Menguatkan Langkah, Menyatukan Asa: FEBI UIN Sumatera Utara Lantik Pengurus SEMAF, DEMAF, dan HMJ Periode 2026–2027

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti prosesi Pelantikan Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF), serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara periode 2026–2027. Momentum ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan sebuah titik awal lahirnya para pemimpin muda yang kelak akan membawa perubahan, menyalakan gagasan, dan memperluas manfaat bagi banyak orang.

Di wajah-wajah para pengurus yang baru dilantik, tampak semangat yang sulit disembunyikan—campuran antara bangga, tanggung jawab, dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Hari itu menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati selalu dimulai dari keberanian menerima amanah.

Tongkat estafet organisasi kini berada di tangan M. Royhan Safdan Muzakki, yang resmi dilantik sebagai Ketua Umum SEMA FEBI UIN Sumatera Utara. Dalam ungkapannya yang meneduhkan, Royhan menegaskan bahwa SEMA harus menjadi rumah bagi aspirasi mahasiswa sekaligus penjaga nilai-nilai akademik dan integritas.

“Amanah ini bukan tentang siapa yang berdiri paling depan, tetapi tentang bagaimana kita berjalan bersama. Saya percaya, ketika kita saling menguatkan, tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk dicapai.”

Sementara itu, Danu Wijaya, Ketua Umum DEMA FEBI UIN Sumatera Utara yang baru, menyampaikan pesan penuh energi dan optimisme. Baginya, organisasi mahasiswa adalah ruang belajar paling nyata untuk bertumbuh.

“Hari ini kita tidak hanya dilantik, tetapi juga dipanggil untuk melayani. Kepemimpinan bukan soal kekuasaan, melainkan keberanian mengambil tanggung jawab dan menghadirkan dampak. Mari kita jadikan setiap langkah sebagai kontribusi.”

Nuansa emosional semakin terasa saat Ketua Umum Demisioner DEMA FEBI UIN Sumatera Utara 2024/2025, Alfia Rahman Manik, menyampaikan sambutan perpisahan yang menyentuh hati. Dengan suara yang sarat ketulusan, ia menitipkan harapan besar kepada para penerusnya.

“Organisasi ini telah mengajarkan saya bahwa lelah akan terasa ringan ketika dijalani bersama. Rawatlah kebersamaan, karena dari sanalah kekuatan lahir. Jangan takut pada tantangan—sebab di situlah pemimpin ditempa.”

Sambutan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menjadi puncak refleksi dalam acara tersebut. Pesan beliau terasa kuat, namun sekaligus hangat—menggugah kesadaran bahwa mahasiswa hari ini adalah arsitek masa depan.

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Dunia tidak sedang menunggu orang biasa, melainkan mereka yang siap bekerja dengan hati dan memberi manfaat tanpa henti.”

Walau tidak seluruhnya disampaikan secara langsung di podium, pesan dari para Wakil Dekan FEBI UIN Sumatera Utara turut menghadirkan keteduhan tersendiri—seakan menjadi kompas bagi perjalanan kepemimpinan yang baru dimulai.

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag. mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi organisasi dan keunggulan akademik.

“Aktivis yang hebat adalah mereka yang mampu tetap unggul di ruang kelas sekaligus berdampak di luar kelas. Jangan pernah memilih salah satunya—lakukan keduanya dengan sepenuh hati.”

Wakil Dekan II FEBI, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. menekankan bahwa amanah harus dijaga dengan integritas.

“Kepercayaan adalah kehormatan. Sekali diberikan, ia harus dijaga dengan kerja nyata, transparansi, dan tanggung jawab. Biarlah jabatan ini menjadi ladang pengabdian.”

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag. menghadirkan pesan yang begitu syahdu tentang makna kepemimpinan.

“Pemimpin sejati bukan yang ingin dilihat paling bersinar, tetapi yang mampu menyalakan cahaya bagi orang lain. Jika kehadiranmu membuat banyak orang bertumbuh, maka di situlah keberhasilan kepemimpinan.”

Sepanjang acara, terasa jelas bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda formal—melainkan momentum batin yang menegaskan bahwa setiap generasi memiliki perannya dalam menulis sejarah. Tepuk tangan yang bergema bukan hanya bentuk ucapan selamat, tetapi juga doa agar langkah-langkah baru ini selalu diarahkan pada kebaikan.

Hari itu, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang lahirnya karakter, keberanian, dan kepemimpinan. Dari ruangan itulah, masa depan perlahan sedang disiapkan.

Semoga amanah yang kini dipikul menjadi bahan bakar untuk berkarya lebih luas, berinovasi tanpa takut, serta menghadirkan perubahan yang nyata. Karena sejatinya, perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah berani—dan langkah itu telah dimulai hari ini.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Prestasi Menginspirasi! Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara Terpilih sebagai Duta Pelajar Sumatera Utara 2026

Medan, 06 Januari 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyelimuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara ketika Dekan FEBI beserta jajaran pimpinan menerima kunjungan silaturrahim seorang sosok muda inspiratif — Duta Pelajar Sumatera Utara 2026, yang juga merupakan mahasiswa Semester V Program Studi S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum haru yang menegaskan bahwa kampus adalah rumah bagi lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan siap memberi dampak bagi masyarakat.

Dalam atmosfer yang teduh dan penuh kekeluargaan, Dekan FEBI menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah cerminan nyata bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya bertumbuh secara akademik, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi generasi muda yang membawa nilai intelektual, integritas, dan kepedulian sosial.

“Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa kerja keras, doa, dan ketekunan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. Kehadiran Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 di tengah kita bukan hanya membawa kebanggaan bagi FEBI, tetapi juga menghadirkan harapan — bahwa masa depan bangsa sedang dipersiapkan oleh tangan-tangan muda yang visioner.”

Beliau juga berpesan agar pencapaian ini tidak menjadi titik puas, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh, menginspirasi lebih banyak orang, serta terus menebar manfaat di mana pun berada.

Para Wakil Dekan turut menyampaikan apresiasi mendalam. Mereka menilai keberhasilan ini sebagai energi positif bagi seluruh mahasiswa FEBI untuk berani bermimpi besar dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

“Prestasi seperti ini mengingatkan kita bahwa mahasiswa FEBI adalah para pembelajar tangguh. Ketika ilmu dipadukan dengan semangat pengabdian, maka lahirlah pribadi yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga berarti bagi banyak orang.”

Sementara itu, sang Duta Pelajar Sumatera Utara 2026 mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan lingkungan akademik FEBI yang menurutnya telah menjadi ruang bertumbuh — tempat mimpi dirawat dan potensi diasah.

“FEBI bukan hanya tempat saya menuntut ilmu, tetapi juga tempat saya belajar tentang makna perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah. Dukungan para dosen dan pimpinan fakultas membuat saya percaya bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk diraih.”

Pertemuan silaturrahim ini menjadi pengingat indah bahwa keberhasilan seorang mahasiswa sejatinya adalah keberhasilan bersama — hasil dari ekosistem pendidikan yang saling menguatkan. Lebih dari itu, momen ini menegaskan komitmen FEBI UIN Sumatera Utara dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Kisah ini bukan hanya tentang sebuah gelar kehormatan, melainkan tentang harapan yang sedang tumbuh. Tentang seorang mahasiswa yang berani melangkah, dan tentang sebuah fakultas yang setia membersamai setiap proses menuju puncak.

Karena pada akhirnya, kampus hebat bukan hanya diukur dari gedung dan kurikulumnya — tetapi dari generasi inspiratif yang lahir darinya. Dan hari ini, FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi membuktikan: masa depan itu sedang dipersiapkan, dengan penuh cahaya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Gerbang Masa Depan Telah Dibuka: SPAN-PTKIN 2026 Hadirkan Jalan Prestasi Menuju Kampus Impian!

Medan, 05 Januari 2026 – Kabar menggembirakan bagi seluruh siswa kelas XII di Indonesia. Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 kembali hadir sebagai jalur emas bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus melalui ujian tertulis. Melalui mekanisme seleksi berbasis nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta portofolio prestasi, kesempatan untuk meraih masa depan kini terbuka lebih luas — adil, transparan, dan penuh harapan.

SPAN-PTKIN bukan sekadar proses seleksi masuk perguruan tinggi. Ia adalah pengakuan atas kerja keras, konsistensi belajar, serta dedikasi para siswa selama menempuh pendidikan. Lebih istimewa lagi, pendaftaran dilakukan tanpa dipungut biaya, menegaskan komitmen negara dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh anak bangsa.

Seleksi ini terbuka bagi siswa dari MA, MAK, SMA, SMK, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan, hingga Pondok Pesantren Salafiyah dan Mu’adalah yang telah memperoleh izin penyelenggaraan dari pemerintah. Tidak ada pembatasan status eligible — seluruh siswa kelas XII berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk membuktikan prestasinya.


Tahapan Penting yang Tidak Boleh Terlewat

Agar tidak tertinggal, calon peserta perlu mencermati setiap tahapan berikut:

🔹 Pendaftaran PDSS oleh Sekolah: 05 Januari – 07 Februari 2026
🔹 Pengisian, Verifikasi, dan Finalisasi PDSS: 05 Januari – 09 Februari 2026
🔹 Pendaftaran Siswa: 11 Februari – 28 Februari 2026
🔹 Pengumuman Hasil Seleksi: 07 April 2026
🔹 Daftar Ulang dan Proses Verifikasi: ditetapkan masing-masing PTKIN penerima

Setiap proses menjadi bagian dari perjalanan menuju gerbang kampus impian — perjalanan yang dimulai dari keberanian untuk mencoba.

Informasi lengkap dapat diakses melalui:
🌐 https://ptkin.ac.id
🌐 https://span.ptkin.ac.id


Syarat Utama Calon Pendaftar

Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Siswa kelas terakhir (XII) tahun 2026
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Memiliki nilai rapor dari semester yang telah ditentukan dan diisikan dalam PDSS
  • Memenuhi ketentuan masing-masing perguruan tinggi tujuan
  • Memiliki prestasi akademik yang konsisten

Semua ini bukan untuk membatasi, melainkan untuk memastikan bahwa mereka yang terpilih adalah putra-putri terbaik yang siap menapaki jenjang intelektual berikutnya.


Pesan Inspiratif Dekan FEBI UIN Sumatera Utara

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A, mengajak para siswa untuk melihat SPAN-PTKIN sebagai momentum besar dalam hidup mereka.

“Jangan pernah meremehkan kekuatan dari sebuah prestasi. Apa yang kalian tekuni hari ini — setiap angka di rapor, setiap usaha yang mungkin terasa melelahkan — sesungguhnya sedang menyiapkan panggung masa depan kalian. SPAN-PTKIN adalah kesempatan bagi generasi unggul untuk melangkah tanpa ragu menuju pendidikan tinggi yang bermakna.”

Beliau juga menegaskan bahwa memilih perguruan tinggi bukan hanya tentang melanjutkan studi, tetapi tentang menentukan arah kehidupan.

“Datanglah ke kampus bukan hanya untuk menjadi sarjana, tetapi untuk bertumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berintegritas, dan membawa manfaat bagi umat. Masa depan bangsa selalu lahir dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi semangat belajar.”


Saatnya Melangkah dengan Keyakinan

SPAN-PTKIN 2026 adalah lebih dari sekadar jalur seleksi — ia adalah undangan bagi para pemimpi, para pekerja keras, dan para pencari ilmu untuk naik ke panggung yang lebih tinggi. Kesempatan ini mungkin datang sekali, tetapi dampaknya dapat membentuk seluruh perjalanan hidup.

Maka, persiapkan diri, konsultasikan dengan sekolah, lengkapi berkas, dan daftarkan langkah terbaikmu.

Sebab sering kali, masa depan tidak dimulai dari langkah besar — melainkan dari keberanian mengambil kesempatan yang ada hari ini.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

UIN Sumatera Utara Buka Program RPL 2025–2026: Kesempatan Emas Melanjutkan Pendidikan Tanpa Mengulang Perjalanan

Medan, 02 Januari 2026 – Kabar membahagiakan kembali hadir dari UIN Sumatera Utara. Melalui semangat perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan, UIN Sumatera Utara secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2025–2026. Program ini menjadi jawaban bagi para profesional, praktisi, maupun masyarakat luas yang telah memiliki pengalaman belajar atau kerja sebelumnya, untuk melangkah lebih jauh tanpa harus memulai dari nol.

Program RPL bukan sekadar jalur perkuliahan biasa. Ia adalah bentuk pengakuan atas perjalanan panjang, kerja keras, serta pengalaman hidup yang telah ditempuh. Di sinilah pengalaman dihargai, kompetensi diakui, dan masa depan ditata dengan lebih terarah. UIN Sumatera Utara membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan zaman.

🗓️ Timeline Pendaftaran Program RPL

Agar tidak terlewat, berikut tahapan penting yang perlu diperhatikan calon mahasiswa:

  • Pendaftaran: 2–30 Januari 2026
  • Asesmen oleh Asesor: 2–7 Februari 2026
  • Penetapan oleh Dekan/Direktur: 9 Februari 2026
  • Pembayaran UKT: 9–13 Februari 2026
  • Pengisian KRS: 9–20 Februari 2026
  • Perkuliahan: 23 Februari – 26 Juni 2026

Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa proses rekognisi berjalan objektif, profesional, dan tetap menjunjung tinggi mutu akademik.

🎓 Program Studi yang Tersedia

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

  • Pendidikan Agama Islam (S1 & S2)
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1)
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

  • Ekonomi Islam (S1)
  • Manajemen (S1)
  • Ekonomi Syariah (S2)

Fakultas Syariah dan Hukum

  • Hukum Pidana Islam/Jinayah (S1)
  • Hukum (S1)
  • Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah (S1)
  • Hukum Keluarga/Ahwal Syakhsiyah (S1)

Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (S2)

Fakultas Ilmu Sosial

  • Ilmu Perpustakaan (S1)
  • Ilmu Komunikasi (S1)

Ragam pilihan program studi ini mencerminkan komitmen UIN Sumatera Utara dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Program RPL juga menjadi simbol bahwa belajar tidak mengenal batas usia maupun latar belakang. Setiap pengalaman adalah modal berharga, dan setiap langkah menuju ilmu adalah investasi jangka panjang bagi kehidupan.

Bagi masyarakat yang selama ini menunda kuliah karena kesibukan kerja atau alasan lainnya, inilah momentum untuk kembali bermimpi — dan mewujudkannya.

🔗 Informasi Lebih Lanjut

Kunjungi laman resmi admisi UIN Sumatera Utara:
👉 https://admisi.uinsu.ac.id/

Jangan biarkan kesempatan berharga ini berlalu begitu saja. Saat pengalaman bertemu dengan pendidikan, maka lahirlah masa depan yang lebih kuat, lebih matang, dan lebih bermakna.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Tidak Sekadar Gelar Profesor, Inilah Para Penjaga Peradaban yang Menjadikan FEBI UIN Sumatera Utara Rumah Besar Keilmuan

Di balik kokohnya reputasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara, berdiri para Guru Besar yang bukan sekadar akademisi, tetapi penjaga api peradaban. Mereka adalah wajah kebijaksanaan, tempat ilmu bertumbuh, dan sumber inspirasi yang tak pernah berhenti mengalir. Kehadiran para Guru Besar ini menjadi bukti bahwa FEBI tidak hanya membangun institusi pendidikan, tetapi juga menenun masa depan melalui kedalaman ilmu dan kematangan nilai.

Setiap gelar profesor yang disematkan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas. Dari ruang-ruang kuliah hingga forum ilmiah, gagasan mereka membentuk arah pemikiran, meneguhkan integritas akademik, dan menghidupkan tradisi keilmuan Islam yang relevan dengan tantangan zaman. Di tangan merekalah, ilmu tidak dibiarkan diam di rak-rak teori, tetapi dihadirkan sebagai solusi bagi umat dan bangsa.

Derap langkah para Guru Besar FEBI seakan mengirim pesan kuat: bahwa universitas besar lahir dari keberanian menjaga kualitas dan kesungguhan merawat ilmu. Mereka adalah lentera yang menerangi perjalanan mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika — memastikan bahwa setiap langkah menuju masa depan selalu berpijak pada nilai, etika, dan keunggulan.

Berikut pesan inspiratif dari para Guru Besar FEBI UIN Sumatera Utara:

Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag. – Guru Besar Bidang Ilmu Fiqh
“Ilmu harus melahirkan kebijaksanaan. Ketika fiqh tidak hanya dipelajari tetapi dihidupkan, maka kita sedang membangun masyarakat yang adil, beradab, dan penuh keberkahan.”

Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. – Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Perdata Islam
“Hukum adalah penjaga peradaban. Tugas kita bukan hanya memahami aturan, tetapi memastikan keadilan hadir dalam setiap denyut kehidupan.”

Prof. Dr. Andri Soemitra, M.A. – Guru Besar Bidang Ekonomi Syariah
“Ekonomi syariah bukan sekadar sistem — ia adalah harapan. Ketika nilai bertemu profesionalitas, di sanalah kesejahteraan yang berkeadilan akan lahir.”

Prof. Dr. Mustafa Kamal Rokan, M.H. – Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Bisnis
“Dunia bisnis membutuhkan lebih dari kecerdasan; ia membutuhkan integritas. Karena kepercayaan adalah mata uang paling berharga dalam setiap peradaban ekonomi.”

Prof. Dr. Chuzaimah Batubara, M.A. – Guru Besar Bidang Fiqh Muamalah
“Muamalah mengajarkan kita bahwa setiap transaksi adalah cerminan moral. Kejujuran bukan hanya prinsip agama, tetapi fondasi kemajuan.”

Prof. Dr. Muhammad Habibi Siregar, M.Ag. – Guru Besar Bidang Ilmu Tasyri’
“Syariat hadir untuk memuliakan manusia. Ketika ilmu diarahkan untuk kemaslahatan, maka di situlah hakikat pengabdian menemukan maknanya.”

Prof. Dr. Saparuddin Siregar, S.E., Ak., M.Ag. – Guru Besar Bidang Bank dan Keuangan Syariah
“Keuangan syariah bukan tentang angka semata, tetapi tentang kepercayaan dan tanggung jawab. Stabilitas lahir dari nilai, bukan hanya strategi.”

Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag. – Guru Besar Bidang Ekonomi Islam Nusantara
“Ekonomi Islam harus membumi tanpa kehilangan visi global. Dari kearifan lokal, kita dapat membangun peradaban yang dihormati dunia.”

Keberadaan para Guru Besar ini menegaskan satu hal: FEBI UIN Sumatera Utara tidak hanya mencetak lulusan — tetapi melahirkan pemikir, pemimpin, dan pembaharu. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, mereka tetap menjadi jangkar yang menjaga arah, sekaligus layar yang mendorong kampus ini berlayar lebih jauh.

Sebab pada akhirnya, universitas besar tidak hanya dikenal dari gedungnya, tetapi dari kebesaran ilmu yang diwariskan. Dan di FEBI UIN Sumatera Utara, cahaya itu terus menyala — dari para Guru Besar, untuk generasi yang akan mengubah dunia.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Dari Kepemimpinan ke Kepemimpinan: Jejak Para Dekan yang Menjadikan FEBI UIN Sumatera Utara ‘Berkah Luar Biasa’

Perjalanan besar sebuah fakultas tidak pernah lahir dalam semalam. Ia dibangun oleh visi, diperkuat oleh keteladanan, dan diwariskan melalui kepemimpinan yang penuh keberanian. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara adalah bukti nyata bahwa estafet kepemimpinan yang kokoh mampu melahirkan institusi yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga menginspirasi.

Dari masa ke masa, para dekan hadir membawa cahaya arah. Mereka bukan sekadar pemimpin administratif, melainkan arsitek peradaban akademik yang menanamkan nilai keilmuan, integritas, dan kebermanfaatan bagi umat. Jejak langkah mereka hari ini menjelma menjadi fondasi kuat yang mengantarkan FEBI sebagai fakultas yang diperhitungkan — bukan hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional.

Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag

(Dekan Periode 2013–2016)

“Membangun fakultas berarti menanam harapan jangka panjang. Apa yang kita rintis hari ini mungkin belum sepenuhnya terlihat, tetapi kelak akan menjadi pohon besar yang menaungi generasi.”

Di bawah kepemimpinan beliau, fondasi akademik diperkuat dengan keberanian membuka jalan baru. Keyakinannya sederhana namun mendalam — bahwa institusi besar selalu berawal dari mimpi yang diperjuangkan bersama.

Prof. Dr. Andri Soemitra, MA

(Dekan Periode 2016–2020)

“Keunggulan tidak datang kepada mereka yang menunggu, tetapi kepada mereka yang terus berbenah dan berlari lebih cepat dari zamannya.”

Era ini menjadi fase akselerasi. Budaya mutu, profesionalisme, dan daya saing diperkuat, menjadikan FEBI semakin percaya diri melangkah di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag

(Dekan Periode 2020–2023)

“Tantangan boleh berubah, tetapi komitmen pada kualitas tidak boleh goyah. Dalam setiap keterbatasan, selalu ada ruang untuk melahirkan inovasi.”

Memimpin di masa penuh tantangan global, beliau menegaskan bahwa ketangguhan institusi lahir dari kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan arah. Ketekunan dan stabilitas menjadi kata kunci yang menjaga FEBI tetap bertumbuh.

Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A

(Dekan Periode 2023–2027)

“Kita tidak hanya ingin menjadi baik — kita harus menjadi rujukan. Ketika ilmu bertemu integritas, di situlah lahir keberkahan yang melampaui batas kampus.”

Kepemimpinan hari ini bergerak dengan visi yang lebih luas: menjadikan FEBI sebagai pusat keunggulan yang berdampak. Bukan hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan generasi pemimpin masa depan.


Pesan Inspiratif Rektor UIN Sumatera Utara

Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag

“Sebuah institusi besar berdiri di atas kepemimpinan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tulus dalam mengabdi. Para dekan FEBI telah menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah tentang meninggalkan jejak kebaikan yang terus hidup, bahkan setelah masa jabatan berakhir. Inilah berkah sesungguhnya — ketika kerja keras berubah menjadi warisan.”

Beliau menegaskan bahwa kesinambungan kepemimpinan adalah kekuatan utama universitas dalam menatap masa depan dengan optimisme.


Hari ini, ketika menoleh ke belakang, perjalanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara tampak bagaikan rangkaian cahaya yang saling menyambung—tidak pernah padam, tidak pernah kehilangan arah. Dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya, semangat membangun terus diwariskan, menghadirkan keteguhan yang menjadikan FEBI tumbuh sebagai institusi yang berakar kuat sekaligus menjulang tinggi. Setiap dekan telah menorehkan warna pada kanvas besar bernama FEBI, menciptakan harmoni antara pengalaman, visi, dan keberanian untuk melangkah lebih jauh.

Jejak tersebut bukan sekadar catatan sejarah, melainkan bukti bahwa dedikasi mampu melampaui zaman. Apa yang dirintis dengan kesungguhan dahulu, kini menjelma menjadi reputasi yang membanggakan. Ruang-ruang kelas tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi juga harapan; koridor-koridor kampus tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga saksi lahirnya mimpi-mimpi besar yang dipersiapkan untuk masa depan umat dan bangsa.

Maka benar adanya, yang terbangun hari ini bukan hanya sebuah institusi pendidikan. Ia adalah rumah besar bagi peradaban ilmu, tempat nilai dan integritas dipertemukan dengan cita-cita. Inilah “Berkah Luar Biasa” — anugerah yang terus mengalir, memberi manfaat bagi dunia pendidikan, menguatkan masyarakat, dan menerangi langkah generasi mendatang dengan optimisme yang tak pernah redup.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Membanggakan, Bukti Nyata Tradisi Keunggulan! Sebelas Akademisi FEBI UIN Sumatera Utara Raih Kepercayaan sebagai Asesor LAMEMBA

Medan, 01 Januari 2026 — Sebuah kebanggaan besar kembali ditorehkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Sebanyak sebelas dosen terbaik resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Asesor LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi)—sebuah pengakuan prestisius yang menegaskan kualitas akademik, integritas keilmuan, serta kontribusi strategis FEBI dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia.

Para akademisi yang terpilih adalah Dr. Isnaini Harahap, M.Ag.; Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.; Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag.; Dr. Sugianto, M.A.; Dr. Zuhrinal M. Nawawi, M.A.; Dr. Marliyah, M.Ag.; Dr. Nurbaiti, M.Kom.; Dr. Yenni Samri Juliati Nst, M.A.; Dr. Kamilah, S.E., Ak., M.Si., CA.; Dr. Aqwa Naser Daulay, M.Si.; serta Dr. Rahmi Syahriza, MA. Amanah ini bukan sekadar jabatan profesional, melainkan panggilan untuk menjaga mutu pendidikan, menegakkan standar keunggulan, dan mengawal masa depan generasi intelektual bangsa.

Terpilihnya para dosen ini menjadi simbol bahwa FEBI UIN Sumatera Utara tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga sebagai penentu arah kualitas pendidikan nasional. Dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, para asesor diharapkan mampu menghadirkan proses akreditasi yang objektif, berintegritas, serta berorientasi pada kemajuan institusi pendidikan.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian tersebut. Menurutnya, kepercayaan ini adalah buah dari ketekunan panjang dalam membangun budaya akademik yang unggul.

“Menjadi asesor berarti menjadi penjaga mutu peradaban. Amanah ini bukan hanya tentang menilai institusi, tetapi tentang memastikan bahwa pendidikan terus melahirkan harapan bagi masa depan. Saya percaya, para dosen FEBI yang terpilih akan menghadirkan keteladanan—bahwa ilmu harus berdampak, dan pengabdian harus melampaui batas diri.”

Beliau juga menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi UIN Sumatera Utara untuk menghadirkan pendidikan yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyebut keberhasilan ini sebagai momentum penting dalam perjalanan fakultas menuju reputasi internasional.

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan sebuah pengakuan, tetapi juga lahirnya tanggung jawab besar. Para asesor adalah wajah keilmuan FEBI—mereka membawa nama institusi ke ruang-ruang strategis pendidikan tinggi. Jadilah cahaya yang menerangi, bukan hanya bagi kampus kita, tetapi bagi dunia akademik secara luas.”

Dengan suara penuh haru, beliau menambahkan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja kolektif, doa, dan komitmen untuk terus bertumbuh.

Para Asesor LAMEMBA FEBI pun menyampaikan tekad yang sama—bahwa amanah ini akan dijalankan dengan profesionalisme dan keikhlasan.

“Kepercayaan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab moral. Kami berkomitmen menjaga objektivitas, merawat integritas, dan memastikan setiap proses akreditasi menjadi jalan menuju kualitas pendidikan yang lebih bermartabat. Semoga langkah kecil ini menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.”

Pencapaian ini bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi tentang apa yang sedang dibangun—sebuah tradisi keunggulan, budaya mutu, dan keberanian untuk terus melampaui batas. FEBI UIN Sumatera Utara sekali lagi menunjukkan bahwa dedikasi yang dirawat dengan konsisten akan berbuah kepercayaan besar.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, hadirnya para asesor dari FEBI menjadi pesan kuat: bahwa institusi ini tidak sekadar mengikuti standar, tetapi turut membentuk standar itu sendiri.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan meneguhkan peran UIN Sumatera Utara sebagai kampus yang melahirkan pemimpin masa depan—berilmu, berakhlak, dan berdampak.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Saat Dedikasi Berbuah Prestasi: S1 Perbankan Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Kerja besar selalu menemukan jalannya menuju pengakuan. Setelah melalui rangkaian Asesmen Audit Mutu Internal (AMI) yang berlangsung pada 17 Desember 2025 di Aula FEBI UIN Sumatera Utara, Program Studi Perbankan Syariah kembali menegaskan kualitasnya dengan meraih predikat Unggul — sebuah capaian yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga menandai kokohnya budaya mutu di lingkungan akademik FEBI.

Predikat ini tidak hadir dalam semalam. Ia adalah hasil dari konsistensi panjang, ketelitian dalam menjaga standar, serta komitmen kolektif untuk menghadirkan pendidikan yang relevan, adaptif, dan berorientasi masa depan. Bagi Prodi Perbankan Syariah, audit bukan sekadar proses evaluasi, melainkan momentum strategis untuk memastikan setiap langkah berjalan di jalur keunggulan.

Suasana audit berlangsung dinamis dan penuh semangat kolaboratif. Kehadiran para auditor tidak hanya memberikan penilaian objektif, tetapi juga memperkaya perspektif dalam penguatan tata kelola akademik. Pendekatan profesional yang dibangun selama proses asesmen memperlihatkan bahwa kualitas terbaik lahir dari keterbukaan untuk terus belajar.

Fitriani Paramita Gurning, S.K.M., M.Kes. menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat unggul merupakan refleksi dari kesiapan institusi dalam membangun sistem yang berkelanjutan. Menurutnya, audit adalah cermin kematangan akademik — bagaimana sebuah program studi mampu menunjukkan integritas proses sekaligus visi jangka panjangnya.

Senada dengan itu, Delfriana Ayu A, S.S.T., M.Kes. melihat capaian ini sebagai bukti bahwa standar mutu tidak hanya dipenuhi, tetapi dijalankan dengan kesungguhan. Ketelitian dalam setiap aspek menjadi indikator bahwa Prodi Perbankan Syariah memiliki fondasi kuat untuk terus berkembang dan menjawab tantangan industri keuangan syariah yang semakin kompleks.

Dari sisi internal, kepemimpinan Dr. Tuti Anggraini, M.Ag., Ketua Program Studi Perbankan Syariah, menjadi salah satu motor penggerak keberhasilan ini. Dengan visi yang progresif, ia memandang predikat unggul sebagai amanah besar yang harus dijaga melalui inovasi berkelanjutan. Baginya, kualitas pendidikan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang bagaimana menyiapkan lulusan yang mampu menjadi penggerak ekonomi syariah di masa depan.

Peran strategis juga terlihat dari Budi Harianto, M.A., Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah, yang memastikan setiap proses berjalan sistematis dan terukur. Harmoni kerja tim yang terbangun menunjukkan bahwa keunggulan sejati lahir dari sinergi — ketika setiap elemen bergerak dalam visi yang sama.

Menguatkan seluruh capaian tersebut, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan bahwa predikat unggul harus dimaknai sebagai energi baru untuk melangkah lebih jauh. Menurutnya, institusi yang hebat bukanlah yang cepat berpuas diri, melainkan yang terus menjadikan evaluasi sebagai bahan bakar kemajuan.

Capaian ini sekaligus mempertegas posisi FEBI UIN Sumatera Utara sebagai fakultas yang konsisten membangun reputasi akademik berbasis kualitas. Lebih dari sekadar prestasi administratif, predikat unggul adalah simbol kepercayaan — bahwa Prodi Perbankan Syariah mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai dan integritas.

Kini, setelah keunggulan diraih, perjalanan baru justru dimulai. Tanggung jawab semakin besar, harapan semakin tinggi. Namun dengan fondasi yang telah terbukti kuat, Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Sumatera Utara melangkah dengan keyakinan — bahwa mutu bukan hanya target yang dikejar, melainkan warisan yang terus dijaga.

Sebab pada akhirnya, keunggulan bukan tentang siapa yang paling cepat sampai di puncak, tetapi tentang siapa yang mampu bertahan dan terus bersinar di atasnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Tegaskan Standar Pendidikan, S1 Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Aula FEBI UIN Sumatera Utara pada 16 Desember 2025 tidak sekadar menjadi ruang pertemuan formal. Hari itu, atmosfernya dipenuhi semangat perbaikan, keterbukaan, dan komitmen terhadap kualitas. Program Studi Ekonomi Islam menyambut kehadiran Tim Auditor Mutu Internal UIN Sumatera Utara Medan dalam sebuah momentum penting yang menegaskan keseriusan institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) bukan hanya proses penilaian administratif, melainkan cermin kedewasaan akademik — bagaimana sebuah program studi berani melihat dirinya secara jujur, memperkuat yang telah baik, dan menyempurnakan yang masih perlu ditingkatkan. Bagi Prodi Ekonomi Islam, audit adalah ruang bertumbuh, bukan sekadar diuji.

Kehadiran para auditor membawa energi profesionalisme sekaligus perspektif konstruktif. Rizki Muhammad Haris, M.Ag., selaku Auditor 1, menekankan bahwa audit sejatinya adalah upaya bersama untuk memastikan setiap standar pendidikan berjalan optimal dan berdampak nyata bagi mahasiswa. Pendekatan objektif dan dialogis yang dibangun selama proses berlangsung mencerminkan audit sebagai kemitraan strategis menuju keunggulan.

Sementara itu, Dr. Fatimah, S.Ag., M.A., Auditor 2, menghadirkan ketajaman akademik yang berpadu dengan kebijaksanaan. Setiap telaah yang diberikan tidak hanya berorientasi pada evaluasi, tetapi juga pada penguatan sistem agar semakin adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi. Kehadirannya mempertegas bahwa mutu terbaik lahir dari proses yang terukur dan berintegritas.

Dari internal program studi, kesiapan menyambut audit terlihat jelas melalui kepemimpinan Dr. Imsar, M.Si., Ketua Prodi Ekonomi Islam, yang memandang AMI sebagai momentum strategis untuk melangkah lebih maju. Baginya, institusi yang besar adalah institusi yang tidak pernah merasa selesai. Komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kualitas prodi.

Dukungan struktural juga mengalir kuat melalui M. Ikhsan Harahap, M.E.I., Sekretaris Jurusan Ekonomi Islam, yang memastikan setiap aspek berjalan selaras dan sistematis. Sinergi yang terbangun menunjukkan bahwa mutu bukan pekerjaan individu, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan harmoni.

Menguatkan seluruh proses tersebut, Prof. Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan bahwa audit harus dimaknai sebagai instrumen kemajuan, bukan sekadar kewajiban. Menurut beliau, keterbukaan terhadap evaluasi adalah ciri institusi yang percaya diri terhadap masa depannya. Dengan nada optimis, ia menekankan bahwa FEBI harus terus bergerak melampaui standar dan berani menetapkan tolok ukur baru dalam pendidikan ekonomi Islam.

Pelaksanaan AMI ini pada akhirnya mengirimkan pesan kuat: bahwa kualitas tidak dibangun dalam satu malam, tetapi melalui konsistensi, kolaborasi, dan visi yang sama. Prodi Ekonomi Islam FEBI UIN Sumatera Utara menunjukkan bahwa keberanian untuk diaudit adalah tanda kesiapan untuk menjadi lebih unggul.

Lebih dari sekadar agenda akademik, hari itu adalah peneguhan arah — bahwa FEBI tidak hanya ingin menjadi baik, tetapi ingin menjadi rujukan. Dengan semangat evaluasi yang konstruktif dan kepemimpinan yang visioner, Prodi Ekonomi Islam terus melangkah pasti, menyiapkan generasi yang bukan hanya memahami ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam setiap denyut pembangunan.

Sebab pada akhirnya, institusi hebat bukanlah yang tidak pernah dinilai, melainkan yang selalu siap dinilai — dan setelah itu, tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Capaian Membanggakan! Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat Unggul dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 – Prestasi besar selalu diawali oleh keyakinan besar. Di penghujung tahun 2025, Program Studi Magister Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara menghadirkan kabar membanggakan: melalui kegiatan Asesmen Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025, program studi ini resmi meraih predikat Unggul — sebuah capaian prestisius yang menegaskan bahwa kualitas bukan sekadar target, melainkan tradisi yang terus dihidupkan.

Keberhasilan ini menjadi refleksi dari perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, ketekunan, serta komitmen kolektif dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai syariah yang adaptif terhadap tantangan zaman. Lebih dari sekadar pengakuan institusional, predikat unggul merupakan simbol kepercayaan — bahwa Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi, berintegritas, dan siap memberi kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah.

Momentum AMI tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga panggung yang memperlihatkan kekuatan kolaborasi. Di balik capaian gemilang ini, berdiri sosok-sosok inspiratif yang mendedikasikan pemikiran dan pengabdiannya demi satu tujuan: menjadikan mutu sebagai identitas.

Sebagai figur kepemimpinan yang visioner, Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, M.A menegaskan bahwa predikat unggul adalah hasil dari kesungguhan seluruh tim dalam menanamkan budaya kualitas. Menurutnya, keberhasilan ini harus dimaknai sebagai energi baru untuk terus berinovasi dan memperluas kontribusi akademik. “Keunggulan adalah amanah. Ia menuntut kita untuk tidak cepat puas, tetapi terus bergerak maju, memastikan setiap proses akademik memberi dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.

Dedikasi terhadap standar akademik juga tercermin dari peran Dr. Sholihatul Hamidah Daulay, M.Hum, yang menilai bahwa capaian ini lahir dari keseriusan dalam menjaga setiap detail mutu. Ia menekankan bahwa kualitas sejati dibangun melalui proses yang disiplin dan berkelanjutan. “AMI mengajarkan kita bahwa institusi besar adalah institusi yang tidak lelah memperbaiki diri. Predikat unggul ini adalah buah dari komitmen bersama untuk selalu memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Nirwanda Anas, M.Pd melihat keberhasilan ini sebagai bukti bahwa keberanian untuk bertransformasi adalah kunci kemajuan. Baginya, institusi pendidikan harus mampu membaca masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental. “Unggul bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh. Tantangan ke depan menuntut kita semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman,” jelasnya.

Kontribusi luar biasa juga datang dari Dr. Nurlaila, S.E., M.A., CMA selaku Ketua Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara yang menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan. Ia percaya bahwa reputasi akademik dibangun dari integritas yang dijaga setiap hari. “Capaian ini adalah tanggung jawab moral untuk mempertahankan standar, bahkan meningkatkannya. Ketika kualitas dijaga dengan hati, maka kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Di sisi lain, Hendra Hermain, S.E., M.Pd selaku Sekretaris Program Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, menyoroti kekuatan sinergi sebagai fondasi utama keberhasilan. Menurutnya, tidak ada prestasi yang diraih sendirian. “Predikat unggul ini adalah kemenangan bersama. Ia lahir dari kolaborasi, saling percaya, dan semangat untuk berjalan dalam satu arah menuju visi besar institusi,” katanya.

Predikat unggul yang diraih hari ini sejatinya bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju tanggung jawab yang lebih besar. Magister Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara kini memikul harapan untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat kualitas riset, serta mencetak pemimpin masa depan yang mampu memadukan kecerdasan profesional dengan kedalaman spiritual.

Capaian ini juga mempertegas posisi FEBI UIN Sumatera Utara sebagai Fakultas yang terus bertumbuh dan semakin diperhitungkan. Sebuah pesan kuat pun tersampaikan — bahwa ketika visi besar dipadukan dengan kerja kolektif dan doa yang tak pernah putus, maka lahirlah keunggulan yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi.

Hari ini, Magister Akuntansi Syariah tidak sekadar meraih unggul. Ia sedang meneguhkan arah, menyalakan harapan, dan menapaki masa depan dengan keyakinan — bahwa mutu adalah cahaya yang akan selalu menuntun setiap langkah menuju peradaban yang lebih baik.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.