Mahasiswa Prodi Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara Ukir Prestasi di KEYS Malaysia 2026, Raih Medali Emas dan Perunggu

Medan, 20 Agustus 2026 – Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara. Mahasiswa Program Studi Manajemen berhasil mengharumkan nama UIN Sumatera Utara di kancah internasional melalui ajang Kuala Lumpur Entrepreneur Youth Summit (KEYS) Malaysia 2026.

Dalam kompetisi tersebut, dua mahasiswa perwakilan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sumatera Utara berhasil menunjukkan kualitas, kreativitas, keberanian, dan kemampuan intelektual yang membanggakan melalui Presentasi Essay. Prestasi yang berhasil diraih adalah Medali Emas oleh Bunga Amirah dan Medali Perunggu oleh Muhammad Aidil Fitri.

Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Sumatera Utara tidak hanya memiliki kapasitas akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu membawa gagasan, kreativitas, dan semangat inovasi ke panggung kompetisi internasional. Di tengah persaingan yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang, keberhasilan tersebut menjadi representasi bahwa mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai generasi yang kompeten, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global.

Lebih dari sekadar medali, keberhasilan Bunga Amirah dan Muhammad Aidil Fitri memiliki makna yang jauh lebih besar. Prestasi tersebut merupakan buah dari keberanian untuk mencoba, kesungguhan dalam mempersiapkan diri, kemampuan mengolah gagasan, serta ketekunan untuk menjadikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompetitif.

Dekan FEBI: Prestasi Mahasiswa adalah Wajah Keunggulan Kampus

Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih mahasiswa Program Studi Manajemen tersebut.

Menurutnya, prestasi mahasiswa di tingkat internasional merupakan bagian penting dari ikhtiar FEBI dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan daya saing global.

“Setiap medali yang diraih mahasiswa bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga membawa nama besar almamater. Ketika mahasiswa berani tampil di panggung internasional, sesungguhnya mereka sedang menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di kampus dapat diubah menjadi gagasan, keberanian, dan karya yang memiliki nilai di tengah masyarakat global.”

Prof. Syukri juga berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian personal.

“Jadikan prestasi ini bukan sebagai titik akhir, tetapi sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang. Medali boleh menjadi kebanggaan hari ini, tetapi kontribusi, integritas, dan kebermanfaatan harus menjadi warisan yang terus dibawa hingga masa depan. Kami berharap semakin banyak mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara yang berani bermimpi besar, berani tampil, dan berani membawa nama Indonesia ke panggung dunia.”

Rektor: Kampus Harus Melahirkan Generasi yang Berani Menembus Batas

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi internasional merupakan bagian dari wajah UIN Sumatera Utara sebagai institusi pendidikan yang terus mendorong mahasiswa untuk berkembang melampaui batas-batas ruang kelas.

“Prestasi mahasiswa di tingkat internasional adalah kabar baik bagi kampus dan sekaligus kabar baik bagi masa depan bangsa. Dunia hari ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkompetisi, kemampuan berkolaborasi, serta keyakinan bahwa gagasan mereka mampu memberikan perubahan.”

Rektor juga berharap pencapaian tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

“Jangan pernah merasa bahwa panggung dunia terlalu jauh bagi mahasiswa Indonesia. Selama ada ilmu, kerja keras, doa, dan keberanian untuk mencoba, selalu ada jalan untuk membawa nama UIN Sumatera Utara semakin dikenal dan dihormati. Teruslah berprestasi, tetapi jangan lupa bahwa prestasi terbaik adalah ketika ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.”

Bunga Amirah: Medali Emas adalah Amanah untuk Terus Belajar

Peraih Medali Emas Presentasi Essay, Bunga Amirah, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk membawa nama Program Studi Manajemen dan UIN Sumatera Utara dalam ajang KEYS Malaysia 2026.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan hasil yang diberikan Allah SWT. Medali ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap proses, latihan, rasa gugup, dan kerja keras memiliki arti. Saya belajar bahwa ketika kita berani membawa gagasan dan memberikan yang terbaik, kita bisa menemukan kemampuan dalam diri yang sebelumnya mungkin belum kita sadari.”

Bunga berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk tidak takut mencoba.

“Saya berharap prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman mahasiswa untuk terus berani mengikuti kompetisi. Jangan takut kalah sebelum mencoba. Karena terkadang, kemenangan terbesar bukan hanya ketika mendapatkan medali, tetapi ketika kita berani keluar dari zona nyaman dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik.”

Muhammad Aidil Fitri: Perunggu yang Menjadi Langkah Menuju Prestasi Lebih Besar

Sementara itu, Muhammad Aidil Fitri, peraih Medali Perunggu Presentasi Essay, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti KEYS Malaysia 2026 memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya keberanian, persiapan, dan kepercayaan terhadap kemampuan diri.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Bagi saya, medali perunggu bukan sekadar penghargaan, tetapi sebuah proses pembelajaran. Bertemu dengan peserta lain, menyampaikan gagasan, menerima tantangan, dan berkompetisi di lingkungan internasional membuat saya semakin memahami bahwa masih banyak hal yang harus dipelajari dan dikembangkan.”

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Saya ingin menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan mencoba kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga ke depan saya dapat memberikan prestasi yang lebih baik dan kembali membawa nama UIN Sumatera Utara dalam kompetisi yang lebih luas.”

Dari Medan untuk Dunia

Prestasi Bunga Amirah dan Muhammad Aidil Fitri di KEYS Malaysia 2026 menjadi bagian dari perjalanan panjang FEBI UIN Sumatera Utara dalam membangun mahasiswa yang unggul, berkarakter, adaptif, dan memiliki daya saing global.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan tinggi bukan sekadar tentang memperoleh gelar, tetapi tentang bagaimana ilmu membentuk keberanian untuk mengambil peran, menyampaikan gagasan, menciptakan solusi, dan menghadirkan kontribusi.

Dua medali yang dibawa pulang dari Malaysia menjadi simbol bahwa dari ruang-ruang akademik di UIN Sumatera Utara, gagasan mahasiswa dapat melangkah jauh hingga panggung internasional.

Semoga capaian ini menjadi awal dari semakin banyak prestasi berikutnya. Semoga Bunga Amirah dan Muhammad Aidil Fitri terus bertumbuh, tidak berhenti pada pencapaian hari ini, dan mampu menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Sebab pada akhirnya, prestasi bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang berdiri di podium, tetapi tentang seberapa besar ia mampu membawa nama baik almamater, menginspirasi sesama, dan menggunakan ilmunya untuk memberikan manfaat bagi kehidupan.

Selamat dan sukses kepada Bunga Amirah dan Muhammad Aidil Fitri. Teruslah melangkah, teruslah berkarya, dan teruslah membawa nama UIN Sumatera Utara menuju panggung-panggung prestasi dunia.

Ditulis oleh:
Fachrul Riza, S.K.M., M.K.M.