Melampaui Ekspektasi, Mengokohkan Reputasi: S1 Asuransi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 — Atmosfer kebanggaan menyelimuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara setelah Program Studi Asuransi Syariah sukses melaksanakan kegiatan Assessment Audit Mutu Internal (AMI) dengan hasil yang sangat membanggakan: predikat UNGGUL. Capaian ini bukan sekadar hasil evaluasi administratif, melainkan cerminan dari komitmen kuat seluruh sivitas akademika dalam menjaga kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berakhlak.

Assessment ini menghadirkan dua auditor berpengalaman, Dr. Rubino, M.A. dan Dr. Khatibah, S.Ag., M.A., yang melakukan peninjauan komprehensif terhadap berbagai aspek strategis—mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, kinerja dosen, layanan akademik, hingga budaya mutu yang terus tumbuh di lingkungan program studi. Dengan ketelitian dan objektivitas tinggi, keduanya menegaskan bahwa Prodi Asuransi Syariah telah menunjukkan standar akademik yang kokoh sekaligus kesiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

Dalam pesannya, Dr. Rubino, M.A. menyampaikan bahwa predikat unggul lahir dari konsistensi. “Mutu tidak dibangun dalam satu malam. Ia adalah hasil dari disiplin panjang, kerja kolektif, dan kesungguhan menjaga standar. Apa yang kami lihat hari ini menunjukkan bahwa Prodi Asuransi Syariah berada di jalur yang sangat tepat untuk terus bertumbuh.”

Senada dengan itu, Dr. Khatibah, S.Ag., M.A. menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi. “Keunggulan sejati bukan hanya tentang memenuhi indikator, tetapi tentang kemampuan beradaptasi dan terus berinovasi. Prodi ini memiliki energi besar untuk melangkah lebih jauh dan menjadi rujukan dalam pendidikan asuransi syariah.”

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kepemimpinan visioner Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. Dalam arahannya, beliau mengungkapkan rasa syukur sekaligus harapan besar agar capaian ini menjadi pemantik semangat baru.

“Predikat unggul adalah amanah. Ia bukan garis akhir, tetapi titik tolak untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berdampak. Kita ingin setiap langkah akademik di FEBI menjadi cahaya yang menerangi masa depan mahasiswa dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Dari level program studi, Ketua Prodi Asuransi Syariah, Dr. Tri Inda Fadhila Rahma, S.E.I., M.E.I., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi dan ketulusan kerja tim. “Kami percaya bahwa kualitas lahir dari budaya saling menguatkan. Predikat ini adalah milik bersama—para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh pihak yang terus menjaga semangat perbaikan berkelanjutan.”

Sementara itu, Sekretaris Prodi, Dr. Aqwa Naser Daulay, S.E.I., M.Si., menegaskan bahwa capaian unggul akan dijadikan fondasi untuk lompatan berikutnya. “Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Justru setelah ini, tanggung jawab kami semakin besar untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang.”

Kegiatan AMI ini bukan hanya proses penilaian, tetapi juga ruang refleksi—menguatkan bahwa budaya mutu telah hidup dan mengakar di FEBI UIN Sumatera Utara. Predikat unggul yang diraih menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kepemimpinan yang kuat, serta kolaborasi yang harmonis mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan.

Dengan capaian ini, Program Studi Asuransi Syariah semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar akademik yang siap mencetak generasi profesional, berintegritas, dan visioner. Lebih dari sekadar prestasi institusional, keberhasilan ini adalah pesan optimisme—bahwa masa depan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah tengah dibangun dengan standar terbaik, hari ini.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Standar Tinggi, Komitmen Tanpa Henti: S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara Raih Predikat UNGGUL dalam Audit Mutu Internal

Medan, 31 Desember 2025 — Langit prestasi kembali menaungi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Program Studi S1 Akuntansi Syariah resmi meraih predikat “UNGGUL”, sebuah pengakuan tertinggi yang tidak hanya menandai keberhasilan administratif, tetapi juga menegaskan hadirnya tradisi akademik yang kokoh, budaya mutu yang hidup, serta kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan.

Capaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempuh dengan kesungguhan, kesabaran, dan semangat kolektif seluruh sivitas akademika. Setiap proses diperbaiki, setiap standar diperkuat, dan setiap tantangan dijawab dengan kerja nyata. Momentum Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025 menjadi saksi bagaimana kualitas tidak sekadar diklaim, tetapi diuji dengan integritas.

Hadir sebagai auditor, Muslih Fathurrahman, M.A. dan Franidya Purwaningtyas, M.A. melakukan telaah komprehensif terhadap berbagai aspek strategis — mulai dari tata pamong, kualitas pembelajaran, produktivitas riset, hingga daya saing lulusan. Dalam prosesnya, para auditor tidak hanya menilai, tetapi juga menangkap denyut optimisme dan kesiapan besar yang dimiliki Prodi Akuntansi Syariah untuk melangkah lebih jauh.

Muslih Fathurrahman, M.A. menyampaikan bahwa predikat unggul adalah refleksi dari konsistensi yang jarang ditemukan tanpa kepemimpinan dan kerja tim yang solid.

Keunggulan lahir dari kebiasaan menjaga standar, bukan dari upaya sesaat. Apa yang kami lihat di Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara adalah bukti bahwa kualitas telah menjadi budaya. Pertahankan ritme ini, karena institusi besar adalah institusi yang tidak cepat puas.

Senada dengan itu, Franidya Purwaningtyas, M.A. menegaskan bahwa capaian ini harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih luas.

Predikat UNGGUL bukan sekadar status, melainkan janji kepada masa depan. Ketika mutu sudah diakui, maka tantangan berikutnya adalah menjaga relevansi — memastikan lulusan tetap adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Saya melihat fondasi itu telah kuat di sini.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari arah kepemimpinan Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, S.HI., M.A., yang secara konsisten mendorong transformasi akademik berbasis kualitas dan integritas. Baginya, predikat unggul adalah amanah besar yang harus dijaga dengan kerendahan hati dan kerja berkelanjutan.

Predikat UNGGUL bukan garis akhir perjalanan, melainkan titik berangkat untuk lompatan yang lebih tinggi. Kita ingin melahirkan lulusan yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman nilai, keluasan perspektif, dan keberanian memberi manfaat bagi umat,” ungkap beliau.

Di balik capaian monumental ini, terdapat kepemimpinan akademik yang tekun merawat kualitas dari hari ke hari. Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Dr. Hj. Yenni Samri Juliati Nasution, M.A., menyampaikan refleksi penuh makna bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kebersamaan.

Predikat ini adalah milik kita semua — dosen yang mengajar dengan hati, tenaga kependidikan yang bekerja dalam ketelitian, mahasiswa yang belajar dengan kesungguhan, serta para alumni yang membawa nama baik program studi di ruang-ruang profesional. Keunggulan sejati adalah ketika kita terus bertumbuh tanpa kehilangan nilai. Karena itu, setelah hari ini, tugas kita bukan sekadar mempertahankan, tetapi melampaui.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi, Laylan Syafina, M.Si., melihat capaian ini sebagai energi baru untuk melahirkan inovasi yang lebih progresif.

Keunggulan adalah hasil dari keberanian untuk berbenah dan keterbukaan terhadap evaluasi. AMI mengajarkan kita bahwa setiap detail memiliki arti. InsyaAllah, kami akan terus memperkuat kolaborasi, mempercepat inovasi pembelajaran, dan memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik terbaik — agar mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi siap memimpin.

Predikat UNGGUL sejatinya bukan hanya kemenangan institusi, melainkan juga pesan kuat kepada masyarakat bahwa FEBI UIN Sumatera Utara hadir sebagai pusat pendidikan ekonomi dan bisnis Islam yang terpercaya. Sebuah rumah intelektual tempat kompetensi dibangun, karakter ditempa, dan mimpi-mimpi besar dipersiapkan.

Lebih jauh, capaian ini mempertegas bahwa kualitas tidak pernah berdiri sendiri — ia tumbuh dari visi yang jelas, kepemimpinan yang inspiratif, serta budaya kerja yang saling menguatkan. Dari ruang kelas hingga forum ilmiah, dari penelitian hingga pengabdian, seluruh elemen bergerak dalam satu tarikan napas: menghadirkan pendidikan yang berdampak.

Hari ini adalah hari untuk bersyukur, namun esok adalah panggilan untuk melangkah lebih jauh. Sebab institusi yang hebat bukan hanya yang mampu meraih pengakuan, tetapi yang terus menciptakan standar baru bagi masa depan pendidikan.

Dengan raihan ini, Program Studi S1 Akuntansi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara tidak hanya meneguhkan posisinya sebagai program studi berkualitas tinggi, tetapi juga menyalakan harapan — bahwa dari kampus ini akan lahir generasi profesional ekonomi syariah yang berintegritas, berdaya saing global, dan berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan bagi bangsa.

Selamat atas predikat UNGGUL. Semoga capaian ini menjadi cahaya yang terus menuntun langkah menuju masa depan yang lebih gemilang — karena keunggulan sejati adalah keberanian untuk terus bertumbuh.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Prestasi Kolektif yang Membanggakan: FEBI UIN Sumatera Utara Bersinar di LPM Award 2025

Ada kerja yang tidak selalu terlihat, tetapi hasilnya terasa. Ada proses panjang yang tidak selalu terdengar, tetapi dampaknya menggema. LPM Award 2025 menjadi ruang di mana dedikasi itu akhirnya mendapatkan pengakuan terbuka. Diselenggarakan oleh UIN Sumatera Utara melalui Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sumatera Utara, ajang ini menjadi momentum refleksi sekaligus apresiasi terhadap fakultas dan program studi yang konsisten menjaga standar mutu akademik.

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tampil dengan capaian yang menunjukkan kekuatan sistem, soliditas tim, serta budaya akademik yang terus berkembang secara terarah dan berkelanjutan.


📊 Capaian pada Audit Mutu Internal (AMI)

Dalam kategori Program Studi dengan Hasil Audit Mutu Internal Terbaik, FEBI menempatkan tiga program studi dalam jajaran unggulan.

  • Peringkat 1: Program Studi Manajemen
  • Peringkat 2: Program Studi Asuransi Syariah
  • Peringkat 3: Program Studi Ekonomi Islam

Hasil ini menunjukkan bahwa mekanisme penjaminan mutu di lingkungan FEBI berjalan secara disiplin dan terstruktur. Audit tidak diposisikan sekadar sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai instrumen evaluasi yang mendorong perbaikan berkelanjutan. Setiap standar ditinjau, setiap temuan ditindaklanjuti, dan setiap proses diarahkan pada peningkatan kualitas layanan akademik.


📚 Produktivitas Publikasi dan Rekognisi Dosen

Komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan juga tercermin dari capaian di bidang publikasi dan rekognisi akademik.

Pada kategori Jumlah Publikasi Terbanyak:

  • Peringkat 1: Program Studi Manajemen
  • Peringkat 2: Program Studi Ekonomi Islam

Sementara pada kategori Dosen dengan Rekognisi Terbanyak:

  • Peringkat 1: Program Studi Ekonomi Islam
  • Peringkat 3: Program Studi Manajemen

Capaian ini memperlihatkan bahwa budaya riset dan kontribusi ilmiah di FEBI terus tumbuh. Publikasi bukan hanya kewajiban akademik, melainkan wujud komitmen untuk menghadirkan gagasan yang berdampak. Rekognisi dosen menunjukkan bahwa karya dan kompetensi akademik yang dimiliki diakui secara lebih luas, memperkuat posisi fakultas dalam peta keilmuan.


🌍 Kontribusi terhadap World University Rankings (WUR)

Program Studi Manajemen juga meraih peringkat pertama dalam kategori kontribusi terhadap indikator World University Rankings (WUR).

Capaian ini menegaskan bahwa aktivitas akademik di tingkat program studi memiliki pengaruh langsung terhadap reputasi universitas secara global. Kontribusi pada indikator pemeringkatan internasional menunjukkan bahwa tata kelola dan produktivitas akademik FEBI berjalan selaras dengan standar yang lebih luas.


🏛 Tata Kelola Fakultas yang Solid

Dalam kategori Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dengan presentasi program studi terbanyak, FEBI meraih peringkat kedua.

Hasil ini menunjukkan kekuatan manajerial dan koordinasi internal yang terbangun dengan baik. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan mutu secara kolektif.


🎙 Pesan Inspiratif Rektor

Rektor UIN Sumatera Utara menyampaikan apresiasi secara langsung dalam sambutannya.

Beliau mengatakan,

Prestasi ini bukan sekadar angka dan peringkat. Ini adalah bukti kerja nyata dan konsistensi. Saya bangga melihat FEBI mampu menunjukkan bahwa mutu dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan hanya didokumentasikan.

Beliau juga menegaskan,

Kita tidak boleh berhenti di sini. Standar harus terus ditingkatkan. Ketika satu fakultas bergerak maju, seluruh universitas akan ikut terangkat. Pertahankan semangat ini dan jadikan mutu sebagai budaya, bukan sekadar target.


🎙 Pesan Ketua LPM

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sumatera Utara turut memberikan refleksi yang menguatkan.

Beliau menyampaikan,

“LPM Award bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten menjaga kualitas. FEBI menunjukkan sistem yang berjalan dengan rapi dan terukur.”

Ia menambahkan,

“Audit, publikasi, dan rekognisi bukan berdiri sendiri. Ketiganya saling menguatkan. Dan ketika semua berjalan baik, hasilnya akan terlihat seperti hari ini.”


🎙 Pesan Dekan FEBI

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.

Beliau menyatakan,

Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja bersama. Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu orang saja. Ini adalah kerja kolektif seluruh keluarga besar FEBI.

Lebih lanjut beliau menegaskan,

Penghargaan ini bukan garis akhir. Justru ini pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar. Kita harus menjaga konsistensi, memperkuat riset, dan terus meningkatkan kualitas layanan akademik.


Menjaga Konsistensi, Melangkah Lebih Jauh

LPM Award 2025 menjadi penanda penting bahwa FEBI bergerak dalam arah yang tepat. Dari audit mutu, produktivitas publikasi, rekognisi dosen, hingga kontribusi global, seluruh capaian tersebut menyatu dalam satu pesan kuat: kualitas yang dijaga dengan disiplin akan menghasilkan pengakuan yang bermakna.

FEBI tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam merawat mutu secara berkelanjutan. Dan dari momentum inilah, langkah berikutnya akan dimulai—dengan standar yang lebih tinggi dan semangat yang semakin kuat.

Diseminasi Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara: Menjawab Tantangan Global dengan Spirit Keilmuan dan Kebermanfaatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang berpihak pada kemaslahatan umat melalui kegiatan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempresentasikan hasil pengabdian mahasiswa yang telah bersentuhan langsung dengan realitas sosial, ekonomi, dan tantangan global ekonomi syariah.

Mengusung tema besar “Studi Pembangunan Ekonomi Syariah: Peluang dan Tantangan Global”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang akademik, tetapi juga wujud nyata integrasi antara ilmu, nilai, dan aksi. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara tampil sebagai agen perubahan—membawa gagasan, solusi, dan praktik ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan FEBI UIN Sumatera Utara. Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., dalam pesannya menegaskan bahwa pengabdian masyarakat adalah jantung dari keilmuan yang hidup.

“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas dan jurnal. Ia harus hadir di tengah masyarakat, memberi dampak, dan menumbuhkan harapan. Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah harus menjadi duta nilai—berpikir global, bertindak solutif, dan berakhlak islami,” ujarnya penuh makna.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan pentingnya diseminasi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.

“Apa yang diteliti dan diabdikan harus disampaikan, dibagikan, dan menginspirasi. Di sinilah mahasiswa belajar menjadi ilmuwan sekaligus pelayan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

“Pengabdian adalah latihan empati. Dari sinilah lahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.

Diseminasi ini dibimbing langsung oleh para dosen Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara, salah satunya Dr. M. Arfan Harahap, M.E.I., yang mengapresiasi kesungguhan mahasiswa dalam menerjemahkan teori ekonomi syariah ke dalam praktik nyata di masyarakat. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti bahwa Ekonomi Syariah memiliki daya jawab terhadap dinamika pembangunan, baik di level lokal maupun global.

Para mahasiswa peserta diseminasi tampil percaya diri menyampaikan gagasan, pengalaman lapangan, serta rekomendasi kebijakan berbasis nilai-nilai syariah. Ragam tema pengabdian yang diangkat mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu riil masyarakat—mulai dari penguatan UMKM syariah, literasi ekonomi Islam, hingga pengembangan model pemberdayaan berbasis keadilan dan keberlanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Magister Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumatera Utara dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak, berdaya saing, dan berkeadaban.

Dengan semangat kolaborasi, keberkahan ilmu, dan pengabdian tanpa henti, Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi pesan kuat bahwa FEBI UIN Sumatera Utara terus melangkah maju—menghubungkan kampus dengan masyarakat, serta menjawab tantangan global melalui cahaya Ekonomi Syariah.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Bukan Sekadar Silaturrahim: Sinergi FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat Siapkan Program Beasiswa dan Magang Mahasiswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masa depan mahasiswa melalui kolaborasi strategis. Kali ini, FEBI menerima kunjungan dan silaturrahim dari Baitulmaal Muamalat (BMM) Bank Muamalat, sebuah lembaga filantropi nasional yang konsisten bergerak dalam pemberdayaan pendidikan dan kemanusiaan.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog penuh makna tentang bagaimana pendidikan, kepedulian sosial, dan dunia profesional dapat saling terhubung untuk melahirkan mahasiswa yang tangguh dan berdaya saing.

Rombongan BMM Bank Muamalat diterima langsung oleh Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., didampingi Wakil Dekan III FEBI, Dr. Marliyah, M.Ag., serta Dosen FEBI UIN Sumatera Utara, Imam El Islamy, M.Sos. Suasana pertemuan terasa cair, penuh senyum, diskusi ringan namun sarat gagasan besar.

Fokus utama silaturrahim ini adalah penjajakan dan penguatan kerja sama di bidang beasiswa dan program magang mahasiswa FEBI. Dua hal yang dinilai sangat krusial di tengah tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin dinamis.

Dalam sambutannya, Prof. Syukri Albani menyampaikan bahwa FEBI UIN Sumatera Utara selalu membuka pintu kolaborasi dengan mitra strategis yang memiliki visi kebermanfaatan.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya pintar di ruang kelas. Mereka harus dibekali pengalaman, kepekaan sosial, dan nilai-nilai etika. Beasiswa dan magang adalah jalan sunyi tapi berdampak besar untuk membentuk karakter itu,” ungkapnya dengan nada reflektif.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama dengan BMM Bank Muamalat sejalan dengan ruh FEBI sebagai fakultas yang mengintegrasikan ilmu, iman, dan amal sosial.
“Ketika filantropi bertemu akademik, yang lahir bukan hanya bantuan, tetapi harapan. Bukan hanya program, tetapi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Marliyah, M.Ag., selaku Wakil Dekan III FEBI, menyoroti pentingnya program magang sebagai ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Menurutnya, dunia kerja tidak bisa hanya dikenalkan lewat teori.
“Mahasiswa perlu merasakan langsung ritme dunia profesional. Magang bukan soal bekerja semata, tetapi belajar disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan empati. Di sinilah mahasiswa ditempa menjadi pribadi yang matang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga berharap agar program beasiswa yang dirancang nantinya mampu menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk tetap berprestasi dan berkontribusi.

Dari sisi akademisi, Imam El Islamy, M.Sos., melihat kerja sama ini sebagai wujud konkret implementasi nilai ekonomi Islam.
“Ekonomi Islam bukan hanya tentang angka dan akad, tetapi tentang keberpihakan. Ketika lembaga seperti BMM hadir bersama kampus, kita sedang membangun ekosistem pendidikan yang adil, inklusif, dan memberdayakan,” tuturnya.

Pihak BMM Bank Muamalat sendiri menyambut baik antusiasme FEBI UIN Sumatera Utara. Mereka menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling strategis. Mahasiswa dipandang bukan sekadar penerima manfaat, melainkan calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini.

Silaturrahim ini menjadi penanda bahwa kerja sama antara FEBI UIN Sumatera Utara dan BMM Bank Muamalat tidak berhenti pada wacana. Ke depan, diharapkan akan lahir program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa—mulai dari dukungan finansial, penguatan kapasitas, hingga pengalaman magang yang relevan dengan dunia industri keuangan syariah.

Di akhir pertemuan, suasana terasa penuh optimisme. Ada keyakinan bersama bahwa dari kolaborasi yang tulus dan visi yang sejalan, akan lahir generasi mahasiswa FEBI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial dan kuat secara moral.

Dari ruang silaturrahim ini, FEBI UIN Sumatera Utara kembali menegaskan perannya: bukan hanya mencetak lulusan, tetapi menyiapkan insan yang siap memberi arti bagi umat dan bangsa.

Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

AMI S1 Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara: Ikhtiar Kolektif Menjaga yang Sudah Baik, Menguatkan yang Sudah Unggul

Sebagai bagian dari perguruan tinggi Islam negeri yang telah berstatus unggul dan berdaya saing, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara terus menunjukkan konsistensinya dalam menjaga standar akademik terbaik. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula FEBI UIN Sumatera Utara.

Bagi FEBI dan khususnya Program Studi S1 Manajemen, kegiatan AMI ini bukanlah upaya untuk mengejar kualitas, melainkan ikhtiar akademik untuk merawat dan memperkuat keunggulan yang telah dibangun secara konsisten selama ini. AMI menjadi ruang refleksi strategis guna memastikan seluruh praktik akademik tetap berada pada jalur terbaik, relevan dengan perkembangan zaman, serta selaras dengan visi universitas unggul.

Audit dilaksanakan oleh auditor profesional, Dr. Amal Hayati, M.Hum. dan Zaid Alfauza Marpaung, M.H., yang melakukan penelaahan komprehensif terhadap sistem akademik, tata kelola, serta keberlanjutan mutu Program Studi S1 Manajemen.

Dalam arahannya, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menegaskan bahwa budaya mutu di FEBI telah menjadi napas institusi, bukan sekadar agenda formal.

“FEBI dan Prodi Manajemen berada pada posisi unggul. Karena itu, Audit Mutu Internal bukan untuk mencari siapa yang kurang, tetapi untuk memastikan keunggulan ini tetap terjaga, terarah, dan terus meningkat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Ketua Program Studi S1 Manajemen, Dr. Nurbaiti, M.Kom., menyampaikan bahwa Prodi Manajemen telah memiliki fondasi akademik yang kuat dan AMI hadir sebagai sarana penguatan.

“Kami tidak memulai dari nol. Kami sudah berada pada level yang baik dan mapan. AMI menjadi alat kendali mutu agar keunggulan ini tetap konsisten dan siap melompat ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Prodi Manajemen, Dr. Atika, M.A., yang menegaskan kesiapan prodi dalam menjaga kualitas layanan akademik.

“AMI adalah proses pematangan. Kami memastikan bahwa seluruh sistem yang sudah berjalan baik, tetap terjaga, terdokumentasi, dan terus disempurnakan,” jelasnya.

Kegiatan ini turut mendapat penguatan dari jajaran pimpinan FEBI UIN Sumatera Utara, yakni Wakil Dekan I Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., dan Wakil Dekan III Dr. Marliyah, M.Ag., yang secara kompak menegaskan bahwa keunggulan institusi harus dijaga melalui disiplin mutu dan kolaborasi.

Wakil Dekan I menekankan bahwa keunggulan akademik harus terus dijaga melalui kurikulum adaptif dan pembelajaran berkualitas.

“Keunggulan bukan sesuatu yang statis. Ia harus dirawat dengan keseriusan dan komitmen akademik yang berkelanjutan,” tegasnya.

Wakil Dekan II menambahkan bahwa tata kelola yang rapi dan efisien adalah ciri institusi unggul.

“FEBI telah berada pada jalur yang benar. AMI memastikan kita tetap konsisten, profesional, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III menegaskan bahwa mutu sejati juga tercermin dari karakter sivitas akademika.

“Keunggulan akademik harus berjalan seiring dengan etika, adab, dan nilai keislaman,” tuturnya penuh makna.

Kehadiran Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., semakin mengukuhkan bahwa Program Studi S1 Manajemen FEBI merupakan bagian penting dari ekosistem universitas unggul. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa AMI adalah mekanisme strategis untuk menjaga reputasi institusi.

“UIN Sumatera Utara telah berada pada posisi yang baik. Tugas kita adalah menjaga keunggulan itu agar tetap berkelanjutan dan memberi dampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Program Studi S1 Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara menegaskan jati dirinya sebagai program studi unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi pada kualitas substansi, keberlanjutan mutu, dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

AMI bukan sekadar evaluasi, melainkan komitmen kolektif untuk tetap unggul dan melangkah lebih jauh.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara 2025: Menyemai Ilmu, Menguatkan Tradisi Akademik, Menebar Manfaat untuk Umat

Medan, 06 Desember 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang tumbuh ilmu pengetahuan yang hidup dan berdampak melalui Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi panggung akademik yang bermakna—tempat gagasan, temuan ilmiah, dan ikhtiar keilmuan para dosen dipertemukan untuk saling menguatkan dan memberi arah bagi pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di masa depan.

Seminar ini bukan sekadar agenda rutin akademik, melainkan perayaan intelektual yang menegaskan bahwa riset adalah denyut nadi perguruan tinggi. Di ruang inilah hasil penelitian dipresentasikan, didiskusikan, dan dipertajam agar tidak berhenti sebagai laporan, tetapi menjelma menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban.

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan pesan yang sarat makna dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa seminar hasil penelitian merupakan bagian penting dari ikhtiar kolektif FEBI dalam menjaga marwah akademik.
“Riset adalah jalan sunyi yang melahirkan terang. Melalui forum seperti ini, kita tidak hanya mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga meneguhkan tanggung jawab moral keilmuan agar ilmu yang lahir benar-benar membawa maslahat,” ungkapnya dengan nada syahdu. Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menulis, meneliti, dan berbagi, karena dari sanalah reputasi akademik dibangun dengan keberkahan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., menekankan pentingnya kualitas akademik dan penguatan budaya riset.
“Seminar hasil penelitian adalah ruang belajar bersama. Di sinilah dosen saling menguatkan, saling menginspirasi, dan memastikan bahwa riset yang dilakukan relevan dengan kebutuhan zaman serta bernilai strategis bagi pengembangan keilmuan,” tuturnya. Ia mengajak para dosen untuk menjadikan riset sebagai napas utama pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dari sisi tata kelola dan keberlanjutan akademik, Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., menyampaikan bahwa penelitian yang kuat akan berdampak langsung pada penguatan institusi.
“Riset yang baik akan melahirkan publikasi yang baik, reputasi yang baik, dan pada akhirnya memperkuat daya saing FEBI UIN Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh dosen untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan profesionalisme dalam setiap proses akademik.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEBI UIN Sumatera Utara, Dr. Marliyah, M.Ag., menyoroti dimensi inspiratif dari seminar ini, khususnya bagi generasi muda akademisi.
“Kegiatan ini adalah teladan nyata bagi mahasiswa bahwa dosen bukan hanya pengajar di kelas, tetapi juga peneliti yang terus belajar dan berkarya. Dari sinilah ekosistem akademik yang sehat dan inspiratif dapat tumbuh,” ungkapnya. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan seminar ini sebagai momentum menumbuhkan kecintaan pada dunia riset.

Melalui Seminar Hasil Penelitian FEBI UIN Sumatera Utara Tahun 2025, FEBI kembali menegaskan diri sebagai fakultas yang hidup dengan ilmu, bergerak dengan riset, dan berkhidmat untuk umat. Forum ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka, teori, dan data, terdapat niat luhur untuk menghadirkan ilmu yang membumi dan berdaya guna.

Yuk, terus hidupkan budaya riset!
Karena dari ruang-ruang akademik yang jujur dan penuh semangat inilah, masa depan ekonomi dan bisnis Islam yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat dirajut bersama.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menguatkan Dakwah, Memberdayakan Umat: Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah Sumatera Utara 2025 Sukses Digelar!

Medan, 08 Desember 2025 – Sebuah ikhtiar besar kembali ditorehkan di Sumatera Utara. Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah (EKSYAR) Sumatera Utara 2025 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik tolak lahirnya para penggerak dakwah ekonomi syariah yang tercerahkan, membumi, dan berdampak nyata bagi umat.

Diselenggarakan pada Senin, 8 Desember 2025 di Medan, kegiatan kolaboratif antara Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara ini menghadirkan semangat baru: bahwa dakwah dan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berpadu sebagai jalan keberkahan dan kemajuan peradaban.

Kegiatan Training of Trainer (ToT) Dakwah Da’i dan Da’iyah Ekonomi Syariah Sumatera Utara 2025 berlangsung semakin hidup dan bermakna melalui dua sesi diskusi utama yang dirancang secara sistematis dan inspiratif. Sesi pertama dipandu oleh Dr. Wulan Dayu, M.E., menghadirkan dua tokoh sentral, yakni Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. selaku Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, serta Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag. selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan. Diskusi pada sesi ini menekankan pentingnya dakwah ekonomi syariah yang berpijak pada integritas keilmuan, nilai keulamaan, serta komitmen moral dalam membangun peradaban ekonomi umat yang adil dan berkeadaban.

Memasuki sesi kedua, atmosfer diskusi semakin dinamis dan aplikatif. Sesi ini dipandu dengan lugas dan inspiratif oleh Imam El Islamy, M.Sos., menghadirkan Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. selaku Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, serta Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. selaku Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara sekaligus pengusaha. Pada sesi ini, para narasumber menyoroti peran strategis da’i dan da’iyah sebagai agen transformasi sosial-ekonomi, yang tidak hanya menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata, inovatif, dan berkelanjutan di tengah tantangan zaman.

Kedua sesi tersebut berpadu secara harmonis, menghadirkan ruang dialog yang kaya akan gagasan, refleksi, dan motivasi. Para peserta tidak hanya dibekali wawasan konseptual, tetapi juga dipantik kesadarannya untuk menjadikan dakwah ekonomi syariah sebagai gerakan nyata—yang menumbuhkan kemandirian, memperkuat solidaritas umat, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat luas.

Bank Indonesia: Dakwah Adalah Pilar Literasi Ekonomi Umat

Mengawali rangkaian kegiatan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Bapak Iman Gunandi, menyampaikan pesan yang menggetarkan kesadaran kolektif peserta.

“Ekonomi syariah tidak akan tumbuh kuat hanya dengan kebijakan dan angka. Ia hidup melalui pemahaman, kepercayaan, dan keteladanan. Di sinilah peran da’i dan da’iyah menjadi sangat mulia—menjadi jembatan antara nilai Ilahiah dan praktik ekonomi umat. Bank Indonesia memandang dakwah ekonomi syariah sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan bangsa,” tegasnya penuh optimisme.

Pesan ini menjadi penegasan bahwa dakwah adalah kekuatan strategis pembangunan ekonomi nasional, bukan pelengkap, tetapi penggerak.

FEBI UIN Sumatera Utara: Dakwah yang Menyentuh Hati dan Menggerakkan Kehidupan

Dengan penuh keteduhan dan visi besar, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, menegaskan arah dakwah ekonomi syariah masa depan.

“Dakwah ekonomi syariah harus hadir sebagai solusi—menenangkan hati, menguatkan usaha, dan membimbing umat menuju kemandirian. Dai hari ini bukan hanya penyampai dalil, tetapi pembawa harapan dan penggerak perubahan. Yuk, kita hidupkan dakwah yang berdampak, yang membuat umat bangkit dengan bermartabat,” ucapnya penuh semangat dan makna.

Pesan tersebut disambut antusias, meneguhkan FEBI sebagai rumah lahirnya dai intelektual ekonomi syariah.

Ulama, Akademisi, dan Praktisi Bersatu untuk Umat

Nuansa keilmuan dan spiritual semakin menguat ketika Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., Ketua Umum MUI Kota Medan, mengingatkan bahwa dakwah ekonomi syariah adalah amanah akhlak.

“Ekonomi syariah adalah jalan ibadah. Jika dakwah disampaikan dengan kejujuran dan keteladanan, maka ia akan menghidupkan keberkahan dalam setiap transaksi dan usaha umat,” pesannya dengan penuh kebijaksanaan.

Dari perspektif strategis universitas, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara, menegaskan pentingnya sinergi ilmu dan pengabdian.

“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang akademik. Dakwah ekonomi syariah adalah wujud pengabdian intelektual kepada masyarakat. Dari sinilah peradaban dibangun—dari ilmu yang diamalkan,” tuturnya menginspirasi.

Sementara itu, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara sekaligus pengusaha, memberikan dorongan aplikatif yang membumi.

“Umat membutuhkan dakwah yang solutif. Dai ekonomi syariah harus paham realitas usaha, tantangan ekonomi, dan peluang kemandirian. Yuk, kita bawa dakwah yang bukan hanya menasihati, tetapi memberdayakan,” ajaknya penuh energi.

Menyiapkan Dai Ekonomi Syariah, Menanam Masa Depan Umat

Training of Trainer ini menjadi ruang lahirnya harapan baru—para dai dan da’iyah yang siap menyebarkan literasi ekonomi syariah dengan bahasa yang ramah, pesan yang kuat, dan dampak yang nyata.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini adalah ikrar bersama: bahwa dakwah ekonomi syariah akan terus diperjuangkan sebagai jalan menuju keadilan ekonomi, kemandirian umat, dan keberkahan bangsa.

Yuk, kita rawat semangat ini. Yuk, kita kuatkan dakwah ekonomi syariah. Dari Sumatera Utara, untuk Indonesia yang beradab dan sejahtera.


Penulis:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Menanam Etika, Menghadirkan Dampak: Orasi Ilmiah Dekan FEBI UIN Sumatera Utara di Wisuda Sarjana ke-XXX STAI Al-Hikmah Medan Menggema Penuh Makna

Medan, 06 Desember 2025 – Momentum Wisuda Sarjana ke-XXX Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah Medan Tahun Akademik 2024–2025, yang digelar pada 6 Desember 2025, menjadi panggung intelektual dan moral yang sarat makna. Melalui Orasi Ilmiah bertajuk “Falsafah Etik: Alumni yang Berdampak; Alumni yang Berkeadaban”, nilai-nilai keilmuan, etika, dan tanggung jawab sosial ditegaskan sebagai fondasi utama perjalanan alumni di tengah masyarakat.

Orasi ilmiah tersebut disampaikan dengan penuh keteduhan dan ketajaman reflektif oleh Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., seorang akademisi dan pemimpin pendidikan yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa gelar akademik bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian.

“Alumni sejati bukan hanya mereka yang sukses secara personal, tetapi mereka yang kehadirannya membawa maslahat, menjaga nilai, dan memperkuat peradaban. Ilmu tanpa etika akan kehilangan arah, dan etika tanpa keberanian berdampak akan kehilangan makna,” tutur beliau dengan penuh keteguhan.

Kegiatan wisuda ini semakin bermakna dengan kehadiran Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., yang memberikan pesan kebangsaan dan keumatan yang hangat sekaligus membangkitkan optimisme para wisudawan. Dalam pesannya, Rektor menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi Islam harus tampil sebagai agen perubahan yang memadukan kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.

“Jadilah alumni yang tidak hanya cerdas berpikir, tetapi juga lembut bersikap dan kuat berkontribusi. Bangsa ini menunggu kehadiran generasi berilmu yang berakhlak, dan Indonesia membutuhkan alumni yang berani hadir membawa solusi,” pesan Rektor dengan penuh harap.

Sebagai Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A. juga mengajak para lulusan untuk tidak ragu melangkah, berkiprah, dan terus belajar sepanjang hayat.

“Wisuda ini bukan perpisahan dengan kampus, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Yuk, jadikan ilmu sebagai cahaya, etika sebagai kompas, dan pengabdian sebagai jalan hidup,” ujarnya dengan nada ajakan yang membumi dan menginspirasi.

Orasi ilmiah ini menjadi pengingat kuat bahwa pendidikan tinggi Islam bukan hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk insan yang berkeadaban, mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur.

Wisuda Sarjana ke-XXX STAI Al-Hikmah Medan pun menutup rangkaian acaranya dengan harapan besar: lahirnya alumni-alumni yang berdampak nyata, berakar pada etika, dan bergerak membawa kebaikan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.

Alhamdulillah! Dosen FEBI UIN Sumatera Utara Resmi Lulus sebagai Asesor LAMEMBA, Menguatkan Peran Kampus dalam Penjaminan Mutu Nasional

Medan, 04 Desember 2025 – Alhamdulillāh, kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Sejumlah dosen terbaik FEBI resmi dinyatakan lulus sebagai Asesor LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi)—sebuah amanah akademik prestisius yang menjadi penanda kualitas, integritas, dan kompetensi keilmuan di tingkat nasional.

Adapun dosen FEBI UIN Sumatera Utara yang terpilih sebagai Asesor LAMEMBA adalah:
Dr. Yenni Samri Juliati Nasution, M.A.; Dr. Nurbaiti, M.Kom.; Dr. Kamila, S.E., Ak., M.Si., CA; Dr. Aqwa Naser Daulay, M.Si.; dan Dr. Rahmi Syahriza, M.A.

Capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan personal, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi FEBI UIN Sumatera Utara dalam memperkuat peran strategisnya sebagai pusat keunggulan akademik, pengawal mutu pendidikan tinggi, serta penggerak transformasi keilmuan ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan pesan syahdu dan penuh optimisme. Menurut beliau, amanah sebagai asesor bukan sekadar pengakuan profesional, tetapi juga ladang pengabdian.

“Menjadi Asesor LAMEMBA berarti menjadi penjaga kualitas dan nilai. Semoga para dosen FEBI UIN Sumatera Utara senantiasa menebarkan keberkahan ilmu, kejujuran akademik, dan semangat perbaikan berkelanjutan bagi dunia pendidikan tinggi kita,” tutur beliau penuh harap.

Senada dengan itu, Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan rasa bangga dan ajakan inspiratif.

“Prestasi ini adalah buah dari kesungguhan, keikhlasan, dan budaya akademik yang terus kita rawat bersama. Mari jadikan amanah ini sebagai energi untuk melompat lebih tinggi—menguatkan FEBI, menginspirasi mahasiswa, dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih dari sekadar capaian institusional, para dosen terpilih juga menyampaikan pesan inspiratif yang menghangatkan dan membumi.

Dr. Yenni Samri Juliati Nasution, M.A. menuturkan bahwa menjaga mutu adalah perjalanan panjang yang harus dijalani dengan hati.

“Mutu bukan hanya soal standar, tapi soal niat baik, konsistensi, dan keberanian untuk terus belajar. Yuk, tumbuh bersama dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Nurbaiti, M.Kom. menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi.

“Akreditasi adalah cermin. Ia mengajak kita jujur melihat diri, lalu bergerak lebih baik. Jangan takut berubah, karena di sanalah kualitas lahir,” pesannya dengan gaya reflektif.

Dari sisi profesionalisme dan integritas, Dr. Kamila, S.E., Ak., M.Si., CA menyampaikan pesan yang lugas namun menginspirasi.

“Kepercayaan publik dibangun dari kerja yang akuntabel dan hati yang amanah. Semoga peran ini menjadi jalan kontribusi terbaik bagi pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Dr. Aqwa Naser Daulay, M.Si. mengajak sivitas akademika untuk melihat prestasi sebagai tanggung jawab kolektif.

“Capaian ini bukan garis akhir, melainkan titik awal untuk melayani lebih luas. Yuk, jadikan kualitas sebagai budaya, bukan sekadar target,” katanya penuh energi.

Adapun Dr. Rahmi Syahriza, M.A. menutup dengan pesan yang syahdu dan penuh makna.

“Ilmu akan bernilai ketika ia dijaga dengan keikhlasan dan dibagikan dengan cinta. Semoga amanah ini membawa manfaat yang berkelanjutan,” tuturnya lembut.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa FEBI UIN Sumatera Utara terus melangkah mantap sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mengajak seluruh sivitas akademika dan generasi muda untuk tidak ragu bermimpi besar dan berkontribusi nyata bagi negeri.

Yuk, terus bergerak, belajar, dan mengabdi bersama FEBI UIN Sumatera Utara!


Penulis: Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.