharapkan untuk lebih meningkatkan prestasi kedepannya untuk menggaungkan UIN SU JUARA. Ini merupakan pertama kali Galery Investasi Syariah UIN SU mengirimkan perwakilannya pada ajang kompetisi Yuk Nabung Saham, ujar Dr. Andri Soemitra

Dr. Nurlaila selaku Wakil Dekan III Mengucapkan selamat kepada keduanya , dan juga terus memberikan spirit kepada pengurus GIS  UIN SU (KSPMS Golden) untuk berkarya dan meraih prestasi di segala kompetisi khususnya terkait dengan pasar modal, dan tentunya semuanya juga terlepas doa dan dukungan dari para pimpinan dan dosen.

Pemahaman masyarakat Indonesia tentang keuangan masih sangat rendah. Guna meningkatkan tingkat literasi keuangan atau pemahaman akan keuangan di kalangan masyarakat khususnya kepada mahasiswa.

program dari Bursa Efek Indonesia yaitu Yuk Nabung Saham dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada 12 November 2015. Kampanye Yuk Nabung Saham’ merupakan kampanye pendidikan investasi keuangan guna menarik minta masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, baik lewat saham maupun reksa dana secara rutin dan berkala. Dengan kata lain, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia, dan seiring berkembangnya kampanye ini banyak sekarang berdiri galeri investasi keuangan di berbagai Perguruan Tinggi khususnya di Sumatera Utara setidaknya sudah ada 7 diantaranya Galeri Investasi Syariah UIN SU, Galeri Investasi Syariah UMSU, Galeri Investasi Syariah Padang Sidempuan, Galeri USU , Microskill, Tjut Nyak Dhien dan Nomensen. GIS UIN SU tentunya menjadi barometer pasar modal se sumbagut.

Konsep menabung dalam program ‘Yuk Nabung Saham’ mengacu pada paradigma masyarakat Indonesia yang masih berpegang pada budaya menabung (saving society). Kampanye yang dibuat dengan bahasa sederhana dan menarik, namun menimbulkan keingintahuan masyarakat diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mulai berinvestasi, dari budaya menabung menjadi berinvestasi. Melalui serangkaian program sosialisasi dan edukasi ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat turut menikmati keuntungan dari pertumbuhan pasar modal Indonesia dan tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri. (snj)